Anda di halaman 1dari 17

Pasien dengan

Sindroma Cushing
C3

Anamnesis
Riwayat kesehatan sekarang
Obesitas
Cepat lelah
Muka tampak bulat ( moon face )
Nyeri pinggang
Lengan dan kaki kurus
Kulit cepat memar
Penyembuhan luka sulit
Menstruasi terhenti

Riwayat kesehatan dahulu


Apakah pasien sebelumnya pernah menderita :
Osteoprosis
Hipertensi

Pemeriksaan fisik
Obesitas
Pasien mengalami peningkatan jaringan

adiposa di wajah (moon face), punggung atas di


pangkal leher , dan di atas klavikula

obesitas sentral dengan jaringan adiposa

meningkat di mediastinum dan peritoneum


Kulit
Facial plethora terutama di pipi.
Terdapat ekimosis.

Jantung dan renal


Hipertensi dan edema dapat terjadi karena
aktivasi kortisol dari reseptor mineralokortikoid
menuju natrium dan retensi air.
Gastroenterologi

Ulkus peptikum dapat terjadi dengan atau tanpa


gejala. Khususnya pada risiko pasien yang diberi
dosis tinggi glukokortikoid.
Rangka / otot
kelemahan otot
osteoporosis

Pemeriksaan penunjang
Pada pemeriksaan laboratorium sederhana,

didapati limfositofeni, hiperglekemi dan


hipokalemia.
Pemeriksaan laboratorik diagnostik.
Pemeriksaan kadar kortisol dan overnight

dexamethasone suppression test yaitu


memberikan 1 mg dexametason pada jam 11
malam, esok harinya diperiksa lagi kadar kortisol
plasma. Pada keadaan normal kadar ini menurun.
Pemerikaan 17 hidroksi kortikosteroid dalam urin
24 jam (hasil metabolisme kortisol)

Working diagnosis
Sindrom Cushing
gangguan hormonal yang disebabkan kortisol
plasma berlebihan dalam tubuh
(hiperkortisolisme), baik oleh pemberian
glukokortikoid jangka panjang dalam dosis
farmakologik (iatrogen) atau oleh sekresi
kortisol yang berlebihan akibat gangguan aksis
hipotalamus-hipofisisadrenal
Dm tipe lain

Sindrom cushing
Tergantung ACTH
Hiperfungsi korteks adrenal
Tak tergantung ACTH
Adanya adenoma hipofisis yang mensekresi

ACTH

DM tipe lain
Defek genetik sel beta
Defek genetik insulin
Penyakit eksokrin pankreas
Penyakit endokrin
Obat-obatan
Infeksi virus
Imunologi jarang
Penyakit genetik

Different diagnosis
Cushings disease
Penyebab utama cushings disease yaitu
hiperadrenokortisme akibat aktifitas kelenjar
hipofise yang berlebihan dan tumor
adrenokortikal.
Gejala klinis yang nampak diantaranya adalah
kebotakan hingga kebotakan yang simetris
bilateral, makan-minum berlebihan, polyuria,
keadaan cepat lelah, pot-bellied abdomen

diabetes melitus tipe 2


kelelahan yang luar biasa merupakan gejala
yang paling awal dirasakan.
Penurunan berat badan secara drastis
Gangguan penglihatan.

Etiologi
Penyebab tersering dari Sindroma Cushing adalah

iatrogenic, disebabkan karena penggunaan dari


glukokortikoid untuk alasan terapetik.
Penyebab mayor adalah hyperplasia dari adrenal
secara bilateral yang disebabkan karena
hipersekresi dari hormone adrenokortikotropik
(ACTH) oleh kelenjar ptuitari atau dari sumber
ektopik seperti sel karsinoma dari paru-paru
Pada sindroma Cushing endogen, perempuan
lebih banyak yang mengalami, kecuali pada
sindroma yang disebabkan oleh ACTH ektopik.

Hipotalamus

CRH (Corticotrophin Realising Hormone)

Merangsang kelenjar hipofisis

Sekresi ACTH (ke darah, lalu ke kelenjar adrenal)

Glukokortikoid

Merangsang pelepasan kortisol (korteks adrenal)

Parastesi dan asidosis darah (nafas cepat)


gonad
seksual
Glukoneogenesis
kerja insulin
hiperglikemi
Protein
di jaringan (lemah otot)
amenore
jerawat
Menghambat pembentukkan kolagen
(striae dan penipisan kulit)

Absorbsi tulang (osteoporosis)

Nafsu makan

Berat badan

androgen
Disfungsi

Hormon

dan hirsutisme

Penatalaksanaan
Monitor hormon glukokortikoid, gula darah dan

elektrolit
Sindrom Cushing yang disebabkan oleh
penggunaan kortikosteroid:
Perlahan-lahan mengurangi dosis obat (jika

memungkinkan) di bawah pengawasan medis.

Sindrom Cushing disebabkan oleh tumor adrenal

atau tumor lainnya:


Pembedahan untuk mengangkat tumor
Jika tumor tidak dapat diambil, perlu obat-obatan

untuk menghambat pelepasan kortisol.

Komplikasi
Krisis Addison
hipofungsi anak ginjal dengan gejala
kehilangan tenaga dan perubahan warna kulit
menjadi tengguli.
Efek yang merugikan pada aktifitas korteks

adrenal
Fungsi dari korteks mengalami disfungsi

dimana fungsi ginjal tidak maksimal.

Prognosis
Sindrom Cushing yang tidak diobati akan fatal

dalam beberapa tahun oleh karena gangguan


kardiovaskular dan sepsis. Setelah
pengobatan radikal kelihatan membaik,
bergantung kepada apakah gangguan
kerusakan kardiovaskular. Pengobatan
substitusi permanent memberikan resiko pada
waktu pasien mengalami stress dan
diperlukan perawatan khusus.

kesimpulan
Pasien terkena sindroma cushing