Anda di halaman 1dari 39

Mendesain Jalan dengan Aplikasi Civil 3D

Sebelum mencoba mendesain jalan dengan menggunakan aplikasi civil 3D, terlebih dahulu harus mengerti mengenai 2 komponen penting dalam desain geometrik jalan yaitu :

1. Alinemen horisontal.

2. Alinemen vertikal.

Selanjutnya Civil 3D hanya sebagai alat bantu untuk menggambar desain jalan. Komponen desain di atas mempunyai nama yang berbeda dalam aplikasi civil 3D seperti misalnya alinemen horizontal mempunyai sebutan Alignment dan alinemen vertical mempunyai sebutan Profile. Untuk proses desain jalan pada aplikasi Autocad Civil 3d secara garis besar, bagan alir nya adalah sebagai berikut :

Bagan alir proses desain jalan menggunakan aplikasi civil 3d

Bagan alir proses desain jalan menggunakan aplikasi civil 3d Kita dapat menyesuaikan proses yang harus kita

Kita dapat menyesuaikan proses yang harus kita lakukan dengan kebutuhan. Kebutuhan utama dalam desain civil 3d dibagi menjadi 3 bagian besar, yaitu :

1. Gambar desain.

2. Volume cut&fill.

3. Volume Report cut&fill.

Dari bagan di atas dapat disimpulkan :

a.

Jika kita memerlukan gambar desain dan tidak memerlukan perhitungan volume cut&fill maka proses yang kita lakukan sampai Section.

b.

Jika kita hanya memerlukan perhitungan volume c.ut& fill dan tidak membutuhkan gambar desain maka kita hanya perlu proses sampai Cut &Fill Volume.

Urutan Kegiatan pembuatan desain jalan pada aplikasi Civil 3D

1 Existing Ground Surface

Existing ground surface dalam civil 3d adalah permukaan awal dimana kita akan membuat desain jalan. Terdapat beberapa jenis data yang dapat diolah di dalam civil 3D untuk membuat Existing Ground yaitu :

a. Boundaries

b. Breakline.

c. Contour.

d. DEM file.

e. Drawing object

f. Point.

Jika kita sudah memiliki tipe data seperti di atas maka Existing Ground Surface dapat dibuat. Data yang banyak digunakan pada keperluan kegiatan kita umumnya ada 3 yaitu : point, contour, dan breakline Ketika memulai mendesain jalan menggunakan civil 3D, terlebih dahulu harus mengaktifkan Toolspace di menu tab Home dengan cara klik kiri icon

dahulu harus mengaktifkan Toolspace di menu tab Home dengan cara klik kiri icon Seperti tampak di

Seperti tampak di gambar berikut:

dahulu harus mengaktifkan Toolspace di menu tab Home dengan cara klik kiri icon Seperti tampak di
dahulu harus mengaktifkan Toolspace di menu tab Home dengan cara klik kiri icon Seperti tampak di

1.1

Membuat surface:

Untuk membuat Existing Ground Surfaceterlebih dahulu kita harus membuat surface yang nantinya akan diisi dengan data yang kita miliki. Berikut langkah-langkahnya :

Klik kanan pada surface di toolspace dan pilih Create Surface

pada surface di toolspace dan pilih Create Surface 1.2 Membuat identitas surface Nama surface dapat kita

1.2 Membuat identitas surface

Nama surface dapat kita ubah sesuai kebutuhan.

di toolspace dan pilih Create Surface 1.2 Membuat identitas surface Nama surface dapat kita ubah sesuai
di toolspace dan pilih Create Surface 1.2 Membuat identitas surface Nama surface dapat kita ubah sesuai

1.3 Memasukkan data pada surface

Surface telah dibuat, dilanjutkan memasukkan data yang akan dipakai untuk surface sesuai data yang kita miliki :

akan dipakai untuk surface sesuai data yang kita miliki : Memasukkan data yang dimiliki untuk dijadikan

Memasukkan data yang dimiliki untuk dijadikan surface dengan beberapa jenis data :

1.3.1 Contour Data (kontur)

a. Cek properties obyek Pastikan data contour yang akan digunakan berjenis : polyline, 2D polyline. Jika data belum berupa keduanya maka harus diubah jenis datanya menjadi salah satu dari data tersebut. Cara melihat jenis data, pilih salah satu garis kontur dan klik kanan, pilih properties

Pada properties terlihat di paling atas adalah jenis object yang kita pilih. jika sekiranya tidak
Pada properties terlihat di paling atas adalah jenis object yang kita pilih. jika sekiranya tidak

Pada properties terlihat di paling atas adalah jenis object yang kita pilih. jika sekiranya tidak diperlukan lagi, properties dapat kita tutup.

b. Tambahkan data contour Buka toolspace pada surface yang akan diiolah dan klik kanan pada Contours, kemudian pilih Add

diiolah dan klik kanan pada Contours , kemudian pilih Add Akan muncul jendela Add Contour Data,
diiolah dan klik kanan pada Contours , kemudian pilih Add Akan muncul jendela Add Contour Data,

Akan muncul jendela Add Contour Data,dapat ditambahkan deskripsi dari kontur yang akan kita tambahkan, tidak ditambahkan informasi pun tidak akan berpengaruh pada data kita.

Setelah tombol Ok ditekan, kita dapat langsung memilih garis kontur yang akan ditambahkan dengan menyorot garis tersebut.

kontur yang akan ditambahkan dengan menyorot garis tersebut. Setelah semua garis kontur yang kita perlukan tersorot,
kontur yang akan ditambahkan dengan menyorot garis tersebut. Setelah semua garis kontur yang kita perlukan tersorot,

Setelah semua garis kontur yang kita perlukan tersorot, tekan enter. Matikan layer yang tidak perlu, dan kita dapat melihat kontur kita telah menjadi surface.

dan kita dapat melihat kontur kita telah menjadi surface . Catatan : Jika kita memiliki data

Catatan :

Jika kita memiliki data breakline misalnya badan jalan, maka tipe garisnya berbentuk 3D polyline, tipe data seperti ini dapat kita tambahkan pada Breaklines, dengan cara klik kanan pada icon ini dan pilih Add

polyline, tipe data seperti ini dapat kita tambahkan pada Breaklines, dengan cara klik kanan pada icon

c. Mengatur tampilan surface Namun tampilannya belum mewakili. Kita dapat mengatur tampilan ini dengan klik pada surface lalu klik kanan dan pilih Edit Surface Style

pada surface lalu klik kanan dan pilih Edit Surface Style Pada jendela Surface Style di tab

Pada jendela Surface Style di tab Display, kita dapat mengatur layer contour yang ditampilkan, klik Ok setelah pengaturan selesai.

Style di tab Display , kita dapat mengatur layer contour yang ditampilkan, klik Ok setelah pengaturan
Style di tab Display , kita dapat mengatur layer contour yang ditampilkan, klik Ok setelah pengaturan

Interval kontur surface juga dapat diatur sesuai kebutuhan pada tab Summary

juga dapat diatur sesuai kebutuhan pada tab Summary 1.3.2 Point Data Data point yang bisa digunakan

1.3.2 Point Data

Data point yang bisa digunakan dalam membuat surface adalah point berupa object dan point berupa file.

1.3.2.1 Surface dari point berupa object Gambar point yang ada diubah menjadi COGO point sebelum dibuat menjadi surface, langkah- langkah nya sebagai berikut :

a. Memastikan tipe object adalah point Pilih object lalu klik kanan dan pilih properties

langkah nya sebagai berikut : a. Memastikan tipe object adalah point Pilih object lalu klik kanan

b. Merubah data object point menjadi COGO point

Pada tool bar terdapat pilihan

point menjadi COGO point Pada tool bar terdapat pilihan klik tanda panah ke bawah dan pilih
point menjadi COGO point Pada tool bar terdapat pilihan klik tanda panah ke bawah dan pilih

klik tanda panah ke bawah dan pilih

bar terdapat pilihan klik tanda panah ke bawah dan pilih kemudian klik, lalu sorot object point

kemudian klik, lalu sorot object point yang diinginkan untuk diubah ke COGO

pilihan klik tanda panah ke bawah dan pilih kemudian klik, lalu sorot object point yang diinginkan

Setelah semua point yang dimaksud terpilih, tekan enter lalu isikan description dari point tersebut jika dibutuhkan, tekan enter kembali untuk menyelesaikan perintah pembuatan COGO point , ulangi langkah tersebut untuk seluruh point yang akan diubah menjadi COGO point sebanyak jumlah object yang akan diubah , object point telah berubah menjadi COGO point .

c. Menambah data COGO point yang telah ada ke dalam surface Pada Toolspace di surface yang dimaksud, masuk ke Definition dan klik kanan pada Points Group, pilih Add

Definition dan klik kanan pada Points Group , pilih Add Pilih Points Group yang akan dimasukkan

Pilih Points Group yang akan dimasukkan ke dalam surface, klik Apply dan Ok

akan dimasukkan ke dalam surface , klik Apply dan Ok d. Mengatur tampilan surface (seperti langkah

d. Mengatur tampilan surface (seperti langkah sebelumnya pada Data contour ,1.3.1 poin c)

1.3.2.2 Surface dari point berupa file Surface dibuat dengan fasilitas import point, langkah langkah nya sebagai berikut

a. Import file point Memasukkan file point yang kita punya ke dalam surface yang telah kita buat

Pada menu Points klik tools

surface yang telah kita buat Pada menu Points klik tools maka akan muncul jendela seperti di
surface yang telah kita buat Pada menu Points klik tools maka akan muncul jendela seperti di

maka akan muncul jendela seperti di bawah ini

klik tools maka akan muncul jendela seperti di bawah ini Klik icon pada lingkaran merah di

Klik icon pada lingkaran merah di atas, dan akan muncul jendela Import Points seperti berikut:

Klik pada icon di samping dan pilih file point yang dimaksud. Pada Specify point file
Klik
pada
icon
di
samping
dan
pilih
file
point
yang
dimaksud.
Pada Specify point file format pilih format data point file
yang akan dimasukkan, sesuaikan dengan format data file
kita.
Setelah file dan format data sesuai klik Ok

Contoh hasil importing point file

sesuaikan dengan format data file kita. Setelah file dan format data sesuai klik Ok Contoh hasil

b. Membuat surface dari data point Langkah langkah nya sama dengan Menambah data COGO point yang telah ada ke dalam surface (item no 1.3.2.1 poin c.).

2

Alignment

Alignment dalam civil 3d adalah desain alignment horizontal jalan. Langkah-langkah nya adalah sebagai berikut :

a. Membuat identitas Alignment

Aktifkan Alignment Creation Tools

identitas Alignment Aktifkan Alignment Creation Tools M e m b e r i n a m

Memberi nama alignment

identitas Alignment Aktifkan Alignment Creation Tools M e m b e r i n a m

Mengaktifkan Design Criteria, mengisikan disain rencana kecepatan pada jalan. Aktifkan Use Criteria based design jika ingin jalan kita dikoreksi terhadap parameter standar desain jalan AASHTO. Setelah seluruh pengaturan selesai, klik Ok

jalan AASHTO. Setelah seluruh pengaturan selesai, klik Ok Akan muncul Alignment Layout Tools , pada pojok
jalan AASHTO. Setelah seluruh pengaturan selesai, klik Ok Akan muncul Alignment Layout Tools , pada pojok

Akan muncul Alignment Layout Tools, pada pojok kiri ada icon 2 pilihan.

Jika kita akan membuat as jalan berupa garis lurus maka pilih

Jika kita akan membuat as jalan dimana terdapat lengkung maka pilih Kemudian klik pada pilihan kita.

klik panah ke bawah. Terdapat

akan membuat as jalan dimana terdapat lengkung maka pilih Kemudian klik pada pilihan kita. klik panah
akan membuat as jalan dimana terdapat lengkung maka pilih Kemudian klik pada pilihan kita. klik panah
akan membuat as jalan dimana terdapat lengkung maka pilih Kemudian klik pada pilihan kita. klik panah

b. Membuat as jalan/alinemen horizontal (Alignment) Selanjutnya kita dapat membuat as jalan sesuai dengan rencana, titik yang kita buat adalah PI, untuk as jalan berupa lengkung menyesuaikan standar desain yang ada di civil 3D

lengkung menyesuaikan standar desain yang ada di civil 3D Setelah selesai tekan enter Alignment telah selesai

Setelah selesai tekan enter Alignment telah selesai dibuat

lengkung menyesuaikan standar desain yang ada di civil 3D Setelah selesai tekan enter Alignment telah selesai

Dapat kita lihat di Toolspace telah ada Alignment Desain Jalan (contoh)

di Toolspace telah ada Alignment Desain Jalan (contoh) 3 Profile Profile dalam civil 3d adalah disain

3

Profile

Profile dalam civil 3d adalah disain alignment vertical jalan. Langkah-langkah nya adalah sebagai berikut :

a. Create surface profile Klik pada icon Profile dan pilih Create Surface Profile seperti gambar di bawah

berikut : a. Create surface profile Klik pada icon Profile dan pilih Create Surface Profile seperti

Akan muncul jendela berikut

Akan muncul jendela berikut Pilih Alignment yang akan dibuatkan potongan memanjangnya pada Alignment . Pilih surface

Pilih Alignment yang akan dibuatkan potongan memanjangnya pada Alignment. Pilih surface yang menjadi Existing Ground pada Select surface dan klik Add (pada lingkaran merah) Setelah alignment dan existing ground telah ditentukan, klik Draw in profile view.

Akan tampak jendela berikut :

klik Draw in profile view . Akan tampak jendela berikut : Potongan memanjang sesuai dengan alignment

Potongan memanjang sesuai dengan alignment telah dibuat

Setelah klik Draw in frofile view akan muncul jendela di samping, klik pada Create Profile
Setelah klik Draw in frofile view akan
muncul jendela di samping, klik
pada Create Profile View.
Tentukan posisi potongan
memanjang akan diletakkan pada
gambar.
Klik pada posisi tersebut dan
potongan memanjang telah dibuat.
Kita dapat mengubah tampilan potongan memanjang dengan membuka Edit Profile View Style . Caranya klik

Kita dapat mengubah tampilan potongan memanjang dengan membuka Edit Profile View Style. Caranya klik pada gambar potongan memanjang, klik kanan dan buka Edit Profile View Style. Pada jendela ini kita bisa mengatur tampilan potongan memanjang kita.

b. Membuat desain alinemen vertical Sebelumnya telah disinggung bahwa alinemen vertical pada civil 3D disebut dengan Profile. Cara membuat alinemen vertical dalam civil 3D yaitu :

Mengaktifkan Profile Creation Tools seperti di bawah ini

Mengaktifkan Profile Creation Tools seperti di bawah ini Klik pada menubar Home dan pada Profile pilih

Klik pada menubar Home dan pada Profile pilih Profile Creation Tools.

Kita diminta memilih Profile View yang akan kita pakai untuk mendesain elinemen vertical.

Lalu muncul jendela Create Profile-Draw New, disini kita bisa memberi identitas terhadap desain alinemen vertical yang akan dibuat.

Muncul Profile Layout Tools, dengan inilah kita mendesain alinemen vertikal

Mendesain alinemen vertical pada civil 3D sedikit mirip dengan desain alinemen horosontal. Pada alinemen vertical PVI dijadikan acuan dan kita harus membuatnya manual sepanjang profile yang ada. Berikut tampilannya

manual sepanjang profile yang ada. Berikut tampilannya Jika kita ingin ada lengkung pada desain alinemen vertical

Jika kita ingin ada lengkung pada desain alinemen vertical kita maka Draw Tangens With Curves menjadi pilihan kita. Selain itu kita juga bisa mengatur radius tikungan kita di Curve Settings.

c. Mengatur tampilan potongan memanjang Kita dapat mengatur tampilan profil potongan memanjang dengan memilih profile yang akan diatur tampilannya lalu klik kanan dan pilih Edit Profile View Style. Setelah itu muncul jendela pengaturan tampilan potongan memanjang seperti berikut

pengaturan tampilan potongan memanjang seperti berikut Pada jedela tersebut kita dapat mengatur seluruh tampilan

Pada jedela tersebut kita dapat mengatur seluruh tampilan potongan memanjang sesuai dengan kebutuhan kita.

4

Assembly

Dalam civil 3d, assembly adalah typical cut & fill dan badan jalan yang akan kita desain. Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :

a. Mengaktifkan Tool Paleetes Pada menuubar Home, klik pada tanda di bawah untuk mengaktifkan Tool Palettes

berikut : a. Mengaktifkan Tool Paleetes Pada menuubar Home, klik pada tanda di bawah untuk mengaktifkan

Jendela Tool Palettes telah aktif

Jendela Tool Palettes telah aktif b. Mendesain tipikal desain jalan Tipikal desain jalan terdiri dari badan

b. Mendesain tipikal desain jalan Tipikal desain jalan terdiri dari badan jalan, bundwall, tipe potongan dan timbunan.Dalam Tool Palettes terdapat beberapa kelompok template yang dapat digunakan untuk mendesain tipikal jalan. Untuk kelompok Basic, di dalam nya kita dapat menggunakan untuk membuat tipikal badan jalan (BasicLane), bundwall (SimpleNoiseBarrier). Sedangkan untuk tipe timbunan dan potongan menggunakan kelompok Daylight dan dapat disesuaikan tipe potongan dan timbunan yang akan digunakan. Dibawah ini contoh tipikal jalan dengan komponen badan jalan, model potongan dan timbunan

timbunan yang akan digunakan. Dibawah ini contoh tipikal jalan dengan komponen badan jalan, model potongan dan

5

Corridor

Corridor adalah hasil penggabungan antara surface, alignment, profile, assembly. Ini merupakan perwujudan area jalan dan desain tipe timbunan yang kita rencanakan. Langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut :

5.1 Corridor Design

a. Mengaktifkan perintah Corridor Terlebih dahulu aktifkan perintah Corridor di menu bar Home, dengan klik icon seperti di bawah ini.

di menu bar Home , dengan klik icon seperti di bawah ini. b. Memberi identitas dan

b. Memberi identitas dan pengaturan Setelah icon Corridor diaktifkan maka akan mucul jendela di samping :

Corridor diaktifkan maka akan mucul jendela di samping : Pada tab Name isikan nama corridor yang

Pada tab Name isikan nama corridor yang akan dibuat.

Pada tab Alignment pilih alinemen yang akan kita buat corridor nya.

Pada tab Profile pilih potongan memanjang yang akan kita buat corridor nya.

Pada tab Assembly pilih tipikal potongan yang akan kita buat corridor nya.

Pada tab Target Surface pilih Existing Ground (topo) yang akan dijadikan datum dari corridor kita.

c. Pengaturan Corridor Setelah klik ok pada jendela sebelumnya maka akan muncul jendela berikut :

pada jendela sebelumnya maka akan muncul jendela berikut : Klik Set All Target dan tentukan Existing
pada jendela sebelumnya maka akan muncul jendela berikut : Klik Set All Target dan tentukan Existing

Klik Set All Target dan tentukan Existing Ground yang akan dijadikan acuan corridor.

Setelah Set All Target di klik akan muncul jendela di samping, lalu klik pada area
Setelah Set All Target di klik akan muncul
jendela di samping, lalu klik pada area yang
dilingkari dan pilih Existing Ground.
Setelah semua proses selesai, klik Ok dan
jalankan proses Rebuils Corridor.

Contoh Corridor yang telah dibuat

Contoh Corridor yang telah dibuat 5.2 Point from Corridor (titik koridor desain) Kemungkinan kita akan memerlukan

5.2 Point from Corridor (titik koridor desain)

Kemungkinan kita akan memerlukan data point dari desain yang kita buat untuk stacking out di lapangan. Dalam civil 3d dimungkinkan kita mendapatkan point dari desain yang telah kita buat. Untuk titik koordinat yang sering diperlukan adalah centerline jalan dan titik pada rencana koridor, berikut ini langkah-langkah untuk mendapatkan kedua koordinat tersebut.

5.2.1 Centerline Alignment Coordinate (titik koordinat as jalan)

Untuk mendapatkan koordinat as jalan yang telah didesain berikut langkah-langkahnya :

1. Pembuatan titik centerline Untuk mendapatkan interval yang sama maka digunakan fungsi pembuatan titik dengan Measure Alignment, cara mengaktifkannya seperti gambar berikut

Pada gambar di samping klik icon Measure Alignment ( ), posisi icon tersebut tampak pada
Pada gambar di
samping
klik
icon
Measure
Alignment (
),
posisi
icon
tersebut tampak pada gambar di samping.

Kemudian akan muncul jendela berikut

Lalu pada icon klik panah ke bawah dan pilih Measur Alignment. Masukkan parameter yang dibutuhkan
Lalu pada icon klik panah ke bawah dan
pilih Measur Alignment.
Masukkan parameter yang dibutuhkan termasuk
di dalamnya interval titik yang akan dibuat, tekan
enter sampai seluruh titik centerline terbentuk.

Berikut gambar titik centerline yang telah terbentuk dengan interval 10m

enter sampai seluruh titik centerline terbentuk. Berikut gambar titik centerline yang telah terbentuk dengan interval 10m

2. Export point Untuk mendapatkan data point yang telah kita buat, klik kanan pada Point Group yang dimaksud lalu pilih Export point maka akan muncul jendela berikutnya, seperti gambar di bawah ini.

akan muncul jendela berikutnya, seperti gambar di bawah ini. Pada jendela Export Points kita dapat mengatur
akan muncul jendela berikutnya, seperti gambar di bawah ini. Pada jendela Export Points kita dapat mengatur

Pada jendela Export Points kita dapat mengatur format data point dan lokasi penyimpanan .

5.2.2 Corridor Point Extract

1. Pengaturan interval Pengaturan interval titik diatur pada jendela Corridor properties, cara mengaktifkan dengan klik kanan pada corridor dan pilih Corridor properties, maka akan muncul jendela berikut :

Corridor properties, maka akan muncul jendela berikut : Klik icon pada Frequency . Jendela berikutnya adalah

Klik icon pada Frequency. Jendela berikutnya adalah untuk pengaturan interval nya.

Jika ingin membagi dengan interval yang sama maka pastikan pada Along Curves dipilih At an
Jika ingin membagi dengan interval yang sama maka pastikan pada Along Curves dipilih At an
Jika ingin membagi dengan interval yang sama maka
pastikan pada Along Curves dipilih At an increment, dan
nilai pada Along tangents, Curve increment, Along spiral
sama besar.

Setelah di atur seperti pada jendela di atas maka tampilan corridor akan sedikit berubah menjadi

di atas maka tampilan corridor akan sedikit berubah menjadi Tampak pada gambar di samping garis melintang
Tampak pada gambar di samping garis melintang jalan sudah tergambar dengan jarak sama besar. Garis
Tampak pada gambar di samping garis
melintang jalan sudah tergambar dengan jarak
sama besar. Garis ini akan dijadikan acuan
posisi untuk point yang kita buat, garis-garis
tersebut harus sesuai dengan interval
centerline yang kita buat sebelumnya sehingga
stacking out akan mudah.

2.

Membuat titik pada corridor Pada menubar Corridor Utilities →Create COGO Points from Corridor seperti gambar di bawah ini

COGO Points from Corridor seperti gambar di bawah ini Jika menubar masih belum aktif, pada kotak
Jika menubar masih belum aktif, pada kotak perintah (Command) ketik “menubar”(tanpa tanda petik) lalu enter,jika
Jika menubar masih belum aktif, pada kotak
perintah (Command) ketik “menubar”(tanpa
tanda petik) lalu enter,jika angka yang tertera
adala “0” maka ubah menjadi “1” lalu enter.

Kemudian akan muncul jendela di bawah ini, jendela ini berfungsi untuk mengatur dibagian koridor mana saja yang akan kita ambil data point nya.

Jika kita membutuhkan point di posisi kaki timbunan atau potongan, maka cukup centang Daylight. Pada
Jika kita membutuhkan point di posisi kaki timbunan atau
potongan, maka cukup centang Daylight.
Pada kotak New point group name berikan nama pada point group
ini, contoh diberikan nama “Corridor”, hal ini untuk mempermudah
ketika kita menidentifikasi point group yang akan di-export.

Setelah pengaturan selesai, klik Ok.

Dari pengaturan interval dan pembuatan titik pada koridor maka gambar yang akan kita dapat adalah seperti di bawah ini :

gambar yang akan kita dapat adalah seperti di bawah ini : Tampak pada gambar di samping,

Tampak pada gambar di samping, posisi dari titik-titik yang ada telah sesuai dengan pengaturan interval yang kita kehendaki. Langkah selanjutnya adalah export point

3. Export point Langkah untuk membuat data point sama dengan langkah export point pada centerline.

6

Final Ground Surface

Final ground surface adalah hasil surface dari corridor yang kita buat (disain jalan). Untuk mendapatkan volume cut&fill diperlukan 2 surface yaitu existing ground surface dan final ground surface. Langkah untuk membuat Final Ground Surface :

a. Mengaktifkan Corridor Surface

Klik pada Corridor lalu klik kanan dan pilih Corridor Surface.
Klik pada Corridor lalu klik kanan dan pilih
Corridor Surface.

b. Membuat Corridor Surface Setelah jendela Corridor Surface terbuka maka kita perlu mengisikan beberapa informasi untuk membuat corridor surface diantaranya :

Pada jendela di samping kita mulai dengan klik icon Create a corridor surface ( )
Pada jendela di samping kita
mulai dengan klik icon Create a
corridor surface ( )
Kemudian pada Specify code pilih
beberapa kode yang perlu
dimasukkan ke dalam rencana
corridor surface kita.setiap kali
memilih jangan lupa klik icon
Selanjutnya buka tab Boundaries.
Pada tab Boundaries klik kanan pada rencana surface kita dan pilih Corridor extents as outer
Pada tab Boundaries klik kanan
pada rencana surface kita dan
pilih Corridor extents as outer
boundary.
Klik Ok jika seluruh proses telah
selesai. Dan jangan lupa untuk
jalankan perintah Rebuild the
corridor.
Corridor
surface
telah
selesai
dibuat.

6.1

Tambahan :

Superelevation

Pada aplikasi civil 3D kita dapat membuat diagram superelevasi pada profil desain jalan dengan langkahberikut :

1.

Mengaktifkan Superelevation editor Select alignment jalan kita lalu akan muncul beberapa tools seperti tampak di gambar di bawah ini :

beberapa tools seperti tampak di gambar di bawah ini : Pada gambar diatas langkah nya adalah

Pada gambar diatas langkah nya adalah klik icon

bawah ini : Pada gambar diatas langkah nya adalah klik icon lalu pilih Calculate /Edit Superelevation

lalu pilih Calculate /Edit Superelevation,

2. Pengaturan diagram superelevasi Setelah perintah pada Superelevation Editor dilakukan maka akan muncul jendela berikut :

Editor dilakukan maka akan muncul jendela berikut : Pada jendela di samping, kita dapat mengatur desain
Pada jendela di samping, kita dapat mengatur desain superelevasi yang kita kehendaki, mulai dari lebar
Pada jendela di samping, kita dapat
mengatur desain superelevasi yang kita
kehendaki, mulai dari lebar badan jalan,
lajur, bahu jalan.
Setelah seluruh pengaturan selesai klik
Finish. Superelevasi telah selesai dibuat.

3. Menampilkan diagram Superelevation pada gambar Profile (potongan memanjang jalan) Diagram superelevasi dapat ditampilkan pada Band di gambar Profile kita dengan cara sebagai berikut :

a. Mengaktifkan jendela Profile Properties Dengan cara Pilih gambar Profile lalu klik kanan → pilih Profile View Properties maka jendela berikut akan muncul :

Dengan cara Pilih gambar Profile lalu klik kanan → pilih Profile View Properties maka jendela berikut

b. Pada Band Type klik panah ke bawah dan pilih Superelevation, pada Select band style pilih yang sesuai lalu klik Add. Untuk mengatur jarak yang sesuai dari band dan gambar Profile dapat di atur pada kolom Gap, isikan jarak yang sesuai. Setelah selesai maka diagram superelevasi telah dibuat, seperti tampak pada gambar di bawah ini :

telah dibuat, seperti tampak pada gambar di bawah ini : 7 Sample Line Sample line adalah

7 Sample Line

Sample line adalah garis-garis acuan yang digunakan untuk membuat section/potongan melintang (cross section), artinya kita hanya dapat membuat gambar potongan melintang sesuai dengan posisi dan jumlah sample line yang kita buat. Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :

a. Mengaktifkan Jendela Sample line

Pada tool bar Home, klik icon Sample Lines seperti contoh pada gambar di samping. Selanjutnya
Pada tool bar Home, klik icon Sample Lines
seperti contoh pada gambar di
samping.
Selanjutnya pilih Alignment yang dimaksud.

Setelah Alignment dipilih akan muncul jendela berikut :

Klik tanda panah pada icon lalu akan muncul beberapa pilihan, pilih
Klik tanda panah pada icon
lalu
akan muncul beberapa pilihan, pilih

b. Pengaturan Sample line

Setelah klik icon

icon lalu akan muncul beberapa pilihan, pilih b. Pengaturan Sample line Setelah klik icon akan muncul

akan muncul jendela berikut :

Pada jendela ini kita dapat mengatur lebar potongan yang akan dibuat pada Left Swath Width

Pada jendela ini kita dapat mengatur lebar potongan yang akan dibuat pada Left Swath Width dan Right Swath Width. Acuan center adalah alinement horizontal yang kita buat, jadi lebar kanan dan kiri dihitung dari alinemen jalan kita.

Untuk interval potongan dapat di atur pada Sampling Increments.

Jika kita ingin membuat potongan melintang di posisi awal dan akhit STA jalan maka pada Additional Sample Controls value At Range Start dan At Range End kita ganti menjadi True.

Setelah semua pengaturan selesai klik Ok dan enter untuk mengakhiri perintah pembuatan sample line.

Berikut contoh sample line yang telah dibuat dengan pengaturan seperti gambar sebelumnya.

telah dibuat dengan pengaturan seperti gambar sebelumnya. Sesuai dengan gambar di samping, aka nada 5 gambar
Sesuai dengan gambar di samping, aka nada 5 gambar potongan melintang.
Sesuai
dengan gambar di
samping, aka nada 5 gambar
potongan melintang.

8

Section

Section dalam civil 3d adalah gambar potongan melintang (cross section) dalam disain jalan kita. Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :

a. Mengaktifkan jendela Section

Pada menu bar Home klik icon . Untuk membuat Section sepanjang alignment, klik icon Create
Pada menu bar Home klik icon
.
Untuk
membuat
Section
sepanjang
alignment, klik icon Create Multiple View
(
Untuk membuat Section
).
di STA tertentu,
pilih Create Section View ( )

b. Pengaturan gambar Section Setelelah icon di atas diklik maka akan muncul jendela berikut (kali ini dicontohkan pembuatan Section sepanjang alignment jalan).

dicontohkan pembuatan Section sepanjang alignment jalan). Pada jendela ini kita dapat mengatur tampilan section.
Pada jendela ini kita dapat mengatur tampilan section. Klik Create Section Views untuk menampilkan gambar
Pada jendela ini kita dapat
mengatur tampilan section.
Klik Create Section Views
untuk menampilkan gambar
potongan.
Tentukan posisi letak gambar
potongan pada gambar.

c. Gambar Section Setelah kita tentukan posisi Section dan kita klik, maka gambar Section(potongan) seperti contoh di bawah ini akan mucul.

Section (potongan) seperti contoh di bawah ini akan mucul. 9 Cut & Fill Volume & Volume

9 Cut & Fill Volume & Volume Report

9.1 Cut&Fill Volume

Untuk mengetahui cut&fill volume desain dibutuhkan 2 Surface yaitu existing ground dan finish ground, berikut langkah-langkah mengetahui volume cut&fill:

a. Aktifkan jendela Volume Dashbord

volume cut&fill: a. Aktifkan jendela Volume Dashbord b. Mengatur surface yang akan dihitung volumenya. Pada tab

b. Mengatur surface yang akan dihitung volumenya.

Pada tab Analyze klik icon Volume Dashboard untuk mengaktifkan tools penghitungan volume.

Setelah muncul jendela seperti di samping, klik icon untuk mengaktifkan pengaturan surface yang akan dihitung.
Setelah muncul jendela seperti di samping, klik
icon untuk mengaktifkan pengaturan surface
yang akan dihitung.
c. Tampilan volume cut&fill 9.2 Volume Report Pada jendela disamping kita perlu mengatur Base Surface

c. Tampilan volume cut&fill

c. Tampilan volume cut&fill 9.2 Volume Report Pada jendela disamping kita perlu mengatur Base Surface dan

9.2 Volume Report

Pada jendela disamping kita perlu mengatur Base Surface dan Comparison Surface. Base Surface adalah Topo
Pada jendela disamping kita perlu mengatur
Base Surface dan Comparison Surface.
Base Surface adalah Topo jalan.
Comparison Surface adalah surface dari
corridor desain jalan.
Pada jendela di samping, kita dapat mengetahui volume cut & fill. Warna merah adalah volume
Pada jendela di samping, kita dapat
mengetahui volume cut & fill.
Warna merah adalah volume cut dan
warna hijau untuk volume fill.

Pada Volume Report kita menampilkan Total Volume Table (volume cut&fill dalam tabel)

a. Mengaktifkan compute material

Klik pada icon lalu atur sesuai dengan aliengment yang akan kita hitung volume nya.
Klik pada icon
lalu
atur
sesuai
dengan
aliengment
yang akan kita hitung volume nya.
Jendela di samping akan muncul setelah icon diklik. Pilih alignment dan sample line yang akan
Jendela di samping akan muncul setelah icon
diklik.
Pilih
alignment
dan
sample line
yang akan dihitung volumenya.
Klik Ok untuk mengakhiri perintah tersebut

b. Pengaturan Existing Ground dan Datum

Jendela seperti gambar di samping akan muncul setelah kita klik Ok pada jendela sebelumnya. Pada
Jendela
seperti
gambar
di
samping
akan
muncul
setelah
kita
klik
Ok
pada
jendela
sebelumnya.
Pada kolom Object Name,
sesuaikan surface yang akan kita
hitung volumenya.
EG adalah Topo yang kita miliki
Datum adalah corridor surface
dari desain jalan kita.
Klik Ok pada akhir proses.

c. Membuat Volume Report

Klik icon untuk mengaktifkan jendela pengaturan Volume Report
Klik
icon
untuk
mengaktifkan
jendela
pengaturan
Volume Report
Setelah icon jendela di samping. diklik maka akan muncul Select Alignment tempat kita mengatur alignment
Setelah icon
jendela di samping.
diklik maka akan muncul
Select Alignment tempat kita mengatur alignment
mana yang akan kita hitung volume nya.
Select sample line group tempat kita mengatur
sample line pad alignment yang akan dihitung volume
nya.
Select Material list tempat kita mngatur material list
yang digunakan untuk menghitung volume
Klik Ok setelah seluruh pengaturan selesai.

d.

Hasil Total Volume Table

Seleteh kita klik Ok maka akan muncul jendela di samping. Lalu klik Yes. Jendela di
Seleteh kita klik
Ok maka akan
muncul jendela di samping. Lalu klik
Yes.
Jendela di samping adalah Volume
Report yang kita dapat.
Untuk memindahkannya ke aplikasi
lain sehingga mempermudah
penanganan datanya dapat dilakukan
dengan fungsi copy dan paste seperti
yang sudah lazim digunakan.