Anda di halaman 1dari 10

Ginanjar Rifai, Kota Denpasar (Bali Selatan)

1. Bagaimana karakter orang hindu bali dlm bersosialisasi?

(Persepsi awal)

2. Dari persepsi awal yg Anda nyatakan, deskripsikan gambaran sesungguhnya


bagaimana org hindu bali tersebut?
3. Bagaimana keterikatan antara ketaatan beribadah org hindu bali dg masyarakat
sekitarnya? (Deskripsikan)
Ummat hindu Bali, memiliki beberapa kegiatan keagamaan yang dilakukan bersama
nyame bali (saudara bali) seperti ngaben (upacara kematian), Melaspas (peresmian
bangunan baru), Metatah (potong gigi), mecaru (pembersihan lokasi dari roh jahat)
dll. Dan setiap upacara besar diatas memerlukan masyarakat untuk melakukan
prosesi dan rangkaian upacara.
Secara umum, ibadah ummat hindu di Bali sangat saling terikat dg masyarakat
lainnya,
Upacara Hindu pun, memiliki cukup banyak biaya, terutama ketika ngaben (upacara
pembakaran mayat) memerlukan dana hingga ratusan juta rupiah. Sehingga
keluarga dari mayat pun wajib iuran untuk mensuksenkan upacara ngaben, 100.000
10jt rupiah.
Dalam ketaatan, umat hindu dibali sangat taat dan patuh dalam agama dan tradisi
budaya hindu bali, sebab dalam agama hindu memiliki sebuah kearifan local yang
disebut Karmapala, (karmapale). Apa yang kita lakukan kita akan mendapatkan
balasannya. Sama halnya dalam ibadah, jika kita tidak melakukan kita akan
mendapat Balak / keburukan
4. Bagaimana kedudukan suku hindu di bali?
Pada umumnya, Orang bali lebih Rasis dalam masalah suku. Terlebih makin
banyaknya suku-suku pendatang di Kota Denpasar. Banyak ummat islam yang
terdiskriminasi bahkan mereka usil dengan suku lain.
Pribumi menyebut mereka yang bukan bali dengan sebutan Nak Jawa(nak Jawe),
meskipun dia Madura, sunda, flores, betawi, padang minang.
Pribumi juga sering menyebut ummat islam dengan sebutan Nak Dauh Tukad
(Anak Barat Sungai), karena ummat islam banyak dr jawa, tekadang beberapa
teman sering menyebut agama islam dg sebutan Agama Jawe hihi
Di Kota Denpasar, Masyarakat Jawa yang masih menguasai pasar makanan, hal ini
dibuktikannya baanyak sekali, warung lalapan dan bakso di Kota Denpasar di Malam
hari.
Warung2 pribumi pun tidak seramai milik pendatang, Sebab memang pribumi
menjual makanan yang belum tentu Halal, misalnya Babi guling, Lawar (semacam
urap d campur darah babi) otomatis hanya warga pribumi yang beli, sedangkan
pendatang menjual makanan Halal yang bisa dikonsumsi orang-orang pendatang.

5. Besarnya toleransi umat hindu bali telah banyak terdengar di Bumi Khatulistiwa,
benarkah adanya?
- Toleransi yang didengung-dengungkan itu terjadi, karena ummat islam tidak bisa
melakukan apa-apa, Karena dipihak pemerintah memang mayoritas orang hindu.
jika ummat islam melawan, kita sendiri yang akan mendapatkan imbasnya,
beberapa perlakuan ummat islam yang dilakukan oleh oknum desa
- Pelarangan adzan menggunakan Speaker keras (jd adzan hanya terdengar d dalam
muashola)
- Pelarangan penggunaan Jilbab di beberapa SMP/SMA
- Beberapa kota dilarang menggunakan label halal & nama2 warung islami (kab,
Bangli)
- Sulitnya izin pembangunan masjid
hal itu banyak terjadi di daerah pedesaan, Bahkan masjid terdekat dengan kampus
ane jg dilarang adzan dengan speaker keras. Namun di Kota Denpasar bebeapa
boleh menggunakan (Karena daerah banyak masyarakat muslim)
Sebenarnya jika bisa diungkapkan, Ada banyak sekali perlakuan diskriminasi
(apalagi semenjak BOM Bali 2002 lalu, Banyak pendatang muslim keluar bali, anak2
muslim pindah sekolah k jawa / masuk yayasan islam / Muhammadiyah / Sekolah
islam terpadu dll)
Toleransi yang Nampak ada,
6. Jika benar, tlong berikan salah satu contoh adanya toleransinya
Toleransi di Bali cukup tinggi, Dengan adanya Puja Mandala ( Masjid Ibnu Batuta,
Gereja Kristen, Khatolik, Wihara dan Pura ) #KomplekPeribadatan, Masjid Nurul
Huda dan Gereja Dekat Bandara yang bersebelaha, Mashola Umar Bin Khotob
(Masjid terdekat dg kampus ana) berjajar dengan Gererja dan Pura
- Pembolehan ummat islam keluar untuk sholat Jumat saat nyepi 2011
(Nyepi seluruh penduduk bali dilarang keluar rumah, menyalakan lampu dan berisik,
Hal ini berlalu kepada siapapun termasuk umat islam, Ya umat islam ga bisa sholat
jamaah di masjid
- Sholat Gerhana Saat Nyepi 2016
Kita boleh k masjid tp dengan jalan kaki dan tidak ribut
7. Adanya muslim di Bali apakah dipengaruhi oleh adat2 umat hindu bali? (Jelaskan)
- Sebelum pribumi memiliki agama Hindu, Bali memiliki agama animisme
menyembah pohon dan batu
- Majapahit diserang Mataram Islam, akhirnya Hindu Majapahit mengungsi ke Bali,
dan Syiar Hindu Msuk k Bali
- Akhirnya di Bali tersebar agam Hindu
- Kelompok besar Hindu dari nenek moyangnya ada 2 kelompok ( Bali Aga : Pribumi
yang masuk Hindu ; Bali Mula : Pengungsi Hindu Jawa dan beranak pinak menjadi
orang bali )

- Muslim Asli Bali yang ane tahu ada beberapa komunitas, itu di daerah pegayaman,
Buleleng
mereka adalah prajurit muslim Bugis yang mendapat hadiah dr kerajaan buleleng,
dan beranak pinak dan membentuk komunitas
- Secara Tradisi seperti budaya islam jawa
- Muslim yang ane kenal saat ini, rata-rata muslim modern ( Baca : Tarbiyah,
Muhammadiyah ) rata2 mereka adalah pendatang dari jawa, dan jarang ada tradisi
kultural
- Sedangkan warga NU, kebanyakan masih menggunakan tradisi NU Jawa mereka
- Selebihnya kurang tahu, akan dijelaskan temen ane
8. Seberapa besar umat hindu bali memberikan pengaruh bagi pembangunan di
bali?
Secara umum ane belum banyak melihat pengaruh ummat hindu di Bali, sebab
memang ane kurang banyak mengenal orang hindu, yang ane tahu
_ Banyak tanah pribumi dijual k investor asing untuk di buat hotel
- Privatisasi pantai menjadi hak milik vila dan hotel
Rata-rata pucuk pimpinan perusahaan (hotel, vila, reshort) di Bali merupakan
orang2 jawa dan pendatang, orang bali bekerja sebagai staff dan tidak di pucuk
pimpinan
Keculai memang perusahaan milik orang bali. Meskipun demikian beberapa pribumi
lebih memilih ummat ilam sebab
- Orang bali banyak meminta cuti dan libur, karena banyak upacara agama di
rumah, desa dll ibadah pun cukup rumit
- Sedangkan umat islam tidak serumit mereka, liburpun paling lebaran saja

Tapi saat ini mulai tumbuh yang namanya EKonomi Satya graha, ini muncul saat Ekonomi
Syariah mulai besar di Bali .
Pencetusnya adalah Dr. Shri I Gusti NgurahAryaWedakarna MWS III, dia adalah tokoh Hindu
Radikal Bali. Baca Celotehnya di https://www.facebook.com/dr.aryawedakarna
insyaAllah banyak celoteh disana yg menyudutkan ummat islam
Gerakan Ekonomi Satyagraha, Bali tolak Ekonomi Syariah dan RUU Halal. Merdeka!!
http://youtu.be/TYtUmUYjW8Y

9. Bagi non hindu yg hidup di tengah2 mayoritas hindu bali, apakah umat hindu bali
pernah melakukan suatu diskriminasi kpm umat non hindu?
Seperti di atas
10. Bali - hindu - wisata - kebebasan, bagaimana ketefkaitannya dlm pembentukan
perilaku individu?
- Hukum hindu tidak seperti islam
- Minuman Keras itu diperbolehkan, karena bagian dari adat
- Tajen / Sabung ayam itu diperbolehkan, karena bagian dari adat
- Tidak ada batasan menutup aurat, bahkan balu tempoe dulu perempouan tidak
memakai baju
- Memakan Babi
- memelihara Anjing
- Tidak memakan daging sapi
makanya sangat cocok dan mirip dengan kehidupan bule yang rata2 kristen,

Di Bali bebas, ada banyak agama, Islam, Syiah, Konghucu, hindu, ateis, yahudi, dll
sering lihat mobil berbendera Israel, mobil berstiker islamopobia, Kos-kosan campur
putra-putri( karena memang tidak ada masalah tentang putra putri ) Beda dg islam
dan jawa,
Bahkan temenku Kristen juga kaget masalah itu
Caffe, bar tempat hiburan malam, diskotik banyaaaakkkkk pooolll, ya ini karena
tidak melanggar aturan agama mereka
Ya mahasiswa bali itu Jika dia Nakal dia bisa, karena kondisi sekitar
dia bisa jadi soleh sekali, karena militansi islam di dalam keminoritasan

Ane pun pernah jadi jahiliyah, dan berhijrah


Ya Meskipun Kita Minoritas, Tapi kita harus menjadi minoritas yang berkualitas

Sekedar info
- Masjid di Kota Denpasar, Hampir semua sangat ramai, jamaah sholat wajibnya
selalu ramai
Jamaah sholat subuhpun seperti sholat jumat, saangat ramai

- MAsjidnya sedikit, tapi selalu rama, Wes pokok selalu rame bu


- Masjid dekat dengan sekre Kammi Bali ( Rumah Ane) itu kalau subuh hari ahad
kayak solat jumat, yak arena militansi
- Sekita sekere ada 2 masjid besar, Masjid NU dan MU + Tarbiyah + dll, itupun juga
selalu sama2 ramai
- NU bali itu pun juga lebih militant, masjid2 NU juga Ramai ( berbeda dg masjid NU
di JAwa )
-Kita memang jarang mendengar Adzan secara langsung, makanya rata2 ummat
islam install aplikasi adzan / dating 20 menit k masjid, Patokan kitabukan adzan,
tapi alaram alami dan alarm HP hihih

maaf berantakan Bu ihi

Fujianti Kusumah, Singaraja (Adik tingkat Ukh Ria) (Bali Utara)


1. Orangnya welcome2
2. Toleransi beragamanya tinggi, beda sm aku yg awal kesini agak ga suka liat
kesyirikan didepan mata.
3. Taat2 banget kyknya ya, sepreman2nya org sini pasti sembahyangnya ttp rajin,
adatnya kental bgt, ada macam ustadnya yg suka dakwah ga? Kyk gaada ya.. Toh kl
sembahyang mereka kompakan ga terlalu harus diseru.
4. Ya rengking 1 lah
5. Oya? Baru tau.
6. Contohnya temen aku yg hindu kl makan abis kuliah pasti ngajak nyari yg
wr.muslim, takut aku ga makan kl di wr.bali .. Suka ngingetin sholat lagi.
8. Pembangunan apa dulu nih? Kalo tatanan kota sih ya krn adat jd besar
pengaruhnya. Tiap rumah dan gedung2 pasti kyk candi.
9. Noh yg jualan bakso, merknya bakso celeng dijamin 100% haram. Apa coba
mksdnya itu, nyindir?

Tambahan

Kampanye untuk membeli k Warung Bali


Ayo membeli di saudara Bali (nyatanya banyak mereka yang konsumtif k
pendatang

SUKLA , di islam kita mengenal HALAL, nah mereka bikin saingan heheh

-_- Maksudnya apa coba ? nyindir