Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN SITE PLAN LAYOUT

Diajukan Sebagai Tugas


Mata Kuliah Administrasi Proyek
Dosen Pembina :
Indah Ria Riskiyah,ST,.MT

Oleh:
Mays Dwi Ismawati (1331310004)
Kelas : 3 KBS 3

POLITEKNIK NEGERI MALANG


JURUSAN TEKNIK SIPIL
MALANG
2015

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat serta karunia-Nya kepada saya sehingga saya berhasil menyelesaikan
laporan ini yang Alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul Laporan
Site Plan.
Kami ucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Dandung Novianto,ST,.MT selaku ketua jurusan Teknik Sipil.
2. Ibu Indah Ria Riskiyah,ST,.MT selaku dosen pembimbing mata
kuliah administrasi proyek yang telah memberikan bimbingan dan
penilaian.
3. Teman-teman 3KBS3 yang telah berpartisipasi dalam mata kuliah
administrasi proyek.
Saya menyadari bahwa laporan ini jauh dari sempurna, oleh karena itu
kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya
harapkan demi kesempurnaan laporan ini.
Akhir kata, saya sampaikan terima kasih dan semoga Allah SWT
meridhoi segala usaha saya. Amin.

Penulis

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Untuk mendukung program pengembangan sumber daya air, telah
diadakan studi-studi pengembangannya yang sudah dilakukan oleh Balai
Besar Wilayah Sungai Brantas, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air,
Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Pembangunan Bendungan
adalah salah satu pilihan yang paling tepat untuk memberikan banyak manfaat
dalam mencapai kemakmuran bersama negara Republik Indonesia. Salah satu
daerah di Indoneisa yang perlu dikembangkan diantaranya adalah Kabupaten
Banyuwangi yang sebagian besar masyarakatnya hidup dari pertanian dan
nelayan, yang tentunya sangat membutuhkan air untuk meningkatan produk
pertaniannya, selain itu juga untuk memenuhi air baku bagi masyarakat
sekitarnya (Kecamatan Wongsorejo) dan juga supply Pelabuhan Meneng,
termasuk tambahan pasokan tenaga listrik yng nantinya dapat mendukung
peningkatan laju perekonomian wilayah Kabupaten Banyuwangi dan
sekitarnya.
Dalam proyek bendungan yang dibangun oleh PT. Brantas Abipraya tahun
2011 ini, perencanaan site layout suatu proyek konstruksi merupakan hal yang
penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Perencanaan site plan layout
bertujuan untuk menempatkan fasilitas-fasilitas sementara pada proyek seperti
kantor, gudang, dan lainnya pada lokasi yang optimal.
1.2 Lokasi Proyek
Lokasi proyek pembangunan Bendungan Bajulmati terletak di Desa
Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi Propinsi Jawa
Timur. Lokasi proyek berjarak sekitar 38 km kearah utara Kota Banyuwangi
atau berjarak sekitar 250 km kearah timur dari Kota Surabaya.
1.3 Tujuan Proyek
Tujuan pembangunan Bendungan Bajulmati adalah sebagai berikut :
1. Supply air irigasi untuk 1800 ha.
2. Supply air baku sebesar sekitar 180 lt/sec.
3. Pembangkit Tenaga Listrik Mikro Hidro sebesar 340 Kw.

4. Sarana pengembangan tempat rekreasi satu paket dengan Taman Nasional


Baluran.
1.4 Rumusan Masalah
1. Bagaimana site plan layout proyek Bendungan Bajulmati?
2. Bagaimana sirkulasi kendaraan apabila memasuki area proyek?

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Site Plan Layout


Site plan adalah gambar dua dimensi yang menunjukkan detail dari
rencana

yang

akan

dilakukan

terhadap

sebuah

kaveling

tanah,

baik menyangkut rencana jalan, utilitas air bersih dan air kotor, listrik,
fasilitas umum, dll.
Dalam proyek Bendungan Bajulmati direncanakan site plan yaitu
sebagai berikut :

Direksik

Lokasi

Keterangan :
A : Direksi keet, adalah ruangan yang dibangun sebagai tempat pekerja bagi
staf dari kontraktor, pengawas, maupun pemilik proyek di lapangan.
B : Mushola, digunakan untuk ibadah untuk muslim di kawasan proyek.
C : Meeting Room, digunakan untuk ruang pertemuan para staf yang terlibat
dalam proses perkembangan proyek.
D : Barrack Pekerja, digunakan untuk tempat peristirahatan para pekerja
proyek.
E : Logistik, digunakan untuk penyimpanan barang yang dibutuhkan proyek
bendungan.
F : Batching Plan
Batching plan digunakan untuk tempat pencampuran bahan yang akan
diguanakan. Biasanya pencampuran bahan untuk mortar.
G : Quality Control
Quality control digunakan untuk mengecek kualitas barang yang akan
dibutuhkan, apakah sesuai dengan pesanan atau tidak.
H : Muster Point
Muster Point digunakan untuk tempat berkumpul ketika terjadi hal
yang membahayakan atau digunakan untuk apel pekerja.
I : Post Satpam
Pos Satpam digunakan untuk tempat melapor tamu dari luar untuk
masuk area proyek.
J : Toilet
K : Area Parkir
Klinik, digunakan untuk tempat berobat sementara jika ada staff atau
pekerja yang mengalami sakit ringan.
Tempat penampungan limbah.
Tempat Pengolahan limbah proyek.
Jenset, digunakan untuk cadangan sumber daya listrik apabila
listrik mengalami pemadaman.
Tandon, digunakan untuk penampungan air.
2.2 SIRKULASI KENDARAAN
Sirkulasi kendaraan adalah alur kendaraan dari luar masuk ke dalam area
proyek. Hal ini dibuat agar kendaraan dapat tertib ketika berada di dalam area
proyek, sehingga tidak mengganggu aktivitas proyek.

Pada proyek bendungan Bajulmati ini sirkulasi kendaraan dirancang


sebagai berikut :

Arah Surabaya

Dari Arah Surabaya kendaraan pengangkut memasuki jalan menuju direksi


keet. Kemudian kendaraan masuk melalui pintu masuk yang ditentukan
dan melapor tujuan masuk, jika diizinkan masuk, kendaraan pengangkut
berhenti di tempat quality control. Setelah barang sesuai pemesanan,
barang dapat diletakkan di gudang logistik dan kendaraan dapat keluar
melalui pintu keluar dan parkir di area parkir yang telah disediakan.

BAB III
PENUTUP

Proyek Konstruksi sangat membutuhkan site plan. Karena dengan


menggunakan site plan dapat memudahkan kontraktor untuk memanfaatkan
fungsi ruang yang telah tersedia pada site plan. Selain itu juga memudahkan
kendaraan masuk untuk mengantarkan barang atau tamu yang akan
berkunjung, sehingga dalam area proyek berjalan tertib dan tidak sembarang
orang dapat masuk demi menjaga ketertiban proyek.

GAMBAR PROYEK BENDUNGAN BAJULMATI BANUWANGI