Anda di halaman 1dari 3

Gadis dari Dasar Laut

Pemuda itu melangkah diatas pasir putih.Dia datang ke pantai unuk memenangkan diri setelah sehari sibuk di ladang.Malam tampak begitu cerah.Bulan bersinar putih.Angin laut berhembus segar.Pemuda itu berhenti.Diperhatikannya hamparan pasir yang ditimpa cahaya rembulan.Di bibir pantai kemudian matanya melihat sekumpulan mahluk menari nari.Tak pernah dia menyaksikan hal itu hari-hari sebelumnya.Mereka menari-nari penuh kegembiraan. Tiba-tiba kulit- kulit mereka terlepas.Si Pemuda mendekati.Di depannya kini tampak gadis-gadis menari-nari.Mendadak mereka berhenti.Mereka mengetahui kemunculan si Pemuda.Bayangan Pemuda itu menimpa mereka. Dengan cepat mereka mengenakan jubah sinda laut, lalu masuk ke dalam laut.Namun seorang gadis tertinggal.Dia tampak bingung.Matanya mencari-cari suatu.Si Pemuda melihat onggokan benda di bawah bayangan hitam dirinya.Itu jubah singa laut.Pemuda itu mengambilnya.Dia menyembunyikannya di balik batu karang.Diperhatikannya si Gadis.Gadis itu berlari memburu teman- temannya.Dia berteriak-teriak.Namun, tak seorang pun mendengar.Dia menangis.Cahaya bulan kemudian menerpa dirinya.Si Pemuda terbeliak.Betapa cantiknya gadis itu.Si gadis terus menangis.Si Pemuda merasa iba.Dia mendekainya.”Mengapa engkau menangis, wahaiGadis cantik?”tanya pemuda itu.Sigadis menoleh.Dia terkejut sekali.Penuh ketakutan dipandanginya si Pemuda.Si Pemuda berpikir gadis itu pasti akan segera menyelam ke dalam laut.Namun, ternyata dia menghampirinya.Dengan tangan direntangkan tangannya gadis itu berkata, “Tuan, kembaikanlah jubahku.Aku akan memberimu aneka permata sebagai balasannya.”aku tak mau permata. Aku menginginkan dirimu,”sahut si Pemuda.Gadis itu membenamkan elapak tangannya ke wajah. Dia menangis sedih sekali.Si Pemuda memerhatikan.”Jadilah istriku,”katanya. “Sekarang mari ikut ketempat ku.Rumahku hangat dan sangat mennyenangkan.”Si Gadis memandanginya denga air mata

berlinang.Lalu diceritakannya dasar laut malam yang gulita.Tak ada salju yang dingin.Ombak sehangat air sungai di musim panas.Si Pemuda tak memedulikan. Dia mennyelimutkan mantelnya pada gadis itu.Lalu, dibopongnya ke rumahnya.Mereka menikah.Waktu bejalan. Empat belas tahu sudah, Si Pemuda dan Gadis itu menjadi suami istri.Mereka dikaruniai tiga orang anak. Gadis itu menjadi istri nan sangat baik dan rajin.Si Pemuda amat menyayanginya.Dan si Pemuda tahu kalau gadis itu tak pernah melupakannya asalnya.Sering dia menemukannya menangis terisak sambil menaap laut.Pada suatu senja, gadis itu tengah mengerjakan pekerjaan rumah, sedangkan anak- anaknya asyik bermain petak umpet di luar.Tiba-tiba didengarnya seruan mereka.Dia cepat-cepat keluar.Anak-anaknya menghampiri.”Ibu lihatlah apa yang kai temukan!”ucap mereka “sepertinya ini kulit seekor kucing besar. Sungguh lembut bulunya!”Gadisitu memerhatikan.Ternyata itu jubah singa lautnya yang telah bertahun- tahun isembunyikan. Dia mengambilnya.Dia terdiam beberapa saat.Matahari, sebentar lagi akan tenggelam.Sinarnya yang jingga menghiasi jagat raya.Anak-anak gadis itu kembali bermain.Mereka riang gembira.Si Gadis berbalik untuk masuk ke dalam rumah.Tiba-tiba dia berhenti.Suasana yang dirindukannya menggoda.Bisikan dari dasar laut, nyanyian karang-karang seakan memanggilnya.Dikenalkannya jubah singa lautnya, lalu melangkah ke pantai.Anak-anaknya melihat.Mereka berteriak memanggilnya.Tetapi tak dipedulikannya.Dia hampir tak terlihat dari pandangan saat ayah mereka datang.Segera anak-anak itu bercerita pada si Pemuda.”Ke arah mana ibu kalian pergi?”tanya pemuda itu!

Si pemuda segera mengejar. Anak-anaknya mengikuti. Ketika sipemuda sampai kepantai,di lihat gadis itu hendak menyelam. Dia memanggilnya. Si gadis tak meneruskan niatnya. Dia menoleh. Di tatapnya suaminya,di pandangnya anak-anaknya. Semua memanggilnya agar kembali. Dia lalu melihat kelaut lepas, air matanya bercucuran. Dia berbalik lalu berjalan ke pamtai. Dilepasnya jubah singa lautnya dan di buangnya. Suami dan anak-anaknya gembira menyambutnya. Si gadis memeluk anak-anaknya ,dia berjanji akan melupakan tempat asalnya. Dia tidak mau meninggalkan keluarganya,yang dikasihinya dan menyayanginya.

TAMAT NAMA KHAIRUL ILHAM KELAS 5B BAHASA INDONESIA

TAMAT

NAMA KHAIRUL ILHAM

KELAS 5B

BAHASA INDONESIA