Anda di halaman 1dari 21

TUGAS INOVASI PRODUK DAN KEWIRAUSAHAAN

PROPOSAL USAHA

Nama

: Dadih

NPM

: 4315215006

Dosen

: Ir. Atma Indrija, MT. IPM

FAKULTAS TEKNIK MESIN UNIVERSITAS PANCASILA


JAKARTA 2016

Proposal Usaha
Usaha tempat bermain bowling terbilang masih sedikit di daerah Jakarta. Beberapa
bowling alley yang sudah ada di Jakarta berada di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.
Peluang yang ada di kawasan Jakarta Selatan yang banyak disinggahi anak muda sebagai
tempat untuk berkumpul dan mayoritas karyawan yang tinggal di kawasan tersebut,
mendorong saya untuk mengajukan proposal usaha bowling alley di salah satu mall di daerah
Senayan, Jakarta Selatan. Saya memilih kawasan Senayan karena kawasan Senayan
menyediakan berbagai fasilitas olahraga sehingga dapat menjadi tempat berlatih atlet-atlet
bowling, dekat dengan perkantoran sehingga karyawan-karyawan dapat bermain bowling
sesudah bekerja, dan mudah dijangkau dari daerah-daerah lain. Proposal usaha ini akan
diajukan ke bank untuk mendapatkan persetujuan usaha pinjaman dari dana yang akan
digunakan sebagai modal. Bowling alley ini akan diberi nama Senayan Bowling Alley dan
akan dibuka selama 360 hari dalam setahun selama 10 tahun. Jam bukanya adalah 14 jam
(pukul 09.00-23.00) dengan 2 shift karyawan (1 shift @7 jam kerja), gaji karyawan akan
dibayarkan 13 bulan dalam setahun, proposal tersebut menunjukkan data-data sebagai berikut
:
A Biaya awal dan investasi
1 Pembelian bangunan (600 m2)
2 Pembangunan bowling alley
3 Perlengkapan
5 set meja dan kursi
1 buah mesin kasir Casio SE-G1
1 buah komputer Lenovo PC C260
1 buah printer HP Deskjet Ink Advantage 1515
10 buah CCTV
4 1 set bowling lane dan perlengkapannya
8 set pin bowling (1 set @ 10 pin)
50 buah house ball
40 pasang house shoes
4 buah mesin ball return
1 buah mesin oiling
1 buah mesin poles bola
1 mesin bor bola
8 mesin pin setter
8 mesin scoring
8 set lane system
16 buah gutter dan bumper

Rp.
Rp.

75.000.000,-/m2
200.000.000,-

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

5.000.000,-/buah
2.310.000,-/buah
5.099.000,-/buah
719.000,-/buah
600.000,-/buah

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

5.000.000,-/buah
1.000.000,-/buah
500.000,-/buah
15.000.000,-/buah
6.000.000,-/buah
2.000.000,-/buah
2.500.000,-/buah
30.000.000,-/buah
35.000.000,-/buah
10.000.000,-/buah
5.000.000,-/buah

Stok-stok barang
10 buah house ball
20 buah house shoes

Rp.
Rp.

B Biaya tahunan
1 Biaya building maintainance
2 Biaya listrik
3 Biaya air
4 Biaya telepon
5 Biaya internet
6 Biaya maintanance & service alat
7 Biaya keamanan

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

15.000.000,-/6 bulan
10.000.000,-/bulan
3.000.000,-/bulan
300.000,-/bulan
1.500.000,-/bulan
15.000.000,-/6 bulan
400.000,-/bulan

C Biaya tenaga kerja untuk 2 shift


1 2 orang kasir
2 2 orang penjaga tempat sewa sepatu
3 2 orang pembantu lapangan
4 4 orang bagian engineering
5 2 orang keamanan

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

3.000.000,-/bulan
3.000.000,-/bulan
3.000.000,-/bulan
5.000.000,-/bulan
2.000.000,-/bulan

1.000.000,-/buah
500.000,-/buah

Laba minimum yang ditetapkan pada MARR 10% adalah sebesar Rp. 40.000.000.000,Diasumsikan 80% pengunjung menyewa sepatu dengan biaya Rp. 15.000,-/pasang.
Waktu maksimum pengembalian modal yang ditetapkan adalah 7 tahun.
Biaya naik mulai dari periode ke 2 setiap tahunnya. Pada tahun ke 6 sampai ke 10, biaya

sama dengan tahun ke 5.


Pada tahun ke 3 sampai tahun ke 10 harga permainan bowling naik sebesar 1% tiap
tahunnya.
Pada tahun ke 10, seluruh investasi dijual dengan harga Rp.48.000.000.000, Pada tahun ke 3 dan 8, dikeluarkan biaya pergantian peralatan yang rusak sebesar
Rp.30.000.000,- dan Rp.45.000.000,-.
Pada tahun ke 5, dikeluarkan biaya untuk membeli stok barang sebesar Rp. 10.000.000,-

Analisa Kelayakan Proposal


Proposal ini akan dianalisis dengan menggunakan analisis present worth yang akan
diaplikasikan untuk mencari Net Present Value (NPV), Payback Period (PP) dan Internal
Rate of Return (IRR).
Data-data umum mengenai Senayan Bowling Alley antara lain:

Jangka waktu usaha


Hari kerja
Gaji karyawan
Jam buka

: 10 tahun.
: 350 hari/tahun
: 13 bulan
: 14 jam/hari

Faktor load

: 60%, karena pemakai bowling alley ini umumnya merupakan

anggota dari klub-klub bowling baik klub perusahaan maupun non-perusahaan, serta

anak-anak muda yang sekedar menghabiskan waktu.


Layout tempat usaha

Gambar 1.1. Layout usaha Senayan Bowling Alley


Peralatan dan perlengkapan yang digunakan :
o 8 set pin bowling (1 set @ 10 pin)
o 50 buah house ball
o 40 pasang house shoes
o 4 buah mesin ball return
o 1 buah mesin oiling
o 1 buah mesin poles bola
o 1 mesin bor bola
o 8 mesin pin setter
o 8 mesin scoring
o 8 set lane system
o 16 buah gutter dan bumper
o 5 set meja dan kursi
o 1 buah mesin kasir
o 1 buah printer
o 1 buah komputer
o 5 buah CCTV
Lokasi
: tanah sebelah Senayan City, Senayan, Jakarta

BIAYA
A Biaya awal dan investasi
1 Pembelian bangunan
600 m2 x Rp 75.000.000,- =
2 Pembangunan bowling alley
3 Perlengkapan
Meja dan kursi
5 x Rp. 5.000.000,- =

Rp. 45.000.000.000,Rp. 200.000.000,Rp.

25.000.000,-

Mesin kasir
1 x Rp. 2.310.000,- =
Komputer
1 x Rp. 5.099.000,- =
Printer
1 x Rp. 719.000,- =
CCTV
10 x Rp. 600.000,- =
1 set bowling lane dan perlengkapannya
Pin bowling
8 x Rp 5.000.000,- =
House ball
50 x Rp. 1.000.000,- =
House shoes
40 x Rp. 500.000,- =
Ball return
4 x Rp. 15.000.000,- =
Mesin oiling
1 x Rp. 6.000.000,- =
Mesin poles bola
1 x Rp. 2.000.000,- =
Mesin bor bola
1 x Rp. 2.500.000,- =
Mesin pin setter
8 x Rp. 30.000.000,- =
Mesin scoring
8 x Rp. 35.000.000,- =
Lane system
8 x Rp. 10.000.000,- =
Gutter dan bumper 16 x Rp. 5.000.000,- =
Stok-stok barang
House ball
10 x Rp. 1.000.000,- =
House shoes
20 x Rp.
500.000,- =
TOTAL

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

2.310.000,5.099.000,719.000,6.000.000,-

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

40.000.000,50.000.000,20.000.000,60.000.000,6.000.000,2.000.000,2.500.000,240.000.000,280.000.000,80.000.000,80.000.000,-

Rp.
10.000.000,Rp.
10.000.000,: Rp. 46.209.628.000,-

B Biaya tahunan
1 Biaya building maintainance 2 kali x Rp. 15.000.000,- = Rp. 30.000.000,2 Biaya listrik
12 bulan x Rp. 10.000.000,- = Rp. 120.000.000,3 Biaya air
12 bulan x Rp. 3.000.000,- = Rp. 36.000.000,4 Biaya telepon
12 bulan x Rp.
300.000,- = Rp.
3.600.000,5 Biaya internet
12 bulan x Rp.
1.500.000,- = Rp. 18.000.000,6 Biaya maintanance & service 2 kali x Rp. 15.000.000,- = Rp. 30.000.000,7 Biaya keamanan
12 bulan x Rp.
400.000,- = Rp.
4.800.000,TOTAL

: Rp. 242.400.000,-

C Biaya tenaga kerja untuk 2 shift


1 Kasir
2 orang x 13 bulan x Rp. 3.000.000,- = Rp. 78.000.000,2 Penjaga tempat sewa sepatu2 orang x 13 bulan x Rp. 3.000.000,- = Rp. 78.000.000,3 Pembantu lapangan
2 orang x 13 bulan x Rp. 3.000.000,- = Rp. 78.000.000,4 Engineering
4 orang x 13 bulan x Rp. 5.000.000,- = Rp.156.000.000,5 Keamanan
2 orang x 13 bulan x Rp. 2.000.000,- = Rp. 52.000.000,TOTAL

: Rp. 442.000.000,-

Peningkatan biaya tahunan dan tenaga kerja :


A Biaya tahunan
1 Biaya building maintainance 2 kali x Rp. 16.500.000,- = Rp. 33.000.000,2 Biaya listrik
12 bulan x Rp. 10.500.000,- = Rp. 136.000.000,3 Biaya air
12 bulan x Rp. 3.500.000,- = Rp. 42.000.000,-

4
5
6
7

Biaya telepon
12 bulan x Rp.
Biaya internet
12 bulan x Rp.
Biaya maintanance & service 2 kali x Rp.
Biaya keamanan
12 bulan x Rp.

500.000,- = Rp.
2.000.000,- = Rp.
6.000.000,- = Rp.
500.000,- = Rp.

TOTAL

6.000.000,24.000.000,12.000.000,6.000.000,-

: Rp. 259.000.000,-

B Biaya tenaga kerja untuk 2 shift


1 Kasir
2 orang x 13 bulan x Rp. 3.500.000,- = Rp. 91.000.000,2 Penjaga tempat sewa sepatu2 orang x 13 bulan x Rp. 3.500.000,- = Rp. 91.000.000,3 Pembantu lapangan
2 orang x 13 bulan x Rp. 3.500.000,- = Rp. 91.000.000,4 Engineering
4 orang x 13 bulan x Rp. 5.500.000,- = Rp.286.000.000,5 Keamanan
2 orang x 13 bulan x Rp. 2.500.000,- = Rp. 65.000.000,TOTAL

: Rp. 624.000.000,-

Besar kenaikan =
G = (Rp. 259.000.000,- + Rp.624.000.000,-) (Rp. 242.400.000 + Rp. 442.000.000,-)
= Rp. 883.000.000,- - Rp.684.400.000,= Rp. 198.600.000,PENDAPATAN
1

Bowling
Asumsi : 1 games = 0,5 jam dan 1 lane dapat digunakan oleh 5 orang player.
a 1 games
=(1)(Rp.30.000,-/games)(28 kali/hari)(360 hari)(60%)(20%)(4 orang/lane)(8 lane)
=Rp.1.161.216.000,b 2 games
=(2)(Rp.30.000,-/games)(14 kali/hari)(360 hari)(60%)(10%)(4 orang/lane)(8 lane)
=Rp.580.608.000,c 3 games
=(3)(Rp.30.000,-/games)(9,3 kali/hari)(360 hari)(60%)(10%)(4 orang/lane)(8lane)
=Rp.578.534.400,d 4 games
=(4)(Rp.30.000,-/games)(7 kali/hari)(360 hari)(60%)(10%)(4 orang/lane)(8 lane)
=Rp.580.608.000,e 5 games
=(5)(Rp.30.000,-/games)(5,6 kali/hari)(360 hari)(60%)(30%)(4 orang/lane)(8lane)
=Rp.1.781.824.000,f 6 games
=(6)(Rp.30.000,-/games)(4,6 kali/hari)(360 hari)(60%)(10%)(4 orang/lane)(8lane)
=Rp.572.313.600,g

7 games
=(7)(Rp.30.000,-/games)(4 kali/hari)(360 hari)(60%)(8%)(4 orang/lane)(8 lane)

=Rp.464.486.400,-

h 8 games 2
=(8)(Rp.30.000,-/games)(3,5 kali/hari)(360 hari)(60%)(2%)(4 orang/lane)(8 lane)
=Rp.116.121.600,Sewa sepatu
(15.000/pasang)(32 pasang/hari)(360 hari)(60%)(80%)(40)=Rp.3.317.760.000,TOTAL

: Rp.9.153.472.000,-

PERHITUNGAN NET PRESENT VALUE (NPV)

Gambar 1.2. Cash flow


NPV ={9.153.472.000(P/A,5%,2)
48.000.000.000(P/F,5%,10)}

9.153.472.000

{45.867.628.000

1,01 9
)
1,05
0,05

1(

(P/F,5%,1)

684.400.000(P/A,5%,5)

+
+

198.600.000(P/G,5%,5) + (684.400.000 + 4(198.600.000))(P/A,5%,5)(P/F,5%,5) +


30.000.000(P/F,5%,3) + 10.000.000(P/F,5%,5) + 45.000.000(P/F,5%,8)}
NPV = {9.153.472.000(2,05) + 9.153.472.000(5,9)(0,9524) + 48.000.000.000(0,6139)}
{46.209.628.000 + 684.400.000(4,329) + 198.600.000(8,237) + (684.400.000 +

4(198.600.000))(4,329)(0,7835) + 30.000.000(0,8638) + 10.000.000(0,7835) +


45.000.000(0,6768)}
= Rp. 43.842.625.830,Jadi, laba yang didapatkan sebesar Rp. 43.842.625.830,Kesimpulan :
Karena NPV (Rp. 61.043.508.280,-) jauh diatas laba minimum yang diharapkan (Rp.
40.000.000.000,-), maka proposal layak dan diterima.
PERHITUNGAN PAYBACK PERIOD (PP)

Gambar 1.3. Cash flow


NPV ={9.153.472.000(P/A,5%,t*)
48.000.000.000(P/F,5%,t*)}

9.153.472.000
{45.867.628.000

1,01 9
)
1,05
0,05

1(

(P/F,5%,t*)

584.000.000(P/A,5%,t*)

+
+

231.000.000(P/G,5%,t*) + (584.000.000 + 4(231.000.000))(P/A,5%,t*)(P/F,5%,t*) +


30.000.000(P/F,5%,t*) + 10.000.000(P/F,5%,t*) + 45.000.000(P/F,5%,t*)}
PP akan terjadi pada NPV = 0
Tabel 1.1. Tabel Pembantu PP

Perhitungan nilai ekstrim terdekat :


4.105 .168 .8400
6t
=
4.105.168 .8401.728.111 .049 67
4.105.168 .840 6t
=
5.833 .279 .889 1
4.105 .168 .840=6 (5.833 .279 .889) t(5.833 .279.889)

t=

6 (5.833 .279 .889 ) +4.105 .168 .840


=6,7 tahun
5.833 .279.889

Kesimpulan :
Karena waktu PP (6,7 tahun) lebih kecil dibanding dengan waktu maksimum pengembalian
modal (7 tahun), maka proposal layak dan diterima.

PERHITUNGAN INTERNAL RATE OF RETURN (IRR)

Gambar 1.4. Cash flow

NPV ={9.153.472.000(P/A,i%,2)
48.000.000.000(P/F,i%,10)}

9.153.472.000
{45.867.628.000

1,01
)
1,05
0,05

1(

(P/F,i%,1)

684.400.000(P/A,i%,5)

+
+

198.600.000(P/G,i%,5) + (684.400.000 + 4(198.600.000))(P/A,i%,5)(P/F,i%,5) +


30.000.000(P/F,i%,3) + 10.000.000(P/F,i%,5) + 45.000.000(P/F,i%,8)}
NPV pada 10% (i* = 10%)
NPV = {9.153.472.000(1,736)

48.000.000.000(0,3855)}
198.600.000(6,862)

9.153.472.000
{45.867.628.000

(684.400.000

(
+

1,01 9
)
1,10
0,09

1(

NPV pada 40% (i* = 40%)

(0,9091)

684.400.000

(3,791)

4(198.600.000))(3,791)(0,6209)

30.000.000(1,331) + 10.000.000(0,6209) + 45.000.000(0,4665)}


NPV = Rp. 33.209.105.033,-

NPV = {9.153.472.000(1,224)

48.000.000.000(0,0346)}
198.600.000(2,764)

9.153.472.000
{45.867.628.000

(684.400.000

(
+

1,01 9
)
1,05
0,05

1(

(0,7143)

684.400.000

(2,035)

4(198.600.000))(2,035)(0,1859)

30.000.000(0,3644) + 10.000.000(0,1859) + 45.000.000(0,0678)}


NPV = Rp. 3.448.472.971,NPV pada 45% (i* = 45%)
NPV = {9.153.472.000(1,165)

48.000.000.000(0,0243)}
198.600.000(2,434)

9.153.472.000
{45.867.628.000

(684.400.000

(
+

1,01
)
1,05
0,05

1(

(0,6897)

684.400.000

(1,876)

4(198.600.000))(1,876)(0,1560)

30.000.000(0,3280) + 10.000.000(0,1560) + 45.000.000(0,0512)}


NPV = Rp. -44.108.231,Kesimpulan :
Karena IRR (45%) lebih besar dibandingkan MARR (10%), maka proposal layak dan
diterima.

NPV
PP
IRR

Nilai
Rp 43.842.625.830
6,7
45%

Hubunga
n
>
<
>

Standar
Rp 40.000.000.000
7
10%

REKOMENDASI PROPOSAL
Berdasarkan perhitungan di atas, terlihat bahwa bisnis yang dilaksanakan memiliki
prospek yang cerah. Hal ini digunakan dengan laba yang didapat melebihi laba minimum
yang ditetapkan dan juga didukung oleh waktu pengembalian modal yang singkat serta
tingkat suku bunga pengembalian yang tinggi. Dapat disimpulkan bisnis ini menjanjikan dan
dapat dilaksanakan.

ANALISIS PRESENT WORTH DAN ANNUAL WORTH UNTUK


PERBANDINGAN ALTERNATIF
1

Analisis AW umur mesin sama (masing-masing berumur 6 tahun)


Data
Investasi
Pendapatan/tahun
Biaya operasional/tahun
Biaya penggantian
Umur alat

Alat A
$
$
$
$

10.000
7.000
3.000
1500/3 tahun
6 tahun

Alat B
$
$
$
$

15.000
8.000
3.500
2000/4 tahun
6 tahun

Mesin A

Gambar 2.1. Cash Flow


AW = (7000-3000) 10000(A/P,10%,6) 1500((A/F,10%,3) + (A/F,10%,6))
= 4000 10000(0,2296) 1500(0,3021 + 0,1296)
= 1056,45
Mesin B

Gambar 2.2. Cash Flow


AW = (8000-3500) 15000(A/P,10%,6) 2000(A/F,10%,4)
= 4000 10000(0,2296) 2000(0,2155)
= 1273
Jadi, dari perhitungan yang telah dilakukan di atas, alternatif terbaik adalah mesin B
karena mesin B mempunyai nilai AW ($1273) yang lebih besar dibandingkan nilai AW
mesin A ($1056,45).
2

Analisis AW umur mesin berbeda (mesin A berumur 3 tahun dan mesin B berumur 4
tahun)

Data
Investasi
Pendapatan/tahun
Biaya operasional/tahun
Biaya penggantian
Umur alat

Alat A
$
$
$
$

10.000
7.000
3.000
1500/3 tahun
3 tahun

Alat B
$
$
$
$

15.000
8.000
3.500
2000/4 tahun
4 tahun

KPK = 3 x 22 = 12 tahun
Mesin A

Gambar 2.3. Cash Flow


AW = (7000-3000) - 10000(A/P,10%,3) 1500(A/F,10%,3)
= 4000 10000(0,4021) 1500(0,3021)
= -474,15
Mesin B

Gambar 2.4. Cash Flow


AW = (8000-3500) 15000(A/P,10%,4) 2000(A/F,10%,4)
= 4500 15000(0,3155) 2000(0,2155)
= -663,5
Jadi, dari perhitungan di atas, alternatif terbaiknya adalah mesin A, dikarenakan nilai AW
pada mesin A ($ (-474,15)) lebih besar dibandingkan dengan nilai AW pada mesin B ($ (663,5))
3

Analisis PW dan AW untuk salah satu mesin di bidang usaha


Mesin yang dipilih : mesin pinsetter
Mesin A : Brunswick GS-X series

Gambar 2.5. Mesin Pinsetter Brunswick GS-X series


Mesin B : Brunswick GS 96

Gambar 2.6. Mesin Pinsetter Brunswick GS 96


Mesin C : AMF 82-70

Gambar 2.7. Mesin Pinsetter AMF 82-70


Mesin D : AMF 82-90XL

Gambar 2.8. Mesin Pinsetter AMF 82-90XL


Umur Sama

Analisis PW :

Mesin A

Gambar 2.9. Cash Flow


PW = (10.800.000-7.200.000)(P/A,5%,8) 30.000.000 8.000.000(P/F,5%,5)
= 3.600.000(6,463) 30.000.000 8.000.000(0,7835)
= -13.001.200
Mesin B

Gambar 2.10. Cash Flow


PW = (9.000.000-6.000.000)(P/A,5%,8) 28.000.000 6.000.000((P/F,5%,4)+(P/F,5%,8))
= 3.000.000(6,463) 28.000.000 6.000.000(0,8227 + 0,6768)
= -17.608.000
Mesin C

Gambar 2.11. Cash Flow


PW = (8.500.000-5.500.000)(P/A,5%,8) 27.000.000 5.000.000((P/F,5%,3)+(P/F,5%,6))
= 3.000.000(6,463) 27.000.000 5.000.000(0,8638 + 0,7462)
= -15.661.000
Mesin D

Gambar 2.12. Cash Flow


PW = (10.500.000-6.800.000)(P/A,5%,8) 29.000.000 7.000.000(P/F,5%,5)
= 3.700.000(6,463) 29.000.000 7.000.000(0,7835)
= -10.571.400
Dari perhitungan analisis PW yang telah dilakukan, alternatif yang terbaik adalah mesin D
yaitu mesin pinsetter AMF 82-90XL karena mempunyai nilai PW terbesar.
Analisa AW
Mesin A

Gambar 2.13. Cash Flow


AW = (10.800.000-7.200.000) 30.000.000(A/P,5%,8) 8.000.000(A/F,5%,5)
= 3.600.000 30.000.000(0,1547) 8.000.000(0,1810)
= -2.489.000
Mesin B

Gambar 2.14. Cash Flow


AW = (9.000.000-6.000.000) 28.000.000(A/P,5%,8) 6.000.000((A/F,5%,4)+(A/F,5%,8))
= 3.000.000 28.000.000(0,1547) 6.000.000(0,2320+0,1047)
= -3.351.800
Mesin C

Gambar 2.15. Cash Flow


AW = (8.500.000-5.500.000) 27.000.000(A/P,5%,8) 5.000.000((A/F,5%,3)+(A/F,5%,6))
= 3.000.000 27.000.000(0,1547) 5.000.000(0,3172+0,1470)
= -3.497.900
Mesin D

Gambar 2.16. Cash Flow


AW = (10.500.000-6.800.000) 29.000.000(A/P,5%,8) 7.000.000(A/F,5%,5)
= 3.700.000 29.000.000(0,1547) 5.000.000(0,1810)
= -1.691.300
Jadi, berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, alternatif terbaik adalah mesin D yaitu
mesin pinsetter AMF 82-90XL karena mempunyai nilai AW terbesar dan apabila
dibandingkan dengan perhitungan PW, rekomendasinya sama.
Umur Beda

Analisis PW
Mesin A

Gambar 2.17. Cash Flow


PW = (10.800.000-7.200.000)(P/A,5%,12) 30.000.000 8.000.000((P/F,5%,5)+
(P/F,5%,10))
= 3.600.000(8,863) 30.000.000 8.000.000(0,7835+0,6139)
= -9.272.400
Mesin B

Gambar 2.18. Cash Flow


PW = (9.000.000-6.000.000)(P/A,5%,12) 28.000.000(1+(P/F,5%,4)+(P/F,5%,8))
=

6.000.000 ((P/F,5%,4)+(P/F,5%,8)+(P/F,5%,12))
3.000.000(8,863)

28.000.000(1+0,8227+0,6768)

6.000.000(0,8227+0,6768+0,5568)
=-55.734.800
Mesin C

Gambar 2.19. Cash Flow


PW = (8.500.000-5.500.000)(P/A,5%,12) 27.000.000(1+(P/F,5%,3)+(P/F,5%,6) )+
(P/F,5%,9)) 5.000.000 ((P/F,5%,3)+(P/F,5%,6) )+(P/F,5%,9)+(P/F,5%,12))
= 3.000.000(8,863) 27.000.000(1+0,8638+0,7462+1,551)
5.000.000(0,8638+0,7462+0,6446
+0,5568)
= -9.981.500
Mesin D

Gambar 2.20. Cash Flow


PW = (10.500.000-6.800.000)(P/A,5%,12) 29.000.000(1+(P/F,5%,6)) 7.000.000
(P/F,5%,5)+(P/F,5%,10))
= 3.700.000(8,863) 29.000.000(1+0,7462) 7.000.000(0,7835+0,6139)
= -27.628.500
Berdasarkan perhitungan di atas, alternatif yang terbaik adalah mesin A yaitu Brunswick GXseries karena nilai PWnya tertinggi dibanding dengan yang lainnya.
Analisis AW
Mesin A

AW =

Gambar 2.17. Cash Flow


(10.800.000-7.200.000) - 30.000.000(A/P,5%,12)

(A/F,5%,10)
= 3.600.000 30.000.000(0,1128) 8.000.000(0,1810+0,0795)
= -1.868.000
Mesin B

8.000.000((A/F,5%,5)+

Gambar 2.18. Cash Flow


AW = (9.000.000-6.000.000) - 28.000.000(A/P,5%,12) 6.000.000(A/F,5%,4)
= 3.000.000 30.000.000(0,1128) 6.000.000(0,2320)
= -1.776.000
Mesin C

AW = (8.500.000-5.500.000) - 27.000.000(A/P,5%,12) 5.000.000(A/F,5%,3)


= 3.000.000 27.000.000(0,1128) 5.000.000(0,2320)
= -1.205.600
Mesin D

Gambar 2.20. Cash Flow


AW = (10.500.000-6.800.000) - 29.000.000(A/P,5%,12) 7.000.000(A/F,5%,5)
= 3.700.000 29.000.000(0,1128) 7.000.000(0,1810)
= -838.200
Dari data yang dihasilkan, didapat kesimpulan bahwa alternatif terbaiknya adalah mesin D
yaitu mesin AMF 82-90XL karena nilai perhitungannya terbesar.