Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN KASUS

HERNIA INGUINALIS
LATERALIS

STATUS PASIEN

Nama : Tn.H
Umur : 63 tahun
Jenis Kelamin : laki-laki
Alamat: Kp KRAMAT-Tangerang
Agama : Islam
Suku bangsa
: Jawa
Tanggal MRS
: 22 Maret 2016
Tanggal pemeriksaan: 23 Maret 2016

H1 MRS (23 Maret 2016)


Subjektif
KU : Benjolan pada lipatan paha kanan
RPS
: Pasien mengatakan kurang lebih 3
tahun yang lalu muncul benjolan dari lipatan
paha kanannya, awalnya benjolan tersebut kecil.
Jika pasien berdiri dan mengejan benjolan
tersebut keluar, namun saat berbaring dapat
masuk lagi.. Benjolan tidak pernah nyeri dan
tidak pernah merah. Nafsu makan pasien baik,
berat badan tidak pernah menurun. Pasien sering
mengejan saat BAB, karena konsistensi yang
keras. BAB biasanya 2 hari sekali. Sejak 1 hari
yang lalu benjolan tidak dapat dimasukkan lagi.
Pasien tidak merasa mual, tidak muntah, tidak
mengalami gangguan BAB (BAB seperti biasanya)
dan masih bisa kentut

RPD
: (-)
RPO
: (-)
RPK
: Tidak ada keluarga pasien yang
pernah mengalami hal serupa.
Objektif
KU : sedang Kesadaran: Composmentis
VS : TD : 120/80 x/menit
RR : 20
x/menit

N : 88 x/menit
t
: 36,4C
K/L : a/i/c/d -/-/-/ Tho
: Cor : S1S2 tunggal
Pulmo: ves +/+, wh -/-, rh -/ Abd
: flat, BU (+) N, tympani, soepel
Ext :Akral hangat di keempat ekstrimitas,
tidak ada oedem di keempat ekstrimitas

Massa (+)
diameter
8cmx4c,kenyal,
mobile, nyeri
(-)hiperemi(-)
,transluminasi (-)

Assesment
Hernia inguinalis lateralis dextra i

PLANNING
-Infus RL 1000 cc/24 jam
-injeksi Ceftiaxon 1x2 gr
-pro herniotomi

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Hasil Laboratorium
Hematologi
Hb
: 15,2 gr/dl
Lekosit
: 18,0 x 109 /L
Hematokrit
: 34%
Trombosit
: 371 x 109 /L
109/L)
Masa pembekuan
: 9
Masa pendarahan
: 130
Glukosa sewaktu
: 102

(13-16 gr/dL)
(4,-10 x 109/L)
(40-48%)
(150-450 x

(23 Maret 2016)


Subjektif : mual(-), pusing (-) , nyeri di luka operasi
(+)
Objektif
Keadaan umum: Baik Kesadaran: Compos
mentis
VS : TD : 120/70 x/menit
RR
: 20 x/menit

N : 92 x/menit
t
: 36,5C
K/L : a/i/c/d -/-/-/ Tho
: Cor : S1S2 tunggal

Pulmo
: ves +/+, wh -/-, rh -/ Abd
: flat, BU (+) N, tympani, soepel
Ext: akral hangat di keempat ektrimitas, tidak
ada oedem di keempat ekstrimitas

Assesment
Hernia inguinalis lateralis dextra inkarserata
post hernioraphy H1
Planning
-inf RL 20tpm
-injeksi cefrtiaxon 2x1 gr
-Ketorolac
-injeksi ranitidin 3x1 ampul
-mobilisasi mika miki nanti malam duduk lalu jalan

(24 maret 2016)


Subjektif : mual(-), pusing (-) , nyeri di luka
operasi (+),perut kembung
Objektif
Keadaan umum: baik
Kesadaran: Compos
mentis
VS : TD : 110/80 x/menit
RR
: 20
x/menit

N : 80 x/menit
t
: 36,4CK/L
:
a/i/c/d -/-/-/ Tho
: Cor : S1S2 tunggal

Pulmo
: ves +/+, wh -/-, rh -/ Abd
: flat, BU (+) N, tympani, soepel
Ext: akral hangat di keempat ektrimitas, tidak
ada oedem di keempat ekstrimitas

Assesment

Hernia inguinalis lateralis dextra inkarserata post hernio


P: - inf RL 20tpm
-injeksi cefrtiaxon 2x1 gr
-Ketorolac
-injeksi ranitidin 3x1 ampul
-mobilisasi duduk lalu jalan

DEFINISI
protrusi atau
penonjolan
isi suatu rongga
melalui defek atau
bagian lemah dari
dinding rongga
bersangkutan

ANATOMI CANALIS
INGUINALIS

Hernia inguinalis lateralis adalah


tonjolan dari perut di lateral
pembuluh epigastrica inferior,
yang keluar melalui dua pintu dan
saluran yaitu annulus dan canalis
inguinalis (Syamsuhidayat dan
Wim de Jong,2004

Gambar:1

Gambar:3
Hernia ing. Lat.

Hernia ing. Med.

Gambar:2

Gambar:4

Anulus internus

Segi tiga
Hasselbach

Etiologi dan Patofisiologi

Gambaran Klinis
ANAMNESIS
benjolan di lipat paha yang muncul
pada waktu berdiri, batuk, bersin,
atau mengedan, dan menghilang
setelah berbaring
Nyeri yang disertai mual dan muntah
baru timbul kalau terjadi inkaserasi
karena ileus atau strangulasi karena
nekrosis atau gangren.

Penatalaksanaan

TERIMA KASIH