Anda di halaman 1dari 13

DIKLAT PENGENALAN

BIRO BBM DAN PELUMAS

Cahyono Rubyan
SM. Biro BBM dan Pelumas

Dasar Pendirian Biro BBM dan


Pelumas
Anggaran BBM dan Pelumas adalah 58
% dari Total Anggaran Pendapatan PT.
Pelni yakni sebesar 1, 75 T

Sebelumnya BBM dan Pelumas kapal dikelola


oleh Divisi BBM dan Pelumas dibawah Direktorat
Operasi

Sesuai dengan SK Direksi Nomor :


09.15/2/SK/HKO.01/2014 perihal Struktur
Organisasi PT. Pelni (Persero) tanggal 15
September 2015 dibentuk Biro BBM dan
Pelumas Dibawah Direktur Utama

HIGH
COST

MORE FUEL
CONSUMTI
ON

EFISIENSI PEMAKAIAN
BBM

PROFIT

MORE

Strucktur Organisasi PT. Pelni ( Persero)


BARU
28 Juli 2015

We
are
here

Strucktur Organisasi Biro BBM


dan Pelumas
SM BIRO BBM
DAN PELUMAS

MANAGER
MONITORING
BBM

MANAGER
RENDAL BBM
DAN PELUMAS

SPV .
MONITORING

SPV . RENDAL
BBM DAN
PELUMAS

SENIOR STAFF

SENIOR STAFF

JUNIOR STAFF

JUNIOR STAFF

OFFICER

OFFICER

ISTILAH - ISTILAH

BBM
LIMBAH
B3

TRANSPORT
IR

SOUNDI
NG

BUNKER

APA
ITU??
?
FLOWMET
ER

OAT
PO
(PURCHA
SE
ORDER)

PSO
LO
(LOADING
ORDER)

Ruang Lingkup dan Tanggung


Jawab Biro BBM dan Pelumas
1. Perencanaan Kebutuhan BBM Subsidi bekerjasama
dengan BPH Migas dan Pertamina
2. Perencanaan Port Bunker Pengisian Seluruh Kapal PT.
Pelni
3. Pendistribusian /Supply BBM dan Pelumas ke KapalKapal
4. Pencatatan Supply, Konsumsi, dan ROB diatas Kapal
5. Perhitungan tersedianya Stock Minyak Lumas
6. Komunikasi dan koordinasi dengan cabang Port
Pengisian dan kapal
7. Pembuatan RKAP, Laporan Bulanan, Triwulan , Tengah
Tahun dan Tutup Tahun
8. Analisa dan Efisisiensi Penggunaan BBM dan Pelumas
Diatas Kapal

PERENCANAAN KEBUTUHAN BBM SUBSIDI


DIREKTORAT JENDRAL LALU LINTAS
LAUT

KESIAPAN OPERASI
KAPAL (SPEED ,
FREKUENSI OPERASI
KAPAL & JADWAL
DOCKING)
DIREKTORAT TEKNIK

ALOKAS
I BBM
SUBSID
I PT.
PELNI 1
TAHUN

PEMBUATAN RUTE JARINGAN


TRAYEK, JUMLAH FREKUENSI,
JUMLAH KAPAL, PORT STAY
DIREKTORAT OPERASI

VERIFIKASI

PENGAJUAN BBM SUBSIDI


UNTUK KEGIATAN
OPERASIONAL KAPAL SELAMA
1 TAHUN

SK RPT (RENCANA POLA


TRAYEK) TAHUNAN
KEMENTRIAN PERHUBUNGAN
DENGAN PT. PELNI

PERENCANAAN PORT BUNKER,


JUMLAH BBM SUBSIDI, JUMLAH
BBM NON SUBSIDI DAN
MINYAK LIUMAS (RKAP
TAHUNAN)
BIRO BBM DAN PELUMAS

ALOKASI DAN PORT BUNKER PT. PELNI TAHUN


2015
Berdasarkan Surat Keputusan Kepala BPH Migas
Nomor : 11/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015
80.563 KL
61.926 KL
43.543 KL
6.600 KL
14.612 KL
2.765 KL

JAKARTA
SURABAYA
MAKASSAR
SEMARANG
BITUNG
AMBON

TOTAL

210.000 KL

6
1

3
2

FLOW CHART PROSES PENGISIAN


BBM KAPAL
EMPLOOI /
RUTE OPERASI
KAPAL

KAPAL

PERMINTAA
N SUPPLY
BBM DARI
KAPAL

BIRO BBM DAN


PELUMAS

PERSETUJU
AN SUPPLY

CABANG PORT
BUNKER

PERTAMINA

STANDART
OPERASIONAL
PROSEDUR (SOP) KLIK

KAPAL

SOP PERSETUJUAN SUPPLY


PERMINTAA
N KAPAL

OK

STAFF BIRO
BBM

1
1. Menyiapkan
Dokumen dan
perhitungan awal
dengan mengacu ,
Emplooi, Alokasi
BBM, Anggaran
Tahunan, dan ROB
Ahir Kapal

MGR .
RENDAL BBM

SPV . RENDAL
BBM

2
2. Analisa dan
koreksi Perhitungan
Supply BBM dan
Pelumas sesuai
dengan data-2
pendukung

CABANG
PORT
BUNKER

OK

REJE
CT

3
3. Memeriksa ,
memberikan
persetujuan atau
tidak dan
membubuhkan paraf
sesuai dengan
ketentuan yang
berlaku
PERSETUJU
AN
SUPPLY

DIKIRIM
MELALUI
FAX DAN
EMAIL

REJE
CT

SM BIRO BBM

PERSETUJU
AN
SUPPLY

4. Memeriksa dan
Menandatangani
permintaan BBM
sesuai dengan
ketentuan yang
berlaku

KAPAL

5. Persetujuan
Dikirimkan ke
Cabang Port Bunker
dan Kapal melalui
Email dan Fax

PENGAWASAN PENGISIAN DAN


PENGGUNAAN BBM

BIRO BBM DAN


PELUMAS
PENGAWAS
INDEPENDENT
PT. SUCOFINDO

PERTAMINA

SPI
(SATUAN
PENGAWAS
INTERNAL)
PT. PELNI

BB
M

GUDANG,
CABANG DAN
KAPAL

PENGELOLAAN PELUMAS BEKAS


(LIMBAH B3)
SYARAT DAN KETENTUAN PENGGANTIAN MINYAK
LUMAS

LIFE TIME PEMAKAIAN PELUMAS


KONTAMINASI PELUMAS DENGAN CAIRAN LAINYA
TERDAPAT KANDUNGAN
TERJADI PENURUNAN VISCOSITAS
REKOMENDASI DARI KEPALA KAMAR MESIN (KKM)

KEWAJIBAN TERHADAP PELUMAS BEKAS


PENGELOLAAN LIMBAH B3 HARUS MEMPUNYAI IJIN DARI
BAPEDAL
HARUS DISERAHKAN KEPADA PENGELOLA B3
MELAPORKAN PENYERAHAN LIMBAH BEKAS KEPADA
ADPEL

Terima kasih