Anda di halaman 1dari 3

A.

Panjang
1. Satuan ukuran panjang
- Setiap turun satu tingkat berarti mengalikan 10 atau menambah satu
nol, atau menggeser koma satu angka ke kanan.
- Setiap naik satu tingkat berarti membagi 10 atau mengurangi satu nol,
atau menggeser koma satu angka ke kiri.
Contoh : Turun
1 km = 10 hm = 100 dam = 1000 m.
1m = 10 dm = 100 cm = 1000 mm.
1,375 km = 13,75 hm = 137,5 dam =
1.375 m.
Contoh : Naik
1.000 m = 100 dam = 10 hm = 1 km.
1.000 mm = 100 cm = 10 dm = 1 m.
1.375 m = 137,5 dam = 13, 75 hm =
1,375 km.
2. Menggambar denah berskala
Contoh :
Sebidang tanah berbentuk persegi panjang. Panjang 2 km dan lebarnya 1
km. Gambarkan bidang tanah itu dengan skala 1 : 20.000!
Jawab :
Diketahui :
Panjang = 2 km = 200.000 cm
Lebar = 1 km = 100.000 cm
Bila digambar dengan skala 1 : 20.000
Panjang =
Lebar =

200.000
20.000

100.000
20.000

= 10 cm
= 5 cm

3. Menghitung ukuran bangun sebenarnya pada denah berskala


Contoh :
Denah sebidang tanah bersakala 1 : 1.000 dan berbentuk persegi panjang.
Panjang dan lebar masing masing 25 mm dan 14 mm. Berapakah keliling
sebenarnya bidang tanah itu?
Penyelesaian:
Panjang pada denah = 25 mm
Skala 1 : 1.000
Panjang Sebenarnya = 25 mm x 1.000 = 25.000 mm = 25 m
Lebar pada denah = 24 mm
Skala 1 : 1.000
Lebar sebenarnya = 14 mm x 1.000 = 14.000 mm = 14 m.
Keliling sebenarnya = 2 x (panjang + lebar)
= 2 x (25 m + 14 m)
= 2 x 39m = 78 m
Jadi keliling sebenarnya bidang tanah itu adalah 78 m.
4. Memperkirakan dengan perhitungan jarak sebenarnya antara dua kota
pada peta berskala

Contoh :
a. Jarak kota A dan B pada peta adalah 18 cm. Jika skala itu 1 : 1.000.000,
berapakah jarak kota A dan B sebenarnya?
Penyelesaian:
Diketahui : Jarak kota A dan B pada peta = 18 cm
Skala 1 : 1.000.000
Jarak sebenarnya = 18 cm x 1.000.000
= 18.000.000 cm
= 180 km
Jadi, jarak kota A dan kota B sebenarnya adalah 180 km.
b. Pada peta jarak Semarang Magelang = 4 cm, sedangkan jarak
sebenarnya kira kira 60 km. Berapakah skala peta tersebut?
Jawab :
Jarak Semarang Magelang sebenarnya = 60 km = 6.000.000 cm
Skala tersebut = 4 : 6.000.000 cm = 1 : 1.500.000
c. Pada peta tiap jarak 3 cm mewakili jarak 7 km. Jika jarak dua buah kota
pada peta 21 cm, berapakah jarak sebenarnya?
Jawab :
Jarak sebenarnya 21/3 x 7 km = 49 km
Kalimat matematikanya,
n = 21/3 x 7 ; n = 49
B. Luas
1. Membandingkan luas persegi panjang dengan jajargenjang yang alas dan
tinnginya sama (menentukan rumus luas jajargenjang)
ABCD adalah bangun jajargenjang
DE adalah tinggi jajargenjang
AB adalah alas jajargenjang
Jika jajargenjang ABCD dipotong menurut garis
DE, kemudian potongan tersebut (sisi AD)
diimpitkan pada sisi BC, maka jajargenjang
ABCD berubah bentuk menjadi persegi panjang
EFCD.
Luas persegi panjang EFCD = panjang x lebar = EF x DE
Karena EF = AB, CF = DE dan luas EFCD = luas ABCD, maka :
Luas jajargenjang ABCD = AB x DE atau luas x tinggi
2. Mengenal rumus luas lingkaran.
Luas lingkaran =

= 3,14 atau
r

r2
22
7

= jari jari lingkaran

3. Menggunakan rumus luas lingkaran


Contoh :
Tentukan luas daerah yang berbayang bayang!
Jawab :
Luas persegi seluruhnya 7 cm x 7 cm = 49 cm 2
Daerah bayang bayang = luas persegi luas lingkaran

Luas daerah bayang bayang = 49 cm 2 38,5 cm2 = 10,5 cm2


Jadi, luas daerah bayang bayang 10,5 cm 2
4. Mencari luas permukaan bangun ruang
a.
5.
C.