Anda di halaman 1dari 2

Curr Allergy Asthma Rep

DOI 10.1007/s11882-011-0218-3

Menyusui dan Otitis Media : suatu tinjauan terhadap bukti terbaru


Sheryl W. Abrahams & Miriam H. Labbok
# Springer Science+Business Media, LLC 2011
Abstrak
ASI mengandung ant-imikroba, anti-inflamasi, dan agen imunomodulator (subsansi
kekebalan tubuh) yang berkontribusi terhadap terbentukknya fungsi sistem kekebalan tubuh
yang optimal. Tindakan menyusui dapat memberikan bakteri penting dan hormonal pada saat
interaksi antara ibu dan anak dan berdampak pada mulut lidah proses menelan dan saluran
tuba eustacius. Penelitan meta-analisis sebelumnya menunjukkan bahwa kurangnya menyusui
dan kurang pola intensif menyusui berhubungan dengan peningkatan risiko otitis media akut,
serta merupakan salah satu penebab Infeksi tersering pada masa kanak-kanak. Sebuah
tinjauan Studi epidemiologi menunjukkan bahwa susu formula yang diberikan bayi dalam
usia 6 bulan pertama kehidupan berhubungan dengan meningkatkan insiden otitis media akut
pada anak usia dini. Penelitian ini mengngkapkan berapa banyak peningkatan risiko tetap
ada, dan apakah kurangnya menyusui terkait dengan diagnosis otitis media dengan efusi .
Namun banyak studi kekurangan populasi yang lebih muda dan definisi tepat dari pola makan
bayi. Temuan ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara cara menyusui dengan kejadian
otitis; untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti dengan lebih tepat terhadap
susu yang diberikan, dengan memperhatikan perbedaan antara menyusui langsung dan
menyusui dengan botol .
Kata kunci Menyusui. Susu formula bayi. Penggantian makan. Otitis media. Infeksi telinga .
infeksi Saluran pernafasan. Manfaat menyusui. Risiko pemberian susu formula.
S. W. Abrahams (*) : M. H. Labbok Carolina Global Breastfeeding Institute;
Department of Maternal and Child Health, Gillings School of Global Public
Health, The University of North Carolina at Chapel Hill, Rosenau Hall, CB
#7445, Chapel Hill, NC 27599-7445, USA.
e-mail: swa@email.unc.edu
M. H. Labbok
e-mail: labbok@unc.edu

kesimpulan
bukti epidemiologi baru-baru ini menegaskan bahwa pengenalan
susu formula bayi dalam 6 bulan pertama kehidupan dikaitkan
dengan peningkatan risiko otitis media bila dibandingkan dengan
6 bulan ASI eksklusif. Namun, ada
tetap perlu untuk lebih mengeksplorasi hubungan bayi
makan dengan otitis media dan OME kemudian di masa kecil,
mengendalikan intervensi variabel dalam interval. Lebih lanjut
penelitian diperlukan untuk menguji asosiasi ini memanfaatkan

Curr Allergy Asthma Rep


DOI 10.1007/s11882-011-0218-3

definisi standar dan tepat dari pemberian makan bayi


praktik, termasuk pertimbangan perbedaan yang
dapat terjadi ketika durasi pemberian ASI eksklusif atau parsial
disertakan. Akhirnya, hari ini, dengan praktek meningkat
ekspresi ASI dan kemudian makan dengan botol, itu adalah
juga menjadi penting untuk membedakan antara menyusui
di payudara, makan botol susu manusia, dan botol
memberi makan susu lainnya dan formula.
Pengungkapan Dr. Labbok telah bertugas di papan untuk Akademi
Menyusui Kedokteran dan World Alliance untuk menyusui Action
(Kedua posisi nonpaid).
Ms. Abrahams melaporkan tidak ada potensi konflik kepentingan yang relevan untuk
artikel ini.
Klnjsnfakjdoaejs,klmdakodjkend