Anda di halaman 1dari 7

Nama penyakit

Gejala

Patogen

Perkembangan penyakit

Pengendalian

Apel
a. scab apel
(penyakit
kudis)

1. awal terdpt bercak terang pd


prmukaan bwh daun muda,
tangkai kuncup
2. bercak jd hijau oliv abu-abu
3. lalu hitam metalik dan sedikit
menonjol
4. daun tua: bercak pisah/gabung
5. daun muda: keriting, gugur
6. buah: berkudis, kadang retakretak
7. kutikula pd buah pecah

Venturia inaequalis

1. pembersihan sampah daun


apel/ perlakuan urea
2. fungisida tembaga
3. peralaman penyakit scr
komputer sederhana

1. bunga dan ranting: nampak


blight, bunga dan daun hitam,
daun menggulung
2. buah: bercak kebasahbasahanmumihitam pd
pohonya
3. buah dan ujung ranting: gejala
kanker berkbang kecabang
4. tanda: lembap tampak oose
bakteri

Erwinia amylovora

1. pseudotesium & askus masak saat


mbukanya ujung badan buah
2. pseudotesium basah, askus melepas
askospora ke udara terbawa ke
jar.apel hijau yg rentan
3. askospora dlepas terus slama 3-5
minggu stelah batang jatuh
4. askospora berkecambah&
menginfeksi
5. infeksi baik pd dingin&basah tidak
infeksi pd m.kering, panas
6. stelah infeksi daun gugur, miselium
trsebar
7. jamur tumbuh
8. miseliumkonidium, kutikula pecah,
inokulasi, mmbentuk bercak hijau
olive & bercak kudis beludru
1. bakteri bertaha slama musim dingin
sbg kanker ditepi cabang
2. multiplikasi pd cuaca panas di musim
semi
3. eksudat bakteri lengket
4. percikan air hujan menyebarkan
bakteri masuk lubang alami/luka
5.

1. kanker lebih kecil pd ranting &


cabang, meluas hanya utk 1
musim
2. kanker: jamur ada konidium
terpercik ke cabang
3. infeksi cepat bila cuaca dingin
dan berkabut

Colletotrichum
gloeosporioides

b. fire blinght

c. antaknose/
kanker apel

kematian
bunga
buah, ranting
mati
tanaman mati
tan.muda dpt
mati dlm satu
musim

1. kanker nampak pd aplril-juli,


kankerinfeksi tular pd summer
2. infeksi awal spora airborne, slama
turun hujan
3. area infeksinampak kecil, sirkular,
bercak merah pd cabangdiskolorasi
meluas ke jar. berkayu

1. pengurangan inokulum
bakteri
- pemangkasan kanker
- pemantauan mingguan
- disinfeksi alat-alat
2. pengendalian hawar
- aplikasi cu
- aplikasi streptomycin 23x
3. pengendalian serangga
(aphids/ plant bugs) utk
mcegah infeksi
4. menghindari penanaman
kultivar rentan
5. apel yg lebih resisten
6. menghindari pemupukan N
pd tan.sukulen
1. cara bercocok tanam
- pangkas kanker
- periksa pd pembibitan
2. pengendalian kimia
- tidak ada fungisida

4. pertengahan summer kanker


melekukkematian cabanggugur
5. lapisan kalus terbentuk disekitar kanker
6. kanker besar pd cabang utama/batang
pohon
7. ranting mati spora infeksi baru,

4.

infeksi pd buah; busuk kecil, sirkular,


coklat terang bercak berkembang
tonjolan kecilbusuk

Nama penyakit
CABAI
a. Penyakit
virus
kuning

Gejala
1. daun menguning cerah/pucat,
keriting, daun kecil-kecil, tanman
kerdil, bunga rontok, tan.tinggal
ranting dan batang sajamati
2. variasi: daun hijau dg jaringan
kuning, daun kuning dg tulang
daun tebal, daun hijau dg tepi
daun melengkung keatas &
nekrotik kuning
3. infeksi virus pd awal
pertumbuhan tan.mati, kerdil,
tdk menghasilkan bunga &buah

Patogen
Bean golden mosaic
virus

b. antraknosa

1. lesio dan bercak cekung pd buah,


berwarna gelap, terdiri dari spora
jamur
2. penyebab kerusakan extensif
sebeum dan sesudah panen
3. terjadi pada daun, batang, buah
sebelum/sesudah panen
4. gejala khas pd buah adl
melingkar/bercak cekung

Colletotrichum
gloeosporioides

Tomato yellow leaf


curl virus (TYLCV)

C.acutanum

Perkembanhan penyakit
1. Ditularkan oleh kutu kebul
2. virus tidak ditularkan lewat
biju dan kontak langsung antar
tanaman

1. lamanya kebasahan
permukaan daun berpengaruh
pd perkecambahan, infeksi &
pertumbuhan patogen
2. Infeksi slama musim panas
dan basah
3. Suhu potimum 27, kelembaban
80%
4. infeksi dg kolonisasi

Pengendalian
1. manajemen kesehatan tanaman
- pengolahan tahan, pupuk
berimbang
- pengunaan bibit sehat
(pengrudungan persemaian dg
kain kasa, tempat semai jauh
dari lahan terserang virus,
semai dilindungi dg pesnab :
nimba, tembakau, nceng
gondok, pestisida kimia scr
bjaksana)
- mnjaga keberadaan parasit
nympha, dan predator
monochilus dg pestisida sintetik
- sanitasi lingkungan
- pengaturan waktu tanam
- tanaman tahan
- rotasi tanaman
1. praktik kultur
2. menggunaan kultivar resistan
3. kimiawi maneb
4. agen hayati bacillus subtilis,
pseudomonas flourescens,
trichoderma spp

bersudut dg cincin konsentris yg


slalu basah & mnghasilkan masa
konidia ping-orange
5. keadaan parah bercak bisa saling
bertemu

Nama penyakit
KUBIS

Gejala
1. gejala pertama diamati diatas
tanah adl layu
2. tan.sehat terlihat layu pd sinar
a. Penyakit
matahari terik, normal kmbali pd
Akar
sori hari/suhu dingin
Gada /Akar
3. penyakit lanjutdaun menguning
Pekuk/
& mati
ClubrootDise
4. tanaaman sakit terjadi
ase
penghambatan
5. akar gejalanya bervariasi
6. infeksi baru pembengkakan
kecil, kumparan panjang
berbentuk gada pd akar lateral &
primer
b. penyakit
1. hilangnya kualitas & hasil slama
busuk hitam
musimhujan
(black rot
2. perkecambahan kuning pucat &
kubis)
mati pd kondisi panas
3. tan.tua : terinfeksi melalui vein
pd tepi daun, menguning, bercak
bentuk v coklat & nekrotik
bercak meluas sampai dasar
daun

jaringan/masuk sel

Patogen
Plasmodium
brassicae

Perkembangan penyakit
1. ditemukan disemua temperate
2. tanman inang : kubis, brokoli
3. musim semi dlm tanah
berkecambahsoospora
masuk ke inang/rambut akar
4. plasmodium mbelah
membentuk soospora dilepas
ketanah
5. infeksi sekunder oleh soospora
disekitar inang
6. soosporaplasmodium
sekunderpembengkakan dlm
sel akargall atau clubs

Pengendalian
1. varietas tahan
2. rotasi taaman
3. pengapuran : mcegah
peningkatan inokulm
4. mengamati tanaman secara
reguler dan hati-hati
5. membatasi gerakan tanah
terkontaminasi kedaerah yg tdk
terkontaminasi
6. menjaga tanah pada pH 7,1-7,2 dg
penambahan kapur
7. sanitasi

Xathomonas
campestris pv.
campestris Dowson

1. bakteri dpt bertahan pd sisasisa tanaman,


2. sumber : benih terinfeksi yg
penyebaran jarak jauh
3. patogen menyebar dg percikan
air,angin, serangga, mesin, air
irigasi
4. bakteri menginfeksi kotiledon
dan daun muda melalui

1. penggunaan bibit bebas penyakit


2. penggunaan tanaman bebas
penyakit
3. rotasi tanaman, menghilangkan
sumber inokulum dr sisa tanaman
sakit dlm tanah
4. sanitasi utk mcegah penyebaran
- tdk dg pupuk residu crucifer
- mnghilangkan smua tan.
crucifer

c. penyakit
busuk lunak
(bacterial
soft root)

Nama Penyakit
KENTANG
Penyakit Layu
Bakteri
(bacterial wilt/
brown tot)

4. vein daun, batang/akar yg


terinfeksi mjd hitam
5. infeksi patogen black rootbusuk
basah
1. dimulai bercak kecil kebasahan
meluas scr cpt dlm diameter &
kedalaman
2. lunak, permukaan berubah warna
3. jaringan dlm brwarna krem &
berlendir, hancur mjd massa sel
tanman & bakteri
4. permukaan luar utuh, dalamnya
cairan keruh, retak-retak,
brwarna coklat kehitaman
5. buah & umbi kebasaha,
membusuk dlm 3-5 hari

Gejala
1. tanaman terinfeksi layu
mendadak
2. jaringan pembuluh berwarna
coklat adl gejala khas penyakit
3. oose massa bakteri keluar
daripotongan batang
4. umbi terinfeksi adl sumber infeksi
utama dr satu tempat pindak
ktempat lain
5. bakteri menyebar dg kontak akar/
air
6. suhu meningkat jd layu
7. daun berubah jd merah tua dan
mati
8. sistem pembuluh batang, akar,

stomata, hidatoda/ luka


pindah ke sel smpai ke xilem
optimum 25-27 derajat

- membenam sisa tan. crucifer


5. kultivar tahan black rot

Erwinia carotova

1. bertahan dlm organ lunak yg


terinfeksi dlm penyimpanan &
lapangan
2. terinfeksi melalui luka,
serangga
3. dapat hidup disemua tahap
serangga
4. bakteri mnghasilkan ensim
pektolitik yg melebahkan
jaringan

1. sanitasi & bercocok tanam


2. semua sisa tanaman dibersihkan
dr gudang dan dibersihkan dg
formaldehyde
3. produk disimpan dlm kondisi
kering
4. dilapangan tanaman ditanam
berdrainase baik
5. rotasi tanaman dg
serealia/tanaman yg tdk rentan
6. penyemprotan kimia
7. agen hayati bacterial soft rot dg
PGPR

Patogen
Ralstonia
solanacearum

Perkembangan Penyakit
1. umbi tanah terinfeksi sbg
sumber infeksi
2. bagian tanaman yg busuk
melepas massa bakteri dlm
tanah
3. infeksi mlalui luka dm akar
menyebar melalui sistem
pembuluh dlm batang

Pengendalian
1. pengunaan umbi bebas penyakit
2. rotasi tanaman dg tanaman yg
bukan inangnya seperti sorgum,
bawang
3. perlakuan umbi dg agen hayati
(Bacillus subtilis, pseudomonas
flourescens)
4. varietas tahan : Solanum phureja

UMBI
Fusarium
Yellow and
Corm Root

Nama penyakit
KRISAN
a. Penyakit
karat putih
(Chrysanthe
mum White
Rust)

stolon, umbi mjd warna coklat


9. penyakit cincin: cincin berwarna
coklat dlm umbi, berkas
pembuluh brubah warna
1. daun menguning
2. penguningan meningkat sampai
kematian tanaman
3. akar-akar mati & berwarna coklat
gelap/ membusuk jatuhnya
umbi saat diangkat

Gejala
1. Bercak menguning pd
permukaan atas daun diameter
> 4mm
2. pustul menonjol berkembang
pd permukaan bawah daun
brwarna agak kemerah-merahan
mengkilap
3. pustul pd daun muda dan bunga,

Fusarium oxysporum
f. sp. gladioli

Patogen
Pucinia horiana

1. bertahan dlm tanah & sisa


tanaman slama beberapa
tahun sbg klamidospora
2. populasi paling tinggi dlm
kedalaman 8 inches dr tanah
3. spora menginfeksi akar &
menyilang the basal plate
4. jamur menginfeksi terus
masuk menyebar dlm jaringan
pembuluh
5. kelebihan pupuk N
menguntungkan penyakit

1. bercocok tanam
- menyeleksi tanaman sehat
mbuang umbi yg sakit
- tanman dlm tanah steril
- rotasi tanman slama 4 tahun
- ph tanah 6,6-7
2. pengendalian kimia
perendaman umbi slama 15-30
menit

Perkembangan penyakit
Pengendalian
1. perkecambahan & pelepasan
1. program eradikasi & perlakuan
- penghancuran tanaman
basidiospora terjadi pd suhu 4
bergejala
& 23 o
- fungisida eradicant
2. kenasahan daun slama 5 jam
- pemeriksaan
ckp utk infeksi baru smpai
menetap
3. dalam daun, hifa intraseluler,
hialin, berlimpah dihasilkan dg

beberapa jaringan hijau

b. penyakit karat
coklat
(brown rust)

Nama penyakit
PEPAYA
a. Papaya
ringspot
disease

1. pustule berwarna coklat

Gejala
1. daun muda menguning
2. serangan berat distorsi &
melepuh
3. bercak cincin konsentris
bentuk C hijau agak gelap
4. berpengaruh pd vigor buah,
kualitas tan dan buah

Pucinia tanaceti

Patogen
2 starin
- tipe P
- tipe W

haustorium intraselur.
4. cwr menginfeksi dg cara spora
mengapung diudara trbawa
oleh manusia& air dr
tan.infeksi ke tan.bunga baru
1.
1. eradikasi
2. pengendalian

Perkembangan penyakit
1. Thailand
2. terbawa dr tanaman ke
tanaman oleh aphid
3. tdk tersebar oleh serangga lain
dan tdk bertahan dlm tanah dan
sisa tanaman
4. virus tersebar dg gerakan tan

Pengendalian
1. karantina
2. membatasi penyebaran
3. menghilangkan tanaman
terinfeksi
4. kultivar tahan/ toleran
5. proteksi silang
6. CPMP

pepaya terinfeksi &


perkec.ketimun
5. disebarkan oleh benih dan biji

Nama penyakit
PISANG
a. penyakit layu
fusarium

Gejala
1. warna coklat kemerahan pd
jaringan pembuluh
2. tepi daun menguning,
runtuhnya daun pd tangkai
dan membelah batang
3. runtuhnya mahkota & batang,
mati
4. buah tdk menunjukan gejala
spesifik

Patogen
Fusarium oxysporum
f.sp

Perkembangan penyakit
1. spora dlm tanah berkecambah
dan tumbuh mndekati akar
tan.pisang
2. infeksi pd akar sekunder
diteruskan ke akar primer
melalui xilem masuk rhisome
3. gerakan spora dg aliran sap.
4. spora berkecambah & hifa
tumbuh mlalui lubang dlm vesel

Perkembangan
penyakit

Nama penyakit

Gejala

Patogen

SENGON
a. karat puru

1. pembengkakan lokal pd daun,


batang, cabangbenjolanbintil
kecil/purumati
2. pd persemaian
garis putih memanjang pd
batangpuru saat ditanam
3. pucuk melengkung &kaku,
pembengkokan batang disertai
bercak coklat

Jamur Uromycladium
sp
-

U. notabile pd
akasia
U. tepperianum
pd albasia

Pengendalian
1. tidak boleh menggunakan
kendaraan disekitar kebun dan
gudang
2. mesin/alat diperlakukan dg
larutan sanitasi as farmcleanse

pengendalian
1. Pra Epidemi
- promotif: sosialisasi, penyuluhan cara
pencegahan
- tindakan preventif: menghindari monokultur
- pengaturan jarak tanam
- pemupukan tepat
- pola tanam multikultur
2. Epidemi
- eradikasi; menebang pohon berpenyakit
- isolasi : penjarangan pohon, pengobatan
pohon terinfeksi
- cara mekanik: menghilangkan puru pd pohon
trserang, diambil, dikumpulkan, dikubur
dilabur & disemprot dg kapur, belerang
3. Pasca Epidemi
- rehabilitasi
- rotasi tanaman
- pemuliaan pohon (benih, bibit unggul tahan
penyakit)
- konversi jenis tanaman