Anda di halaman 1dari 7

TATALAKSANA

ULKUS PADA TUNGKAI

SOP

No.
Dokumen
No. Revisi
Tanggal
Terbit
Halaman

:
:
:
:
Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas Patihan

Puskesmas Patihan
Kota Madiun

DWI YULIASTUTI, S.Sos, M.Si


NIP. 19660704 198803 2 011

1. Pengertian

Ulkus pada tungkai adalah penyakit arteri, vena, kapiler dan


pembuluh darah limfe yang dapat menyebabkan kelainan
pada kulit.

2. Tujuan
3. Kebijakan

Prosedur ini sebagai acuan dalam melakukan penanganan


terhadap pasien dengan ulkus pada tungkai
SK Kepala Puskesmas Patihan No.090/
/401.103.3/2016
Tentang Uraian Tugas Pokok, Fungsi Dan Wewenang Pejabat
Fungsional Pada Puskesmas Patihan Kota Madiun

4. Referensi

Permenkes RI no 5 tahun 2014

5. Alat dan Bahan

6. Prosedur / Langkah
Langkah

1. Tanyakan keluhan pasien


Keluhan
Pasien datang dengan luka pada tungkai bawah. Luka
bisa disertai dengan nyeri atau tanpa nyeri. Terdapat
penyakit penyerta lainnya yang mendukung kerusakan
pembuluh darah dan jaringan saraf perifer.
Anamnesa :
a. Dapat ditanyakan kapan luka pertama kali terjadi.
Apakah pernah mengalami hal yang sama di
daerah yang lain.
b. Perlu diketahui apakah pernah mengalami fraktur
tungkai atau kaki. Pada tungkai perlu
diperhatikan apakah ada vena tungkai superfisial
yang menonjol dengan tanda inkompetensi katup.
c. Perlu diketahui apakah penderita mempunyai
indikator adanya penyakit yang dapat
memperberat kerusakan pada pembuluh darah.
2. Faktor Risiko:
usia penderita, berat badan, jenis pekerjaan, penderita
gizi buruk, mempunyai higiene yang buruk, penyakit
penyerta yang bisa menimbulkan kerusakan pembuluh
darah.
3. Pemeriksaan fisik
Gejala klinis keempat type ulkus :

TATALAKSANA
ULKUS PADA TUNGKAI

SOP

No.
Dokumen
No. Revisi
Tanggal
Terbit
Halaman

:
:
:
:
Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas Patihan

Puskesmas Patihan
Kota Madiun

DWI YULIASTUTI, S.Sos, M.Si


NIP. 19660704 198803 2 011

a. Ulkus Tropikum
Penyebab : Trauma, higiene dan gizi serta infeksi
oleh kuman Bacillus fusiformis dan Borrelia
vincentii.
Gejala klinis : Luka kecil terbentuk papula dan
menjadi vesikel. Vesikel pecah akan terbentuk
ulkus kecil. Ulkus akan meluas ke samping dan ke
dalam.
b. Ulkus Varikosum
Penyebab : Kelainan pembuluh seperti trombosis
atau kelainan katup vena yang berasal dari luar
pembuluh darah seperti bendungan daerah
proksimal karena tumor di abdomen, kehamilan
atau pekerjaan yang dilakukan berdiri.
Gejala klinis : Ada edema, bengkak pada kaki
yang meningkat saat berdiri. Kaki terasa gatal,
pegal, rasa terbakar tidak nyeri dan berdenyut.
Ulkus yang terjadi akan mempunyai tepi yang
tidak teratur. Dasar ulkus terdapat jaringan
granulasi, eksudat. Kulit sekitar akan nampak
merah kecoklatan. Terdapat indurasi, mengkilat,
dan fibrotik pada kulit sekitar luka.
c. Ulkus Arteriosum
Penyebab : Kelainan yang disebabkan ateroma.
Dibagi menjadi ekstramural, mural dan intramural.
Gejala klinis : Ulkus ini paling sering terdapat
pada posterior, medial atau anterior. Dapat terjadi
pada tonjolan tulang. Bersifat eritematosa, nyeri,
bagian tengah berwarna kebiruan yang akan
menjadi bula
hemoragik. Ulkus yang dalam, berbentuk plon
(punched out), tepi ulkus kotor. Rasa nyeri akan
bertambah jika tungkai diangkat atau dalam
keadaan dingin. Denyut nadi pada dorsum pedis
akan melemah atau sama sekali tidak ada.
d. Ulkus Neurotrofik

TATALAKSANA
ULKUS PADA TUNGKAI

SOP

No.
Dokumen
No. Revisi
Tanggal
Terbit
Halaman

:
:
:
:
Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas Patihan

Puskesmas Patihan
Kota Madiun

DWI YULIASTUTI, S.Sos, M.Si


NIP. 19660704 198803 2 011

Penyebab : Terjadi karena tekanan atau trauma


pada kulit yang anestetik.
Gejala klinis :Pada tempat yang paling kuat
menerima tekanan yaitu di tumit dan metatarsal.
Bersifat tunggal atau multipel. Ulkus bulat, tidak
nyeri dan berisi jaringan nekrotik. Dapat mencapai
subkutis dan membentuk sinus. Bisa mencapai
tulang dan menimbulkan infeksi sekunder.
4. Pemeriksaan penunjang
a. Pemeriksaan darah lengkap
b. Urinalisa
c. Pemeriksaan kadar gula dan kolesterol
d. Biakan kuman
5. Diagnosis klinis
Dapat ditegakkan dengan anamnesis, pemeriksaan fisik,
dan pemeriksaan penunjang, Pemeriksaan biakan
kuman pada ulkus sangat membantu dalam diagnosa
dan pemberian terapi.
6. Penatalaksanaan Komprehensif (Plan)
Penatalaksanaan
a. Non medikamentosa
1) Perbaiki keadaan gizi dengan makanan yang
mengandung kalori dan protein tinggi, serta
vitamin dan mineral.
2) Hindari suhu yang dingin
3) Hindari rokok
4) Menjaga berat badan
5) Jangan berdiri terlalu lama dalam melakukan
pekerjaan
b. Medikamentosa
Pengobatan yang akan dilakukan disesuaikan
dengan tipe dari ulkus tersebut.
1) Pada ulkus varikosum lakukan terapi dengan
meninggikan letak tungkai saat berbaring
untuk mengurangi hambatan aliran pada
vena, sementara untuk varises yang terletak

TATALAKSANA
ULKUS PADA TUNGKAI

SOP

No.
Dokumen
No. Revisi
Tanggal
Terbit
Halaman

:
:
:
:
Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas Patihan

Puskesmas Patihan
Kota Madiun

DWI YULIASTUTI, S.Sos, M.Si


NIP. 19660704 198803 2 011

di proksimal dari ulkus diberi bebat elastin


agar dapat membantu kerja otot tungkai
bawah memompa darah ke jantung.
2) Pada ulkus arteriosum, pengobatan untuk
penyebabnya dilakukan konsul ke bagian
bedah.
7. Konseling dan Edukasi
a. Edukasi perawatan kaki
b. Olah raga teratur dan menjaga berat badan ideal
c. Menghindari trauma berulang, trauma dapat
berupa fisik, kimia dan panas yang biasanya
berkaitan dengan aktivitas atau jenis pekerjaan.
d. Menghentikan kebiasaan merokok.
e. Merawat kaki secara teratur setiap hari, dengan
cara :
1) Selalu menjaga kaki dalam keadaan bersih.
2) Membersihkan dan mencuci kaki setiap hari
dengan air mengeringkan dengan sempurna
dan hati-hati terutama diantara jari-jari kaki.
3) Memakai krim kaki yang baik pada kulit
yang kering atau tumit yang retak-retak.
Tidak memakai bedak, sebab ini akan
menyebabkan kering dan retak-retak.
4) Menggunting kuku, lebih mudah dilakukan
sesudah mandi, sewaktu kuku lembut.
5) Menghindari penggunaan air panas atau
bantal panas.
6) Tidak boleh berjalan tanpa alas kaki,
termasuk di pasir.
8. Kriteria Rujukan
Respon terhadap perawatan ulkus tungkai akan
berbeda. Hal ini terkait lamanya ulkus, luas dari ulkus
dan penyebab utama.
7. Diagram Alir (Jika
diperlukan)

TATALAKSANA
ULKUS PADA TUNGKAI

SOP

No.
Dokumen
No. Revisi
Tanggal
Terbit
Halaman

:
:
:
:
Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas Patihan

Puskesmas Patihan
Kota Madiun

8. Unit Terkait

DWI YULIASTUTI, S.Sos, M.Si


NIP. 19660704 198803 2 011

Loket
Poli Umum
Laboratorium
Apotek

JUDUL

Puskesmas Patihan
Kota Madiun

SOP

No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

:
:
:
:

Kepala Puskesmas Patihan,

Dwi Yuliastuti, S.Sos, M.Si


NIP. 19660704 198803 2 011

9. Rekaman Historis

N
o

Halaman

Yang Diubah

Perubahan

Diberlakukan
Tanggal

JUDUL

Puskesmas Patihan
Kota Madiun

SOP

No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

:
:
:
:

Kepala Puskesmas Patihan,

Dwi Yuliastuti, S.Sos, M.Si


NIP. 19660704 198803 2 011