Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI


TERHADAP PERILAKU ANAK
Disusun Untuk Memenuhi Tugas
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Disusun Oleh :
Ketua
Anggota

: Indrian Fatwa
: - Aji Rozal Munir
- Tandi Permana
- Rizki Dulpikar
- Yana Taryana

SMA NEGERI JATINUNGGAL


TAHUN AJARAN 2015/2016

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur hak Allah yang telah memberikan kelancaran dalam segala hal,
sholawat serta salam semoga senantiasa terlimpah curahkan pada Nabi Muhammad
SAW.
Alhamdulilah atas karunia dan rohmat Allah kami bisa menyusun makalah yang kami
beri judul DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP
PERILAKU ANAK tepat pada waktunya, dan kami juga berterimakasih pada seluruh
pihak yang telah membantu. Dalam menyusun makalah ini kami menggabungkan
sumber dari buku reperensi serta dari Internet.
Kami sadar makalah ini masih banyak kekurangan baik dari segi penyampaian nya,
maupun isinya, hal ini disebabkan karena keterbatasan wawasan dan pengalaman.
Oleh karena itu keritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami nantikan.

Jatinunggal, 24 April 2016

Penulis

DAFTAR ISI
Kata
Pengantar
...............................................................................................................
...............................................................................................................
i
Daftar
Isi
...............................................................................................................
...............................................................................................................
ii
BAB
I
PENDAHULUAN
...............................................................................................................
...............................................................................................................
1
1.1. Latar
Belakang
Masalah
1
1.2. Perumusan

Masalah

1
1.3. Landasan
1
1.4. Metode

Teori

Pemecahan

Masalah

2
BAB
II
PEMBAHASAN
...............................................................................................................
...............................................................................................................
3
2.1. Pengaruh
Kemajuan
Teknologi
Terhadap
Anak
3
2.2. Dampak Positif dan Negatif Teknologi Informasi dan
Komunikasi
Terhadap

Anak

5
2.2.1.
Dampak
Positif
.......................................................................................................
.......................................................................................................
5
.......................................................................................................

2.2.2.
Dampak
Negatif
.......................................................................................................
.......................................................................................................
5
2.3. Peran
penting
Orang
Tua
6
2.4. Solusi
6
2.5. Cegah

Kecanduan

7
BAB
III
KESIMPULAN
...............................................................................................................
...............................................................................................................
8
DAFTAR
PUSTAKA
...............................................................................................................
...............................................................................................................
9

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Teknologi informasi merupakan salah satu hal yang tidak akan lepas dari kehidupan
manusia. Karena teknologi informasi ini sudah ada sejak berabad-abad lalu dan
hingga kini masih terus berkembang. Tanpa adanya teknologi informasi, manusia
akan kesulitan untuk berkomunikasi dan menyampaikan informasi.
Kini teknologi informasi berkembang begitu cepat seiring dengan berkembangnya
ilmu pengetahuan. Teknologi informasi dan komunikasi ini memiliki banyak sekali
peranan dan dampaknya dalam berbagai bidang, terutama pada bidang hiburan.
Akhir-akhir ini perkembangan teknologi sangat pesat contohnya seperti games,
musik, video, handphone, internet dsb. Teknologi bukanlah sesuatu yang mutlak
bermanfaat, teknologi tetap ada sisi buruknya. Bisa diibaratkan pisau, teknologi jika
digunakan di jalan yang benar maka akan membawa manfaat, namun jika disalah
gunakan akan membawa mudharat. Akibat pesatnya teknologi tersebut membuat
kita menjadi sangat tergantung dengan yang namanya teknologi, terutama internet.
Bagi sebagian orang kadar kebahagiaan diukur dengan koneksi internet tanpa batas
selama 1 x 24 jam x 30 hari x 12 bulan dan seterusnya.
1.2. Perumusan Masalah
Dari uraian latar belakang masalah perumusan masalah yang dapat kita ambil
adalah :
1. Apakah dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi baik untuk anak-anak ?
2. Apakah hal tersebut akan berdampak buruk kepada anakanak ?
3. Bagaimana Teknologi Informasi jika dilihat dari sudut pandang etika tradisional?
1.3. Landasan Teori
Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa Latin texere yang berarti
menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas
pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan
dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu
rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian
dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan. Suatu
1

teknologi biasanya mempunyai dua aspek yaitu aspek hardware (terdiri dari material
atau objek fisik) dan aspek software ( Jacques Ellul ) (1967) mengartikan teknologi
sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri
efisiensi dalam setiap kegiatan manusia. Gary J. Anglin (1991) mendefinisikan
teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain
secara bersistem dan menyistem, untuk memecahkan masalah (Yusufhadi Miarso,
2004).
Sedangkan dampak adalah suatu akibat yang ditimbulkan oleh sesuatu. Jadi
dampak teknologi adalah akibat yang ditimbulkan oleh suatu teknologi, bisa akibat
baik bisa juga akibat buruk dalam kehidupan manusia.
1.4. Metode Pemecahan Masalah
Dalam makalah ini metode pemecahan masalah yang digunakan penyusun adalah
dengan mengajak para pembaca untuk mengawasi, memerhatikan, dan memberi
contoh yang baik serta nilai etika tradisional kepada anak-anak agar mereka dapat
mengerti bagaimana memanfaatkan teknologi informasi dengan baik dan benar. Hal
ini dilakukan agar anak-anak tidak tersesat dan terjerumus kedalam pengaruhpengaruh yang kurang baik dari teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Anak
Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat.
Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia kini telah dapat langsung
kita ketahui berkat kemajuan teknologi (globalisasi). Saat ini dunia sudah terasa
semakin sempit karena cepatnya akses informasi di berbagai belahan dunia
membuat dunia ini seolah semakin sempit dikarenakan kita dapat melihat apa yang
terjadi di Amerika misalnya, meskipun kita berada di Indonesia.
Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada
kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya.
Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi
nilai-nilai yang ada di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat
ketimuran seperti Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar
pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang di anut
masyarakat,

baik

masyarakat

perkotaan

maupun

pedesaan

(modernisasi).

Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan
internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati
oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang
bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan
di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran
masyarakat khususnya masyarakat pedesaan dengan segala image yang menjadi
ciri khas mereka.
Saat ini sudah banyak jutaan anak dan remaja masuk kedalam era digital melalui
kehidupan dunia maya di Internet. Industri web komunitas-entertainment pun
berkembang dengan sedemikian pesatnya. Club Penguin, Webkinz, Starfall, dan
Facebook mungkin baru sebagian kecil dari jutaan kid-friendly sites yang saat ini
sedang digandrungi anak-anak. Kebanyakan penggemar website ini adalah anakanak usia sekolah hingga mahasiswa. Dan deretan kid-friendly sites sangat
menikmati keuntungan yang dihasilkan dari fenomena ini. Contohnya, Webkinz,
pembuat mainan anak yang mengambil karakter dari virtual-world ini mengalami
pertumbuhan pengunjung hingga 6 juta anak tahun ini, angka ini merupakan
lonjakan kenaikan 300% dari perolehan angka pengunjung tahun lalu. Hal ini
3

merupakan sebuah fakta baru bahwa ternyata anak-anak merupakan sasaran


empuk yang banyak diincar oleh para pengiklan saat ini.
Selain sebagai sasaran iklan, anak-anak juga sangat terkait dalam pertumbuhan
teknologi multimedia terutama dalam edukasi dan entertaiment. Dalam dunia
edukasi pun telah banyak dijumpai bagaimana situs maupun software edukasi
dipergunakan sebagai sarana mendidik anak-anak. Bahkan untuk anak 5 tahun pun
sekarang telah tersedia software dan game edukasi yang dirangkai dengan musik
untuk membantu mereka mengembangkan kemampuan dan kecerdasannya.
Perkembangan games-games pun sangat berpengaruh kepada anak-anak. Dan
yang saat ini digemari oleh anak-anak adalah games online. Dan ada juga anakanak yang menggemari games-games yang berbau kekerasan. Hal ini perlu
diperhatikan oleh kita, karena ini akan berdampak buruk bagi anak-anak dan dan
sangat

berbahaya

sekali.

Namun

di

tengah

berkembangnya

game

yang

menciptakan virtual worlds bagi anak-anak ini, ternyata masih ada sedikit kepedulian
yang ditunjukkan oleh beberapa vendor pembuat game dengan adanya education
virtual worlds. Lebih lanjut jenis virtual worlds ini memang ditujukan untuk tujuan
edukasi, dimana Modern Prometheus ini mengajarkan pada anak untuk belajar etika
dan mengambil keputusan. Dalam game ini anak-anak dilibatkan dalam sebuah
skenario di mana mereka harus membuat keputusan-keputusan strategis yang
menyangkut etis dari berbagai sudut pandang yang berbeda.
Lalu internet juga merupakan salah satu hal yang bias memengaruhi anak. Dengan
adanya internet anak-anak dapat dengan mudah mencari tahu mengenai segala hal
yang ingin mereka ketahui. Namun hal yang perlu diperhatikan disini adalah dengan
semakin mudah dan familiarnya anak dengan Internet dan menemukan berbagai
macam informasi di Internet, tidak boleh mengurangi pertumbuhan verbal dan sosial
anak dalam dunia nyata. Hal tersebut didasarkan oleh fakta hasil penelitian terhadap
anak-anak di Amerika, yang ternyata dengan sangat cepat dapat menunjukkan letak
Irak dengan Internet, namun menjadi kebingungan saat mencari letaknya dalam
sebuah globe fisik bola dunia. Tentu saja fakta seperti ini merupakan sesuatu yang
harus dipertimbangkan dalam suatu pengembangan teknologi edukasi masa depan.

2.2. Dampak Positif dan Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap
Anak
Teknologi Informasi dan Komunikasi memiliki beberapa dampak terhadap anak. Dari
hal tersebut dapat kita golongkan menjadi 2 golongan, yaitu dampak positif dan
dampak negatif.
2.2.1. Dampak Positif
1. Anak-anak dapat menggunakan perangkat lunak pendidikan seperti programprogram pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah, geografi, dan
sebagainya. Tambahan pula, kini perangkat pendidikan ini kini juga diramu
dengan unsur hiburan (entertainment) yang sesuai dengan materi, sehingga
anak semakin suka.
2. Membuat anak semakin tertarik untuk belajar.
3. Dapat menjadi solusi bagi para orangtua yang memiliki anak yang merasa
mudah bosan untuk belajar.
4. Dapat menambah wawasan.
5. Memudahkan anak-anak untuk mendapatkan banyak ilmu tambahan lewat
internet.
2.2.2. Dampak Negatif
1. Anak-anak bisa ketergantungan terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi.
2. Anak-anak akan cenderung mengerjakan tugas sendiri dengan bantuan internet
dari pada belajar berkelompok yang disitu banyak sekali hikmah-hikmah yang
terkandung dalam nilai kebersamaan.
3. Dapat terpengaruh kedalam pergaulan yang tidak baik karena kurang control dari
teman ataupun dari orang tua.
4. Anak-anak bisa saja secara tidak sengaja mengakses situs-situs pornografi.
5. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan
lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
6. Kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, anak mengkonsumsi
games yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak
pakar pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini
adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.

2.3. Peran penting Orang Tua


Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya
memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan
5

mengawasi anak saat bermain komputer. Karenanya, kepada semua orangtua, saya
kembali mengingatkan peran penting mereka dalam pemanfaatan komputer bagi
anak.
1. Berikan kesempatan pada anak untuk belajar dan berinteraksi dengan komputer
sejak dini. Apalagi mengingat penggunaan komputer adalah sesuatu yang tidak
bisa dihindari pada saat ini dan masa yang akan datang.
2. Perhatikan bahwa komputer juga punya efek-efek tertentu, termasuk pada fisik
seseorang. Karena perhatikan juga amsalah tata ruang dan pencahayaan.
Cahaya yang terlalu terang dan jarak pandangan terlalu dekat dapat
mengganggu indera penglihatan anak.
3. Pilihlah perangkat lunak tertentu yang memang ditujukan untuk anak-anak.
Sekalipun yang dipilih merupakan program edutainment ataupun games,
sesuaikan selalu dengan usia dan kemampuan anak.
4. Perhatikan keamanan anak saat bermain komputer dari bahaya listrik. Jangan
sampai terjadi konsleting atau kemungkinan kesetrum terkena bagian tertentu
dari badan Central Processing Unit (CPU) komputer.
5. Carikan anak meja atau kursi yang ergonomis (sesuai dengan bentuk dan ukuran
tubuh anak), yang nyaman bagi anak sehingga anak dapat memakainya dengan
mudah. Jangan sampai mousenya terlalu tinggi, atau kepala harus mendongak
yang dapat menyebabkan kelelahan. Alat kerja yang tidak ergonomis juga tidak
baik bagi anatomi anak untuk jangka panjang.
6. Bermain komputer bukan satu-satunya kegiatan bagi anak. Jangan sampai anak
kehilangan kegiatan yang bersifat sosial bersama teman-teman karena terlalu
asik bermain komputer.
2.4. Solusi
Solusi yang tepat untk menghadapi masalah masalah yang di jelaskan dalam
masalah ini adalah peran orang tua. Karena disini peranan dari kedua orang tua
sangatlah penting. Kedua orang tua diharapkan dapat membimbing dan mengawasi
anak-anaknya dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Sehingga
anak-anak dapat mengerti hal apa saja yang termasuk hal yang baik dan hal yang
kurang baik. Dan disini juga terdapat beberapa cara untuk mencegah dampakdampak negatifnya.
1. Orangtualah yang seharusnya mengenalkan internet pada anak, bukan orang
lain. Mengenalkan internet berarti pula mengenalkan manfaatnya dan tujuan
6

penggunaan internet. Karena itu, orangtua terlebih dahulu harus melek media
dan tidak gaptek.
2. Gunakan software yang dirancang khusus untuk melindungi kesehatan anak.
Misalnya saja program nany chip atau parents lock yang dapat memproteksi
anak dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan.
3. Letakkan komputer di ruang publik rumah, seperti perpustakaan, ruang keluarga,
dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar anak,
akan mempersulit orangtua dalam hal pengawasan. Anak bisa leluasa
mengakses situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan
sadistis di dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di ruang keluarga,
keleluasaannya untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena ada anggota
keluarga yang lalu lalang.
4. Tanamkanlah nilai kebersamaan terhadap sesama, karena kebersamaan akan
mewujudkan hubungan serta emosi yang sangat dekat
2.5. Cegah Kecanduan
Kecanduan bermain komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis,
menggambar atau pun melakukan aktivitas sosial. Kecanduan bermain komputer
bisa terjadi terutama karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain
komputer. Seharusnya, orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal
waktu bermain komputer. Misalnya, anak boleh bermain komputer sepulang sekolah
setelah selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam. Waktu yang lebih longgar
dapat diberikan pada hari libur. Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak
berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi
anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya
sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah
dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.

BAB III
KESIMPULAN
Perkembangan teknologi informasi bukanlah suatu hal yang dapat kita hindari.
Karena dengan adanya teknologi informasi hidup kita akan terasa lebih mudah. Kita
7

bisa mengirim pesan dengan mudah, mengirim dan mencari informasi dengan cepat
dan mudah.
Namun dibalik semua kemudahan tersebut kta harus memerhatikan nilai, norma
serta etika dan apa saja dampak baik dan buruk dari Teknologi Informasi. Karena
supaya kita bisa mengetahui batasan-batasan apa saja yang yang boleh dilakukan
dengan adanya perkembangan teknologi informasi.
Kita juga perlu memerhatikan perkembangan Teknologi Informasi pun juga tak luput
kita tidak meninggalkan etika-etika tradisional terhadap anak-anak. Karena ini
merupakan hal yang sangat penting. Jika kita tidak memerhatikan, mengawasi dan
membimbing anak-anak yang menggunakan Teknologi Informasi hal ini bisa menjadi
dampak yang buruk, dan anak anak bisa terjerumus kedalam hal yang tidak baik.
Contohnya anak-anak menyukai game yang berbau kekerasan. Hal ini akan
mempengaruhi pikiran anak-anak. Lalu bisa saja anak-anak tersebut mengakses
situs-situs porno. Oleh karena itu kita memiliki tugas untuk membimbing dan
mengawasi anak-anak dalam memanfaatkan Teknologi Informasi.

DAFTAR PUSTAKA
http://andikajupra.blogspot.com/2010/02/dampak-negatif-dan-positif-teknologi.html
http://www.scribd.com/doc/32605728/Makalah-Pengaruh-Teknologi-InformasiTerhadap-Perilaku-Remaja
http://smppgri1bdl.wordpress.com/artikel-tik/dampak-negatif-teknologi-informasi-dankomunikasi-bagi-pelajar/
http://masjek.com/tag/lunturnya-etika-tradisional/