Anda di halaman 1dari 20

EVOLUSI

KOMPETENSI DASAR:
Menganalisis tentang teori evolusi dan seleksi alam dengan pandangan baru
mengenai pembentukan spesies baru di bumi berdasarkan studi literature.

TUJUAN
:
1. Memahami Teori Evolusi dan Seleksi Alam.
2. Memahami pandangan baru mengenai pembentukan spesies baru.
RANGKUMAN MATERI
Evolusi adalah proses perubahan yang dialami oleh makhluk hidup secara perlahanlahan dalam waktu yang lama, dan terjadi dari generasi ke generasi sehingga terbentuk spesies
baru.
Evolusi di bedakan menjadi evolusi:
1. Progresif, evolusi yang memungkinkan untuk bertahan hidup/survive.
2. Regresif/Retrogresif, evolusi yang menuju pada kemungkinan menjadi punah.
Tokoh yang dianggap pencetus ide tentang Evolusi adalah Charles Robert Darwin
(Ilmuwan Inggris, 1809-1892). Tahun 1859, ia menerbitkan buku tentang asal mula spesies
dengan judul: On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or the Preservation
of Favored Races in the struggle for life (Asal usul spesies melalui Seleksi Alam, atau
pelestarian ras-ras yang disukai pada perjuangan untuk hidup).
Pokok-pokok pikiran pada teori Darwin:
1. Adanya kecenderungan makhluk hidup bertambah besar populasinya.
2. Kenyataan menunjukkan bahwa bertambahnya populasi tidak berjalan terus menerus.
3. Adanya variasi dalam satu keturunan.
Hipotesa Darwin tentang Seleksi Alam:
Lingkungan merupakan faktor utama yang menyeleksi, sehingga beberapa organisma
akan mati dan yang lain akan hidup.
Hal-hal yang melatarbelakangi Teori Evolusi Darwin.
1. Ekspedisi ke kepulauan Galapagos (1831), bulan Desember 1831, Charles darwin turut
kapal HMS Beagle keliling dunia dengan tujuan utama membuat peta garis pantai
Amerika Selatan. Sesampainya di kepulauan Galapagos, Darwin mempelajari terutama
burung-burung Finch, kura-kura, dan jenis-jenis kadal. Di kepulauan tersebut, Darwin
menemukan 13 spesies burung Finch (6 spesies Finch tanah, 6 spesies pohon, dan 1
spesies berkicau). Burung-burung itu mirip satu sama lain, yang berbeda adalah bentuk
dan ukuran paruh, ternyata makanan burung-burung itu berbeda-beda. Darwin menduga
bahwa burung-burung itu, yang berbeda bentuk dan ukuran paruh, serta berbeda
makanannya berasal dari satu nenek moyang (satu spesies). Diduga bahwa nenek moyang
burung Finch berasal dari Amerika Selatan, ketika sampai di Galapagos terisolasi dari
tempat asalnya dan terjadi kompetisi untuk mendapatkan makanannya. Burung-burung
yang adaptif terhadap makanan yang ada dapat bertahan hidup dan punya kesempatan
berkembang biak (bentuk dan ukuran paruh merupakan hasil adaptasi).

2. Sir Charles Lyell (Ahli Geologi Inggris, 1797-1875), menulis buku Principles of
Geology (1830), berisi teori uniformitarianisme menyatakan bahwa kekuatan yang
menghasilkan perubahan pada permukaan bumi dimasa lampau sama dengan kekuatan
yang berlaku dimuka bumi saat ini. Berdasrkan hipotesis tersebut tidak selamanya
Page 1 of 20

lingkungan makhluk hidup itu tetap, selalu akan mengalami perubahan yang tidak dapat
diabaikan dan merupakan mekanisma evolusi melalui seleksi alam.
3. Thomas R. Malthus (ahli ekonomi dan politik Inggris,1766-1834), menulis sebuah buku
An Essay On he Principles of Population(1798) menyatakan bahwa polupasi manusia
meningkat jauh lebih cepat daripada pertambahan makanan yang diperlukan untuk
memberi makanan pada populasi itu, sehingga bisa menimbulkan bahaya kelaparan
(Pertambahan jumlah manusia sesuai Deret Ukur, sedang pertambahan jumlah bahan
makanan sesuai dengan Deret Hitung).
Sepulang dari ekspedisi selama 5 tahun (1831-1836), Darwin mempelajari semua
spesimen yang dikumpulkannya dan dicatat berdasarkan pengamatannya, akhirnya ia
merumuskan apa yang sekarang kita kenal dengan Teori Evolusi.
Seleksi alam
Seleksi alam merupakan inti sari seluruh teori evolusi Darwin. Seleksi alam ini merupakan
faktor yang mentukan yang mana dari anggota spesies yang akan hidup dan mana yang akan
mati.
Di Inggris terdapat sejenis kupu-kupu Biston betularia yang bervariasi, ada yang
berwarna gelap dan ada yang berwarna terang, yang suka beristirahat hinggap di pohon-pohon
yaang kebanyakan berwarna terang dan banyak ditumbuhi oleh lukut kerak. Burung yang
mencari makan pada siang hari gemar makan kupu-kupu ini.
1. Jean Baptiste Lamark (Ahli zoologi Perancis, 1744-1829), ia mengamati perubahan dan
adaptasi bagian-bagian tubuh tertentu hewan yang terus menerus digunakan. Bagian
tubuh tertentu bertambah besar jika sering digunakan dan mengecil bahkan lenyap jika
tidak digunakan. Tahun 1809 ia mengemukakan teorinya yang berisi:
a. Organ yang digunakan akan tumbuh sempurna, sedang organ tubuh yang jarang
digunakan akan menyusut (rudimenter).
b. Perubahan yang terjadi pada salah satu organ makhluk hidup disebabkan oleh
pengaruh lingkungan.
c. Setiap perubahan yang dialami oleh makhluk hidup akan diteruskan pada
keturunannya.
Menurut Lamark nenek moyang jerapah mungkin memiliki leher yang pendek, leher
tersebut sering dijulurkan untuk dapat mencapai daun yang letaknya tinggi, sehingga
leher menjadi panjang dan keturunannya berleher panjang. Tetapi lamark tidak pernah
melakukan eksperimen untuk membuktikan teorinya tersebut.
2. August Weisman (Ilmuwan Jerman, 1834-1914), melakukan pengujian terhadap teori
Lamark, dengan memotong ekor tikus. Ia memotong ekor tikus dari generasi ke generasi
sampai generasi ke 21, ternyata generasi ke 22 tikus tetap berekor. Kesimpulan Weisman:
a. Perubahan sel tubuh karena pengaruh lingkungan tidak diwariskan ke generasi
berikutnya.
b. Evolusi merupakan masalah genetika.
Menurut Weisman, evolusi menyangkut masalah bagaimana pewrisan gen-gen melalui
sel-sel kelamin, atau dengan kata lain evolusi adalah gejala seleksi alam terhadap faktorfaktor genetika.
SPESIASI
(Terbentuknya Spesies Baru)
Spesies adalah individu-individu dalam satu populasi yang dapat mengadakan pertukaran
gen (interhibridisasi) dan menghasilkan keturunan yang fertil. Perubahan bermula dari
perubahan DNA/gen suatu individu, yang menyebabkan perubahan fenotip dari individu yang
bersangkutan dan diturunkan pada generasi berikutnya. Bila perubahan-perubahan tersebut
semakin banyak maka sangatlah mungkin generasi berikutnya memiliki sifat yang semakin
berbeda dari moyangnya, sehingga bisa terbentuk spesies baru. Spesies baru dikatakn
terbentuk jika individu tersebut tidak dapat melakukan pertukaran gen dengna tetuanya untuk
menghasilkan keturunan yang fertil.
Page 2 of 20

Faktor yang mendorong terbentuknya spesies baru adalah adanya isolasi rerproduksi.
Barier geografi akan dapat memisahkan suatu populasi menjadi dua populasi. Dalam jangka
waktu yang lama masing-masing dapat mengalami evolusi sendiri-sendiri, yang mungkin
dengan arah yang berbeda.
Dalam hal ini populasi yang mungkin akan mengalami perubahan dapat dibedakan:
1. Populasi Simpatrik: populasi berbeda yang menempati wilayah yang sama.
2. Populasi Allopatrik: populasi berkerabat dekat yang menempati wilayah berbeda.
Perbedaan faktor luar/ekstrinsik makin lama makin banyak, sehingga menyebabkan terjadinya
isolasi faktor-faktor dalam/intrinsik. Isolasi faktor-faktor intriksik akan menyebabkan
terjadinya isolasi reproduksi walaupun 2 populasi tersebut dipertemukan.
Tabel di bawah ini akan menunjukkan macam-macam isolasi reproduksi:
No
1

Mekanisma
Mencegah terjadinya
perkawinan.

Macam isolasi
1. Ekogeografi.
2. Habitat.
3. Musim.
4. Perilaku.
5. Mekanik.
Mencegah terjadinya
1. Gamet.
2. Perkembangan.
hibrida.
3.Ketidak mampuan hidup
suatu hibrida (bastar mati
bujang).
Mencegah kelangsungan 1.Kemandulan hibrida (bastar
hidup hibrida
mandul).
2.Eleminasi bastar yang
bersifat selektif

Keterangan
Bekerja pada induk
(mencegah fertilisasi)

Bekerja pada hibrida


(mencegah terbentuknya
hibrida)

Penjelasan:
1. Isolasi Ekogeografi, adalah barier geografi yang memisahkan suatu populasi menjadi 2
populasi allopatrik, sehingga 2 populasi tersebut tidak dapat saling bertukar
gen/interhibridisasi. Masing-masing mengalami perubahan genetik, mungkin dengan arah
yang berbeda.Dalam waktu yang lama kedua populaasi tersebut tidak dapat melakukan
perkawinan, sehingga merupakan spesies baru.
Contoh: Platanus orientalis (tumbuh di daerah laut Tengah) dan Platanus occidentalis
(tumbuh di amerika). Keduanya dapat disilangkan secara buatan dan menghasilkan
keturunan yang fertil.
2. Isolasi Habitat, terjadi karena dua populasi simpatrik menempati habitat yag berbeda.
Contoh:
a. Bufo fowleri (habita di air tenang) dan Bufo americanus (habitat di kubangan air
hujan). Sebenarnya keduanya dapat kawin dan menghasilkan keturunan yang fertil.
Tetapi kedua katak itu cenderung kawin dengan sesamanya.
b. Sama seperti contoh a, capung Progompus obscurus (hidup di dekat sungai) dengan
Progompus alachueusis (hidup di dekat danau).
3. Isolasi Musim, terjadi karena 2 spesies simpatrik masing-masing mempunyai masa
kawin (masa pemasakan sel kelamin) yang berbeda.
Contoh:
a. Pinus radiata (berbunga pada bulan Februari) dan Pinus muricata (berbunga bulan
April).
b. Katak hijau (musim kawin bulan Juni) dengan katak Bufo (musim kawin bulan Juli).
4. Isolasi Perilaku, terjadi jika 2 spesies simpatrik mempunyai tingkah laku kawin yang
berbeda.
Contoh:
Page 3 of 20

5.
6.

7.

8.
9.

a. Kepiting jantan jenis genus Uca, pada saat meminang mengangkat sapitnya tinggitinggi sambil mengelilingi lubang tempat betina berada (perilaku visual).
b. Pada burung dan jangkrik, perilaku kawin ditandai dengan suara (perilaku auditif).
Isolasi Mekanik, terjadi jika 2 spesies simpatrik masing-masing memeliki bentuk
morfologi alat kelamin yang berbeda.
Contoh: Kaki seribu genus Brachoria, ada 6 alat kelamin jantan.
Isolasi Gametik, terjadi karena gamet jantan tidak mempunyai viabilitas dalam saluran
reproduksi betina.
Contoh:
a. Drosophila virilis dan Drosophila americana, sperma tidak dapat mencapai sel telur
karena adanya cairan penghambat yang disekresikan oleh saluran reproduksi betina.
b. Sperma seekor itik jantan tidak dapat hidup pada saluran reproduksi ayam betina.
c. Pada tanaman berbeda spesies, inti serbuk sari tidak dapat mencapai inti sel telur.
Isolasi Perkembangan, terjadi karena embrio yang terbentuk hasil fertilisasi tidak dapat
tumbuh dan segera mati.
Contoh:
a. Berbagai jenis ikan.
b. Berbagai jenis katak.
Isolasi Bastar Mati Bujang, terjadi karena hibrida yang terbentuk mati pada usia muda.
Contoh: Pada tanaman tembakau, sering tumbuh tumor pada bagian vegetatifnya,
sehingga tidak mampu berbunga dan mati.
Sterilitas hibrida, terjadi karena hibrida yang dihasilkan bersifat steril.
Contoh:
a. Hibrid dari perkawinan kuda dengan keledai jantan disebut Bagal.
b. Hibrid antara kuda dengan zebra disebut Zebroid.
c. Hibrid antara entog dengan itik disebut Branti.

Selain faktor isolasi reproduksi, spesies baru bisa terbentuk karena adanya peristiwa poliploid,
karena jumlah kromosomnya berbeda dengan induknya, sehingga kalau kawin dengan
tetuanya tidak dapat menghasilkan keturunan yang fertil. Ini menunjukkan bahwa poliploid
merupakan spsies baru.
Kita mengenal individu autoploploid dan allopoliploid, keduanya merupakan spsies berbeda,
dan tetua individu allopoliploid lebih memegang peranan dalam proses evolusi dibanding
individu autopoliploid.
PETUNJUK-PETUNJUK ADANYA EVOLUSI
Kritikan dari berbagai pihak banyak dilontarkan terhadap teori Evolusi dari Charles Robert
Darwin, menyebabkan penganut teori evolusi berusaha membuktikan kebenaran teori evolusi.
Apa yang dihasilkan oleh pengikut teori evolusi untuk membuktikan kebenaran teori tersebut
cenderung disebut sebagai Petunjuk Evolusi. Fakta yang merupakan petunjuk adanya
evolusi antara lain:
1. Petunjuk Paleontologi, Leonardo da Vinci (Pelukis Italia, 1452-1519), mengemukakan
bahwa fosil adalah bukti adanya kehidupan dimasa lampau. Studi yang memadai tentang
fosil baru dilakukan oleh George Cuvier (Ahli anatomi perbandingan dan geologi
Perancis, 1769-1832), ia membandingkan fosil-fosil dengan makhluk hidup yang ada
sekarang. Ia menyimpulkan bahwa pada masa tertentu telah diciptakan makhluk hidup
yang berbeda dari masa ke masa (pada masa berbeda diciptakan makhluk hidup berbeda
pula). Setiap masa diakhiri dengan kehancuran (Paham Katastropisma/Kataklisma).
Darwin menyatakan bahwa makhluk hidup yang terdapat pada lapisan bumi tua
mengadakan perubahan bentuk adaptif dengan lapisan bumi yang lebih muda (evolusi).
Fosil-fosil jarang di temukan secara utuh, karena:
a.
2. Embriologi Perbandingan, embrio dari hewan-hewan multiseluler mulai dari bentuk
zigot diawali dari bentuk-bentuk yang sama, zigot-morula-blastula-gastrula. Pertumbuhan
selanjutnya berbeda satu dengan lainnya, sehingga bentuk dewasanya sangat berbeda.
Persamaan ini sering digunakan sebagai bukti hubungan evolusi antar vertebrata. Embrio
manusia yang berumur satu bulan mempunyai serangkaian pasangan lekuk bronkhial di
daerah leher. Lekuk tersebut cocok di bagian dalamnya dengan serangkaian pasangan
Page 4 of 20

kantung insang. Hubungan antara perkembangan embrio dengan evolusi dinyatakan oleh
Ernest Haeckel (Jerman, 1834-1919), Ontogeni adalah filogeni yang dipersingkat, ia
menyebutnya sebagi Teori Rekapitulasi/Biogenetik. Ontogeni adalah sejarah
perkembangan individu mulai dari zigot sampai dewasa. Sedang Filogeni adalah sejarah
perkembangan makhluk hidup dari tingkatan filum yang paling sederhana sampai
tingkatan yang paling kompleks melalui proses evolusi.
3. Homologi Organ-organ Tubuh. Seandainya Jika organisma-organisma itu diciptakan
secara terpisah, tentu akan berbeda/tidak ada persamaan. Tetapi fakta menunjukkan ada
persamaan pada hal-hal tertentu. Misalnya: organ tubuh beberapa jenis vertebrata,
mempunyai struktur asal sama, karena mengalami perkembangan sehingga struktur dan
fungsinya menjadi berbeda yang disebut Homolog. Contoh: tangan manusia, sayap
kelelawar, kaki depan kucing, kaki depan kuda, sayap burung. Organ-organ yang
mempunyai kesamaan fungsi tetapi struktur dan asalnya berbeda disebut Analog.
Contoh: sayap vertebrata dengan sayap insecta.
4. Petunjuk dari alat tubuh yang tersisa (Organ Vestigial). Fakta menunjukkan bahwa
meskipun alat tersebut tidak lagi mempunyai fungsi nyata, tetapi tetap dijumpai secara
nyata dan jumlahnya cukup banyak. Jika alat-alat itu diciptakan merupakan organ yang
tidak efesien. Beberapa alat yang tersisa pada manusia, antara lain:
a. Appendiks.
b. Tulang ekor.
c. Gigi taring yang runcing.
d. Rambut di dada.
e. Mammae pada laki-laki.
f. Selaput mata pada sudut mata sebelah dalam.
g. Alat-alat penggerak telinga.
5. Petunjuki Biokimia.Sebagian besar vertebrata mempunyai hormon-hormon yang
sama/mirip. Misalnya: Prolaktin pada ikan, burung, dan mamalia, meskipun fungsinya
pada masing-masing organisma berbeda. Hormon diwariskan dari moyang yangsam,
tetapi dengan fungsi yang berubah sesuai dengan cara kehidupan setiap hewan.
Tampaknya ada kesamaan pararel antara kesamaan biokimia dengan homolog anggota
tubuh depan vertebrata. Contoh lain: persamaan biokimia adalah susunan asam amino
pada rantai beta hemoglobin pada mamalia. Mutasi asam amino pada hemoglobin
mamalia menunjukkan persamaan yang dekat, terutama pada spesies-spesies yang diduga
berkerabat dekat (makin dekat kekerabatannya makin banyak persamaannya). Presipitin
adalah antibodi yang dapat menggumpalkan antigen, jik kelinci disuntik serum dari
manusia, maka kelinci akan membuat antibodi. Bila serum darah kelinci yang
mengandung antibodi antihuman ini dicampur dengan serum manusia dlam tabung
breaksi, terbentuklah kompleks antigen-antibodi yang tidak larut dan terdapat sebagai
endapan. Antibodi-antihuman ini akan bereaksi dengan serum darah mamalia lainnya.
Makin sedikit endapan, maka kekerabatannya dengan manusia semakin jauh, mengapa?
Keseragaman yang mencolok dari susunan biokimia yang mendasari keanekaragaman
yang luar biasa makhluk hidup sulit untuk dijelaskan kecuali dengan teori Evolusi.
MEKANISMA EVOLUSI
Evolusi terjadi karena adanya variasi genetik dan seleksi alam. Darwin menyatakan bahwa
keturunan dari perkawinan bervariasi. Keturunan yang sesuai dengan lingkungan akan
mempunyai viabilitas dan fertilitas yag tinggi. Variasi dalam satu keturunan terjadi karena:
1. Adanya mutasi gen.
2. Adanya rekombinasi gen-gen dalam satu keturunan.
Mutasi gen dapat terjadi secara alami atau buatan. Mutasi secara alami bersifat:
1. Sangat jarang terjadi.
2. Umumnya tidak menguntungkan.
Mutasi yang menguntungkan sedikit sekali dan sangat jarang terjadi, sehingga peluang
memperoleh hasil mutasi yang baik dan menguntungkan sangat kecil, tetapi mutasi tetap
merupakan dasar mekanisma evolusi, hal ini disebabkan:
1. Setiap gamet mengandung beribu-ribu gen.
2. Setiap individu mampu menghasilkan beribu-ribu gamet dalam satu generasi.
Page 5 of 20

3. Jumlah generasi yang dihasilkan oleh suatu spesies selama spesies itu ada banyak
sekali.
Lalu berpa banyak gen yang bermutasi dan menguntungkan sehingga bisa menjadi daasar
mekanisma evolusi? Untuk menghitungnya kita perlu memahami pengerian angka laju
mutasi.
Angka laju mutasi adalah angka yang menunjukkan frekuensi gen-gen yang bermutasi
diantara seluruh gamet yang dihasilkan oleh suatu individu dari suatu populasi.
Jika angka laju mutasi = 1 : 100.000, berarti dalam setiap 100.000 gamet terdapat satu gen
yang bermutasi. Marilah kita ambil contoh soal berikut ini, jika:
a. Angka laju mutasi
= 1 : 100.000.
b. Julah gen dalam satu individu yang bermutasi
= 1.000.
c. Perbandingan antara mutasi yang merugikan-menguntungkan= 1 : 1000.
d. Jumlah populasi spesies
= 200.000.000.
e. Jumlah generasi selama spesies itu ada
= 5.000.
Maka mutasi yang menguntungkan selama spesies itu ada adalah:
1. Pada satu individu =

1
100.000 1.000

2. Pada generasi

1
100.000

1
1.000

1
100.000

200.000.000 = 2.000

3. Selama spesies itu ada = 2.000 5.000

= 10.000.000

Jadi jumlah mutasi yang menguntungkan pada suatu populasi selama spesies itu ada
cukup besar kemungkinan terbentuknya spesies baru yang adaptif.
Sifat-sifat mutasi yang menguntungkan antara lain:
1. Menghasilkan spesies baru yang adaptif.
2. Spesies baru yang terbentuk memiliki viabilitas dan fertilitas yang tinggi.
Sifat-sifat mutasi yang merugikan antara lain:
1. Terbentuknya gen letal yang menyebabkan kematian.
2. Spesies baru yang terbentuk memilki viabilitas dan fertilitas yang rendah.
3. Spesies baru yang terbentuk kurang adaptif/tidak adaptif terhadap lingkungan.
Evolusi organik(perubahan senyawa-senyawa organik, termasuk perubahan materigenetik)
sebagai penyebab perubahan frekuensi gen dalam populasi merupakan dasar evolusi menurut
Neo-Darwiniswme. Studi evolusi modern tidak memusatkan perhatiannya pada genotip
individu, melainkan pada jumlah total gen yang ada pada suatu populasi.
FREKUENSI GEN DI DALAM POPULASI
Frekuensi gen adalah perbandingan gen/genotip yang satu dengan gen/genotip yang lain
dalam satu populasi. Bagaimanakah frekuensi gen itu selama beberapa generasi pada suatu
populasi? Menurut Mendel, setiap dikendalikan oleh 1 pasang gen. Satu bersifat dominan dan
satunya bersifat resesif. Pada mulanya perbandingan gen dominan dan resesif adalah 1 : 1.
Misalkan dalam suatu populasi tanaman berbiji bulat (BB) dan tanaman berbiji kisut (bb)
yang memiliki daya viabilitas dan fertilitas yang sama dikawinkan, maka akan didapatkan
hasil sebagai berikut:
P1

BB

bb
b
Page 6 of 20

F1

B = 50 %, b = 50 %

Bb

P2

Bb

Bb

F2

BB, 2 Bb, bb
BB =

1
4

1
B= 4

B=

1
2

B = 50 %

bb =

1
4

1
b= 4

b =

1
2

b = 50 %

Jadi frekuensi gen dari P1 sampai F2 selalu konstan B = 50 %, b = 50 %.


HUKUM HARDY WEINBERG
Landasan studi genetika populasi yang berkaitan dengan frekuensi gen dalam suatu populasi
yang besar adalah hukum Hardy Weinberg. Hukum tersebut dikemukakan pada tahun 1908
oleh Godfrey Harold Hardy (ahli matematika Inggris) dan Wilhelm Weinberg (seorang dokter
Jerman) secara terpisah. Hukum tersebut menyatakan bahwa dalam keadaan yang ideal maka
frekuensi gen/genotip dari generasi ke generasi selalu konstan. Yang dimaksud dengan
keadaan ideal adalah suatu keadaan dimana:
1. Jumlah individu-individu dalam populasi besar.
2. Individu-individu dalam populasi tersebut memiliki viabilitas dan fertilitas yang sama.
3. Perkawinan antara individu berlangsung secara acak.
4. Tidak terjadi mutasi, jika terjadi mutasi maka mutasi gen dominan dan resesif
seimbang.
5. Tidak ada seleksi alam.
6. Tidak ada migrasi.
Dari pernyataan tersebut, apabila gen dominan (A) disimbolkan dengan p dan alelanya yang
resesif disimbolkan a dengan q, maka dari hasil perkawinan antara Aa dengan Aa akan
diperoleh individu-individu sebagai berikut:
1. Individu homozigot dominan
AA
= p2.
2. Individu heterozigot
2 Aa = 2 pq.
3. Individu homozigot resesif
aa
= q2
Karena individu-individu tersebut dalam satu populasi maka secara matematis diperoleh
persamaan:
p2 + 2 pq + q2 = 1
P2 + 2 pq + q2 = 100 %
(p + q)(p + q) = 1
(p + q)2
p + q

= 12
= 1

PERUBAHAN FREKUENSI GEN DALAM POPULASI


Hukum Hardy Weinberg hanya berlaku jika tidak terjadi perubahan frekuensi gen dalam
populasi. Sebenarnya perubahan itu jarang terjadi, tapi harus terjadi karena organisma terus
menerus mengalami evolusi demi mempertahankan keberadaan spesiesnya di alam. Faktorfaktor yang menyebebkan terjadinya perubahan frekuensi gen adalah:
1. Mutasi.
Page 7 of 20

2.
3.
4.
5.

Seleksi alam.
Migrasi.
Genetik drift.
Rekombinasi dan seleksi.

1. Mutasi adalah salah satu unsur utama dalam evolusi, karena mutasi muncul variabilitas
genetik. Kebanyakan mutasi tidak menguntungkan. Mutasi yang merugikan cenderung
dihilangkan dari suatu populasi atau ditekan pada frekuensi rendah oleh seleksi alam.
Sekali-sekali jika terjadi mutasi yang menguntungkan, daya-daya seleksi bertindak untuk
meningkatkan frekuensinya dalam populasi dengan mengorbankan alela-alela yang
kurang baik. Jadi mutasi dapat dipandang sebagai bahan baku evolusi, dan seleksi alam
sebagai daya penggerak dan mempengaruhi arah evolusi. Kebanyakan gen mempunyai
laju mutasi 10-5 sampai 10-6 atau satu mutasi dalam 100.000 sampai satu mutasi dalam
1.000.000. Jika mutasi terus ke arah A a, maka frekuensi alela a terus meningkat pada
populasi tersebut, sebaliknya alela A terus menurun. Kadang bisa juga arah mutasi dari a
A, ini dapat menurunkan alela a dalam populasi dan meningkatkan alela A.
2. Seleksi alam, jika gen A membuat organismanya lebih efesien bereproduksi daripada
alelanya a, maka secara berangsur-sngsur dari generasi ke generasi alela A semakin
banyak, dan dengan sendirinya sebagai imbangannya alela a menurun. Seleksi alam
seiring dengan terjadinya mutasi.
3. Migrasi, dapat menyebabkan terjadinya perubahan frekuensi gen. Misalnya disuatu pulau
tertentu pada suatu populasi manusia terdapat frekuensi gen albino (a) sebesar 1 %.
Kemudian sebagian besar orang kulit putih dan keluarganya bermigrasi meninggalkan
pulau itu. Maka jelas frekuensi gen akan berubah, lebih-lebih untuk masa yang akan
datang. Migrasi baik emigrasi maupun imigrasi dapat menyebabkan perubahan frekuensi
gen.
4. Genetik Drift, fluktuasi(naik turun) frekuensi gen yang acak (random) disebut genetic
drift. Pengaruhnya dapat diabaikan pada populasi yang besar, tetapi berpengaruh pada
populasi yang kecil. Dari generasi ke generasi pada populasi yang kecil, homozigot AA
atau aa makin banyak. Sedang heterozigot Aa makin sedikit, hal ini karena pada populasi
yang sedikit, perkawinan sekerabat dekat banyak terjadi. Sedang perkawinan demikian
dari generasi ke generasi makin meningkatkan jumlah genotip yang homozigot dan
menurunkan yang heterozigot.
5. Rekombinasi dan seleksi, salah satu syarat berlakunya hukum Hardy Weinberg adalah
perkawinan acak antar anggota populasi. Jika hal ini tidak terpenuhi maka pasti terjadi
perubahan frekuensi gen dalam populasi tersebut. Rekombinasi gen adalah kombinasi
baru gen-gen dari suatu individu yang terjadi melalui perkawinan mempunyai arti penting
dalam evolusi. Seleksi adalah usaha manusia untuk memilih jenis hewan/tumbuhan sesuai
dengan keinginannya.Umumnya yang diseleksi/dipilih adalah jenis yang bersifat unggul,
yang kemudian disilangkan untuk memperoleh varietas/rekombinanyang baru yang
benar-benar unggul.
Perkawinan dari anggota populasi yang diatur oleh manusia semacam itu, tentu
saja akan menyebabkan terjadinya perubahan frekuensi gen, karena hanya varietas yang
disukai saja yang mempunyai kesempatan untuk reproduksi.
Kegiatan 1.
Diskusikan dengan teman-temanmu, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!

Page 8 of 20

1. Di Inggris terdapat sejenis kupu- kupu yang Biston betularia. Kupu-kupu ini bervariasi.
Ada yang berwama gelap dan ada yang berwama terang. Kupu-kupu tersebut suka
beristirahat hinggap di pohon pohon yang kebanyakan berwama terang dan banyak
ditumbuhi oleh lumut kerak. Burung yang mencari makan pada siang hari gemar makan
kupu-kupu ini.
a. Macam kupu-kupu manakah yang banyak dimangsa burung? Apa sebabnya?
_____________________________________________________________________
b. Andaikata kupu-kupu tersebut dihitung, menurut pendapatmu kupu-kupu yang
manakah yang jumlahnya lebih banyak? Mengapa?
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
c. Apakah semua kupu-kupu yang berwarna gelap akan lenyap? Jelaskan jawabmu!
_____________________________________________________________________
2. Pada tahun-tahun berikutnya di Inggris berkembang revolusi industri. Pabrik -pabri kyang
didirikan semakin banyak. Hal ini menyebabkan udara makin banyak mengandung asap
dan kotoran pabrik. Akibatnya pohon-pohon yang semula berwama cerah menjadi gelap,
karena tertutup oleh kotoran yang berasal dari cerobong-cerobong pabrik.
a. Bagaimana dampak perubahan lingkungan tersebut terhadap populasi kupu-kupu Biston
betularia Jelaskan?
b. Untuk beradaptasi dengan lingkungan yang penuh jelaga, apakah seekor kupu-kupu
yang berwarna terang dapat berubah menjadi gelap? Jelaskan!
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
3. Mengapa adanya variasi dalam suatu populasi bermanfaat? Apakah tidak lebih baik bila
semua individu berciri sama denga individu yang adaptif?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Seleksi alam adalah intisari dari seluruh teori evolusinya Darwin. Apakah kesimpulanmu
tentang seleksi alam?
Page 9 of 20

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Kegiatan 2. Perkembangan Teori Evolusi.
Pertanyaan:
1. Sebut dan jelaskan pokok-pokok pikiran yang mendasari teori evolusinya Darwin!
a. _____________________________________________________________________
b. _____________________________________________________________________
c. _____________________________________________________________________
2. Apa sebabnya ekspedisi ke kepulauan Galapagos sangat mempengaruhi pemunculan teori
evolusinya Darwin?
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
3. Jelaskan mengapa pendapatnya Lyell berpengaruh pada teorin seleksi alamnya Darwin?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Selain kedua hal tesebut di atas (no 2 dn 3), faktor apalagi yang berpengaruh pada
perkembangan teori evolusi Darwin? Sebut dan jelaskan!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Kegiatan 3. Perbedaan Teori Evolusi Lamarck dan Darwin.
Perhatikan gambar di bawah ini, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!

A- 1

B -1

A- 2

B-2

A- 3

B-3

`
1.

Apakah ada perbedaan panjang leher jerapah pada gambar A - 1?


________________________________________________________________________
Page 10 of 20

2.
3.
4.
5.
6.
7.

Apakah ada perbedaan panjang leher jerapah pada gambar B - 1?


________________________________________________________________________
Bagaimanakah leher nenek moyang jerapah pada gambar A 3 ?
________________________________________________________________________
Bagaimanakah leher nenek moyang jerapah pada gambar B 3 ?
________________________________________________________________________
Pada gambar A leher jerapah menjadi panjang karena apa?
________________________________________________________________________
Pada gambar B leher jerapah menjadi panjang karena apa?
________________________________________________________________________
Berdasarkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas, jelaskan teori Evolusi menurut:
a. Lamark
: ________________________________________________________
________________________________________________________________________
b. Darwin
: ________________________________________________________
________________________________________________________________________
8.

Apakah kesimpulanmu tentang perbedaan teori evolusi menurut Darwin dan Lamarck?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

9.

Tokoh lain yang menentang pendapat Lamark adalah Weismann, seorang ahli Biologi
Jerman. Eksperimen apa yang dilakukan dan apa kiesimpulannya?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

________________________________________________________________________
10. Penggunaan pestisida untuk memberantas hama tanaman kadang-kadang dapat
menyebabkan hama tanaman menjadi resisten terhadap pestisida tersebut. Menurut
pendapatmu apa yang menyebabkan hal tersebut?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Kegiatan 4. Spesiasi.
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1. Apa yang disebut dengan populasi allopatrik?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
- Apa yang menyebabkan terbentuknya populasi tersebut?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
-

Sebutkan contoh-contoh populasi allopatrik!

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2. a. Apa yang disebut dengan populasi simpatrik , sebutkan contohnya!
Page 11 of 20

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
b.Apa sebabnya populasi-populasi simpatrik tidak dapat melakukan interhibridisasi antar
jenis dlam wilayah tersebut?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Adanya isolasi reproduksi mendorong terbentuknya spesies-spesies baru. Kapan spesies
baru dikatakan sudah terbentuk? Berilah contohnya!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Tanaman Platanus occidentalis dan Platanus orientalis dapat diserbukkan secara buatan
karena penyerbukan secara alami tidak dapat terjadi, karena maasing-masing hidup
dilingkungannya sendiri-sendiri, peristiwaanya disebut ___________________________
5. Bufo fowleri dan Bufo americanus, keduanya dapat kawin dan menghasilkan keturunan
fertil, tetapi Bufo fowleri lebih senang kawin dengan sesamanya di air tenang, dari pada
dengan Bufo americanus. Hal ini disebut ______________________________________
6. Persilangan antara Pinus radiata dengan Pinus muricata tidak pernah terjadi secara alami
karena perbedaan mas berbunga, merupakan contoh dari __________________________
7. Isolasi perilaku dapat ditunjukkan dengan perilaku saat kawin, misalnya pada:
a. Burung dan jangkrik memberikan tanda saat kawin menggunakan suara, perilaku ini
dikatakan bersifat ______________________________________________________
b. Kepiting pada saat kawin mempertunjukkan capitnya tinggi-tinggi, perilaku ini
dikatakan bersifat ______________________________________________________
8. Peristiwa yang menyebabkan terhambatnya pembuahan pada Drosophila virilis dan
Drosophila americana karena adanya cairan penghambat dalam saluran reproduksi,
disebut _________________________________________________________________
9. Suatu pembuahan dapat terjadi tetapi embrionya segera mati disebut ________________
________________________________________________________________________
10. Sebutkan isolasi reproduksi yang merupakan mekanisma untuk mencegah terjadinya
perkawinan dan berilah contohnya!
________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
11. Sebutkan isolasi reproduksi yang merupakan mekanisma untuk mencegah terjadinya
hibrida dan berilah contohnya!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
12. Apa sebabnya peristiwa poliploid dapat menyebabkan terbentuknya spesies baru?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Page 12 of 20

13. Apa perbedaan antara autopoliploid dengan allopoliploid?


- Autopoliploid _________________________________________________________
_____________________________________________________________________
- Allopoliploid _________________________________________________________
_____________________________________________________________________
Kegiatan 5.

1.

Fosil sebagai petunjuk Evolusi.

Lengkapilah tabel perubahan yang terjadi pada kuda mulai dari Eohippus hingga Eqqus!

No
1

Jenis kuda

Ukuran tubuh

Kaki depan dan

kaki belakang
Gigi geraham

Kepala

Leher

Zaman

Zaman

Zaman

Zaman

Zaman

Eocene

Oligocene

Miocene

Pliocene

Plistocene

2. - Apa sebabnya fosil kuda dianggap sebagai contoh yang baik untuk menunjukkan adanya
evolusi?
- Siapakah yang menemukan fosil kuda tersebut?
3. Jelaskan pendapat dari dan para ilmuwan tentang fosil yang ditemukan diberbagai lapisan
kulit bumi.
a. Leonardo da Vinci _____________________________________________________
____________________________________________________________________
b. George Cuvier ________________________________________________________
____________________________________________________________________
c. Charles Darwin _______________________________________________________
____________________________________________________________________

Page 13 of 20

4. Fosil yang ditemukan umumnya dalam kondisi tidak lengkap. Sebutkan faktor-faktor
yang menyebabkan kondisi tersebut!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Kegiatan 6.

Homologi Organ Tubuh Vertebrata

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. Apakah persamaan yang dapat kau amati pada anggota depan hewan yang terdapat pada
gambar tersebut?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2. Perbedaan apa saja yang dapat kamu amati dari anggota depan berbagai hewan vertebrata
tersebut?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Menurut pendapatmu apakah semua anggota depan hewan vertebrata yang tercantum
pada ganbar tersebut berasal dari bentuk asal yang sama? Apa alasanmu?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Gambar tersebut menunjukkan suatu contoh homologi. Apa yang dimaksud dengan
homologi?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
5. Sebutkan contoh homologi lain!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan analogi?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
7. Sebutkan contoh-contoh analogi!
Page 14 of 20

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Kegiatan 7.

Embriologi perbandingan.

1. Sebutkan fase-fase perkembangan zigot setelah terjadi pembelahan!


________________________________________________________________________
2. Pada gambar III perekmbangan embrio vertebrata, tingkat pemebentukan bagian tubuh
apa saja yang mempunyai persamaan pada kelima kelas vertebrata tersebut?
________________________________________________________________________
3. Pada gambar IV tingkat pembentukan tubuh yang mana yang ada persamaannya?
________________________________________________________________________
4. Perbedaan apakah yang terjadi pada gambar V, walaupun awal pembentukan ada
persamaannya?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
5. Berdasarkan perbandingan-perbandingan diatas, adakah hubungan antara fase-fase
perkembangan embrio dengan kekerabatan hewan-hewan tersebut? Jelaskan!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
6. Penelitian embriology menghasilkan kesimpulan bahwa ontogeni suatu organisma
merupakan ulangan dari filogeninya. Apa arti pernyataan tersebut? Jelaskan!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
7. Perhatikan tabel berikut ini!
Jumlah perbedaan asam amino antara

Reaksi antara antibody anti human

rantai hemoglobine manusia dengan

(berasal dari kelinci) dan serum dari

yang terdapat pada macam-macam spesies


Rantai manusia
0
Gorilla
1
Gibon
2
Monyet rhesus
8
Kuda, sapi
25

berbagai mamalia
Manusia
Sipanse
Gorilla
Gibon
Babon

100%
97%
92%
79%
75%
Page 15 of 20

Ayam
Kodok

45
67

Lemur
Babi

35%
8%

Adakah petunjuk evolusi yang anda dapatkan dari tabel tersebut? Jelaskan!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Kegiatan 8.

Mutasi penyebab Evolusi

Jawablah pertanyaan di bawah ini!


1. Evolusi terjadi karena adanya mutasi dari seleksi alam. Sebutkan peran masing-masing
dalam proses evolusi!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2. Berdasarkan faktor penyebabnya, mutasi dibedakan menjadi mutasi alami dan mutasi
buatan. Bagaimana sifat dari mutasi alami?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Sebutkan ciri-ciri mutasi yang menguntungkan!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Sebutkan ciri-ciri mutasi yang merugikan!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
5. Mutasi alam yang menguntungkan sedikit sekali, tetapi mutasi merupakan dasar utama
dari mekanisma evolusi. Apa sebabnya?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
6. Jika diketahui laju mutasi per gen = 1 : 100.000. Jumlah gen yang bermutasi = 250.
Jumlah populasi = 400. Dan jumlah generasi selama spesies itu ada = 2.000. Sedangkan
perbandingan mutasi yang menguntungkan dan mutasi yang merugikan = 1 : 1.000.
Berapakah kemungkinan terjadinya mutasi yang menguntungkan selama spesies itu ada
(selam periode evolusi spesies tersebut)?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Page 16 of 20

Kegiatan 9.

Frekuensi gen dalam populasi

Jawablah pertanyaan di bawah ini!


Perhatikan persilangan antara tanaman Kapri biji bulat heterozigot dengan sesamanya berikut
ini!
P

biji bulat X biji bulat


Bb

F1
1.

BB,

Bb
, 2 Bb , bb

Hitunglah frekuensi gen pada F1 tersebut!


________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

2. Jika ketiga genotip pada F1 memiliki viabilitas dan fertilitas yang sama dan pada populasi
tersebut terjadi 80 kali perkawinan dan setiap perkawinan menghasilkan 25 individu:
a. Buatlah diagram perkawinan yang terjadi pada populasi tersebut!
b. Berapa macam tipe perkawinan yang terjadi dan bagaimana prosentase dari masingmasing tipe perkawinan tersebut/
c. Ada berapa macam genotip yang terbentuk?
d. Berapa jumlah individu dari masing-masing genotip?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Dalam suatu populasi terdapat genotip-genotip AA : Aa : aa = 10 : 5 : 5. Jika dalam
populasi tersebut terjadi 100 kali perkawinan, dan setiap perkawinan menghasilkan 11
individu, berapakah individu yang mungkin terbentuk dari perkawinan Aa dengan aa?
Kegiatan 10.

Penerapan hukum Hardy dan Weinberg

Jawablah pertanyaan di bawah ini!


1. Dalam suatu masyarakat dengan jumlah penduduk 1.000 orang, ditemukan 160 orang
kidal (yang dikendalikan oleh gen resesif k).
a. Tentukan frekuensi gen K dan k !
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
b. Berapa perbandingan KK : Kk : kk?
________________________________________________________________________
c. Berapa % orang pembawa faktor kidal?
________________________________________________________________________
Page 17 of 20

2. Dalam suatu populasi terdapat kelompok perasa pahitnya kertas PTC


(phenilthiocarbomide) sebesar 91 %. Sedangkan sisanya bukan perasa PTC yang
dikendalikan oleh gen resesif (t).
a.Tentukan frekuensi gen dan genotip populasi orang PTC dan non PTC!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
b.Berapa % perasa PTC yang bergenotip heterozigot?
________________________________________________________________________
3. Diketahui frekuensi orang albino di Sawojajar adalah 16 orang diantara 10.000 orang.
Berapa % orang yang bersifat carier?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Prosentase orang laki-laki buta warna di Indonesia adalah 2 %. Carilah % wanita carier
dan buta warna!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
5. Golongan darah sistem ABO ditentukan oleh 3macam alela yaitu IA, IB, dan IO. IO
merupakan alela resesif. Jika IA dinyatakan dengan huruf p, IB dinyatakan dengan huruf q,
maka IO dinyatakan dengan huruf r, bagaimana rumus (p + q + r)2 dapat di jabarkan?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
6. a. Tuliskan rumus untuk golongan darah A, B, AB, dan O?
b.Jika p + q + r = 1, maka p = _______________________________________________
q = _______________________________________________
c.Jika rumus di atas dibedakan menjadi 2 macam yaitu A dan O atau B dan O, maka:
A + O = (p +r)2

dan

________________ = p + r

B + O = (q + r)2
______________ = q + r

7. Dengan berbagai macam rumus di atas, selesaikan masalah di bawah ini:


Pada pemeriksaan golongan darah siswa Smanti oleh BRC, diketahui siswa yang
bergolongan darah O sebanyak 16 %, dan yang bergologan darah A sebanyak 48 %.
Tentukan berapa % siswa yang mempunyai golongan darah B, dan AB !
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Page 18 of 20

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Kegiatan 11.

Perubahan frekuensi gen

Jawablah pertanyaan di bawah ini!


1. Sebutkan faktor-faktor yang dapat menyebabkan perubahan frekuensi gen dalam
populasi!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2. Jelaskan mengapa faktor-faktor tersebut (pada nomor 1) dapat menyebabkan terjadinya
perubahan frekuensi gen dalam suatu populasi!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Pada suatu populasi tikus,semuanya berbulu kuning. Bulu kuning disebabkan oleh gen K
yang merupakan gen mutan letal. Sedang alelanya k menyebabkan bulu tidak kuning.
a. Bagaimanakah frekuensi gen K dan k pada generasi F1 dan F2 nya?
b. Dari perhitungan tersebut bagaimanakah kesimpulanmu?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Pada suatu populasi tanaman kacang semuanya berdaun hijau kekuningan dan bergenotip
Bb. Gen b merupakan gen mutan yang menyebabkan tidak terbentuknya klorofil. Pada
generasi berikutnya terjadi 70 kali perkawinan dan tiap perkawinan menghasilkan 25
Page 19 of 20

individu. Berapakah individu baru hasil perkawinan antara tanaman yang bergenotip BB
dengan Bb?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

---ooo alam penuh rahasia ooo---

Page 20 of 20