Anda di halaman 1dari 14

PENYUSUNAN RENCANA ANGGARAN

BIAYA (RAB) RUMAH TINGGAL


DUA LANTAI

DisusunOleh :
Nama : Wenda Sulistiono
NIM : 13550001
Semester : VI (Enam) / Sore
Dosen : Rafama Dewi, M.T.,M.PM.

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA
Jl.TB Simatupang No.152 Tanjung Barat Jakarta Selatan

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Semakin bertambahnya penduduk di suatu daerah khususnya Jakarta Selatan,
rumah merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Dalam rangka memenuhi
kebutuhan masyarakat akan kepemilikan rumah, diperlukan upaya penyedian
perumahan yang layak, sekarang ini dikembangkan oleh Developer Perumahan.
Oleh karena itu pemerintah mengeluarkan standarisasi tata cara perhitungan harga
satuan pekerjaan konstruksi bangunan dan perumahan sesuai dengan peraturan
Pemerintah Indonesia.
Salah satu tahap penting dalam pelaksanaan suatu konstruksi adalah
perhitungan rencana anggaran biaya yang mengacu kepada standarisasi tata cara
perhitungan harga satuan pekerjaan konstruksi bangunan yang diterbitkan BSN.
Pengertian rencana anggaran adalah memperkirakan kemungkinan jumlah biaya
yang diperlukan untuk suatu kegiatan yang didasarkan pada informasi yang
tersedia pada waktu itu. Besar biaya ini menjadi bahan pertimbangan, guna
memilih cara atau altenatif pembangunan yang paling efisien. Selain unsur-unsur
harga, bahan, upah tenaga, peralatan dan pelaksanaan yang akan menetapkan
besar biaya pembangunan.
Dalam tahapan perencanaan anggaran biaya tersebut, terdapat berbagai
macam permasalahan mengenai anggaran biaya, seperti pada proyek
pembangunan Rumah di jl.h tholib, cipete utara, Jakarta selatan ini cara
perhitungan yang digunakan penawaran kontraktor dalam pembangunan ini,
masih relatif kecil dengan metode SNI dan dari owner estimate (OE).

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

1.2 Deskripsi Proyek


Pada bab ini menjelaskan lebih mengenai konsep suatu perancangan dari
pembangunan rumah di Jl. H. Tholib, Cipete utara Jakarta selatan dan bangunan
hunian ini memiliki ketinggian dua lantai.
Berikut adalah kebutuhan ruang yang direncanakan dalam pembangunan
rumah tinggal di Jl. H. Tholib, Cipete utara Jakarta selatan :

Kebutuhan Ruang Lantai 1


1. Car Port
2. Teras
3. Ruang Tamu
4. Ruang Makan
5. Ruang Keluarga
6. Kamar Tidur 1
7. Kamar Tidur Pembantu
8. Dapur
9. KM / WC
10. KM / WC Pembantu
11. Taman

Kebutuhan Ruang Lantai 2


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Kamar Tidur 2
Kamar Tidur 3
Kamar Tidur Utama
Ruang Keluarga
KM / WC
Area Cuci Dan Jemur
7. Balkon

Kebutuhan Ruang Lantai 3


1. Gudang

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

Denah Lantai 1

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

Denah Lantai 2

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

Denah Lantai 3

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

Tampak Depan

Tampak Samping

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

Potongan A-A

Potongan B-B

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

Pada lantai satu lebih ditujukan untuk keperluan utama, seperti penerimaan tamu,
ruang makan, ruang keluarga, serta dapur. Sedangkan ruang tidur dibagian depan
rumah dengan luas 3,00 x 3,00 meter bisa di gunakan bagi tamu maupun orang
rumah.
Pada lantai dua, Lantai ini bersifat privat, dan dikhususkan untuk area
istirahat keluarga. Pada lantai ini terdapat dua kamar tidur dan kamar tidur utama
dengan satu ruang keluarga. Sedangkan pada lantai paling atas atau lantai tiga itu
di gunakan untuk tempat penyimpanan barang atau gudang.
1.3 Maksud dan Tujuan
Dalam hal ini perhitungan rencana biaya pembangunan, yang lebih dikenal
dengan Rencana Anggaran Biaya ( RAB ), adalah termasuk bagian dalam
kelompok kegiatan perencanaan. Seperti diketahui perencanaan memegang
peranan penting dalam siklus proyek, karena keberhasilan proyek akan sangat
ditentukan oleh kualitas dari perencanaan.
Adapun tujuan dari penulisan ini sebagai berikut :
a. Menjadi gambaran sebagai langkah awal untuk melaksanakan kegiatan
pembangunan.
b. Mengetahui proses perencanaan sebuah proyek
c. Mengetahui struktur organisasi pelaksanaan proyek dan lingkup pekerjaan
proyek.
1.4 Lingkup Pekerjaan Proyek
Pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah Pekerjaan Pembangunan Rumah 2
Lantai di JL. H THOLIB, CIPETE UTARA, JAKARTA SELATAN. Seperti
halnya bangunan gedung, maka proyek pembangunan rumah ini juga mempunyai
ruang lingkup pekerjaan yang terdiri dari :
I.

PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Pembersihan lahan
2. Pembuatan pagar pembatas
3. Pengukuran
4. Bowplank
5. Pembuatan bedeng/ gudang bahan dan alat
6. Penyediaan air kerja
7. Listrik kerja

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

II.

PEKERJAAN GALIAN DAN URUGAN


1. Galian
2. Urugan bawah tanah
3. Urugan kembali

III.

PEKERJAAN PONDASI
1. Penulangan footplat
2. Pengecoran footplat
3. Pasang pondasi batu kali

IV.

PEKERJAAN LANTAI 1

4.1. PEKERJAAN STRUKTUR


1. Penulangan sloof
2. Pengecoran sloof
3. Penulangan kolom
4. Pengecoran kolom
5. Penulangan tangga
6. Pengecoran tangga
7. Penulangan plat
8. Pengecoran plat dan balok
9. Penulangan kolom
10. Pengecoran kolom
11. Penulangan ring
12. Pengecoran ring
.2

PEKERJAAN ARSITEKTUR

1. Pekerjaan Dinding
2. Pekerjaan Plesteran
3. Pekerjaan Acian
4. Pekerjaan Kayu
5. Pekerjaan Kusen
6. Pekerjaan Pintu & Jendela
7. Pekerjaan Cat
8. Pekerjaan Planfond
9. Pekerjaan Lantai
10. Pekerjaan Interior Kitchen
4.3. PEKERJAAN INSTALASI MEKANIKAL ELEKTRIKAL

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

1.
2.
3.
4.
5.
V.

Pekerjaan Pipa air bersih/air kotor


Pekerjaan Instalasi kabel
Pekerjaan instalasi lampu
Pekerjaan instalasi stop kontak
Pekerjaan instalasi saklar
PEKERJAAN LANTAI II

g. Pekerjaan Atap
- Pemasangan rangka atap
- Pemasangan genteng
- Pemasangan rangka plafond
- Pemasangan plafon
- Pemasangan listplank
h. PEKERJAAN SANITASI
- Pembuatan septictank
- Pemasangan closet dan bak mandi
- Pemasangan tempat cuci piring
i. PEKERJAAN FINISHING
- pengecatan
e. INSTALASI LISTRIK
- Pemasangan instalasi listrik
- Pemasangan titik lampu

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

BAB II
2.1 Work Breakdown Struktur ( WBS )
Dari deskripsi proyek dalam bab I, berikut ini detail pekerjaan hingga ke
unit yang termudah di hitung pembiayaannya, yaitu ;

BAB III
3.1 Rencana Jadwal Proyek ( Time Schedule )
Secara garis besar proyek rumah tinggal 2 lantai ini dijadwalkan dengan
durasi 8 (delapan) bulan atau 32 (tiga puluh dua) minggu. Berikut ini uraian
jadwalnya:

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

WENDA SULISTIONO (13.55.00.01)

Jurusan Teknik Arsitektur UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA