Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH

TANAMAN OBAT
SMPN 1 BANJARMASIN
TAHUN AJARAN 2015/2016

DISUSUN OLEH : MUHAMMAD


ILHAM HABIBIE

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tanaman obat sudah banyak sekali digunakan oleh manusia sejak zaman dahulu. Bahkan
dipercaya mempunyai khasiat yang lebih ampuh daripada obat-obat dokter. Namun, karena
perkembangan jaman dan semakin meningkatnya pengetahuan manusia tentang farmakologi
dan ilmu kedokteran, banyak masyarakat yang beralih ke obat-obatan dokter karena lebih
mempercayai obat-obatan kimia yang telah teruji khasiatnya secara laboratorium, dibandingkan
dengan obat tradisional yang banyak belum bisa dibuktikan secara laboratorium.
Seiring berjalannya waktu, kehidupan berubah. Dengan adanya krisis moneter, masyarakat
terdorong kembali menggunakan obat-obat tradisional yang boleh dikatakan bebas dari
komponen impor, terutama bebas dari bahan-bahan kimia yang kemungkinan dapat berakibat
fatal bagi kesehatan tubuh.
Karena dengan perkembangan teknologi pula, semakin banyak tanaman obat tradisional yang
telah bisa dibuktikan khasiatnya secara laboratorium dan dijamin aman untuk dikonsumsi dan
bisa menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan efek samping.
Banyak bagian tumbuhan yang bisa digunakan sebagai obat, diantaranya adalah bagian buah,
batang, daun, dan akar atau umbi. Oleh karena pentingnya tanaman-tanaman obat tersebut
maka perlu kita mempelajarinya dengan baik sehingga dapat berdaya guna bagi kita.
1.2 Rumusan Masalah
a. Apa pengertian tanaman obat?
b. Apa saja bagian dan jenis tanaman obat?
c. Bagaimana teknologi pengolahan obat?
1.3 Tujuan
a. Untuk mengetahui pengertian tanaman obat
b. Untuk mengetahui bagian dan jenis tanaman obat
c. Untuk mengetahui teknologi pengolahan obat
1.4 Metode Penulisan
Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah metode kepustakaan dan
penelusuran internet.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian tanaman obat
Sejak terciptanya manusia di permukaan bumi, telah diciptakan pula alam sekitarnya mulai dari
sejak itu pula manusia mulai mencoba memanfaatkan alam sekitarnya untuk memenuhi
keperluan alam bagi kehidupannya, termasuk keperluan obat-obatan untuk mengatasi masalahmasalah kesehatan. Kenyataan menunjukkan bahwa dengan bantuan obat-obatan asal bahan
alam tersebut, masyarakat dapat mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya. Hal
ini menunjukkan bahwa obat yang berasal dari sumber bahan alam khususnya tanaman telah
memperlihatkan peranannya dalam penyelenggaraan upaya-upaya kesehatan masyarakat.
Tanaman obat merupakan segala jenis tumbuh-tumbuhan yang mempunyai khasiat atau
kegunaan sebagai obat.
2.2 Bagian dan jenis tanaman obat
1. Bagian akar atau umbi
Bagian akar yang sering kita sebut sebagai rimpang. Dan bagian-bagian tanaman tersebut
mempunyai klasifikasi penyembuhan penyakit yang berbeda-beda. Jenis akar yang digunakan
sebagai obat contohnya sebagai berikut :
a. Bawang Putih(Garlic/Allium sativum) termasuk dalam Familli Lilyacea. Tanaman ini berbentuk
rumput dan mempunyai suing tunas yang timbul pada pangkal batang bentuknya lebih
menyerupai umbi-umbi kecil yang telah berubah bentuk dan fungsinya. Umbi-umbi kecil tersebut
disebut suing.
Kandungan Kimia dan Kegunaannya
Senyawa yang ada pada bawang putih adalah alisin. Ketika bawang putih
dimemarkan/dihaluskan, zat aliin yang sebenarnya tidak berbau akan terurai. Dengan dorongan
enzim alinase, aliin terpecah menjadi alisin, amonia, dan asam piruvat. Bau tajam alisin
disebabkan karena kandungan zat belerang. Aroma khas ini bertambah menyengat ketika zat
belerang (sulfur) dalam alisin diterbangkan ammonia ke udara, sebab ammonia mudah
menguap. Senyawa alisin berkhasiat menghancurkan pembentukan pembekuan darah dalam
arteri, mengurangi gejala diabetes dan mengurangi tekanan darah.
Selain alisin, bawang putih juga memiliki senyawa lain yang berkhasiat obat, yaitu alil. Senyawa
alil paling banyak terdapat dalam bentuk dialil-trisulfida yang berkhasiat memerangi penyakitpenyakit degeneratif dan mengaktifkan pertumbuhan sel-sel baru.
Manfaat bawang putih untuk terapi antara lain :
a. sebagai obat batuk, sakit gigi, sakit telinga, atherosclerosis, diare, disentri, diptheri dan
vaginitas.
b. menurunkan takanan darah tinggi
c. menurunkan kolesterol
d. menurunkan gula darah pada penderita diabetes
e. mendorong reaksi penawar racun
f. meningkatkan system kekebalan tubuh
g. melindungi serangan kanker dan jantung.
h. antimikroba(antibakteri, anti jamur, anthelmintic)
i. pengobatan asma dan gangguan pernafasan lain
j. pengobatan gangguan pencernaan.
b. Bawang merah (onion/Allium cepa) termasuk dalam Familli Lilyacea yang berasal dari Asia
Tengah.
Manfaat bawang merah:
1. menurunkan lemak darah
2. mencegah pembekuan darah
3. menurunkan tekanan darah

4. menurunkan aktivitas gula darah


5. menyembuhkan asma
6. melawan sel tumor, dan
7. menyembuhkan leukimia.
8. Batuk.
9. Haid tidak teratur.
10. Kencing manis.
11. Obat cacing.
12. Demam pada anak-anak (obat luar).
13. Perut kembung pada anak-anak (obat luar).
c. Bawang bombay
Salah satu zat yang dikandung bawang bombay adalah gultation. Gultation adalah salah satu
unsur yang berfungsi sebagai anti oksidan. Zat ini juga terdapat pada liver dan bola mata. Bila
gultation berkurang, akan mengakibatkan menurunnya fungsi hati dan memicu terbentuknya
katarak.
Bawang bombay juga banyak mengandung vitamin B1 yang berfungsi untuk mendorong vitalitas
dan meningkatkan nafsu makan. Pada penelitian yang dilakukan oleh salah satu universitas di
Amerika pada tahun 2004, diteliti reaksi perkembangan sel kanker bial sel tersebut disatukan
dengan zat-zat yang dikeluarkan oleh bawang bombay. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa
beberapa jenis baawang bombay dapat berkhasiat untuk mencegah kanker hati dan kanker usus
besar.
Manfaat bawang bombay bagi kesehatan :
Menurunkan kadar gula darah
Menurunkan kolesterol dan tekanan darah
Untuk mencegah kanker
d. Wortel (Carrot / Daucus carota), termasuk dalam famili Umbeliflorae, tanaman ini memiliki
batang yang sangat pendeksehingga hampir tidak kelihatan sebagai batang pada umumnya
Manfaat wortel untuk terapi, antara lain yaitu:
1. membantu indera penglihatan
2. mencegah kanker dan paru-paru
3. menurunkan kolesterol darah dan mencegah konstipasi.
Wortel mengandung pro vitamin A yang sangat tinggi, oleh karena sangat baik untuk menjaga
kesehatan mata, khususnya pada anak-anak dan dapat meningkatkan ketahanan tubuh terhdap
penyakit infeksi. Kandungan karoten terutama bet karoten dalam wortel berfungsi sebagai anti
kanker. Penelitian di Swedia tahun 1976 mengemukakan bahwa wortel adalah satu dari 2 bentuk
diet(satunya diet jeruk) untuk menghalangi kanker pankreas.
Untuk memperoleh zat anti kanker yang lebih banyak, sebaiknya wortel dikonsumsi dalam
keadaan masak, karena pemasakan akan membantu meningkatkan karoten 2 kali lebih banyak.
Namun pemasakan yang terlalu lama akan menghilangkan beta karoten tersebut. Serta dengan
mengkonsumsi 200g wortel mentah tiap pagi maka kolesterol darah akan turun 11%.
Khasiat Wortel
1. Baik Untuk Penglihatan dan Imunitas
Wortel merupakan jenis sayuran terpopuler kedua setelah kentang. Wortel mengandung vitamin
A yang tinggi. Vitamin A dan Beta karoten kadang-kadang diresepkan untuk hal yang sama,
karena beta karoten di dalam tubuh dikonversi menjadi vitamin A. Beta karoten sendiri termasuk
dalam golongan karotenoida dan telah diidentifikasi terdapat lebih dari 600 jenis karoten yang
berbeda. Antara lain yang cukup dikenal di dunia kesehatan adalah karoten, lutein, dan lycopen.
Beta karoten merupakan bagian penting dari karoten. Jika tubuh diberi asupan beta karoten
maka tubuh akan membentuk vitamin A sesuai yang diperlukan tubuh sehingga menyantap
wortel menjadikan cara yang aman untuk memperoleh vitamin A.
2. Mencegah kanker
Dibandingkan dengan sayuran lain, wortel paling banyak mengandung beta karoten, rata-rata
12.000 IU; para ahli menganjurkan 15.000-25.000 IU per hari. Penelitian dari National Cancer
Institute mengaitkan kandungan tinggi beta karoten dengan pencegahan kanker, karena sifat

antioksidannya yang melawan kerja destruktif sel-sel kanker. Di samping itu beta karoten
membantu sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan killer cell alami.
Lain lagi dengan penelitian di Kanada yang menguji kekebalan tubuh pada 50 orang yang
berusia di atas 65 tahun mendapatkan nutrisi yang mengandung beta karoten dan vitamin E
dalam jumlah ekstra. Setelah beberapa saat mereka menjadi lebih jarang mengalami batuk pilek,
flu, dan infeksi lain dibandingkan orang yang tidak menggunakan suplemen. Dan jika mereka
sakit, mereka lebih cepat sembuh.
3. Mencegah rabun senja dan memperbaiki penglihatan
Karoten juga baik untuk kesehatan mata. Membantu mencegah terjadinya rabun senja dan
memperbaiki penglihatan yang lemah. Kekurangan vitamin A atau yang dikenal dalam istilah
kedokteran sebagai Avitaminosis A dapat menyebabkan buta ayam atau rabun senja.
e. Lengkuas merah
Lengkuas yang biasanya digunakan untuk pengobatan adalah jenis lengkuas merah (Alpinia
purpurata K Schum). Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lainnya disebutkan,
lengkuas merah memiliki sifat antijamur dan antikembung. Efek farmakologi ini umumnya
diperoleh dari rimpang yang mengandung basonin, eugenol, galangan dan galangol.
Basonin dikenal memiliki efek merangsang semangat, eugenol mencegah ejakulasi prematur,
antijamur Candica albicans, antikejang analgetik, anestetik, dan penekan pengendali gerak,
galangan meredakan rasa lelah, antimutagenik, penghambat enzim siklo-oksigenase dan
lipoksogenase, sementara galangol dapat merangsang semangat dan menghangatkan tubuh.
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Reumatik, Sakit Limpa, Gairah seks, Nafsu makan, Bronkhitis; Morbili, Panu.
f. Bengkuang
Kandungan Zat Gizi Bengkuang
Bengkuang merupakan buah yang kaya akan berbagai zat gizi yang sangat penting untuk
kesehatan terutama vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam bengkuang yang
paling tinggi adalah vitamin C. Sedangkan mineral yang terkandung dalam bengkuang adalah
fosfor, zat besi, kalsium dan lain-lain. Bengkuang juga merupakan buah yang mengandung
kadar air yang cukup tinggi sehingga dapat menyegarkan tubuh setelah mengkonsumsinya dan
menambah cairan tubuh yang diperlukan untuk menghilangkan deposit-deposit lemak yang
mengeras yang terbentuk dalam beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu, bengkuang dianggap
dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Manfaat Bengkuang Untuk Kesehatan
1. Mengobati Wasir
Wasir terjadi karena gangguan aliran darah di sekitar dubur sehingga pembuluh darah melebar
dan membengkak. Tidak semua penderita wasir memerlukan pengobatan medis, yakni mereka
yang mengeluhkan pendarahan, adanya tonjolan dan gatal-gatal. Dengan pengobatan apapun
kemungkinan wasir dapat kambuh kembali tergantung dari kebiasaan makan, minum dan buang
air besar. Kandungan serat dalam bengkuang dapat membantu mengatasi wasir. Karena salah
satu fungsi serat yaitu membantu memperlancar saluran pencernaan dan pengeluaran feses
sehingga tidak sulit dan tidak menimbulkan rasa sakit serta mengurangi penekanan ketika
mengeluarkannya.
2. Mengobati Demam
Bengkuang yang mempunyai sifat kimiawi yang berkhasiat mendinginkan dapat digunakan untuk
menurunkan demam. Umbi bengkuang dapat dimakan secara langsung maupun dibuat dalam
bentuk
jus yang diminum pagi dan sore.
3. Baik Bagi Penderita Penyakit Diabetes Mellitus
Serat makanan yang terdapat dalam bengkuang berperan dalam menurunkan kadar gula dalam
darah karena diserap secara perlahan dan tidak semuanya diubah menjadi glukosa. Dengan
demikian serat pada bengkuang dapat mengendalikan gula darah para penderita diabetes
mellitus.
Dalam upaya mempertahankan kadar gula dalam darah tetap normal, bengkuang dibuat dalam
bentuk jus atau dapat pula diparut kemudian disaring lalu diambil sarinya dan diminum setiap
pagi dan malam hari

4. Mengobati Sariawan
Kandungan vitamin C dalam bengkuang yang bertindak sebagai antioksidan dapat membantu
mempercepat proses penyembuhan penderita sariawan. Bengkuang dapat diberikan pada
penderita sariawan dengan cara dibuat dalam bentuk jus yang kemudian ditambahkan dengan
madu dan air secukupnya.
5. Menurunkan Kadar Kolesterol Darah
Terapi jus bengkuang dapat dilakukan untuk menurunkan kolesterol dalam darah. Kandungan air
dan serat dalam bengkuang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain
serat dan kadar air yang tinggi, kandungan vitamin C dalam bengkuang yang berfungsi sebagai
antioksidan juga dapat membantu dalam proses penurunan kadar kolesterol dalam darah.
g. Temulawak
Kandungan Kimia : Daging buah (rimpang) temulawak mempunyai beberapa kandungan
senyawa kimia antara lain berupa fellandrean dan turmerol atau yang sering disebut minyak
menguap. Kemudian minyak atsiri, kamfer, glukosida, foluymetik karbinol. Dan kurkumin yang
terdapat pada rimpang tumbuhan ini bermanfaat sebagai acnevulgaris, disamping sebagai anti
inflamasi (anti radang) dan anti hepototoksik (anti keracunan empedu).
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit limpa, Sakit ginjal, Sakit pinggang, Asma, Sakit kepala; Masuk angin, Maag, Sakit perut,
Produksi ASI, Nafsu makan; Sembelit, Sakit cangkrang, Cacar air, Sariawan, Jerawat;
h. Jahe
Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempahrempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas
tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.
Manfaat jahe, berdasar sejumlah penelitian, antara lain:
Merangsang pelepasan hormon adrenalin, memperlebar pembuluh darah, sehingga darah
mengalir lebih cepat dan lancar. Tubuh pun menjadi lebih hangat, kerja jantun memompa darah
lebih ringan. Akibatnya, tekanan darah menjadi turun.
Jahe mengandung dua enzim pencernaan yang penting. Pertama, protease yang berfungsi
memecah protein. Kedua, lipase yang berfungsi memecah lemak. Kedua enzim ini membantu
tubuh mencerna dan menyerap makanan.
Jahe sekurangnya mengandung 19 komponen bio-aktif yang berguna bagi tubuh. Komponen
yang paling utama adalah gingerol yang bersifat antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan
darah. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh darah, penyebab utama stroke, dan serangan
jantung. Gingerol diperkirakan juga membantu menurunkan kadar kolesterol.
Memblok serotonin, yaitu senyawa kimia pembawa pesan. Senyawa ini menyebabkan perut
berkontraksi, sehigga timbul rasa mual. Misalnya pada orang yang mengalami mabuk
perjalanan. Jadi, untuk mencegah mabuk perjalanan, ada baiknya minum wedang jahe sebelum
bepergian. Caranya: pukul-pukul jahe segar sepanjang 1 ruas jari, masukkan dalam satu gelas
air panas. Beri madu secukupnya, lalu minum. Bisa juga menggunakan sepertiga sendok teh
jahe bubuk, atau kalau tahan, makan dua kerat jahe mentah.
Membuat lambung menjadi nyaman, dan membantu mengeluarkan angin. Bisa meringankan
kram perut saat menstruasi atau kram akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak.
Membantu tubuh melawan pilek dan flu. Jahe mengandung antioksidan yang membantu
menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh.
Jahe merupakan pereda rasa sakit yang alami dan dapat meredakan nyeri rematik, sakit kepala,
dan migren. Caranya, minum wedang jahe 3 kali sehari. Bisa juga minum wedang ronde,
mengulum permen jahe, atau menambahkan jahe saat Anda membuat soto, semur, atau
rendang.
i. Kencur
Kencur (Kaempferia galanga L.) adalah salah satu jenis empon-empon/tanaman obat yang
tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpang atau rizoma tanaman ini
mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang dimanfaatkan sebagai stimulan.
Khasiat Kencur

Rimpang kencur bermanfaat sebagai sumber minyak atsiri, penyedap makanan, minuman, juga
bahan jamu dan obat. Minyak atsiri dalam kencur berupa sineol, asam metal kanil, dan
pendekaan. Minyak atsiri ini bias diperoleh dengan cara menyuling rimpangnya.
Berdasarkan analisis laboratorium, minyak atsiri dalam rimpang kencur mengandung kurang
lebih 23 macam senyawa. Tujuh belas di antaranya mengandung senyawa aromatic,
monoterpena, dan seskuiterpena. Senyawa terakhir punya efek mengurangi dan menghilangkan
rasa nyeri (daya analgesic). Kencur juga bersifat stimulant, sehingga bias sebagai penambah
tenaga. Selain itu juga bersifat karminatif atau meluruhkan angina, jadi menghilangkan kembung
di perut.
Di Cina, kencur digunakan untuk obat berbagai penyakit, selain sakit gigi juga memar, nyeri
dada, sakit kepala, dan sembelit. Kabarnya, kencur juga bias untuk mengobati tetanus, radang
lambung, muntah-muntah, panas dalam, serta keracunan.