Anda di halaman 1dari 20

KERANGKA ACUAN KERJA

(KAK)

Kegiatan

Penyelenggaraan Teknik Sarana dan Prasarana Transportasi

Pekerjaan

Pengadaan Pemasangan LPJU Di Jalan Provinsi Banten

Lokasi Kegiatan :

Provinsi Banten

Tahun Anggaran :

APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2015

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.

LATAR BELAKANG
Jalan sebagai salah satu bagian dari prasarana transportasi merupakan
unsur penting dalam peranannya terutama untuk mendukung pertumbuhan
dibidang ekonomi, sosial dan budaya serta lingkungan. Jalan juga berfungsi
sebagai urat nadi kehidupan masyarakat mempunyai peranan penting dalam
mewujudkan sasaran pembangunan seperti pemerataan pembangunan dan
hasil-hasilnya. Oleh karena itu dalam rangka pemenuhan kebutuhan
masyarakat atas angkutan orang, angkutan barang dan jasa angkutan lainnya
yang aman, nyaman dan berkeselamatan, salah satu faktor pendukungnya
adalah perlunya penerangan jalan yang cukup memadai.
Berdasarkan

Surat

Keputusan

Gubernur

Banten

Nomor

761/Kep.1039-Huk/2011 tentang Penetapan Status Ruas Ruas jalan Sebagai


Jalan Provinsi, bahwa ruas Jalan Provinsi yang berada di wilayah Provinsi
Banten adalah sepanjang 852,888 KM, yang tersebar pada 4 (empat)
kabupaten dan 4 (empat) kota.
Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) merupakan salah satu
perlengkapan jalan berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009
tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dapat diletakkan atau dipasang
di kiri/kanan jalan dan atau di tengah (dibagian median jalan) yang
digunakan untuk menerangi jalan maupun lingkungan disekitar jalan yang
diperlukan termasuk pada persimpangan jalan dan jembatan.
Fungsi penerangan jalan umum dapat menghasilkan kekontrasan
antara obyek dengan permukaan jalan, sebagai alat bantu navigasi bagi
pengguna jalan khususnya pada waktu malam hari, baik pejalan kaki
maupun pengguna kendaraan bermotor, mendukung terhadap kondisi
keamanan lingkungan.
Oleh karena itu kebijakan Pemerintah Provinsi Banten untuk
memasang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) pada jalan Provinsi
menjadi salah satu prioritas saat ini dan waktu yang akan datang.
1.2.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dari kegiatan Pengadaan dan pemasangan penerangan jalan


umum adalah:
-

Terbangun dan tersedianya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di


Jalan Provinsi Banten tahun 2015; dan

Pemasangan dan Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di


daerah rawan kecelakaan dan daerah wisata.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :


-

penerangan jalan umum merupakan tujuan untuk mengurangi angka


dan tingkat totalitas kecelakaan lalu lintas jalan yang disebabkan oleh
kurangnya sarana dan prasarana jalan dan pengguna jalan yang kurang
baik.

Meningkatnya Keselamatan dan Kenyamanan lalu lintas dan angkutan


di Jalan Provinsi Banten;

Menciptakan suasana berkendara bagi pengguna jalan berkendaraan


malam seperti siang hari.

1.3.

Keamanan berlalu lintas;

Keamanan terhadap tindak kriminal;

Pengarah Jalan; dan

Memberikan kenyamanan lingkungan

RUANG LINGKUP
Ruang lingkup kegiatan penyelenggaraan Pembangunan Lampu
Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jalan Provinsi Banten tahun 2015
difokuskan pada Jalan Utama Provinsi Banten yang merupakan jalan
kewenangan Provinsi sesuai dengan Peratuan perundang-undangan.
Adapun Ruang Lingkup Pekerjaannya adalah sbb:
a. Pembangunan Kelompok Tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU)
Tenaga Surya (Solar Cell);
b. Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dengan Teknologi
Lighting Control dan Communication Gateway System dengan
menggunakan Server Induk melalui BTS Operator Sellular;
c. Pengadaan, pengangkutan, dan pemasangan seluruh komponen material
yang diperlukan dalam poin a dan b;

d. Pengadaan dan Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU)


dengan lampu Light Emitting Diode (LED) pada daerah rawan kecelakaan
dan daerah wisata.
e. Pengawasan Pembangunan Pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU)
di jalan Provinsi Banten.

1.3.

LOKASI PEKERJAAN
Lokasi Pekerjaan dalam Pembangunan Lampu Penerangan Jalan
Umum (LPJU) yaitu di Daerah rawan kecelakaan, rawan kriminalitas dan
gangguan sosial serta Daerah wisata di Wilayah Provinsi Banten.

1.4.

DASAR HUKUM
1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi
Banten (Lembaran Negara RI Tahun 1999 Nomor 182, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 4010);
2. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan
Angkutan Jalan (Lembaran Negara RI Tahun 2009 Nomor 96, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 5025);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587)
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015
tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23
Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 24, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5657);
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 03 tahun 2005 tentang
Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1989 tentang
Penyediaan dan Pemanfaatan Tenaga Listrik ( Lembaran Negara RI
Tahun 2005 Nomor 05, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4469);
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2013 tentang
Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Tambahan Lembaran Negara
Nomor 5468);

6. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia

Nomor PM. 2

Tahun 2013 Tentang Petunjuk Teknis Penerapan dan Pencapaian Standar


Pelayanan Minimal Bidang Perhubungan Daerah Provinsi dan Daerah
Kabupaten/Kota;
7. Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 8 Tahun 2014 tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2015
(Lembaran Daerah Provinsi Banten Tahun 2015 Nomor 8).

BAB II
PELAKSANAAN

2.1 SASARAN
Sasaran yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan
keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan khususnya pada malam
hari.
2.2 LOKASI PEKERJAAN
Daerah rawan kecelakaan, rawan kriminalitas dan gangguan sosial serta daerah
Wisata di Provinsi Banten berdasarkan hasil study Pemetaan Lampu
Penerangan Jalan umum.
2.3 SUMBER PENDANAAN
Pekerjaan ini dibiayai oleh sumber pendanaan APBD Provinsi Banten Tahun
Anggaran 2015.
2.4 NAMA DAN ORGANISASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
Nama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) : Ir. Revri Aroes, MM
Organisasi

: Dinas Perhubungan, Komunikasi


dan Informatika Provinsi Banten

2.5 LINGKUP PEKERJAAN


Pemasangan dan Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum di Provinsi
Banten berdasarkan study Pemetaan Pemansangan Lampu Penerangan Jalan
Umum di daerah rawan kecelakaan, rawan kriminalitas dan gangguan sosial
serta daerah Wisata.
2.6 KELUARAN
Keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah:
a. Tersedianya LPJU terpasang sesuai dengan kebutuhan;
b. LPJU terpasang sesuai dengan perhitungan yang tepat, jarak dan konsidi
berdirinya LPJU sehingga menciptakan penerangan yang baik.

c. Dengan tidak mengesampingkan LPJU yang telah terpasang sebelum nya


dengan menggunakan teknologi yang berbeda dapat menjadi masukan
untuk diperbaharui.
2.7 JANGKA WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN
Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan adalah 90 (sembilan
puluh) hari kalender sejak ditandatangani SPMK.
2.8 ADMINISTRASI PERUSAHAAN
a.

SIUP (bidang mekanikel electrical);

b. TDP;
c.

Keterangan tidak pailit dari pengadilan negeri Minimal terbitan Tahun


2014;

d. Sertifikat badan usaha (SBU), sub bidang jasa pelaksana konstruksi


instalansi pembangkit tenaga listrik energi baru terbarukan (EL003);
e.

Jasa pelaksana konstruksi instalasi jaringan distribusi tenaga listrik


tegangan rendah (EL007).

f.

SIUJK masih berlaku; dan

g. Perusahaan memiliki ISO minimal 9001 2008 mutu manajmen.

2.9 PERSONIL
Tenaga ahli yang dibutuhkan dan yang akan terlibat dalam pelaksanaan
pekerjaan ini antara lain adalah :
Tenaga Ahli
A. Ahli Teknik Tenaga Listrik (Ketua Tim/Team Leader)
1.

SKA Ahli Madya/Muda Teknik Tenaga Listrik (AE100) atau yang sudah
dikonversi dengan jabatan dalam pekerjaan sebagai project manager
minimal ijazah S1 Teknik Elektro dan memiliki pengalaman di bidang
instalasi penerangan;

2.

SKA Ahli Muda Teknik Tenaga Listrik (AE100) atau yang sudah
dikonversi dengan jabatan dalam pekerjaan sebagai site manager
minimal ijazah S1 Teknik Elektro dan memiliki pengalaman di bidang
instalasi penerangan;

3.

SKT Teknik Instalasi penerangan (TE021) dengan jabatan teknis atau


instalatir minimal pendidikan SMK atau STM listrik dan memiliki
pengalaman di bidang instalasi penerangan.

4.

Teknisi

K3

listrik

bersertifikat

pendidikan

minimal

ijazah

SMA/SMK/STM;
Uraian tugas-tugasnya antara lain adalah sebagai berikut:
1. memiliki kompetensi melaksanakan pekerjaan perencanaan dan/atau
pemasangan dan/atau perawatan instalasi listrik;
2. Memiliki pengetahuan penerangan dan/atau tenaga di dalam dan/atau
di luar bangunan untuk disambung pada jaringan tegangan sesuai denga
kebutuhan; dan
3. melaksanakan pembangunan pekerjaan jaringan tegangan rendah diatas
dan/atau di bawah tanah.

2.10

PELAKSANAAN KEGIATAN
Pelaksanaan Kegiatan ini dibagi dalam 2 bagian diantaranya sbb:
1. Kegiatan Pembangunan fisik, yang dilaksanakan oleh Pihak Ketiga
melalui Unit Pelelangan Umum (ULP);
2. Kegiatan Pengawasan Pembangunan Penerangan jalan umum yang
dilaksanakan oleh pihak ketiga melalui lelang umum.
3. Perusahaan atau produsen dari penyedia pekerjaan ini adalah sesuai
dengan peraturan

BAB III
SPESIFIKASI LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM

3.1 LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM


Berbagai Jenis lampu keluaran produkan yang ada di Indonesia dapat
kita jumpai bersama di jalan sebagai Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
Berdasarkan tekhnologi yang berkembang dengan memperhatikan nilai
ekonomis yang tinggi diperlukan lampu yang ramah lingkungan sesuai dengan
tujuan Pemerintah untuk berhemat energi.
Berkenaan dengan hal tersebut di perlukan lampu yang baik, hemat
energi sesuai dengan tujuan Pemerintah yaitu Light Emitting Diode atau yang
kita singkat LED.

3.1. 2 LIGHT EMITTING DIODE (LED)


Tekhnologi lampu berkembang dengan pesat sesuai dengan zaman
dengan meningkatnya kebutuhan lingkungan baik itu berupa pembangunan
jalan yang dibangun berdasarkan kelas jalan sehingga dengan tidak
mengesampingkan data dan informasi yang dapat di berikan atau
dibutuhkan. Pengunaan LED secara ekonomis dan hemat energi seperti
mengurangi Emisi CO2 juga lampu ini mempunyai daya umur lampu yang
lama + 50.000 jam dengan pencahayaan yang baik sesuai dengan kebutuhan
yang di inginkan dengan biaya perawatan yang lebih rendah.
Lampu LED dapat pula dipasang dengan menggunakan manajemen
Sistem LPJU yang dapat di control Penggunaannya, meliputi:
-

energi Listrik sehingga dapat menciptakan effisien;

pengaturan Lampu dapat diatur dengan system; dan

memberikan data dan informasi status lampu.


Penggunaa Lampu LED dapat menghasilkan lumen dan lux yang

baik dengan menghasilkan cahaya yang putih sehingga dapat mengurangi


blank spot cahaya. Banyak perusahaan yang mengeluarkan jenis lampu LED
dengan berbagai kelebihan yang di hasilkan tetapi apakah dapat
dipertanggungjawabkan LED yang di produksinya. Berkenaan dengan hal
tersebut diperlukan pengujian dari berbagai balai sehingga dapat
menghasilkan lampu yang baik dengan berbagai kelengkapannya.

3.1.2 TENAGA SURYA ( SOLAR CELL)


Tenaga Surya atau yang kita kenal dengan Solar Cell dalam
kehidupan manusia sangat berperan penting, dalam penerapannya dapat
membantu manusia beraktifitas sehari hari. Energi Tenaga Surya yang kita
gunakan dengan gratis dengan di aplikasikan dengan alat yang tepat akan
menghasilkan sesuatu yang menguntungkan.
Penggunaan tenaga surya yang di aplikasikan dengan baik dapat,
selain membantu dalam kehidupan manusia juga dalam hal penerangan
jalan, dengan menggunakan tenaga surya serta dengan tekhnologi yang baik
sehingga dapat di sinergikan dengan pencahayaan melalui lampu yang baik.

3.1.3

GATE AWAY
Tekhnologi komunikasi berkembang dengan pesat dengan
kehidupan manusia yang modern. Penggunaan tekhnologi informasi pada
saat ini tidak dapat di pisahkan dengan kehidupan manusia. Sistem
Informasi yang kita butuhkan adalah dapat memberikan data dan informasi
sehingga dapat memudahkan kita beraktifitas. Penggunaan Gate away
dalam hal ini yang diterapkan dan juga telah disinggung pada awal
penulisan KAK ini adalah sistem Gate away stand alone dengan tekhnologi
Broadband menggunakan BTS Operator Selular.
Sistem Gate Away Stand Alone atau dapat pula kita sebut system
remote monitoring yang kita akan butuhkan dalam hal ini adalah untuk
membantu Pengawasan, Pengontrolan lampu yang terangkum dalam Data
dan Informasi lampu.

3.1.4

TIANG PEMASANG LPJU


Pemasangan lampu yang baik tidak terlepas dari tiang yang
diperlukan berdasarkan kebutuhan dengan hasil hitungan yang cermat
sehingga memudahkan untuk di gunakan.
Pemasangan Tiang untuk LPJU berdasarkan kebutuhan dari hasil
study pemasangan lampu adalah yang kuat akan cuaca sesuai dengan titik
dipasangnya LPJU.

3.1.5. SERTIFIKASI
Penggunaan produk dari suatu alat atau barang sangatlah di
perlukan sertifikasi dari produk tersebut, sehingga tidak akan terjadi
kerugian atau kesalahan atas suatu pembelian produk.
Penggunaan produk dengan hasil sertifikasi yang dikeluarkan oleh
suatu badan atau lembaga menjadi syarat mutlak dari pelaksanaan
Pemasangan dan Pengadaan Lampu Penerangan Jalam Umum yang
diadakan Oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Provinsi
Banten.

3.1.6. SPESIFIKASI
Berdasarkan hasil yang didapat untuk pelaksanaan Pemasangan dan
Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum diperlukan spesifikasi sebagai
berikut:

3.1.6.1 SPESIFIKASI PERANGKAT

I. SPESIFIKASI UMUM
a.
b.
c.
d.
f.
g.

Waktu operasional
Range Tegangan
Tegangan Nominal
Daya Lampu LED
Jenis Lampu
Warna Cahaya

h. Armature / Rumah Lampu

i.

Type PV Modules / Panel


Surya
j. Daya PV Modules / Panel
Surya
k. Charge Input Current
l. Output Load / Beban

:
:
:
:
:
:

12 Jam
24.75 37.80 VDC
33.30 VDC
40 Watt
LED
Putih (4500 6500 Kelvin)
Kuning (2700 3500 Kelvin)
: Aluminium / Plastik Poly
Carbonat (Tahan Panas+
150)
&Tahan Sinar ultra violet.
Berfungsi juga sebagai
penyimpanan baterai dan
controller.
: Mono / Poly Crystalline
: 150 Wp ( 3 x 50 Wpatau 1 x
150 Wp )
: Maksimum 5 Amp.
: 40 Watt

m. Gateway Monitoring
n. Baterai Type Lithium Ion
Polymer
o. Tiang PJU + Penyangga PV
p. Tinggi Tiang
q. Kabel Modul PV / Solar
Panel
r. Panjang

II.

: Memonitor Kondisi PJU Via


HP / Internet
: Minimum 20 Ah / 33.3 VDC
: Oktagonal
: Minimum 7 Meter
: NYYHY 2 x 2.50 mm
: Minimum 6 Meter

SPESIFIKASI PERANGKAT
NO.
1.

JENIS
SPESIFIKASI TEKNIS
BARANG
Armature Berfungsi sebagai kotak penyimpanan dan
&
pelindung Lampu, serta sebagai penyimpanan
Lampu
Baterai dan Controler agar aman dan tidak
LED
terkena hujan maupun panas. Dilengkapi
kipas pendingin supaya baterai tidak mudah
rusak.
Spesifikasi Armatur
a. Bahan
: - Aluminium/Plastik
Poly Carbonat.
- Tahan panas dan
Tahan terhadap
sinar ultra violet
b. Ketebalan
: Minimum 2.0 mm
c. KacaLampu
: Putih transparan
d. KetahananPanas : 150 & tahan
terhadap sinar UV
e. Posisi
: Dipasang pada tiang
LPJUTS dengan
kemiringan 15
SpesifikasiLampu LED
a. Jenis Sumber
: Lampu LED
Cahaya
b. Warna Cahaya
: Putih (4500 6500
Kelvin)
Kuning (2700 3500
Kelvin)
c. Pemakaian Daya : 40 Watt
d. Luminasi Cahaya : Minimum 5000
Lumen
e. Efikasi / Lumen : Minimum 125
Per Watt
Lumen Per Watt
f. Jarak Cahaya /
: Minimum 30 Lux
Lux (center)
g. Tegangan Kerja
: 29.70 37.80 Volt DC

h. Masa Pakai
i. Temperatur
Kerja
j. Garansi
2.

Modul Surya
(Photovoltaic)

3. Charge Regulator /
Lighting
Controller

: 50.000 Jam ( + 10
Tahun )
: - 30C + 55C
: 3 (tiga) Tahun

a. Jenis modul adalah Polycrystalline


Silicon
b. Rate Max. Power
: 50 Watt
(Pmax)
c. Toleransi
: 3%
d. Open Circuit Voltage
: 21.80 Volt
(Voc)
e. Voltage at Pmax (Vmp) : 17.50Volt
f. Current at Pmax (Imp) : 2.90
Ampere
g. Short Circuit Current
: 3.20
(Isc)
Ampere
h. Max. Voltage
: 1000 Volt
i. Masa Pakai
: 25
Tahun
j. Garansi
: 1 (satu)
Tahun
k. Menggunakan bingkai dan kaca
pelindung dan tahan cuaca sepanjang
tahun
l. Tegangan kerja DC system seri 3 Pcs
solar panel (50WP) atau 1 Pcs solar
panel (150WP)
m. Output terminal dengan kabel
konektor
Charge Regulator berfungsi untuk
mengatur proses pengisian (charging)
dan pemakaian baterai (discharging),
disamping itu charge regulator / controller
bisa menjaga baterai supaya tidak
mudah rusak karena charge regulator /
controller berfungsi memutus arus
baterai jika pengisian baterai sudah terisi
penuh dan juga memutus beban / lampu
jika baterai sudah habis.
SpesifikasiCharge Regulator / Lighting
Controller
a. Tegangan Nominal
: 33.30
Volt
b. Range Tegangan
: 24.75
38.00
Volt

c. Matikan Pengisian Baterai : 37.80


Volt
(Charge)
d. Matikan Beban/Load
: 29.70
Volt
(Dischar
ge)
e. Daya Output Maksimal
: 40 Watt
f. Komsumsi Arus Stand by : Maksim
um 50
mA
g. Arus pengisian dari PV
: Maksim
Modules ke Baterai
um 4 A
h. Arus beban/load
: Maksim
um 1.20
A
i. Temperature Kerja
: -10C to
+55C
j. Garansi
: 1 (satu)
tahun
k. Otomatis beban terputus jika tegangan
baterai sudahh abis
l. Memutus arus pengisian baterai jika
sudah terisi penuh
m. Dilengkapi dengan fasilitas Sun Switch
.(Pada malam hari lampu menyala
otomatis & pada pagi hari mati
otomatis)
n. Sistem proteksi
- Proteksi jika pemasangan kabel
positif & negative ke terminal input
solar panel terbalik/salah
- Proteksi jika pemasangan kabel
positif & negatif ke terminal input
baterai terbalik/salah

4.

Communition
Gateway

Berfungsi
sebagai
komunikasi data untuk
mengetahui kondisi lampu,
baterai, kontroler dan PV
Modules / Solar Panel dll.
Mengirimkan data yang
diakses melalui HP maupun
internet seperti berikut ini :
- mengetahui tegangan
baterai
- mengetahui tegangan PV
Modules/Solar Panel

- mengetahui
temperature/suhu baterai
& kontroler
- memberi info jika ada
LPJU yang rusak
- mengetahui lokasi ID
Tiang PJU Masing-masing
- Jaringan

- SMS

- SIM Card

5. Baterai

: GSM
900/18
00/190
0 MHz
: Mode
Text
Dan
PDU
: GSM
3V/5V

Baterai berfungsi sebagai catu daya untuk


penerangan jalan
Spesifikasi Baterai
Lithium Ion
a. Jenis Baterai
Polymer
b. Jumlah Baterai
1 (satu) Pcs
c. Kapasitas Baterai
Maksimum
20 Ah
d. Tegangan Nominal
3.30 Volt
e. RangeTegangan
24.75 37.80
Volt
f. DOD (Depth Of
80%
Discharge)
g. Suhu Penyimpanan
-20 ~ +50C.
h. Operating Temperatur
0 ~ +45C.
Charge
i. Operating Temperature
-20 ~ +60C
Discharge
j. MasaPakai / Cycle
1.000 Cycle (
+ 3) Tahun
k. Garansi
1 (satu)
tahun

6. Kabel Set Plug & Type kabel yang digunakan adalah


Play DC
kabel NYYHY 2 x 2.50 mm dari solar
panel
kekontroler.
(Thermoplastic
Flexible Cable, PVC insulated and Sheated

)dengan panjang 6 meter dilengkapi


terminal plug & play, maksimum drop
tegangan 0,5 Volt.
Spesifikasi Kabel DC
a. Jenis
: NYYHY
b. Ukuran
: 2 x 2.50
mm
c. Panjang
: 6 Meter
d. Terminal Kabel
: Plug &
Play

7. TiangLampu&Penyangga Tiang Lampu Penerangan Jalan


PV/Solar Panel
Umum Tenaga Surya (LPJUTS)
menggunakan
tiang
pipa
1 UNIT
oktagonal
yang
meruncing
(Tapered), dengan melalui proses
pelapisan Hot Deep Galvanized.
Spesifikasi Tiang Lampu
a. Bahan
: Baja
Galvanis
Oktagonal
b. Tipe Lengan
: 2 Lengan
/ Double
Arm
c. Sistem
: Sistem
Sambungan
Slip Join
d. Tinggi
: 7 Meter
e. Ketebalan
: 3,2 mm

8. Server
1 UNIT

media penyimpanan data yang


layak sehingga terintegrasi dengan
baik
sehingga
penggelolaan
dengan penggunaan database
yang baik.
Spesifikasi Server
X3300-M4
(7382-B2A)
Intel Xeon Quad Core E5-2407
2.2Ghz, 4GB RDIMM, 1TB Simple
Swap SATA 3.5, ServerRaid C100
(Support Raid 0/1/10), Dual
Gigabit, DVDROM, Matrox G200e
With 16MB, 6xPCIe, 460W Power
Supply, Tower 4U

9. Personal Computer
1 UNIT

Media sebagai integrate server dan


database data dan informasi
Spesifikasi PC
Intel Core i7 3770s
8GB DDR3, 2TB SATA,
DVDRW
Nvidia Geforce 2GB
K/B + Mouse
Gigabit LAN
Wifi
Card Reader
LCD 27 HD Touch
Screen
Win 8

3.1.7 SERTIFIKAT
3.1.7.1 Kelengkapan Administrasi
-

Bahan Lampu Penerangan Jalan Tenaga Surya (PJUTS) yang akan


dipergunakan harus lulus uji laboratorium yang dilakukan oleh
laboratorium dalam negeri atau luar negeri yang di buktikan
dengan laporan hasil uji laboratorium yaitu:
Sertifikat / laporan hasil pengujian Uji PV Modules / Solar Panel;
Sertifikat/ laporan hasil pengujian Uji Uji Baterai Lithium Ion
Polymer;
Sertifikat/ laporan hasil pengujian Uji Uji Controler / Ligting
Controler;
Sertifikat Laporan Pengukuran Lampu;
Sertifikat SNI ISO 9001 : 2008 Quality Management SystemsRequirements
Surat Rekomendasi Perusahaan Lampu Jalan dari Kementerian
Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Darat

Sertifikat Tanda Sah Capaian Tingkat Kompunen Dalam Negeri (


TKDN ), Beserta laporan verifikasi capaian TKDN
-

Melampirkan Brosur Asli yang menjelaskan spesifikasi, untuk:


Brosur Lampu Jalan PJUTS
Armature Lampu
Brosur Modul PV / Solar Panel
Brosur Baterai Lithium Ion Polymer
Brosur Controler / Lighting Controler + Communication Gateway
Brosur Tiang PJU

Melampirkan Buku Pedoman / Petunjuk dan Spesifikasi Gambar


Teknis Barang yang menjelaskan spesifikasi, untuk:
Buku Pedoman / Petunjuk ( Penggunaan cara pakai / fungsi lampu
jalan )
Buku Spesifikasi Gambar Teknis Barang ( Detail gambar teknis
barang) seperti:
* Armature Lampu
* PV Modules / Solar Panel
* Baterai Lithium Ion Polymer
* Controler / Lighting Controler

3.1.8 ASURANSI
Pelaksanaan Pemasangan dan Pengadaan Lampu Penerangan Jalan
Umum merupakan suatu proses pembelian alat elektronik yang riskan dari
beberapa permasalahan seperti:
-

Pencurian;

Tertabrak kendaraan; dan

Tersambar petir;
Sehingga

Asuransi

terhadap

permasalahan

tersebut

diatas

dibutuhkan dalam pelaksanaan pemasangan dan pengadaan LPJU,


termasuk asuransi terhadap tenaga kerja di lapangan.

3.1.9 `SERVER
Pengelolaan data dan informasi penggunaan tekhnologi gateaway
diperlukan media penyimpanan data yang layak sehingga terintegrasi
dengan baik sehingga penggelolaan dengan penggunaan database yang
baik.
Dalam hal ini diperlukan Server yang baik untuk menunjang
tekhnologi tersebut.
3.40 PEMBIAYAAN KEGIATAN
Seluruh biaya pekerjaan Pembangunan Lampu Penerangan Jalan
Umum (LPJU) di Jalan Provinsi Banten dibiayai dari Anggaran Satuan Kerja
Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Provinsi Banten melalui
APBD Provinsi Banten tahun 2015.

BAB IV
PENUTUP
Demikian Kerangka Acuan Kegiatan ini di susun, agar pelaksanaan
Pemasangan dan Pengadaan di lakukan dengan baik secara Pelelangan umum
berdasarkan peraturan perundang-undangan melalui Unit Pelelangan Umum.

KEPALA DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI


DAN INFORMATIKA PROVINSI BANTEN
SELAKU PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN

Ttd