Anda di halaman 1dari 27
USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM PENGEMBANGAN KOMUNITAS BERHENTI MEROKOK ( SMOKE FREE COMMUNITY

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

PENGEMBANGAN KOMUNITAS BERHENTI MEROKOK (SMOKE FREE COMMUNITY DEVELOPMENT) DENGAN MEDIA ANTI NICOTINE CITRUS GUM (PERMEN ANTRUM) DI DESA METESEH KOTA SEMARANG

BIDANG KEGIATAN:

PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Diusulkan oleh :

WIDYA RATNA WULAN RACHMAN RAMADHANA DEWI MULYANINGSIH NABILAH FAIRUSIYYAH

( 25010110120014/Angkatan 2010 ) ( 25010110120038/Angkatan 2010 ) ( 25010111120015/Angkatan 2011 ) ( 25010112110401/Angkatan 2012 )

UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

2013

DAFTAR ISI

Halaman Judul

i

Halaman Pengesahan

ii

Daftar Isi

iii

Daftar Gambar

iv

Daftar Tabel

v

Ringkasan

vi

BAB 1. PENDAHULUAN

1

1.1 Latar Belakang

1

1.2 Rumusan Masalah

2

1.3 Tujuan Program

3

1.4 Luaran yang Diharapkan

3

1.5 Manfaat Program

4

BAB 2. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN

4

2.1 Kondisi Masyarakat Sasaran

4

2.2 Uraian PermasalahanMasyarakat Sasaran

4

BAB 3. METODE PELAKSANAAN PROGRAM

5

3.1 Tempat Pelaksanaan Kegiatan

5

3.2 Prosedur Pelaksanaan Kegiatan

5

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

8

4.1 Anggaran Biaya

8

4.2 Jadwal Kegiatan

9

Daftar Pustaka

Lampiran

Lampiran 1

Biodata Ketua dan Anggota

Lampiran 2

Justifikasi Anggaran Kegiatan

Lampiran 3

Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

Lampiran 4

Surat Pernyataan Ketua Kegiatan

Lampiran 5

Nota Kesepahaman MOU atau Surat Pernyataan Kesediaan dari

Lampiran 6

Mitra Gambaran Teknologi yang akan Diterapkankembangkan

Lampiran 7

Denah Detail Lokasi Mitra Kerja

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Kemasan Permen ANTRUM

6

Gambar 2. Bentuk Permen ANTRUM

7

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Anggaran Biaya Program

8

Tabel 2. Jadwal Kegiatan Program

9

RINGKASAN

PENGEMBANGAN KOMUNITAS BERHENTI MEROKOK (SMOKE FREE COMMUNITY DEVELOPMENT) DENGAN MEDIA ANTI NICOTINE CITRUS GUM (PERMEN ANTRUM) DI DESA METESEH KOTA SEMARANG

Widya Ratna Wulan, Rachman Ramadhana, Dewi Mulyaningsih, Nabilah Fairusiyyah

Rokok mengandung zat berbahaya yang terdapat juga di NAPZA, yaitu Nikotin yang mengandung efek candu yang sangat hebat. Saat ketagihan nikotin mengkonsumsi jeruk bisa menjauhkan pikiran dari dorongan keinginan untuk merokok. Sebagian dari mantan perokok bahkan mengatakan bahwa dengan meminum suatu campuran dari jus jeruk bisa segera menghilangkan nikotin dari dalam tubuh perokok, sehingga menghilangkan keinginan untuk merokok kembali. Klinik Advokasi Berhenti Merokok Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro telah melakukan sosialisasi tentang bahaya rokok di Desa Meteseh dan berdampak positif dimana sudah ada data bapak-bapak di desa tersebut tidak lagi merokok. Namun pada kenyataannya masih ditemukan kendala dimana bapak-bapak yang mulai tidak merokok harus melawan rasa ketergantungan dari efek nikotin. Sehingga perlu adanya inovasi untuk me- maintanance perokok agar dapat membantu menghilangkan efek ketergantungan nikotin tersebut, salah satunya adalah dengan memberikan permen ANTRUM (Anti Nicotine Citrus Gum). Tujuan umum program Smoke Free Community Cevelopment dengan media permen ANTRUM ini adalah mengembangkan Komunitas Beerhenti Merokok Desa Meteseh dan membberdayakan masyarakat Desa Meteseh. Sedangkan manfaat dari program ini adalah mahasiswa, Klinik Advokasi Berhenti Merokok dan masyarakat memiliki wadah untuk mengembangkan Komunitas Berhenti Merokok sebgai wadah sosisalisasi dan konseling masyarakat yang ingin berhenti merokok di Desa Meteseh dengan media permen ANTRUM.

1

BAB 1.

1.1 Latar Belakang

PENDAHULUAN

Rokok mengandung zat berbahaya yang terdapat juga di NAPZA, yaitu Nikotin. Nikotin memiliki efek candu yang sangat hebat. Nikotin yang dihisap melalui merokok menyebar dengan begitu cepat. Dari paru-paru hingga mencapai otak hanya memakan waktu tujuh detik lamanya. Sesampainya di otak nikotin akan merangsang pelepasan dopamin, yakni zat dalam saraf yang berperan menghadirkan rasa bahagia. Nikotin menstimulasi produksi dopamin secara berlebihan, membuat tubuh terasa rileks. Bahayanya, ketika konsentrasi dopamin menurun, orang bisa merasa gelisah. Ujungnya, ia merokok agar kembali santai. Lama-kelamaan tubuh akan meminta asupan nikotin dengan kadar makin meningkat. Hal ini membuat konsumen tidak punya pilihan bebas lagi dan akan menyebabkan kecanduan pada rokok.

Ketagihan nikotin biasanya akan berlangsung selama 3 sampai 5 menit. Mengkonsumsi jeruk bisa menjauhkan pikiran dari dorongan keinginan untuk menyalakan sebatang rokok. Entah dimakan dalam keadaan mentah, dalam bentuk jus, ataupun dikemas sebagai permen, jeruk memegang suatu peranan penting dalam proses penghentian kebiasaan merokok dan juga bertindak sebagai suatu pembersih. Rokok dapat menghambat suplai vitamin C dalam tubuh, sehingga membuat perokok kekurangan vitamin C dan justru menggantinya dengan nikotin. Hal paling tersulit dari berhenti merokok adalah mengatasi reaksi yang timbul karena tubuh meminta asupan nikotin. Nikotin yang hilang dari tubuh akan menyebabkan beberapa gejala atau reaksi balik yaitu sulit tidur, mudah tersinggung, dan sering merasa bingung. Hal-hal tersebut dapat dengan mudah dihilangkan dengan rajin mengkonsumsi sari jeruk terutama pada dua minggu pertama berhenti merokok.

Sebagian dari mantan perokok bahkan mengatakan bahwa dengan meminum suatu campuran dari jus jeruk dan cream tartat (satu setengah sendok teh) bisa segera menghilangkan nikotin dari dalam tubuh perokok, sehingga menghilangkan keinginan untuk merokok kembali. Rasa jeruk di mulut dapat menimbulkan perasaan rokok tidak enak sehingga membantu menghilangkan keinginan merokok. Selain itu, sari jeruk juga akan lebih cepat mengusir nikotin di dalam tubuh melalui urin. Permen yang keras akan bertahan lebih lama di

2

mulut sehingga perokok akan konsentrasi untuk menghabiskannya. Ada baiknya jika perokok membeli permen dengan rasa yang ada suka agar kecederungan untuk merokok dapat diganti dengan permen. Kandungan buah jeruk akan mengurangi, bahkan menghilangkan selera perokok untuk mengisap rokok lagi.

Klinik Advokasi Berhenti Merokok Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro telah melakukan sosialisasi tentang bahaya rokok di Desa Meteseh dan berdampak positif dimana sudah ada data bapak-bapak di desa tersebut tidak lagi merokok. Namun pada kenyataannya masih ditemukan kendala dimana bapak-bapak yang mulai tidak merokok harus melawan rasa ketergantungan dari efek nikotin. Sehingga perlu adanya inovasi untuk me- maintanance perokok agar dapat membantu menghilangkan efek ketergantungan nikotin tersebut, salah satunya adalah dengan memberikan permen ANTRUM (Anti Nicotine Citrus Gum).

Dibentuknya Komunitas Berhenti Merokok di desa Meteseh ini dapat dijadikan sebagai wadah edukatif dan promotif masyarakat tentang bahaya merokok, khususnya ibu-ibu yang suaminya masih menjadi perokok. Pemberdayaan Masyarakat ini dapat membantu ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) untuk dapat menjadi pendamping dan konselor bapak-bapak yang ingin berhenti merokok dengan media Anti Nicotine Citrus Gum (Permen ANTRUM) ini sebagai penghambat ketergantungan ingin merokok kembali. Selain itu pengembangan komunitas berhenti merokok ini merupakan rencana tindak lanjut dari sosialisasi Klinik Berhenti Merokok yang sudah pernah dilaksanakan. 1.2 Rumusan Masalah Penulis meyakini bahwa lebih dari 95% perokok tahu bahaya merokok. Beberapa penelitian terakhir mengkonfirmasi bahwa nikotin bertanggung jawab pada efek ketagihan akibat rokok. Nikotin sebagai suatu zat yang ada di dalam rokok memiliki efek ketagihan bagi para perokok untuk merokok lagi. Efek ketagihan diperantarai oleh dopamin dalam otak. Seperti halnya dengan masyarakat di Desa Meteseh yang sebagian bapak- bapaknya telah berhenti merokok setelah mendapatkan sosialisasi tentang bahaya merokok dari Klinik Advokasi Berhenti Merokok, namun masih terhambat oleh efek ketagihan dari nikotin tersebut. Oleh karenanya dirasa perlu

3

mengembangkan dan memberdayakan Komunitas Berhenti Merokok yang terdiri dari ibu-ibu PKK, kumpulan pengajian warga, bapak-bapak yang telah berhenti merokok, dan Klinik Advokasi Berhenti Merokok itu sendiri untuk mejadi pendamping dan konselor warga yang ingin berhenti merokok dengan menggunakan media Permen ANTRUM (Anti Nicotine Citrus Gum). Sehingga selain mendapatkan edukasi tentang bahaya merokok, masyarakat Desa Meteseh juga mendapatkan sosialisasi berhenti merokok dengan media permen ANTRUM dengan diterapkannya community development komunitas ini.

1.3 Tujuan Program Tujuan umum kegiatan PKM Pemberdayaan Masyarakat ini adalah membentuk community development Komunitas Beerhenti Merokok Desa Meteseh

dengan menggunakan media Permen ANTRUM yang dikemas dengan desain bentuk rokok anti smoking. Tujuan ini dapat dijabarkan secara khusus, sebagai berikut :

1. Mengembangkan Komunitas Berhenti Merokok (Smoke Free Community Development) Desa Meteseh dengan media permen ANTRUM (Anti Nicotine Citrus Gum) untuk para perokok.

2. Memberdayakan masyarakat Desa Meteseh yang terdiri dari ibu-ibu PKK, kumpulan pengajian warga, dan Klinik Advokasi Berhenti Merokok sebagai pendamping dan konselor masyarakat yang ingin berhenti merokok.

3. Mengembangkan desain pola permen ANTRUM yang dihasilkan dan

pemanfaatannya dalam Komunitas Berhenti Merokok Desa Meteseh.

1.4 Luaran yang Diharapkan Luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah terbentuknya Komunitas Berhenti Merokok Masyarakat Desa Meteseh yang berasal dari kumpulan ibu-ibu PKK, kumpulan pengajian warga, bapak-bapak yang telah berhenti merokok, dan Klinik Advokasi Berhenti Merokok, juga terbentuknya metoda Sosialisasi dan Konseling Berhenti Merokok bagi Komunitas Berhenti Merokok Desa Meteseh dengan menggunakan permen ANTRUM yang dijadikan media penghambat ketergantungan nikotin oleh Komunitas Berhenti Merokok sebagai solusi masih sulitnya perokok untuk berhenti merokok.

4

1.5 Manfaat Program Bagi Masyarakat Desa Meteseh :

1. Mengembangkan Komunitas Berhenti Merokok sebgai wadah sosisalisasi dan konseling masyarakat yang ingin berhenti merokok di Desa Meteseh dengan media permen ANTRUM.

2. Memberdayakan ibu-ibu PKK, kumpulan pengajian warga, bapak-bapak yang telah berhenti merokok sebagai pendamping dan konselor berhenti merokok para perokok di Desa Meteseh.

3. Memberdayakan masyarakat Desa Meteseh dalam pengembangan permen ANTRUM sebagai media penghilang efek nikotin para perokok.

Bagi Mahasiswa :

1. Meningkatkan kemampuan softskill dan hardskill mahasiswa dari Klinik Advokasi Berhenti Merokok dalam mengembangkan komunitas Berhenti Merokok di Desa Meteseh dengan inovasi permen ANTRUM.

2. Meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa terkait pentingnya masyarakat untuk berhenti merokok.

BAB 2.

GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN

2.1 Kondisi Masyarakat Sasaran

Desa Meteseh termasuk dalam kecamatan Tembalang, Kota Semarang dengan kawasan berkepadatan sedan, dengan kegiatan dominan pada perumahan dan permukiman. Kelurahan Meteseh terdiri atas 28 RT dan 14 RW dengan jumlah total penduduk mencapai 10.942 jiwa, tingkat kepadatan penduduk desa ini relatif tinggi (22 jiwa/ ha). Adapun mata pencaharian penduduk, sebagian besar adalah jasa-jasa/ lain-lain, petani dan buruh bangunan.

2.2 Uraian Permasalahan Masyarakat Sasaran

Masyarakat Desa Meteseh yang bekerja sebagai petani, buruh bangunan, dan buruh jasa lain mayoritas bapak-bapaknya adalah perokok. telah diberikan sosialisasi dan konseling tentang bahaya merokok, beberapa orang diantaranya terutama bapak-bapak telah berhenti merokok namun terkendala oleh efek ketergantungan nikotin. Oleh karenanya, pendampingan dan konseling berhenti merokok dari komunitas berhenti merokok dengan media permen ANTRUM akan menjadi inovasi me-maintanance masyarakat yang ingin berhenti merokok.

5

BAB 3.

METODE PELAKSANAAN PROGRAM

3.1 Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan Smoke Free Community Development ini dilaksanakan di Balai Kelurahan Desa Meteseh Kecamatan Tembalang.

3.2 Prosedur Pelaksanaan Kegiatan

1. Assesment

Pada tahap awal, akan dilakukan need assessment dan random sampling pada masyarakat Desa Meteseh. Selanjutnya diambil kelompok ibu-ibu PKK, kelompok pengajian warga, dan perkumpulan bapak-bapak yang telah berhenti merokok untuk mengikuti kegiatan ini. Hal ini dilakukan supaya kegiatan dapat berjalan secara lebih efektif dan efisien. Kemudian ketiga kelompok tersebut diarahkan agar dapat membagi ilmu yang didapatkan kepada masyarakat Desa Meteseh lainnya.

Assessment dilakukan untuk mencari tahu kembali tingkat pengetahuan, sikap dan praktik masyarakat Desa Meteseh yang sudah pernah diberikan sosialisasi terkait bahaya merokok oleh Klinik Advokasi Berhenti Merokok FKM Universitas Diponegoro. Selain itu juga mencari tahu tanggapan masyarakat terkait akan dibentuknya Komunitas Berhenti Merokok di desa tersebut. Tahap ini untuk mengetahui sejuh mana perilaku yang telah diimplementasikan masyarakat terkait berhenti merokok. Caranya dengan menggunakan kuesioner dan wawancara secara langsung. Hal ini juga berkaitan dengan kelancaran dan kesuksesan pelatihan yang diharapkan dapat memberikan keterampilan konseling bagi ibu-ibu PKK, kelompok pengajian, dan kelompok bapak-bapak yang berhenti merokok.

Selain itu uji kelayakan sebelumnya dilakukan pada permen ANTRUM (Anti Nicotin Citrus Gum) terkait efek citrus di dalamnya untuk menghambat rasa ketergantungan masyarakat yang ingin berhenti merokok yang selanjutnya permen ini akan dijadikan media. Permen ANTRUM ini juga yang nantinya akan dikembangkan oleh Komunitas Berhenti Merokok sebagai media mereka memberikan konseling.

2. Preparation

Pada tahap preparation, dilakukan sosialisasi kepada masyarakat

6

Desa Meteseh khususnya pada tiga kelompok sasaran tersebut agar

mereka mengerti gambaran singkat development ini.

Sosialisasi juga dilakukan pada Kepala Desa/ Lurah dan perangkatnya, Ketua PKK, Ketua Takmir Masjid, Ketua RW maupun Ketua RT agar mereka paham akan keberlangsungan smoke free community development ini sehingga kelak dapat meneruskan program ketika kegiatan PKMM telah selesai.

smoke free community

tentang

Dalam tahap preparation juga dilakukan persiapan peralatan maupun media, dan juga survey lokasi yang akan digunakan untuk kegiatan sosialisasi dan konseling bahaya merokok. Sarana prasarana yang perlu dipersiapkan untuk pelatihan ini diantaranya adalah :

a. Modul sosialisasi dan konseling bahaya merokok Modul sosialisasi dan konseling dibuat dua versi, yaitu untuk Komunitas Berhenti Merokok dan untuk Community Leader Desa Meteseh. Isi dari modul pelatihan peserta adalah :

- Pengetahuan tentang tujuan dibentuknya Komunitas Berhenti Merokok Desa Meteseh.

- Pengetahuan tentang bahaya merokok dan efek ketergantungan nikotin.

- Pengetahuan tentang kandungan buah jeruk (citrus) dan efeknya sebagai penghambat rasa ketergantungan yang dikemas dalam permen ANTRUM.

- Langkah-langkah sosialisasi dan konseling masyarakat yang ingin berhenti merokok.

b. Permen ANTRUM (Anti Nicotine Citrus Gum)

masyarakat yang ingin berhenti merokok. b. Permen ANTRUM ( Anti Nicotine Citrus Gum) Gambar 1. Kemasan
masyarakat yang ingin berhenti merokok. b. Permen ANTRUM ( Anti Nicotine Citrus Gum) Gambar 1. Kemasan
masyarakat yang ingin berhenti merokok. b. Permen ANTRUM ( Anti Nicotine Citrus Gum) Gambar 1. Kemasan

Gambar 1.

Kemasan Permen ANTRUM

7

7 Gambar 2. Bentuk Permen ANTRUM 3. Execution Pelaksanaan Smoke Free Community Development dilakukan sebanyak 4

Gambar 2. Bentuk Permen ANTRUM

3.

Execution

Pelaksanaan Smoke Free Community Development dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan yang mengambil hari sabtu dan minggu. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, praktek, dan community fieldtrip Kegiatan dilaksanakan di Balai Kelurahan Desa Meteseh dan lingkungan sekitarnya. Sebelum kegiatan, dilakukan pre-test untuk mengetahui pengetahuan dan sikap obyek sasaran terkait bahaya merokok. Metode ceramah dilakukan pada pertemuan pertama dengan cara mengumpulkan peserta di suatu tempat yang telah dipersiapkan untuk mensosialisasikan tujuan dibentuknya Komunitas Berhenti Merokok dan manfaat Permen ANTRUM. Sedangkan metode diskusi meliputi tanya jawab antara obyek sasaran kegiatan dan mahasiswa dari Klinik Advokasi Berhenti Merokok. Tujuan dari diskusi ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman materi bahaya merokok yang dulu pernah disampaikan dan memberikan pemahaman tentang pentingnya dibentuknya Komunitas Berhenti Merokok ini. Metode praktek dilakukan bersamaan dengan diskusi yaitu dengan membuat membuat permen ANTRUM secara sederhana sebagai wadah edukatif dan pemberdayaan ibu-ibu PKK. Pada pertemuan kedua dilakukan kegiatan berupa community fieldtrip yang merupakan wujud praktek komunitas untuk mensosialisasikan dan konseling bahaya rokok kepada masyarakat Desa Meteseh secara langsung Community Fieldtrip ini bertujuan untuk

8

mendekatkan peserta dengan target sasaran lingkungan sebenarnya, yaitu masyarakat Desa Meteseh. Model pembelajaran seperti ini juga akan lebih menyenangkan sehingga ilmu yang disampaikan diharapkan akan lebih mudah diserap. Pada akhir pertemuan kedua, semua peserta akan diberi tantangan untuk membuat sebuah proyek sesuai kreatifitas mereka masing-masing dalam waktu satu minggu.

4. Monitoring

Monitoring akan dilakukan dengan mengamati perkembangan Komunitas Berhenti Merokok tersebut. Selain itu juga efek dari permen ANTRUM sebagai solusi awal permasalahan ketergantungan nikotin para perokok dan juga perubahan perilaku dari masyarakat Desa Meteseh yang sadar akan bahaya merokok.

5. Evaluation

Evaluation dilakukan dengan memberikan post-test pada ketiga kelompok obyek sasaran untuk mengetahui hasil yang didapatkan dari kegiatan free smoke community development yang telah dilaksanakan. Selain itu quesioner juga disebar kepada para perokok yang telah mengkonsumsi permen ANTRUM terkait efek penghambat ketergantungan nikotin yang diharapkan. Selain itu, peserta pelatihan sosialisasi dan konseling yang telah mengikuti seluruh tahap ini, mereka akan memperoleh sertifikat dari tim PKMM dan Klinik Advokasi Berhenti Merokok.

Selain melibatkan tim PKMM dan mahasiswa Klinik Advokasi Berhenti Merokok, proses Monitoring dan Evaluation akan melibatkan pihak community leader di Desa Meteseh seperti Kepala Desa/ Lurah, Ketua PKK, Ketua Pengajian Warga, Ketua RW, dan Ketua RT dalam rangka kontinuitas program.

BAB 4.

4.1 Anggaran Biaya

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

No.

Jenis Pengeluaran

Biaya (Rp)

1.

Peralatan Penunjang (Modul, Permen ANTRUM, Alat dan Bahan Comdev, Sewa LCD, Pembuatan

6.923.000

9

 

MMT, Sertifikat, Plakat Pembicara)

   

2.

Bahan Habis Pakai (Snack Comdev, Snack

 

3.345.000

Sosialisasi, Snack Rapat Koordinasi)

   

3.

Perjalanan (Transportasi selama kegiatan)

   

500.000

4

Lain-lain :

 

a. Administrasi

 

250.000

b. Seminar dan publikasi

 

1.000.000

c. Laporan dan penggandaan

125.000

Jumlah

   

12.143.000

4.2

Jadwal Kegiatan

Tabel 1. Anggaran Biaya Program

 
 

Kegiatan

 

Waktu Pelaksanaan

 

Bulan I

Bulan II

Bulan III

Bulan IV

Tahap Awal

       

1. Studi Literatur

       

2. Observasi

       

3. Penyusunan dan pengajuan proposal

       

Tahap pelaksanaan

       

1. Assesment

       

2. Preparation

       

3. Execution

       

4. Monitoring

       

5. Evaluation

       

Tahap Akhir

       

1. Penyusunan Laporan

       

2. Seminar dan

       
 

Publikasi

Tabel 2. Jadwal Kegiatan Program

DAFTAR PUSTAKA

Cholisin.

Diakses pada tanggal 14 Oktober 2013

2011.

Pemberdayaan

Masyarakat.

Chriswardani S. 2010. Peran Forum Kesehatan Desa Terhadap Keberhasilan Kegiatan

Desa Siaga di Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Kota Semarang Tahun 2010.

10

f. Diakses pada tanggal 14 Oktober 2013

Fatmawati. 2006. Materi Bahaya Rokok untuk Kurikulum Sekolah. http://www.sinarharapan.co.id/berita/0609/15/opi01.html, 25 Januari 2008 dalam Perilaku Merokok Di Kalangan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Smoking Behaviour Among Students in UNIMUS) Trixie Salawati, Rizki Amalia. Fakultas Kesehatan Masyarakat UNIMUS. http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/124/jtptunimus- gdl-odeyahyuhe-6165-4-daftarp-a.pdf . Diakses tanggal 14 Oktober 2013.

Halim,

Bahaya

Latif.

2011.

Merokok

Bagi

Kesehatan.

Diakses tanggal 14 Oktober 2013.

Rianawati. 2004. Gambaran Umum dan Implementasi Contextual Taching and Learning

dalam

Ar-Ridho.

BAB3_310-7.pdf. Diakses pada tanggal 14 Oktober 2013

PAI

di

SD

Alam

Suharto,PhD, Edi. 2006. Pengembangan Masyarakat Dalam Praktek Pekerja Sosial. http://www.policy.hu/suharto/Naskah%20PDF/JemberCOCD.pdf. Diakses pada tanggal 14 Oktober 2013

Tirtosastro, S. dan Murdiyati, A.S. 2009. Kandungan Kimia Tembakau dan Rokok. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri 2(1), April 2010 : 33-43.

Tyas, Wido Prananing. 2008. Pembangunan dan Pengembangan Rumah Swadaya sebagai Salah Satu Bentuk Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Kelurahan Meteseh,

273573/978-979-19357-2-2_2008_7192.pdf. Diakses pada tanggal 14 Oktober 2013

Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota

Biodata Ketua Pelaksana

A. Identitas Diri

1

Nama Lengkap

Widya Ratna Wulan

2

Jenis Kelamin

Perempuan

3

Program Studi

Kesehatan Masyarakat

4

NIM

25010110120014

5

Tempat dan Tanggal Lahir

Semarang, 27 Agustus 1992

6

E-mail

7

Nomor Telepon/ HP

085647735712

B. Riwayat Pendidikan

 

SD

SMP

SMA

Nama Institusi

SD N 1 Kranji Purwokerto

SMP N 2 Purwokerto

SMA N 1 Purwokerto

Jurusan

-

-

IPA

Tahun Masuk-Lulus

1998-2004

2004-2007

2007-2010

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No

Nama Pertemuan Ilmiah/ Seminar

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan

Tempat

1

-

-

-

D.

Penghargaan (10 tahun terakhir)

 

No

Jenis Penghargaan

Instritusi Pemberi

Tahun

Penghargaan

1

Juara II Essay & Debatte PH Carnival

FKM Undip

2010

2

Juara I Essay & Debatte PH Carnival

FKM Undip

2012

3

Juara I Pemilihan Duta Sehat Tanpa Rokok Kota Semarang

Kota Semarang

2011

4

Mahasiswa Berprestasi IV FKM Universitas Diponegoro

FKM Undip

2012

5

Juara I PKM-GT Terbaik Tingkat Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip

FKM Undip

2012

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketdaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah

sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah

A. Identitas Diri

Biodata Anggota 1

1

Nama Lengkap

Rachman Ramadhana

2

Jenis Kelamin

Laki-laki

3

Program Studi

Kesehatan Masyarakat

4

NIM

25010110120038

5

Tempat dan Tanggal Lahir

Blora, 2 April 1992

6

E-mail

7

Nomor Telepon/ HP

08985877002

B. Riwayat Pendidikan

 

SD

SMP

SMA

Nama Institusi

SD N 6 Karangjati Blora

SMP N 1 Blora

SMA N 1 Tunjungan

Jurusan

   

IPA

Tahun Masuk-Lulus

1998-2004

2004-2007

2007-2010

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No

Nama Pertemuan Ilmiah/ Seminar

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan

Tempat

1

2

3

D. Penghargaan (10 tahun terakhir)

No

Jenis Penghargaan

Instritusi Pemberi

Penghargaan

Tahun

1

2

3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketdaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah

sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah

E. Identitas Diri

Biodata Anggota 2

1

Nama Lengkap

Dewi Mulyaningsih

2

Jenis Kelamin

Perempuan

3

Program Studi

Kesehatan Masyarakat

4

NIM

25010111120015

5

Tempat dan Tanggal Lahir

Semarang, 3 Oktober 1993

6

E-mail

7

Nomor Telepon/ HP

08995979290

F. Riwayat Pendidikan

 

SD

SMP

SMA

Nama Institusi

SD N 2 Genuksari Semarang

SMP N 20 Semarang

SMA Institut

Indonesia

   

Semarang

Jurusan

     

Tahun Masuk-Lulus

1999-2005

2005-2008

2008-2011

G. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No

Nama Pertemuan Ilmiah/ Seminar

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan

Tempat

1

2

3

H. Penghargaan (10 tahun terakhir)

No

Jenis Penghargaan

Instritusi Pemberi

Penghargaan

Tahun

1

2

3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketdaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah

sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah

I. Identitas Diri

Biodata Anggota 3

1

Nama Lengkap

Nabilah Fairusiyyah

2

Jenis Kelamin

Perempuan

3

Program Studi

Kesehatan Masyarakat

4

NIM

25010112110401

5

Tempat dan Tanggal Lahir

Kendal, 13 Januari 1994

6

E-mail

7

Nomor Telepon/ HP

085655416350

J. Riwayat Pendidikan

 

SD

SMP

SMA

Nama Institusi

SD N 2 Tlogopatut Gresik

SMP N 3 Gresik

SMA 1 Manyar

Jurusan

   

IPA

Tahun Masuk-Lulus

2000-2006

2006-2009

2009-2012

K. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No

Nama Pertemuan Ilmiah/ Seminar

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan

Tempat

1

2

3

L. Penghargaan (10 tahun terakhir)

No

Jenis Penghargaan

Instritusi Pemberi

Penghargaan

Tahun

1

2

3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketdaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah

sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

No

 

Materi

Justifikasi Anggaran

Jumlah

Harga satuan

Total

 

(Rp)

(Rp)

A.

Peralatan Penunjang

       

1

Permen ANTRUM

Media utama program

500

buah

 

2.000

1.000.000

2

Modul pelatihan

Petunjuk dan arahan Comdev

100

buah

 

20.000

2.000.000

3

Alat dan Bahan Comdev

Media penunjang program

1 paket

 

2.000.000

2.000.000

4

Sertifikat

Sertifikat Anggota Komunitas

30 orang

 

5.000

150.000

5

Plakat Klinik Advokasi

Sebagai bentuk

5

orang

 

50.000

250.000

terimakasih pada

 

Klinik Advokasi

6

Kenang-kenangan

Cinderamata pihak Kelurahan

2 paket

100.000

200.000

7

Sewa LCD

Media penunjang

1 hari

100.000

100.000

8

Pembuatan MMT

Media Publikasi

1 buah

60.000

60.000

Comdev

9

Sewa Balai Kelurahan

Sarana sosialisasi

2 hari

325.000

750.000

 

Sub Total

6.310.000

B

Bahan Habis Pakai

       

1

Snack Sosialisasi

Snack peserta dalam sosialisasi awal

65

orang x 1

5.000

325.000

hari

2

Snack dan makan selama Comdev

       
 

a. Peserta

Snack dan makan siang

30

orang x 4

15.000

1.800.000

 

b. Klinik Advokasi

Konsumsi Klinik Advokasi

5

orang x 4

15.000

300.000

 

c. Tim PKMM

Konsumsi Tim PKMM

5

orang x 4

15.000

300.000

 

d. Pengurus Kelurahan

Konsumsi pihak Kelurahan

10

orang x 4

15.000

600.000

 

e. Tamu undangan

Konsums dosen dan perwakilan birokrasi

orang x 1 hari

2

10.000

20.000

 

Sub Total

3.345.000

C

Biaya Perjalanan

       
 

Transportasi selama kegiatan

Akomodasi Kegiatan

4 orang

 

500.000

500.000

 

Sub Total

500.000

D

Biaya lain-lain

       
 

a. Dokumentasi kegiatan

       
   

- Cuci cetak

Mencetak dokumentasi

 

20

buah

2.000

40.000

   

- Pembuatan video

Dokumentasi video

 

2

50.000

100.000

 

b. Pembuatan dan

Laporan

 

10

buah

25.000

250.000

penggandaan proposal dan laporan

Pertanggungjawaban

 

Kegiatan

 

Uang sewa Klinik Advokasi

c.

Sewa Trainer Klinik Advokasi

 

5

200.000

1.000.000

or

 

d.

Penjilidan

Administrasi dan

 

100 buah

5.860

586.000

 

Penunjang LPJ

 
 

d.

Fotocopy

Administrasi

60 lembar

200

12.000

 

Sub Total

1.988.000

 

Total

12.143.000

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

No

Nama / NIM

Program

Bidang Ilmu

 

Alokasi

Uraian Tugas

Studi

Waktu (jam

 

/minggu)

1

Widya Ratna Wulan

Kesehatan

Kesehatan

6

jam/

Mengoordinir dan sebagai penanggung jawab pelaksanaan kegiatan

(25010110120014)

Masyarakat

Masyarakat

minggu

2

Rachman Ramadhana

Kesehatan

Kesehatan

6

jam/

Penanggung jawab perlengkapan dan transportasi, serta desain grafis

(25010110120038)

Masyarakat

Masyarakat

minggu

3

Dewi Mulyaningsih

Kesehatan

Kesehatan

6

jam/

Sie kehumasan, P3K dan konsumsi

(25010111120015)

Masyarakat

Masyarakat

minggu

4

Nabilah Fairusiyyah

Kesehatan

Kesehatan

6

jam/

Sekretaris dan bendahara kegiatan

(25010112110401)

Masyarakat

Masyarakat

minggu

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Jl. Prof. Soedarto, SH – Tembalang, Semarang Kode Pos

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS DIPONEGORO

Jl. Prof. Soedarto, SH Tembalang, Semarang Kode Pos 1269 Telp : (024) 7460013 email : rektor@undip.ac.id, sesrektor@undip.ac.id

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama

: Widya Ratna Wulan

NIM

: 25010110120014

Program Studi

: Kesehatan Masyarakat

Fakultas

: Kesehatan Masyarakat

Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM Pengabdian Kepada Masyarakat saya dengan judul: “Pengembangan Komunitas Berhenti Merokok (Smoke Free Community Development) dengan Media Anti Nicotine Citrus Gum (Permen ANTRUM) di Desa Meteseh Kota Semarang” yang diusulkan untuk tahun anggaran 2014 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar- benarnya.

yang sudah diterima ke kas negara. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar- benarnya.

Lampiran 5. Surat Pernyataan Kesediaan dari Mitra

Lampiran 6. Gambaran Teknologi yang akan Diterapkembangkan

Lampiran 6. Gambaran Teknologi yang akan Diterapkembangkan Kemasan Permen ANTRUM ( Anti Nicotine Citrus Gum) Bentuk
Lampiran 6. Gambaran Teknologi yang akan Diterapkembangkan Kemasan Permen ANTRUM ( Anti Nicotine Citrus Gum) Bentuk
Lampiran 6. Gambaran Teknologi yang akan Diterapkembangkan Kemasan Permen ANTRUM ( Anti Nicotine Citrus Gum) Bentuk

Kemasan Permen ANTRUM (Anti Nicotine Citrus Gum)

Kemasan Permen ANTRUM ( Anti Nicotine Citrus Gum) Bentuk Permen ANTRUM seperti permen loly dengan pegangan

Bentuk Permen ANTRUM seperti permen loly dengan pegangan permen menyerupai puntung rokok, kemudian terdapat tanda “no smoking” yang merupakan permen dari bahan dasar citrus (jeruk)

Lampiran 7. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja

Lampiran 7. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja Balai Kelurahan Meteseh *)A Jalan Raya Meteseh/ Professor Suharso,

Balai Kelurahan Meteseh *)A

Jalan Raya Meteseh/ Professor Suharso, Indonesia / +62 24 70797108