Anda di halaman 1dari 7

Kasus Mox Plant antara

Irlandia vs Inggris (2001)

Kelompok 5
Anggota:
Adzamayah SB E0012011
Akbar Zakaria E0012020
Anditya Gilang e0014024
Ariyanto Dwi P E0014041
Gema Yudha P E0014174

Para Pihak:
Irlandia versus Inggris

VS

Kasus Posisi:
Kasus ini bermula ketika Inggris mengembangkan energi alternatif
pembangkit listrik melalui tenaga nuklir, yang kemudian disebut operasi
MOX Plant yang dilakukan di Sellafield, sebuah tempat pemrosesan
nuklir milik Inggris yang berada di pinggir pantai dan berseberangan
dengan laut Irlandia. Operasi MOX Plant menimbulkan radiasi nuklir
yang dapat merugikan negara Irlandia. Pihak Inggris melalui Pengadilan
Tinggi London menyatakan bahwa operasi Mox Plant adalah sah,
Namun Pihak Irlandia mengajukan Provisional Measures ke ITLOS
untuk menjaga kawasan lautnya dari limbah radio aktif. Provisional
Measures ini telah merugikan pihak Inggris di bidang ekonomi sebesar
10 juta pondsterling. Masalah yang timbul dalam penyelesaian kasus ini
yaitu pihak Inggris mengklaim bahwa yang berhak menyelesaikan kasus
ini adalah Tribunal Arbitrasi tetapi pihak Irlandia bersikukuh
bahwasanya ITLOS yang berhak mengadili kasus MOX Plant ini.

Penyelesaian oleh Mahkamah/ Proses:


Hambatan dalam penyelesaian kasus MOX Plant antara
Irlandia dengan Inggris yaitu mengenai badan manakah yang
berwenang dalam menyelesaikan kasus ini. Pihak Irlandia
selaku pihak yang mengawali sengketa berpendapat bahwa
yang berwenang adalah ITLOS sedangkan dari Pihak Inggris
berpendapat bahwa Tribunal Arbitrase yang berwenang
mengadili sengketa. Berdasarkan pasal 287 (5) UNCLOS
1982, Apabila para pihak berbeda pendapat mengenai badan
manakah yang berwenang mengadili, maka sesuai pasal 287
(5) UNCLOS 1982, Sengketa ini hanya dapat diselesaikan
melalui Arbitrasi. Berdasarkan ketentuan ini, maka terlihat
bahwa badan peradilan yang berwenang untuk menyelesaikan
sengketa MOX Plant adalah Tribunal Arbitrasi

Kesimpulan:
Melalui lembaga perwakilan lingkungan Inggris atau BNFL telah melakukan

evaluasi mengenai dampak dari operasi MOX Plant, apakah kegiatan itu lebih
banyak menimbulkan efek positif atau negatif terhadap lingkungan.
Berdasarkan penelitian BNFL, pencemaran yang dihasilkan oleh MOX Plant
lebih kecil daripada pencemaran yang dihasilkan oleh Pabrik pembuangan
gas di Irlandia.
Mengenai transportasi atau pengangkutan bahan-bahan MOX Plant sudah
sesuai dengan IMO.
Mahkamah yang berwenang menyelesaikan kasus ini adalah melalui Tribunal
Arbitrase, hal ini dikarenakan pihak Irlandia telah salah melakukan prosedur,
yaitu tidak melaksanakan ketentuan dari pasal 283 UNCLOS 1982 mengenai
Kewajiban tukar menukar pendapat. Hal ini tidak dilakukan oleh pihak
Irlandia selaku pihak yang mengawali sengketa. Sedangkan dari pihak
Inggris, sejak awal telah mengupayakan perundingan secara damai