Anda di halaman 1dari 50

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan,
dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Pembangunan kesehatan
diselenggarakan dengan berdasarkan pada perikemanusiaan, pemberdayaan dan
kemandirian, adil dan merata, serta pengutamaan dan manfaat dengan perhatian
khusus pada penduduk rentan, antara lain ibu, bayi, anak, lanjut usia (lansia), dan
keluarga miskin.
Perwujudan derajat kesehatan yang optimal tentu diperlukan upaya
pembangunan sistem pelayanan kesehatan dasar yang mampu memenuhi kebutuhankebutuhan masyarakat selaku konsumen dari pelayanan kesehatan dasar tersebut.
Puskesmas adalah sarana pelayanan kesehatan dasar yang amat penting di Indonesia.
Puskesmas merupakan unit yang strategis dalam mendukung terwujudnya perubahan
status kesehatan masyarakat menuju peningkatan derajat kesehatan yang optimal.
Puskesmas harus selalu berupaya memelihara dan meningkatkan kesehatan,
mencegah dan mengobati penyakit, serta memulihkan kesehatan baik kesehatan
perorangan, keluarga, dan masyarakat yang berkunjung dan bertempat tinggal di
wilayah kerjanya tanpa diskriminasi dan dengan menerapkan kemajuan teknologi
kesehatan yang sesuai.
Salah satu cara perwujudan tersebut, yaitu dengan memberikan pelayanan
kesehatan yang memadai dan menyeluruh bagi masyarakat, hal ini sejalan pula
dengan visi dari pembangunan kesehatan yang ingin dicapai dalam meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat secara adil dan merata .
Program yang dikembangkan oleh puskesmas dalam mencapai visi tersebut
yaitu mengenai kesehatan lingkungan (Kesling). Kesehatan lingkungan pada
hakikatnya adalah suatu kondisi atau kaadaan yang optimum sehingga berpengaruh
positif terhadap terwujudnya status kesehatan yang optimum pula. Ruang lingkup
kesehatan lingkungan antara lain mencakup: perumahan, pembuangan kotoran
manusia (tinja), penyediaan air bersih, pembuangan sampah, pembuangan air kotor
(limbah) dan sebagainya. Adapun yang dimaksud dengan usaha kesehatan
lingkungan adalah suatu usaha untuk memperbaiki atau mengoptimumkan
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

lingkungan hidup manusia agar merupakan media yang baik untuk terwujudnya
kesehatan yang optimum bagi manusia yang hidup di dalamnya.
Polusi atau pencemaran lingkungan umumnya terjadi akibat pengembangan
teknologi dalam usaha meningkatkan kesejahteraan hidup, misalnya pencemaran air,
udara dan tanah akan mengakibatkan merosotnya kualitas air, udara dan tanah,
akibatnya akan terjadi hal-hal yang merugikan dan mengancam kelestarian
lingkungan. Pencemaran terjadi bila dalam lingkungan terdapat bahan yang
menyebabkan timbulnya perubahan yang tidak diharapkan baik yang bersifat fisik,
kimiawi maupun biologis, sehingga mengganggu kesehatan, eksistensi manusia dan
aktivitas manusia serta organisme lainnya.
Faktor lingkungan (fisik, biologi dan sosiokultural) mempunyai kaitan yang
erat dengan faktor perilaku misalnya kebiasaan atau perilaku dalam menggunakan air
bersih, membuang air besar serta membuang sampah di sembarang tempat termasuk
pembuangan limbah. Hal ini akan menyebabkan terjadinya pencemaran air tersebut
dan penduduk menjadi rawan terhadap penyakit menular bawaan air seperti penyakit
kulit, diare dan lain-lain.
Sesuai dengan penjelasan dalam Undang-Undang Kesehatan No. 23 Tahun
1992, yang dimaksud dengan penyehatan air meliputi pengamatan dan penetapan
kualitas air untuk berbagai kebutuhan manusia. Oleh karena itu seharusnya air yang
dikonsumsi oleh manusia untuk kebutuhan sehari- hari selain harus mencukupi juga
harus memenuhi persyaratan kualitas fisik, kimia dan bakteriologis.
Secara epidemiologis ada keterkaitan yang erat antara masalah air bersih
dengan penyakit kulit, maka oleh sebab itu dengan adanya cakupan air bersih yang
tinggi dapat menurunkan angka penyakit kulit. Dalam kaitan dengan hal tersebut
maka seharusnya air bersih yang digunakan harus memenuhi persyaratan kualitas
yang ditetapkan. Persyaratan kualitas tersebut telah tertuang dalam Permenkes No.
416/1999 tentang syarat-syarat dan kualitas air bersih .
Program penyehatan air merupakan salah satu program prioritas dalam
agenda Millenium Development Goals (MDGs) dengan sasarannya adalah penurunan
sebesar separuh proporsi penduduk yang tidak memiliki akses terhadap sumber air
minum yang aman dan berkelanjutan serta fasilitas sanitasi dasar pada tahun 2015,
dan diperkirakan 1,1 milyar penduduk didunia yang tinggal di desa maupun di kota
hidup tanpa air bersih.

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

Pencemaran air dapat terjadi akibat masuknya atau dimasukkannya bahan


pencemar dari berbagai kegiatan, seperti rumah tangga, pertanian, industri. Akibat
pencemaran tersebut kualitas air dapat menurun hingga tidak memenuhi persyaratan
peruntukan yang ditetapkan. Penurunan kualitas air akibat pencemaran, seperti yang
terjadi di sungai-sungai dapat mengubah struktur komunitas organisme akuatik yang
hidup. Pencemaran senyawa organik, padatan tersuspensi, nutrient berlebih, substansi
toksik, limbah industri dapat menyebabkan gangguan kualitas air dan dapat
menyebabkan perubahan keanekaragaman komposisi organisme akuatik di sungai.
1.2. Tujuan Kegiatan
1.2.1. Tujuan Umum
1. Untuk mengetahui kebijakan, program dan kegiatan di bidang kesehatan di
Sumatera Utara pada umumnya, dan khususnya di kota Medan.
2. Untuk mengetahui struktur organisasi Puskesmas serta program dari
masing-masing unit yang ada.
1.2.2. Tujuan Khusus
1. Untuk mengetahui program wajib dan pengembangan puskesmas
(khususnya Puskesmas Medan Deli).
2. Merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program kesehatan
masyarakat.
3. Melaksanakan tugas-tugas rutin puskesmas
4. Mengelolah puskesmas (khususnya dalam bidang organisasi dan
manajemen)
5. Mengelolah masalah kesehatan pada individu, keluarga dan masyarakat
dalam konteks pelayanan kesehatan primer di Puskesmas Medan Deli

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

1.3.

Prosedur Kerja
Kepaniteraan Klinik Senior yang dilaksanakan di Puskesmas Medan Deli
meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1

Mencatat kegiatan geografis dan demografis di wilayah kerja Puskemas

Medan Deli.
Pendataan system pelaksanaan upaya pokok kesehatan dan administrasi
yang dilaksanakan di Puskesmas melalui :
Mencatat data dan laporan yang ada di Puskesmas.
Melakukan wawancara dengan tenaga kesehatan maupun staf
administrasi Puskesmas.

3. Melakukan pengamatan langsung di lapangan dan ikut berperan serta


1.4.

dalam pelayanan kesehatan.


Tempat dan Waktu Kegiatan
1.4.1. Tempat
Kepaniteraan Klinik Senior Ilmu Kesehatan Masyarakat dilakukan di
kawasan Puskesmas Medan Deli, Jl. Kol. Yos Sudarso KM 11 Medan.
1.4.2. Waktu Kegiatan
Kepaniteraan Klinik Senior Ilmu Kesehatan Masyarakat dilaksanakan pada
tanggal 15 Februari 2016 s/d 12 Maret 2016.

1.5.

Peserta Kepaniteraan Klinik Senior


Peserta Kepaniteraan Klinik Senior Ilmu Kesehatan Masyarakat berasal dari
mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen angkatan 2010
sebanyak 8 orang yang dibagi menjadi 2 team yang beranggotakan 4 orang setiap
team.

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Puskesmas
2.1.1.

Pengertian Puskesmas
Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang

bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah


kerja.
2.1.2.
Tujuan Puskesmas
Tujuan pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah
mendukung

tercapainya

tujuan

pembangunan

kesehatan

nasional

yakni

meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
yang bertempat tinggi di wilayah kerja puskesmas agar terwujud derajat kesehatan
yang setinggi-tingginya dalam rangka mewujudkan Indonesia Sehat.
2.1.3.

Fungsi Puskesmas

Menurut rangkuman dari berbagai sumber informasi ada 3 fungsi utama yang
diemban oleh Puskesmas dalam melaksanakan pelayanan kesehatan dasar (PKD)
kepada seluruh target sasaran di wilayah kerjanya, yakni sebagai berikut:
1. Pusat Penggerak Pembangunan Berwawasan Kesehatan
Berupaya menggerakkan lintas sektor dan dunia usaha di wilayah kerjanya
agar menyelenggarakan pembangunan yang berwawasan kesehatan, aktif
memantau dan melaporkan dampak kesehatan dari penyelenggaraan setiap
program pembangunan di wilayah kerjanya.
2. Pusat Pemberdayaan Masyarakat
Berupaya agar perorangan terutama pemuka masyarakat, keluarga dan
masyarakat :
a. Memiliki kesadaaran, kemauan, dan kemampuan melayani diri sendiri
dan masyarakat untuk hidup sehat.
b. Berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan kesehatan termasuk
pembiayaan.
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

c. Ikut menetapkan menyelenggarakan dan memantau pelaksanaan program


kesehatan.
d. Merangsang masyarakat termasuk swasta untuk melaksanakan kegiatan
dalam rangka menolong dirinya sendiri.
e. Memberikan petunjuk kepada masyarakat tentang bagaimana menggali
dan menggunakan sumberdaya yang ada secara efektif dan efisien.

3. Pusat Pelayanan Kesehatan Strata Pertama


Menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama (primer) secara
menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan (kontinyu) mencakup :
a. Pelayanan kesehatan perorangan adalah pelayanan yang besifat pribadi
(private goods) dengan tujuan untuk menyembuhkan penyakit dan
pemulihan kesehatan perorangan, tanpa mengabaikan pemeliharaan
kesehatan dan pencegahan penyakit. Pelayanan perorangan tersebut
adalah rawat jalan.
b. Pelayanan kesehatan masyarakat adalah pelayanan yang bersifat public
(public goods) dengan tujuan utama memelihara dan meningkatkan
kesehatan serta mencegah penyakit tanpa mengabaikan penyembuhan
penyakit dan pemulihan kesehatan. Pelayanan kesehatan masyarakat
tersebut antara lain adalah promosi kesehatan, pemberatasan penyakit,
penyehatan lingkungan, perbaikan gizi, penigkatan kesehatan keluarga,
keluarga berencana, kesehatan jiwa masyarakat serta berbagai program
kesehatan masyarakat lainnya.
2.2. Visi dan Misi Puskesmas
2.2.1.

Visi Puskesmas

Visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah


tercapainya kecamatan sehat menuju terwujud Indonesia sehat. Kecamatan sehat
adalah gambaran masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan
yakni: masyarakat yang hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku sehat, memiliki
kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan
merata serta memiliki derajat kesehatan. Indikator kecamatan sehat yang ingin
dicapai mencakup 4 indikator utama:
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

1. Indikator lingkungan sehat


2. Indikator perilaku sehat
3. Indikator pelayanan kesehatan yang bermutu
4. Indikator derajat kesehatan yang optimal
Rumusan visi untuk masing-masing Puskesmas harus mengacu pada visi :
pembangunan kesehatan puskesmas di atas yakni terwujudnya Kecamatan Sehat,
yang harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta wilayah
Kecamatan setempat.
2.2.2.

Misi Puskesmas

Misi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas adalah


perilaku masyarakat.
1. Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan di wilayah kerjanya.
Puskesmas akan selalu menggerakan pembangunan sektor lain yang
diselenggarakan diwilayah kerjanya, agar memperhatikan aspek kesehatan
yaitu pembangunan yang tidak menimbulkan dampak negatif terhadap
kesehatan setidak-tidaknya terhadap lingkungan dan masyarakat yang
bertempat tinggal diwilayah kerjanya makin berdaya dibidang kesehatan
melalui kemandirian untuk hidup sehat.
2. Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di wilayah
kerjanya.
Puskesmas akan selalu berupaya agar setiap keluarga mendukung tercapainya
misi pembangunan kesehatan nasional.
3. Memelihara dan meningkatkan mutu pemerataan dan keterjangkauan
pelayanan kesehatan yang diselenggarakan puskesmas.
Puskesmas akan selalu berupaya menyelenggarakan pelayanan kesehatan
serta meningkatkan efisiensi pengolahan dan sehingga dapat dijangkau oleh
seluruh anggota masyarakat.
4. Memelihara dan meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan masyarakat
beserta linkungan.
Puskesmas akan selalu berupaya memelihara dan meningkatkan kesehatan,
mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan
perorangan, keluarga dan masyarakat yang berkunjung dan yang bertempat
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

tinggal diwilayah kerjanya, tanpa diskriminasi dan dengan menerapkan


kemajuan ilmu dan teknologi kesehatan yang sesuai.

2.3. Asas dan Upaya Penyelenggaraan Puskesmas


2.3.1. Azas Penyelenggaraan Puskesmas
Penyelenggaraan upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan pengembangan
harus menerapkan asas penyelenggaraan Puskesmas secara terpadu.
Azas penyelenggaraan puskesmas yang dimaksud adalah:
1. Azas pertanggung jawaban Wilayah
Puskesmas harus bertanggung jawab meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat yang bertempat tinggal diwilayah kerjanya,dengan kegiatan
antara lain:
a. Puskesmas

sebagai

penggerak

pembangunan

mengidentifikasi

resiko

kesehatan yang timbul dimasyarakat, melaksanakan kegiatan promosi


kesehatan dan pencegahan penyakit
b. Sebagai

pemberdayaan

masyarakat,

bertanggung

jawab

dalam

memberdayakan individu, keluarga, kelompok untuk mampu menyelesaikan


masalah sehingga mandiri
c. Sebagai pelayanan kesehatan strata 1: bertanggung jawab dalam memberikan
askeb, kepada individu, keluarga, kelompok khusus
d. Menyelenggarakan upaya kesehatan strata pertama secara merata dan
terjangkau diwilayah kerjanya.

2. Azas Pemberdayaan Masyarakat


Puskesmas

wajib

memberdayakan

perorangan,keluarga

dan

masyarakat,agar berperan aktif dalam penyelenggaraan setiap upaya


puskesmas dengan kegiatan antara lain:
a. Upaya kesehatan ibu dan anak, posyandu, polindes bina keluarga bahagia
(BKB).
b. Upaya pengobatan: posyandu, Pos Obat Desa (POD).

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

c. Upaya perbaiki gizi: posyandu, panti pemulihan gizi, keluarga sehat gizi
(KADARZI).
d. Upaya kesehatan sekolah: Dokter kecil, penyertaan guru dan orang tua/wali
murid, Saka Bakti Husaha (SBH), Pos kesehatan Pesantren (POSKESTREN).
e. Upaya kesehatan lingkungan: Kelompok Pemakai Air (POKMAIR), Desa
Percontohan Kesehatan Lingkungan (DPKL).
f. Upaya Kesehatan Usia Lanjut: Posyandu USILA, Panti Wrede.
g. Upaya Kesehatan Kerja: Pos Kesehatan Kerja (POS UKK).
h. Upaya Kesehatan Jiwa: Posyandu, Tim Pelaksanaan Kesehatan Jiwa
Masyarakat (TPKJM).
i. Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional: Taman Obat Keluarga (TOGA)
j. Upaya Pembiayaan jaminan kesehatan (inovatif): Dana Sehat, Tabungan Ibu
Bersalin (Tabulin), Mortalitas dana keagamaan.

3. Azas Keterpaduan
Berupaya memadukan kegiatan bukan saja dengan program kesehatan
lain tetapi juga dengan program dari sektor lain. Ada dua macam keterpaduan
yang perlu diperhatikan yakni:
a. Keterpaduan Lintas Program
Keterpaduan lintas program adalah upaya memadukan penyelenggaraan
berbagai upaya kesehatan yang menjadi tanggung jawab Puskesmas. Contoh
keterpaduan lintas program antara lain:
o Manajemen terpadu balita sakit (MTBS): keterpaduan KIA dengan P2M,
Gizi, Promosi Kesehatan, Pengobatan
o Upaya kesehatan sekolah (UKS) keterpaduan kesehatan lingkungan dengan
promosi kesehatan, pengobatan, kesehatan gigi, kesehatan reproduksi remaja
dan kesehatan jiwa.
o Puskesmas keliling: keterpaduan pengobatan dengan KIA/KB, gizi promosi
kesehatan, kesehatan gigi
o Posyandu: keterpaduan KIA dengan KB, gizi, P2M, kesehatan jiwa, promosi
kesehatan.

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

b. Keterpaduan Lintas Sektor


Keterpaduan Lintas Sektor adalah upaya memadukan penyelenggaraan
upaya puskesmas dengan berbagai program dari sector terkait tingkat
kecamatan, termasuk organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha. Contoh
keterpaduan lintas sektor antara lain:
o Upaya kesehatan sekolah: keterpaduan sector kesehatan dengan camat,
lurah/kepala desa, pendidikan, agama.
o Upaya promosi kesehatan: keterpaduan sector kesehatan dengan camat,
lurah/kepala desa, pendidikan, agama, pertanian.
o Upaya kesehatan ibu dan anak: keterpaduan sector kesehatan dengan camat,
lurah/kepala desa, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, PKK,
PLKB.
o Upaya perbaikan gizi: keterpaduan sector kesehatan dengan camat,
lurah/kepala desa, pertanian, pendidikan, agama, koperasi, dunia usaha,
PKK,PLKB.
o Upaya pembiayaan dan jaminan kesehatan: keterpaduan sector kesehatan
dengan camat, lurah/kepala desa, tenaga kerja, koperasi, dunia usaha,
organisasi kemasyarakatan.
o Upaya kesehatan kerja: keterpaduan sector kesehatan dengan camat,
lurah/kepala desa, tenaga kerja, dunia usaha.
4. Azas Rujukan
Dalam menjalankan program kerjanya,puskesmas harus melaksanakan
azas rujukan artinya jika tidak mampu menangani suatu masalah kesehatan
harus merujuk kesarana kesehatan yang lebih mampu,untuk pelayanan
kedokteran jalur rujukan adalah rumah sakit.Sedangkan untuk pelayanan
kesehatan masyarakat jalur rujukannya adalah kantor kesehatan.
2.3.2. Upaya penyelenggaraan puskesmas
Upaya kesehatan tersebut dikelompokan menjadi 2 yaitu:
1. Upaya Kesehatan Wajib
Upaya kesehatan wajib puskesmas adalah upaya yang ditetapkan
berdasarkan komitmen nasional, regional dan global serta yang mempunyai
daya ungkit tinggi untuk peningktan derajat kesehatan masyarakat dan harus
diselenggarakan disetiap puskesmas. Upaya kesehatan wajib tersebut adalah:
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

10

a. Upaya promosi kesehatan


b. Upaya kesehatan lingkungan
c. Upaya kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana
d. Upaya perbaiki gizi masyarakat
e. Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakitmenular
f. Upaya pengobatan
g. Upaya pencatatan dan pelaporan
2. Upaya Kesehatan Pengembangan
Upaya kesehatan pengembangan puskesmas adalah upaya yang ditetapkan
berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan oleh masyarakat serta
yang disesuaikan dengan kemampuan puskesmas,yang dipilih dari daftar
upaya kesehatan pokok puskesmas yang telah ada,yakni:
a. Upaya kesehatan sekolah
b. Upaya kesehatan olahraga
c. Upaya perawatan kesehatan masyarakat
d. .Upaya kesehatan kerja
e. Upaya kesehatan gigi dan mulut
f. Upaya kesehatan jiwa
g. Upaya kesehatan mata
h. Upaya kesehatan usia lanjut
i. Upaya pembinaan pengobatan tradisional
j. Laboratorium sederhana
Upaya laboratorium medis dan laboratorium kesehatan masyarakat
serta upaya pencatatan pelaporan tidak termasuk pilihan karena ketiga upaya
ini merupakan pelayanan penunjang dari setiap usaha wajib dan upaya
pengembangan puskesmas.
2.4. Kedudukan, Organisasi dan Tata Kerja Puskesmas
2.4.1.

Kedudukan Puskesmas
Kedudukan puskesmas dibedakan menurut keterkaitan dengan sistem

kesehatan Nasional, sistem kesehatan kabupaten/kota dan sistem pemerintah daerah :


1. Sistem Kesehatan Nasional

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

11

Kedudukan Puskesmas dalam sistem kesehatan nasional adalah sebagai


sarana pelayanan kesehatan strata pertama yang bertanggungjawab
menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan di
wilayah kerja.
2. Sistem Kesehatan Kabupaten/Kota
Kedudukan Puskesmas dalam sistem Kesehatan /kota adalah sebagai
unit pelaksanan teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yamg bertanggung
jawab

menyelenggarakan

sebagian

tugas

pembangunan

kesehatan

kabupaten/kota di wilayah kerja nya .


3.

Sistem pemerintah daerah


Kedudukan Puskesmas dalam sistem pemerintah daerah adalah sebagai

unit pelaksana teknis dinas kesehatan kaupaten/kota yang merupakan unit


struktural pemeintah daerah kabupatan/kota bidang kesehatan di tingkat
kesehatan. Di wilayah kerja puskesmas terdapat berbagai organisasi pelayanan
kesehatan strata pertama yang dikelolah oleh lembaga masyarakat dan swasta
seperti praktek dokter, praktek dokter gigi. Praktek bidan, poli klinik, dan balai
kesehatan masyarakat. Kedudukan puskesmas diantara berbagai sarana
pelayanan kesehatan strata pertama ini adalah sebagai mitra. Diwilayah kerja
puskesmas terdapat pula berbagai bentuk upaya kesehatan berbasis dan
bersumber daya masyarakat seperti Posyandu, Polindes, Pos obat desa dan pos
UKK. Kedudukan puskesmas diantara berbagai sarana pelayanan kesehatan
berbasis dan sumber daya masyarakat adalah sebagai pembina.
2.4.2. Organisasi puskesmas
1. Struktur organisasi
Stuktur organisasi puskesmas tergantung dari kegiatan dan beban
tugas

masing-masing

puskesmas.

Penyusunan struktur

organisasi

puskesmas disatu kabupaten/kota dilakukan oleh dinas kesehatan


kabupaten/kota, sedangkan penetapannya dilakukan dengan peraturan
daerah.
Sebagai acuan dapat dipergunakan pola struktur organisasi
puskesmas sebagai berikut:
a. Kepala puskesmas
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

12

b. Unit tata usaha yang bertanggung jawab membantu kepala puskesmas


dalam pengelolaan:

Data dan informasi

Perencanaan dan penilaian

Keuangan

Umum dan pengawasan

c. Unit pelaksana teknis fungsional puskesmas

Upaya kesehatan masyarakat,termasuk pembinaan terhadap


UKBM

Upaya kesehatan perorangan

d. Jaringan pelayanan puskesmas


Unit puskesmas pembantu
Unit puskesmas keliling
Unit bidan didesa/komunitas
2. Kriteria Personalia
Kriteria personalia yang mengisi struktur organisasi puskesmas
disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing unit
puskesmas.

Khusus

untuk

kepala

puskesmas

kriteria

tersebut

dipersyaratkan harus seorang sarjana dibidang kesehatan yang kurikulum


pendidikannya mencakup kesehatan masyarakat.
3. Eselon Kepala Puskesmas
Kepala puskesmas adalah penanggung jawab pembangunan
kesehatan ditingkat kecamatan. Sesuai dengan tanggung jawab tersebut
dan

besarnya

peran

kepala

puskesmas

dalam

penyelenggaraan

pembangunan kesehatan ditingkat kecamatan, maka cabatan kepala


puskesmas adalah jabatan struktural eselon IV.
Dalam keadaan tidak tersedia tenaga yang memenuhi syarat
menjadi jabatan eselon, ditunjuk pejabat sementara yang sesuai dengan
kriteria kepala puskesmas yakni seorang sarjana dibidang kesehatan yang
kurikulum pendidikannya mencakup bidang kesehatan masyarakat dengan
kewenangan yang setara dengan pejabat tetap.
2.4.3. Tata Kerja
a. Dengan kantor kecamatan
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

13

Dalam melaksanakan fungsinya, puskesmas berkoordinasi dengan kantor


kecamatan melalui pertemuan berkala yang diselenggarakan ditingkat
kecamatan. Koordinasi tersebut mencakup perencanaan, penggerakan
pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian serta penilaian. Dalam hal
pelaksanaan fungsi pengendalian sumber daya masyarakat oleh
puskesmas, koordinasi dengan kantor kecamatan mencakup pula kegiatan
fasilitasi.

b. Dengan dinas kesehatan kabupaten/kota


Puskesmas

adalah

unit

pelaksanaan

teknis

dinas

kesehatan

kabupaten/kota, dengan demikian secara teknis dan administratif,


puskesmas bertanggung jawab kepada dinas kesehatan kabupaten/kota.
Sebaliknya dinas kesehatan kabupaten/kota bertanggung jawab membina
serta memberikan bantuan administratif dan teknis kepada puskesmas.
c. Dengan jaringan pelayanan kesehatan strata pertama
Sebagai mitra pelayanan kesehatan strata pertama yang dikelola oleh
lembaga masyarakat dan swasta, puskesmas menjalin kerjasama termasuk
penyelenggaraan rujukan dan membantu kegiatan yang diselenggarakan.
Sedangakan

sebagai

pembina

upaya

kesehatan

bersumber

daya

masyarakat, puskesmas melaksanakan bimbingan teknis, pemberdayaan


dan rujukan sesuai kebutuhan.
d. Dengan jaringan pelayanan kesehatan rujukan
Dalam menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya
kesehatan masyarakat, puskesmas menjadi kerjasama yang erat dengan
berbagai

pelayanan

kesehatan

rujukan.

Untuk

upaya

kesehatan

perorangan, jalinan kerjasama tersebut diselenggarakan dengan berbagai


sarana

pelayanan

kesehatan

perorangan

seperti

rumah

sakit

(kabupaten/kota) dan berbagai balai kesehatan masyarakat (balai


pengobatan penyakit paru-paru, balai kesehatan mata masyarakat balai
kesehatan kerjamasyarakat, balai kesehatan olahraga masyarakat, balai
kesehatan jiwa mayarakat, balai kesehatan indra masyarakat). Sedangkan
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

14

untuk upaya kesehatan masyarakat, jalinan kerjasama diselenggarakan


dengan berbagai sarana pelayanan kesehatan masyarakat rujukan, seperti
dinas kesehatan kabupaten/kota, balai teknis kesehatan lingkungan, balai
laboratorium kesehatan serta berbagai balai kesehatan masyarakat.
Kerjasama tersebut diselenggarakan melalui penerapan konsep rujukan
yang menyeluruh dalam koordinasi dinas kesehatan kabupaten/kota.

e. Dengan lintas sektor


Tanggung jawab puskesmas sebagai unit pelaksana teknis adalah
menyelenggarakan

sebagian

tugas

pembangunan

kesehatan

yang

dibebankan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota. Untuk mendapat hasil


yang optimal, penyelenggaraan pembangunan kesehatan tersebut harus
dapat dikoordinasikan dengan berbagai lintas sektor terkait yang ada
ditingkat

kecamatan.

Diharapkan

disatu

pihak,

penyelenggaraan

pembagunan kesehatan dikecamatan tersebut mendapat dukungan dari


berbagai sektor terkait, sedangkan dipihak lain. Pembangunan yang
diselenggarakan oleh sektor lain ditingkat kecamatan berdampak positif
terhadap kesehatan.
f. Dengan masyarakat
Sebagai penanggung jawab penyelenggaraan pembangunan kesehatan
diwilayah kerjanya, puskesmas memerlukan dukungan aktif dari
masyarakat sebagai objek dan subjek pembangunan. Dukungan aktif
tersebut diwujudkan melalui pembentukan badan penyantun puskesmas
(BPP) yang menghimpun berbagai potensi masyarakat, seperti tokoh
masyarakat, tokoh agama, LSM, organisasi kemasyarakatan, serta dunia
usaha. BPP tersebut berperan sebagai mitra puskesmas dalam
menyelenggarakan pembangunan kesehatan.

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

15

BAB III
GAMBARAN UMUM PUSKESMAS MEDAN DELI

3. 1 Sejarah Singkat Puskesmas Medan Deli


Puskesmas Medan Deli merupakan salah satu puskesmas yang menjadi pusat
pembangunan, pembinaan dan pelayanan kesehatan. Puskesmas ini terletak di Jalan
K.L Yos Sudarso Km. 11,1 Lingkungan III Kelurahan Kota Bangun Kecamatan
Medan Deli, Kode Pos 20243.
Puskesmas ini melayani Kesehatan Masyarakat di 5 (Lima) Kelurahan yaitu :
Kelurahan Kota Bangun, Kelurahan Mabar, Kelurahan Mabar Hilir, Kelurahan
Tanjung Mulia, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir.
Puskesmas ini dibangun pada Tahun 1975 berdasarkan Inpres V Tahun 1975
sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota
Medan.
Puskesmas Medan Deli merupakan puskesmas perawatan yang

melayani

pasien berobat jalan dan rujukan juga pasien rawat inap ( Puskesmas Medan Deli
memiliki fasilitas rawat Inap). Pasien yang memerlukan perawatan lebih lanjut dan
memerlukan rawat inap akan dirujuk ke RS terdekat.
Puskesmas selama berdiri dan dalam kepemimpinannya sudah beberapa kali
berganti. Nama - nama yang pernah menjadi pimpinan Puskesmas Medan Deli, yaitu:
1

Dr. Salaudin Rambe ( 1976 )

Dr. Siti Hadtiarmah ( 1976 1986 )

Dr. Hotasi Pasaribu ( 1987 1998 )

Dr. Lininiaty Daely ( 1999 2013 )

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

16

Dr. Nurlelin Sinaga (2013-Sekarang)

3. 2 Wilayah Kerja

Peta Wilayah Kerja Puskesmas Medan Deli


Puskesmas Medan Deli merupakan salah satu unit pelaksana teknis dari Dinas
Kesehatan Kota Medan yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan
pembangunan kesehatan diwilayah kerjanya yaitu Kecamatan Medan Deli yang
meliputi 5 Kelurahan yaitu :
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

17

1. Kelurahan Kota Bangun


2. Kelurahan Mabar
3. Kelurahan Mabar Hilir
4. Kelurahan Tanjung Mulia
5. Kelurahan Tanjung Mulia Hilir
Puskesmas Medan Deli terletak di Jl. K.L Yos Sudarso Km 11,1 Lingkungan III
Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli. Puskesmas Medan Deli memiliki 4
buah puskesmas pembantu yaitu:
1. Puskesmas Pembantu Mabar
2. Puskesmas Pembantu Mabar Hilir
3. Puskesmas Pembantu Sidomulyo
4. Puskesmas Pembantu Tanjung Mulia Hilir
3. 3 Data Wilayah/Data Geografis
Wilayah Kerja Puskesmas
Situasi/Kondisi diluar Puskesmas
a. Keadaan Geografi
Puskesmas Medan Deli berada pada dataran rendah dan terletak di Jalan K.L
Yos Sudarso Lingkungan III Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli.
Luas bangunan puskesmas adalah 15m x 11m dengan luas tanah puskesmas
yaitu 34,5m x 33m.
Puskesmas Medan Deli mempunyai wilayah kerja meliputi 5 kelurahan yang
berbeda di Kecamatan Medan Deli yaitu :

Kelurahan Kota Bangun dengan luas areal 250 Ha (2,5 Km2) dan terdiri dari
8 lingkungan .

Kelurahan Mabar luas areal 465 Ha (3,65 Km2) dan terdiri dari 19
lingkungan

Kelurahan Mabar Hilir luas Areal 318,9 Ha (3,16 Km2) dan terdiri dari 12
Lingkungan

Kelurahan Tanjung Mulia luas Areal 541 Ha (5,13 Km2) dan terdiri dari 28
Lingkungan

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

18

Kelurahan Tanjung Mulia Hilir luas Areal 325 Ha (3,25 Km2) dan terdiri dari

22 lingkungan
Jadi wilayah kerja Puskesmas Medan Deli

seluas 1900 ha dengan 89

lingkungan.
1

Batas-batas wilayah kerja Puskesmas Medan Deli sebagai berikut :

Sebelah Utara berbatasan dengan kecamatan Medan Labuhan,

Sebelah Selatan berbatasan dengan kecamatan Medan Timur/ Medan Barat,

Sebelah Barat berbatasan dengan kecamatan labuhan Deli Kabupaten Deli


Serdang,

Sebelah Timur berbatasan dengan Percut sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Jangkauan Pelayanan Puskesmas ke Kelurahan Terjauh


Puskesmas Medan Deli memiliki letak yang strategis, semua daerah dapat
dijangkau dengan kenderaan roda-2, kenderaan Roda-4 dan juga transportasi
umum. Jarak Kelurahan terjauh wilayah kerja Puskesmas Medan Deli adalah
Kelurahan Mabar Hilir yang memiliki waktu tempuh + 20 menit dengan
menggunakan transportasi umum maupun pribadi. Komunikasi antar lintas
sektoral berjalan lancar dengan memanfaatkan sarana yang ada ditiap-tiap
lingkungan seperti Kantor Lurah, Posyandu, Kepala Lingkungan dan saranasarana penunjang lainnya misalnya : Mesjid, gereja, sekolah-sekolah.

Jangkauan ke fasilitas Rujukan Terdekat


Fasilitas rujukan terdekat dari Puskesmas Medan Deli adalah RS Mitra Medika.
RS Mitra Medika berjarak + 5 km dari Puskesmas Medan Deli dan waktu
tempuh + 15 menit. Rumah sakit ini dapat dijangkau dengan mudah dengan
alat transportasi umum baik kenderaan Roda-2, Roda-3 maupun Roda-4.
b. Keadaan Administrasi (Pemerintahan)
Puskesmas Medan Deli terletak di kota Medan di Kecamatan Medan Deli
dikepalai oleh seorang Camat dan memiliki 5 Kelurahan sebagai wilayah
kerjanya yaitu Kelurahan Kota Bangun, Kelurahan Mabar, Kelurahan Mabar
Hilir, Kelurahan Tanjung Mulia, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir. Setiap
Kelurahan dikepalai oleh seorang lurah dengan perangkat kelurahan.

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

19

3. 4

Data Kependudukan/Demografi
No Kelurahan

Jumlah Penduduk

Kota Bangun

10708

Mabar

34288

Mabar Hilir

21854

Tanjung Mulia

35827

Tanjung Mulia Hilir

38185

Jumlah

140862

Data Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin


No Kelurahan

Jenis Kelamin
L

Kota Bangun

5247

5461

Mabar

16801

17487

Mabar Hilir

10708

11146

Tanjung Mulia

17555

18272

Tanjung Mulia Hilir

18710

19475

69021

71841

Jumlah

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

20

Data Penduduk Berdasarkan Umur


Jenis Kelamin

No Kelompok Umur

0-4

10089

9404

5-14

18331

17015

15-44

44435

44478

45-64

11519

10791

>=65

1763

2188

86137

83876

Jumlah

Data Penduduk Berdasarkan Mata Pencarian


N Kelurah
o

an

Pegawai
Nege

Swast

TNI/POL

ri

RI

Peta

Nelay

Pedaga

Pensiun

ni

an

ng

an

Kota
1

Bangun

42

1583

15

83

81

28

Mabar

163

6368

32

18

167

64

69

1901

17

72

251

94

368

2813

38

18

237

65

373

4352

24

32

237

65

1015

17017

126

223

973

316

Mabar
3

Hilir
Tanjung

Mulia
T.M.

Hilir

Total

3. 5

Data Kesehatan

3.5.1
No

Sarana Fisik
Posyandu Balita

Kelurahan

Jenis Posyandu Balita

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

Jumlah
21

No Kelurahan

Jumlah Kelas Ibu Hamil

Kota Bangun

Pratama

1
Madya

Purnama

Mandiri

12

Mabar
Kota Bangun

- 1

20

20

13

13

21

21

13

14

Jumlah

73

74

Posyandu Lansia

3
Mabar Hilir
2
Mabar
4
Tanjung Mulia
3
Mabar Hilir
5
Tanjung Mulia Hilir
4
Tanjung Mulia
Jumlah
5
Tanjung
Mulia

1
1
1
5

Hilir

No Kelurahan

Jumlah Posyandu Lansia

Kota Bangun

Mabar

Mabar Hilir

Tanjung Mulia

Tanjung Mulia Hilir

Jumlah

11

Kelas Ibu Hamil

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

22

Kelas Ibu Balita

No Kelurahan

Jumlah Kelas Ibu Balita

Kota Bangun

Mabar

Mabar Hilir

Tanjung Mulia

Tanjung Mulia Hilir

Jumlah

Posbindu

No Kelurahan

Jumlah Posbindu

Kota Bangun

Mabar

Mabar Hilir

Tanjung Mulia

Tanjung Mulia Hilir

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

23

Jumlah

Pos UKK

No Kelurahan

Jumlah Pos UKK

Kota Bangun

Mabar

Mabar Hilir

Tanjung Mulia

Tanjung Mulia Hilir

Jumlah

3.5.2 Sarana Ibadah


Di wilayah kerja Puskesmas Medan Deli memiliki sarana ibadah:
- Mesjid

: 49 buah

- Gereja

: 12 buah

- Wihara

: 5 buah

- Pura

: 0 buah

3.5.3 Sarana Kesehatan


Sarana Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Deli Tahun 2015
- 2016
NO

SARANA

KELURAHAN

JLH

K.B

MABAR

M.H

T. M

T.M.H

RS Pemerintah

RS Swasta

Klinik Pratama

21

Rumah Bersalin

Balai Pengobatan

Laboratorium

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

24

Apotik

Toko obat

10

Puskesmas

10

Puskesmas Pembantu

11

Praktek Dr Umum

12

Praktek Bidan Mandiri

10

12

35

13

Praktek Drg. Swasta

14

Puskesmas Perawatan

Praktek

Dr.Spes.

15

Swasta

16

Shinshe

17

Akupuntur

18

Tukang Gigi

19

Batra
Ahli Refleksi

Dukun bayi terlatih

Dukun Patah Tlng

Dukun Pijit

Peramu Obat/Jamu

Mantri Sunat

3.5.4 Sarana Pendukung Kesehatan


Sarana penunjang puskesmas yaitu alat bantu yang dimiliki puskesmas untuk
mendukung pelaksanaan kegiatan program puskesmas yang mencakup alat
transportasi, sarana komunikasi dan informasi, sumber energi dan lain-lain.
1. Transportasi
Puskesmas Medan Deli memiliki 1 unit mobil dinas kondisi dalam keadaan
baik dan berfungssi. Puskesmas juga memiliki 3 unit kenderaan Roda 2 yaitu sepeda
motor yang kondisinya dalam keadaan baik dan berfungsi.
2. Komunikasi dan Informasi

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

25

Di puskesmas sudah dipasang pesawat telepon dengan nomor telp. 0616854190. Puskesmas juga memiliki 3 unit komputer yang dilengkapi dengan printer
yang sangat membantu dalam pembuatan laporan dan pelaksanaan kegiatan program
puskesmas. Kondisi komputer saat ini dalam keadaan baik dan berfungsi.
3. Sumber Energi
o PLN
Sumber energi yaitu daya yang menggerakkan peralatan dan untuk
penerangan yang dimiliki oleh puskesmas. Puskesmas mendapatkan pasokan energi
listrik dari PT.PLN dengan kapasitas 5.500 watt dapat membantu puskesmas dalam
menyelesaikan tugas-tugas rutin.

4. Prasarana
Puskesmas didukung oleh berbagai sarana seperti : sarana air bersih dari
PDAM, Sarana pembungan sampah, sarana pembuangan limbah (SPAL) dan sarana
pembuangan tinja. Semua prasarana ini kondisinya semua dalam keadaan baik dan
dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya.

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

26

3.6 Tenaga Kesehatan Puskesmas

DAFTAR URUTAN KEPEGAWAIANPUSKESMAS MEDAN DELI TAHUN


2015-2016
PAN
GKA

NO

NAMA
PEGAWAI

TMT
MASA KERJA

PENSIU

T
NIP

PENDIDI

TUGAS

TEMP

KAN

AT

TERAK

JABATA

TUGA

HIR

10

11

S.1

Kepala

Pusk.

Kedoktera

Puskesm

Medan

as

Deli

S1

Petugas

Pusk.

GOL
/

TMT

RUA

GOL

THN

BL
N

NG
1

dr. Nurlelin
Sinaga
Marti Saragih

19641106
199101 2

IV/b

001
19610301

IV/a

5
01/04
/2007

16

01/10 24

8
11/06/202
4
01/03/202

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

27

198203 2
003

drg. Henny
Savitri
dr.

Mappesona
Didi
Budiman

19700720
200502 2
001
19761012
200701 1

19750603

Junitrie

200604 2

Sihole

009

Barus

III/d

001

dr. Sorta

Nuraini

III/d

III/d

19590405
198303 2

III/d

004
19590702

Aisyah

198203 2

III/d

002
19601010
8

Marfuah

198303 2

III/d

009

10

Ida

19580401

Lumongga

198103 2

Lubis

002

Herlina
Pardosi

III/d

19580419
198103 2

III/d

003
19631122

11

Vita Lestari

198310 2

III/d

001
19660425
12

Bainar

198803 2

III/d

004
13

Henny Rita

19600820

Betty

199103 2

III/d

/2012

01/04

20/07/203

/2011

01/10
/2011

01/10
/2012

01/04
/2007

01/10
/2007

01/10
/2007

01/10
/2006

01/10
/2009

01/10
/2009

01/10
/2010

14

19

20

19

20

23

21

17

01/04 19
/2012

12/10/203
6

03/06/203
5

03/04/201
5

Keperawat
an
S1

Medan

S.1

Pustu

Kedoktera

Ka.Pustu

T.M.Hi

lir

S1

Pustu

Kedoktera

Ka Pustu

Mabar
hilir

Sek.
Kebidanan
-1995

1987

KTU

Deli

01/04/201

Deli

n Gigi

Bidan-

Medan

Pusk.

Kedoktera

07/02/201

10/10/201

DDTK

Petugas
TB Paru

Pusk.
Medan
Deli
Pustu

Bidan

T.M.Hi
lir

SPK-1982

Petugas
UKS

Pustu
T.M.Hi
lir
Pustu

SPR-1979

Bidan

Mabar
Hilir

Sek

Pet.

Pusk.

Pengatur

Laborato

Medan

Analis

rium

Deli

22/11/201

Perawat

Pet. Kes

Gigi

Gigi

25/04/202

Akademi

Petugas

Kebidanan Imunisasi

20/08/201

Akademi

Keperawat Imunisasi

19/04/201
4

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

Pet

28

Pusk.
Medan
Deli
Pustu
Sidomu
lyo
Pustu
Mabar

001

14

15

16

Susiati
Rahmadani

19651228
199103 2

19690906

Nurani

199003 2

Manalu

004

Manurung

III/d

002

Dahlia

Togi

an

III/d

19620605
199103 2

III/d

003
19630402

17

Saramlah

199003 2

III/d

003
19660831
18

Rina Ineke

198703 2

III/d

001
19660412
19

Roidah

199103 2

III/d

002
19790120
20

dr. Budiarti

201001 2

III/c

004

21

22

23

24

25

dr. Sri

1977092220

Rahmadani

0701 2 002

drg.Mhd.Hus
ni Tarigan

dr. Wati
Bersari

dr. S. Satya
Maler
Rusmika

III/c

19800819
200804 1

III/c

001
19681003
200012 2

III/c

002
19810929
201001 2

III/c

018
19690306

III/c

01/04
/2013

01/04
/2013

01/10
/2013

01/04
/2011

01/10
/2013

01/10
/2013

01/04
/2013

01/01
/2007

01/04
/2012

01/04
/2013

01/04
/2013

17

18

17

18

21

17

15

01/04 16

28/12/202

Akademi

Kebidanan Kesling

06/09/202

Akademi

Kebidanan

05/06/202
2

Pet.

D-IV

Korim

Petugas

Bidan

Imunisasi

Pendidik

Kebidanan Diare

12/04/202
2

20/01/203
9

22/09/203
5

Petugas

D-III
Kesehatan
Gigi
Akademi
Keperawat
an
S.1

S. 1

Petugas
DBD

Umum

Umum
Dokter

Dokter

Gigi

Gigi

29/09/203
7
03/06/202

S.1

Pusk.
Medan
Deli

Pustu
Sidomu
lyo
Pusk.
Medan
Deli
Pusk.
Medan
Deli
Pusk.
Medan
Deli
Pustu

Kedoktera

Ka. Pustu

Sidomu
lyo

S.1
Kedoktera

Ka. Pustu

n
Akademi

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

Hilir

Mabar

Dokter

Dokter

Mabar

Gigi

Umum

Umum

Pustu

Pustu

Dokter

Dokter

Medan

Pet. Kes.

19/08/204

03/10/196

Deli

Deli

Akademi

Medan

Pusk.

02/04/201

31/08/202

Pusk.

Pet

29

Pustu
Mabar
Pustu

199103 2

/2012

007
19650313
26

Siti Raiyah

199103 2

III/c

004

27

28

Rasmi
Manurung

19641104
198603 2

III/c

004

Santa

19680211

Alusiani

199001 2

Tumanggor

002

III/c

19720102
29

Demi Tarigan

199103 2

III/c

002

30

31

32

33

34

35

36

Agustina
Silitonga

Herlina
Siahaan

Chairani
Siregar

Susi
Rosmayanti

Masria Ruth
AP Silitonga

Asnidar,
SKM

Mansur,
S.Kep Ners

19670827
199103 2

III/c

011
1971101
199203 2

III/c

004
19801211
201001 2

III/c

014
19720509
199303 2

III/b

011
19800422
200502 2

III/b

006
19790916
200904 2

III/b

002
19700720
199203 1
004

III/b

01/04
/2011

01/04
/2013

01/04
/2011

01/04
/2011

01/10
/2011

01/10
/2012

01/04
/2013

01/10
/2012

01/04
/2013

01/04
/2012

01/03
/1992

15

22

16

13/03/202
1

04/11/202
0

11/02/202
8

Kebidanan Lansia

SPK

Perawat

Akademi
Keperawat
an
S.1

Petugas
Gizi
Pet.

1/2/2028

15

15

14

22

10

2023

01/11/203
1

Pend

Bidan

S. 1
Keperawat
an
S1Keperawat
an

Ass
Apoteker

Petugas
UKS

Akademi

Kebidanan KIA

Apoteker

Pustu
Sidomu
lyo
Pusk.
Medan
Deli

Medan
Deli

Petugas

S.I
Keperawat
an

Petugas
DBD

Petugas

SKM

IMS/HIV

S. 1
Keperawat
an

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

Sidomu

Pusk.

01/10/202

20/07/202

Pusk.

lyo

Apoteker

deli

Pustu

16/09/203

Medan

Deli

S1

Pusk.

an

11/12/204

22/04/204

Mabar

Medan

Bidan
27-08-

Pustu

Keperawat Perkesma

SPK+Prog
15

Mabar

30

Petugas
Kesling

Pustu
T.M.
Hilir
Pusk.
Medan
Deli
Pusk.
Medan
Deli
Pustu
Mabar
Hilir

19711028
37

Nurhayati

199503 2

III/b

001
38

Lely Karmila

19821001

III/a

200502 2

Hetty
Mirawati

40

Julianna
Sitanggang

41

Sugiani

19800611

III.a

200604 2

II/d

201001 2

II/d

201001 2

Intan Suranta
Pj

43

44

45

19860719

Maya Sari,

201001 2

AM.Keb

030

Rolentauli

19870524

Siahaan,

200803 2

AMK

004

Fitriana

Edisyah

Rizkiwati
Nasution

48

201001 2

Nurlianita

Futra, AMK
47

II/d

19780910

II/d

II/d

II/c

II/c

II/c

200604 2

200604 1

Perawat

01/10/203

6/11/2036

01/04

01/04

01/01

01/03

01/04

01/03

01/04

II/c

Akademi
Keperawat
an
Akademi

10

10

Pustu

Posyandu

T.M.

balita

Hilir

Petugas
Gizi

Pustu
T.M.
Hilir

Bidan

Pusk.

Koordina

Medan

tor

Deli

Petugas

Pusk.
Medan

an

Deli

27/12/203

Akademi

Pet

Kebidanan Perizinan

10/12/203

Akademi

Kebidanan

19/07/205

Akademi

Kebidanan

24/05/204

Pet UKS

Pusk.
Medan
Deli
Pustu
Sidomu
lyo

Pet.

Pusk.

Posyandu

Medan

Lansia

Deli

Akademi

Pustu

Keperawat

Mabar

an

Hilir

10/09/203

D-III

Petugas

Pustu

Farmasi

Apotek

Mabar

31/10/203
4

Akademi

Pet.

Keperawat Inventari

01/04 8
/2006

20/11/203
1

/2006

002

P.L.Gaol

01/04

/2011

001

19781005

Kebidanan

/2013

201103 1

Roy Albert

/2009

008

19691130

/2010

200604 2

19781031

01/04

Akademi

/2013

022

Lubis
46

19821210

/2013

011
42

10

/2013

006
19771227

01/04

28/10/202

/2013

012
19751120

/1995

/2011

004
39

01/03

Akademi

Pustu

Keperawat

Mabar

an

Hilir

Akademi

Kebidanan Kesling

05/10/204

Sekolah

Pet.

Pusk.

Analis

Apotek

Medan

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

Pet.

Pustu

30/11/202

31

Sidomu
lyo

003

Deli

Sherry
49

Lilyani Bey,

SKM

50

51

52

53

54

Indra
Syahputra

Aminah
Simanjuntak
Roslaini
Lubis
Agung
Prasetyo

Mariani

S. 1
Kesmas

Pet.

Pusk.

Administ

Medan

rasi

Deli
Pusk.

SMA

Security

Medan
Deli

Cleaning

SD

Service

SMA

SMA

Pusk.
Medan
Deli

Cleaning

Pustu

Service

Mabar

Cleaning

Pustu

Service

M.
Hilir

SD

Cleaning

Pustu

Service

Sidomu
lyo

55

Nurzannah

SMP

Cleaning

Pustu

Service

T.M.
Hilir

53

Drg. Hasril

1969022720
10011002

Dokter

S1
III/C

gigi

Kedoktera
n gigi

Sondang

1975052120

Marbun

10012003

III/A

Medan
Deli

Petugas
54

Pusk.

gizi

D4 Gizi

Pusk.
Medan
Deli

DAFTAR KETENAGAAN PUSKESMAS MEDAN DELI


BERDASARKAN GOLONGAN
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

32

KETENAGAAN
NO

GOLONGAN

PNS

NON-PNS

JUMLAH

Golongan I

Golongan II

Golongan III

42

42

Golongan IV

Non Golongan/Honorer

53

60

Total

DAFTAR KETENAGAAN PUSKESMAS MEDAN DELI


BERDASARKAN PENDIDIKAN
KETENAGAAN
NO

GOLONGAN

PNS

NON-PNS

JUMLAH

SD-Sederajat

SMP-Sederajat

SMA-Sederajat

Diploma I

Diploma II

Diploma III

15

15

Diploma IV

Sarjana I

21

22

Sarjana II

53

60

Total

3.7 Struktur Organisasi

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

33

Dahli
a

saraml
a
Nurai
ni

3.8 Fasilitas Fisik Puskesmas


SKETSA DENAH PUSKESMAS MEDAN DELI

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

34

ALUR PEMERIKSAAN PASIEN DI PUSKESMAS MEDAN DELI

Pasien
Datang

Poli Umum

Ruang Kartu

KIA/KB

Ruang
Tunggu

Poli Gigi

Rawat inap

Rujuk

Rumah Sakit

Sembuh
Pelayanan
obat

Pasien
Pulang

3.8.1 Fasilitas Gedung Puskesmas Permanen


Puskesmas Medan Deli terdiri dari:
o Ruang Kepala Puskesmas

: 1 unit

o Ruang Dokter

: 4 unit

o Ruang Tata Usaha

: 1 unit

o Ruang Periksa Pasien

: 1 unit

o Ruang Poli Gigi

: 1 unit

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

35

o Ruang Tunggu Poliklinik

: 1 unit

o Ruang Kartu

: 1 unit

o Ruang KIA/KB

: 1 unit

o Ruang Obat

: 1 unit

o Ruang Laboratorium

: 1 unit

o Ruang Tunggu

: 1 unit

o Ruang Pertemuan

: 1 unit

o Ruang Bersalin

: 1 unit

o Ruang Bedah

: 1 unit

o Ruang Bayi

: 1 unit

o Kamar pasien

: 3 unit

o Kamar Petugas Jaga

: 1 unit

o Ruang Konsultasi

: 1 unit

o Klinik Sanitasi

: 1 unit

o Ruang ISPA, diare, TB paru

: 1 unit

o Ruang Sholat

: 1 unit

o Gudang

: 1 unit

o Dapur

: 1 unit

o Kamar Mandi Pasien

: 2 unit

o Kamar Mandi Pegawai

: 2 unit

3.8.2 Fasilitas Administrasi


Rangka menjalankan tugas-tugas pokoknya dalam bidang pencatatan dan
pelaporan data, maka Puskesmas Medan Deli didukung oleh fasilitas administrasi
yang terdiri dari:
Meja
Kursi
Lemari Arsip
Kartu Berobat Penderita
Formulir Laporan Kegiatan
Buku Catatan
Komputer
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

36

Dll
3.8.3 Fasilitas Imunisasi
Fasilitas imunisasi yang dimiliki Puskesmas Medan Deli adalah:

Lemari Es

Alat-alat Imunisasi

Vaksin seperti BCG, DPT, Polio, Campak, TT, Hepatitis

Vaksin carrier

3.8.4 Fasilitas Alat-alat Kesehatan


Alat-alat kesehatan dan Alat-alat kebersihan
o Alat-alat pemeriksaan pasien
o Alat-alat pemeriksaan ibu hamil
o Alat-alat persalinan
o Alat-alat P3K
o Timbangan Bayi (dacin) dan Dewasa
o Lemari pendingin tempat bahan-bahan Imunisasi
o Alat-alat Laboratorium
Ruangan : Poliklinik Umum

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

37

NO. Urut

Nama Barang/Jenis barang

Jumlah barang Register

Alat-alat THT

2 Buah

Senter Kepala THT

1 Buah

Senter Pulpen

1 Buah

Nierbekken Besar

1 Buah

Nierbekken Kecil

2 Buah

Instrumen Kecil

1 Buah

Instrumen Besar

1 Buah

Kom Besar

1 Buah

Kom Kecil

1 Buah

10

Gunting Anatomis

1 Buah

11

Gunting Bengkok

2 Buah

12

Nald holder

1 Buah

13

Pinset Chirugis

1 Buah

14

Spekulum Hidung

1 Buah

15

Tounge Spatel

4 Buah

16

Nald Polder Kecil

1 Bungkus

17

Termometer

2 Buah

18

Tensi Meter Dinding

1 Buah

19

Stetoskop Dewasa

2 Buah

20

Timbangan

1 Buah

21

Senter

1 Buah

22

Test Gula

1 Buah

23

Tensimeter Air Raksa kecil

1 Buah

24

Tensimeter Air Raksa Besar

1 Buah

25

AC

1 Pk

26

Bed Pasien

1 Buah

27

Troli Instrumen

1 Buah

28

Kursi Pasien

12 Buah

29

Kursi Periksa

2 Unit

30

Lemari Besi/Kaca/Alat

1 Buah

31

Meja

1 Buah

32

Tensimeter

1 Buah

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

38

Ruangan : Poliklinik Gigi dan Mulut


NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Brang Register

Kursi Unit Lengkap

1 Buah

Kursi Unit Lengkap

1 Buah

Meja Dokter

1 Buah

Kursi Kayu Alat Rotan

1 Buah

Filling Kabinet

1 Buah

Lemari Kayu

1 Buah

Lemari Kayu, Kaca

1 Buah

Alat Pencabut Gigi

1 Set

Alat Penambal Gigi

1 Set

10

Lemari Paien

3 Buah

11

Kursi Pasien

7 Buah

Urut

Ruangan : Poliklinik Ibu Hamil/KB


NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Tensimeter Air Raksa

1 Buah

Stetoskop Dewasa

1 Buah

Timbangan Bayi

1 Buah

Timbangan Dewasa

1 Buah

Pita Sentimeter

2 Buah

Pita Lila

1 Buah

Bed Ginekologi

1 Buah

Urut

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

39

Meja Pasien

1 Buah

Meja Kerja

1 Buah

10

Kursi Rotan

3 Buah

11

Lemari Buku

1 Buah

12

Pijakan Bed Ginekologi

1 Buah

13

Tempat Sampah Tertutup

1 Buah

14

Kursi Pasien

8 Buah

15

Lemari Pasien

1 Buah

16

USG

1 Unit

17

AC

1 PK

Ruangan : Dapur
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Tabung Gas 15 kg

1 Buah

Kompor Gas dua Tungku

1 Buah

Kursi Rotan

1 Buah

Lemari Dinding

1 Buah

Gas Pipa Regulator

1 Buah

Urut

Ruangan : Inventaris Obat


NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

PC Unit

Printer

Urut

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

40

Keyboard

Monitor

USB

Mouse

Meja Komputer

1 Buah

Lemari Rak Lima Tingkat

1 Buah

Lemari Kaca

1 Buah

10

Lemari Pakaian

1 Buah

11

Meja Tulis Laci

1 Buah

12

Kursi Puter

1 Buah

13

Keranjang Sampah

1 Buah

14

Finger Print

1 Unit

Ruangan : Petugas/Perawat Jaga


NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Tempat Tidur Besi

2 Buah

Urut
1

Ruangan : Rawat Inap


NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Bed Besar Besi Untuk

5 Buah

Urut
1

Dewasa
2

Bed Kecil Untuk Anak

1 Buah

Lemari Pasien

1 Buah

Standart Infus

3 Buah

Keranjang Sampah

3 Buah

Lemari Kayu Kaca

1 Buah

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

41

Ruangan : Inventaris Kartu


NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Lemari Rak Empat Tingkat

2 Buah

Meja Tulis

1 Buah

Keranjang Sampah

1 Buah

Keranjang Buku Kecil

2 Buah

Lemari Rak Besar

1 Buah

Filling Kabinet

2 Buah

White Board

2 Buah

Papan Tempel Pengumuman

1 Buah

Kursi Panjang Besi

8 Buah

10

Meja Kartu Resepsionis

1 Buah

11

Kursi Tunggu

1 Unit

12

Bangku Panjang

6 Buah

Urut

Ruangan : Rawat Inap Bayi


NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Tempat Tidur Besi

2 Buah

Lemari Pasien

2 Buah

Tempat Tidur Bayi

2 Buah

Tempat Sampah

1 Buah

Kasur Besar

1 Buah

Kasur Kecil

2 Buah

Urut

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

42

Ruangan : VK
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Bed Ginekologi

1 Buah

Tensimeter

2 Buah

Stetoskop

1 Buah

Lampu Sorot

1 Buah

Pijakan Bed

1 Buah

Wastapel

1 Buah

Monoral

1 Buah

Korentang

2 Buah

Gunting Perban

1 Buah

10

Tempat Korentang

1 Buah

11

Bak Instrumen Kecil

2 Buah

12

Lemari Besi

1 Buah

13

Bak Instrumen Besar

1 Buah

14

Cocor Bebek

8 Buah

15

Arteri Klem Besar

1 Buah

16

Sonde

2 Buah

17

Waskom Sedang

2 Buah

18

Standart Infus

2 Buah

19

Tabung O2 Kecil

1 Buah

20

Timbangan Baby

1 Buah

21

Kom Besar Sedang Tertutup

2 Buah

22

Kom Kecil Tertutup

1 Buah

23

AC

2 Buah

24

Meja Makan Pasien

1 Buah

25

Meja Instrumen

1 Buah

26

Troli Instrumen

1 Buah

Urut

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

43

Ruangan : Laboratorium
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Mikroskop

1 Buah

Mikroskop Heamatocrit Entri

1 Buah

Urut

Page
3

Hemometer

1 Set

Haemocometer

1 Set

Instrumens Steriler

1 Set

Elektrically Heated

1 Set

Baskom Besar

1 Buah

Nierbekken

2 Buah

Lampu Spiritus

1 Buah

10

Lemari Kaca Tempat ALat-

1 Buah

alat Buku
11

Meja Tulis

1 Buah

12

Kursi Plastik

1 Buah

13

Bangku Kayu Tinggi

1 Buah

14

Bangku Kayu Pendek

1 Buah

15

Bak Instrument

1 Buah

Ruangan : Kepala Puksesmas


NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Kulkas Dua Pintu

1 Buah

AC

1 Pk

Kursi Lipat

2 Buah

Komputer

1 Set

Printer

1 Set

Keyboard

1 Set

Urut

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

44

Telepon

1 Set

Modem

1 Set

Meja Komputer

1 Set

10

Kursi Putar

2 Buah

11

Papan Tempel

1 Buah

12

Lemari Kayu

1 Buah

13

Rak Buku

1 Buah

14

PHN Kit 1 Set

1 set

15

Filling kabinet

1 Buah

Ruangan : KIA/DIARE/DBD
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Meja Kayu

2 Buah

Lemari Rak Kaca

1 Buah

Filling Kabinet

2 Buah

Lemari Laci kayu

1 Buah

Kursi Rotan

3 Buah

Screen View

1 Set

Urut

Ruangan : Tata Usaha


NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Meja Kayu

2 Unit

Lemari Kayu

1 Unit

Lemari Besi

Filling Kabinet

Mesin Tik

Urut

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

45

Kursi Putar

Keranjang Sampah

Keranjang Buku

Komputer 1 Set

10

Kursi Plastik

Ruangan : Kesling/UKS
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Lemari Kayu

1 Buah

Filling Kabinet

1 Buah

Meja Kayu

2 Buah

Foging

1 Buah

Kursi Putar

2 Buah

Refrigerator Vaksin

1 Buah

Urut

Ruangan : GIZI
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Lemari Kayu

Meja Kayu

Kursi Plastik

Refrigerator

Filling Kabinet

Kursi Lipat

Urut

Ruangan : AULA
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Urut
LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

46

Meja Bundar Besar

1 Buah

Meja Petak Besar

1 Buah

White Board Besar

1 Buah

Kursi Panjang Besar

1 Buah

Kipas Angin Besar

2 Buah

Kursi Rotan

1 Buah

Ruangan : Dokter
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Lemari Besi

Refrigerator Vaksin

Tempat Tidur Besi

Meja Dorong

Urut

Ruangan : UGD
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

Berangkat

2 Buah

Sampiran

1 Buah

Bed Ginekologi

1 Buah

Lemari Besi

1 Buah

Timbangan Badan

1 Buah

Meja Kayu

1 Buah

Sterilisator

2 Buah

Ambubag

3 Buah

Urut

Ruangan : IMS
NO.

Nama Barang/Jenis Barang

Jumlah Barang Register

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

47

Urut
1

Mikroskop

1 Set

Sentrifuge Cina

1 Set

Rotator

1 Set

Examination Lap

1 Set

Speculum 4 M

3 Buah

Speculum 4 L

3 Buah

Sterilisator Kering

1 Set

Anoscopy Smich 4 M

3 Buah

Anoscopy Smich 4 L

3 Buah

10

Troly Local

1 Buah

11

Senter Donpin

2 Buah

12

Termometer

2 Buah

13

Tangue Spatel

4 Buah

14

Bak Instrumen

4 Buah

15

Micropippete 5-50u

2 Buah

16

Micropippete 10-100u

2 Buah

3.8.5 Fasilitas Obat-obatan


Obat-obatan yang digunakan di Puskesmas Medan Deli antara lain:
1. Acyclovir zalf tube
2. Acyclovir 200 mg
3. Allupurinol 100 mg
4. Ambroxol sirup
5. Ambroxol 30 mg
6. Amlodipin
7. Amoxicillin sirup kering 125mg/5 ml
8. Amoxicillin kapsul 250 mg
9. Amoxicillin 500 mg
10. Aminofilin tablet 200 mg

Tube
Tablet
Tablet
Botol
Tablet
Tablet
Botol

Kapsul
Tablet

Tablet

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

48

11. Antacid
12. Antasida doen tablet kombinasi
13. Antalgin/ metampiron tablet 500 mg
14. Asam askorbat (Vitamin C) tablet 50 mg
15. Asam mefenamat 500 mg
16. Betamethason
17. Becefort syrup
18. Betafort sirup
19. Bio ATP
20. Bioneuron
21. Captopril 12,5 mg
22. Captopril 25 mg
23. Catgut benang bedah No. 2/0-3/0
24. Cefixime
25. Cetirizine
26. Ciprofloxacin
27. Dexamethasone injeksi 5mg/ml-1ml
28. Dexamethasone 0,5mg
29. Dextromethorpan HBR tablet 15mg
30. Diazepam tablet 2 mg
31. Difenhidrainin HCI inj. 10mg/ml-1ml
32. Doxcycyclin
33. Etakridina (rivanol) larutan 0,1 %
34. Erytromicin sirup
35. Erytromicin tablet 250 mg
36. Febrinex
37. Fitbon
38. Fitomenadion (vit K1) tablet salut 10mg
39. Furoseinid tablet 40 mg
40. Fenoksimetil pensilina tablet 250 mg
41. Fenoksimetil pensilina tablet 500 mg
42. Garam oralit untuk 250 ml air
43. Glibenklainid tablet 5 mg
44. Gliseril Guaiakolat tablet 100mg
45. Glukofor/ metformin
46. Griseofulvin 125 mg
47. Hidrokortison cream 2,5 %
48. Ibuprofen tablet 200mg
49. Ibuprofen 400 mg
50. Kalsium laktat (kalk) tablet 500mg
51. Kapas pembalut/ absorben 250 mg
52. Kasa kompres 40/40 steril
53. Keteokonazol zalf
54. Ketokonazol 200 mg
55. Klofenirainine maleat (CTM) tablet 4 mg
56. Kloramfenikol kapsul 250mg

Botol

Tablet
Tablet

Tablet
Tablet
Tablet
Botol
Tablet
Ampul
Tablet
Tablet
Tablet
Sac
Tablet
Tablet
Tablet
Ampul
Tablet
Tablet
Tablet
Ampul
Tablet
Botol
Botol
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Sac
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Tube
Tablet
Tablet
Tablet
Bungkus
Bungkus
Tube
Tablet
Tablet
Kaplet

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

49

57. Kloramfenikol tetes mata 1%


58. Kotrimoksazol suspense
59. Kotrimoksazol tablet kombinasi
60. Kotrimoksazol tablet pediatric kombinasi
61. Lansoprazole
62. Loratadin
63. Masker
64. Metaneuron
65. Methylergometrin maleat injeksi 0,2 mg/ml-1ml
66. Methylprednisolon
67. Metronidarizole 250mg
68. Meloxicam 7,5 mg
69. NB topical
70. Nystastin 100.000 IU/g
71. Natrium diclofenac
72. Obat batuk hitam (OBH) cairan
73. Oksitetrasiklin Hcl salep mata 1%
74. Oksitetrasikliln salap 3%
75. Parasetamol sirup 120/ 5ml
76. Parasetamol tablet 500 mg
77. Pil KB
78. Pirantel Pamoat tablet 12mg basa
79. Piridoksina HL (vit B6) tablet 10mg
80. Piroxicam 10 mg
81. Plester 5 yards x 2 inch
82. Prednisone tablet 5mg
83. Prodermis
84. Prenatin plus
85. Salbutamol tablet 2mg
86. Sarung tangan
87. Selesdiar/ atapulgite
88. Selesnizol (metronidazol 500 mg)
89. Silk (benang bedah sutra) no 3/0
90. Simvastatin
91. Sp cex
92. Spuit
93. Tetrasiklin HCI kapsul 250mg
94. Tetrasiklin 500 mg
95. Tiamin HCI/ mononitrat (vit B1) tablet 50mg
96. Thiampehincol
97. Vit B Complex
98. Xanfit
99. Yodium Povidon larutan 10% 10 ml
100. Yodium Povidon larutan 10% 1000 ml
101. Zinc

Tube
Botol
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Ampul
Ampul
Tablet
Tablet
Tablet
Tube
Tablet
Tablet
Botol
Tube
Tube
Botol
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Rol
Tablet
Tube
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Sac
Tablet
Set
Kapsul
Tablet
Tablet
Tablet
Tablet
Botol
Botol
Botol
Tablet

LAPORAN KEGIATAN KEPANITERAAN KLINIK SENIOR (KKS) ILMU KESEHATAN


MASYARAKAT DI PUSKESMAS MEDAN DELI PERIODE 15 FEBRUARI S/D 11 MARET
2016

50