Anda di halaman 1dari 26

TEKNIK PEMBERIANUMPAN BALIK

Rijal Riyadi, SKM,MMRS

Sub pokok bahasan


1. Pengertian umpan balik.
2. Syarat-syarat pemberian umpan balik.
3. Joharis Windows.

Rijal Riyadi, S.KM,MMRS

Teori umpan balik


Upaya mengumpulkan
informasi berupa komentar
positif maupun negatif atas
kinerja suatu prgram
organisasi yg tengah
dilakukan baik dari individu
internal maupun eksternal
organisasi tersebut yang
bertujuan menggali
kebutuhan internal maupun

Umpan balik pada


Organisasi
Penilaian kinerja
karyawan di suatu
pelayanan kesehatan
dasar pada mulanya
dilakukan oleh atasan
langsung dan tak
langsung.
Penerapan saat ini

umpan balik 360 derajat /


umpanbalik multisumber /penilaian multisumber
umpan balik dari banyak penilai (multi-rater
feedback),
penilaian dari bawah ke atas (upward
appraisal),
umpan balik rekan sekerja (co-worker
feedback),
penilaian multi perspektif (multiperspective
ratings),
umpan balik satu lingkaran penuh (full-circle
feedback).

360 derajat
dalam suatu
lingkaran
dgn figur
individual di
pusat
lingkaran.

Umpan balik 360 -->tipe penilaian


paling komprehensif dan relative mahal.

Pola ini memberi


seseorang
kesempatan untuk
mengetahui
bagaimana mereka
dinilai orang lain;
termasuk untuk

Manfaat
1. meningkatkan
kinerja
2. dapat juga untuk
memperbaiki
komunikasi dengan
orang lain

Studi penilaian kinerja model


360
studi yg dilakukan Walker and Smither (1999 selama
lima tahun,memang antara satu-dua tahun pertama
tak ada perbaikan signifikan. Namun setelah itu
tampak ada peningkatan kinerja.
Selain itu studi yang dilakukan Reilly et al. (1996)
menunjukkan adanya peningkatn kinerja di bidang
administrasi pada tahun-tahun pertama dan
berlangsung terus setelah dua tahun.
Menurut (Maylett & Riboldi, 2007) model 360 derajad
ini dapat digunakan untuk memprediksi kinerja di
masa datang.
Rijal Riyadi, S.KM.,MMRS

Umpanbalik dapat bersifat


verbal dan non-verbal
Umpanbalik non-verbal adalah
tanggapan komunikan yang
dinyatakan bukan dengan
kata-kata tetapi mengandung
makna tertentu yang dipahami
oleh komunikator.
Misalnya komunikan
menganggukkan kepala berarti
setuju, tepuktangan hadirin
menunjukkan mereka
menyenangi acara yang
dilihatnya.

SYARAT-SYARAT
UMPAN BALIK

UMPAN BALIK DALAM


MANAJEMEN
Dapat menolong, baik untuk organisasi atau perorangan kalau
dilakukan secara baik.
Bawahan tidak perlu ditakut-takuti, sebaiknya mereka harus
merasa aman, merasa bertanggungjawab dan berkontribusi.
Bawahan hendaknya tahu dengan jelas yang diharapkan,
harapan itu diberitahukan secara jujur, terinci sehingga tidak
ada
peluang
untuk salah
mengerti.
Bawahan
hendaknya
diberi
kesempatan untuk mengenal
kekurangannya dan diberi kesempatan memperbaiki tanpan
melukai seseorang.
Bawahan jhendaknya diberi kesempatan/umpanbalik untuk
mengetahui kekuatannya untuk dikembangkan.

BENTUK UMPAN BALIK

Bentuk bentuk umpan balik

http://diyaspradana.blogspot.com/2011/03/ruanglingkup-umpan-balik.html

3. Johari Windows

Open area
informasi tentang diri kita yang
diketahui oleh orang lain seperti nama,
jabatan, pangkat, status perkawinan,
lulusan mana, dll.
Ketika memulai sebuah hubungan, kita
akan menginformasikan sesuatu yang
ringan tentang diri kita.
Makin lama maka informasi tentang
diri kita akan terus bertambah secara
vertical sehingga mengurangi hidden
area. Makin besar open area, makin
http://meiliemma.wordpress.com/2008/02/12/johari-window/
produktif dan menguntungkan

Hidden area
berisi informasi yang kita tahu tentang diri kita
tapi tertutup bagi orang lain. Informasi ini
meliputi perhatian kita mengenai atasan,
pekerjaan, keuangan, keluarga, kesehatan, dll.
Dengan tidak berbagi mengenai hidden area,
biasanya akan menjadi penghambat dalam
berhubungan.
Hal ini akan membuat orang lain
miskomunikasi tentang kita, yang kalau dalam
hubungan kerja akan mengurangi tingkat
kepercayaan orang

Blind area
menentukan bahwa orang lain sadar akan
sesuatu tapi kita tidak.
Misalnya bagaimana cara mengurangi grogi,
bagaimana caranya menghadapi dosen A, dll.
Sehingga dengan mendapatkan masukan
dari orang lain, blind area akan berkurang.
Makin kita memahami kekuatan dan
kelemahan diri kita yang diketahui orang lain,
maka akan bagus dalam bekerja tim.

Unknown area
informasi yang orang lain dan juga kita tidak
mengetahuinya. Sampai kita dapat pengalaman
tentang sesuatu hal atau orang lain melihat
sesuatu akan diri kita bagaimana kita bertingkah
laku atau berperasaan.
Misalnya ketika pertama kali seneng sama orang
lain selain anggota keluarga kita. Kita tidak pernah
bisa mengatakan perasaan cinta.
Jendela ini akan mengecil sehubungan kita
tumbuh dewasa, mulai mengembangkan diri atau
belajar dari pengalaman

Role Playing I

Kepala puskesmas mawar baru kembali dari menghadiri rapat bulanan di Dinas Kesehatan
Kabupaten. Rapat terfokus pada masalah penderita pelayanan dan pengobatan penderita TB di
kabupaten. Rupanya Bupati menaruh perhatian terhadap program tersebut di wilayah
kabupatennya. Hasil evaluasi membuat kepala puskesmas tersentak sekaligus malu, karena
pencapaian program pelayanan dan pengobatan TB tidak terkaper semuanya. masih mengiangngiang ditelinganya ketika kepala dinas menanyakan apakah kepala puskesmas tidak pernah
menggalang kerjasama lintas program maupun lintas sektor untuk mensukseskan program
pelayanan dan pengobatan di wilayahnya?
Kepala puskesmas Mawar melaksanakan rapat. Pada rapat ini diminta hadir bidan, perawat, dokter,p
etugas imunisasi dan petugas gizi, kepala puskesmas harus mengkomunikasikan hasil rapat di dinas
kesehatan kabupaten kepada stafnya agar pelayanan dan kinerjanya dapat ditingkatkan.
Tugas bapa / ibu :
Terapakan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif, agar staf anda memahami pesan yang anda
sampaikan serta dapat memberikan umpan balik yang baik juga mendapatkan komitmen mereka.

Pemegang peran :
1 orang pemeran kepala puskesmas
1 orang pemeran bidan
1 orang pemeran perawat
1 orang pemeran petugas imunisasi
1 orang pemeran petugas gizi
1 orang dokter

Refleksikan.

Rool Playing II

Puskesmas X memberikan pelayanan kepada semua pasien yang datang berobat ke sana tanpa
pengecualian. Biasanya pasien yang datang berobat kepuskesmas dengan melalui prosedur yang
telah ditetapkan oleh puskesmas (X) itu sendiri. Tiba-tiba seorang pasien datang langsung
menuju poli umum tanpa membawa kartu / status untuk berobat dan si paisen langsung meminta
obat kepada petugas disana, petugas di puskesmas menanyakan mana kartu berobat kepada
pasien. Pasien tidak terima sambil marah -marah dan langsung melapor kepada kepala
puskesmas X bahwa dia tidak dilayani dengan baik oleh petugas kesehatan yang berada di
puskesmas X itu sendiri. Setelah mendapatkan laporan dari si pasien Kepala puskesmas X
langsung memanggil semua petugas dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Kepala
Puskesmas langsung mengkonfirmasi kepada pasien bagaimana prosedur yang harus ditaati
pasien.
Tugas bapa / ibu :
Bagaimana sikap seorang kepala puskesmas menyikapi masalah ini dan memberikan umpan balik
yang baik serta tidak arogan terhadap semua stafnya.
Pemegang peran :
1 orang pemeran kepala puskesmas
1 orang pemeran bidan
1 orang pemeran perawat
1 orang petugas imunisasi
1 orang pasien
1 orang dokter
Refleksikan.

Roll Playing III

Seorang pasien datang kepuskesmas dengan keluhan sakit perut dan


demam. Pasien di periksa oleh dokter dengan cara yang lazim dilakukan
dipuskesmas. 2 orang supervisor melakukan pengamatan terhadap
pelayanan yang diberikan terhadap pasien tersebut.
Refleksikan dan kedua supervisor akan memberikan komentar terhadap
pelayanan yang saudara berikan. Apakah sesuai dengan sop atau tidak.
Pemeran :
1 orang dokter
2 orang supervisor
1 orang pasien
1 orang keluarga pasien