Anda di halaman 1dari 6

PENGEMBANGAN SKALA

BIDANG PRIBADI-SOSIAL
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Pengembangan Instrumen
dan Media Bimbingan dan Konseling
Dosen Pengampu: Prof. Dr. Edi Purwanta, M. Pd & Dr. Ali Muhtadi, M. Pd.

Oleh:
Fitri Ayu Lestari, S.Pd
15713251011

PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2016

PENGEMBANGAN SKALA PSIKOLOGI KETERAMILAN


BERKOMUNIKASI DI DEPAN UMUM

A. PENGANTAR
Skala psikologi adalah suatu instrumen yang berupa pertanyaan
atau pernyataan dan digunakan untuk mengukur serta mengidentifikasi
atribut psikologis. Skala ini tidak berisi hal-hal yang membenarkan atau
menyalahkan suatu perilaku. Skala ini tidak akan menilai benar atau
salah atas jawaban anda dan tidak akan mempengaruhi prestasi anda.
Dengan mengisi skala ini, siswa dapat mengetahui tingkat kemampuan
dalam berkomunikasi di depan umum.
Bimbingan pribadi-sosial merupakan

suatu

bimbingan

yang

diberikan oleh seorang ahli kepada individu atau kelompok, dalam


membantu individu menghadapi dan memecahkan masalah-masalah
pribadi-sosial,

seperti

penyesuaian

diri,

menghadapi

konflik

dan

pergaulan. Dalam penyusunan skala ini dilakukan untuk mengetahui


permasalahan siswa dalam aspek pribadi-sosial di sekolah.
Dalam penyusnan skala ini mengenai keterampilan berkomunikasi
siswa

di

depan

umum.

Keterampilan

berkomunikasi

adalah

keterampilan siswa dalam teknik komunikasi verbal dan nonverbal yang


digunakan dalam berbicara dan mendengar dalam berinteraksi dengan
siswa lainnya yang sifatnya mendukung di dalam kelas.
Aspek-Aspek Keterampilan Komunikasi
Santrock (2007) membagi keterampilan komunikasi ke dalam tiga aspek
utama yaitu :
a) Keterampilan berbicara
Keterampilan berbicara mencakup keterampilan berbicara di depan
kelas

dan

murid,

menggunakan

gaya

komunikasi

yang

tidak

menimbulkan kesan menghakimi lawan bicara, bersikap asertif dan


memberi ceramah yang efektif.
1) Keterampilan berbicara di depan kelas
Keterampilan berbicara di depan kelas adalah keterampilan
mengomunikasikan informasi secara jelas. Menurut Florez (dalam

Santrock, 2007) keterampilan mengomunikasi informasi secara


jelas diindikasikan dengan:
Menggunakan tata bahasa dengan benar.
Memilih kosakata yang gampang dipahami dan tepat sasaran.
Menerapkan strategi untuk meningkatkan kemampuan lawan
bicara dalam memahami apa yang dikatakan.
Berbicara dengan tempo yang tepat.
Tidak menyampaikan hal-hal yang kabur.
Menggunakan perencanaan dan pemikiran logis sebagai dasar
untuk berbicara.
2) Menggunakan gaya komunikasi yang tidak menimbulkan kesan
menghakimi lawan bicara
Menggunakan gaya komunikasi yang tidak menimbulkan kesan
menghakimi lawan bicara adalah penggunaan gaya komunikasi
dengan

menghindari

pembicara

tampak

beberapa

pesan

menghakimi

yang
lawan

mengakibatkan
bicara

dan

menempatkannya dalam posisi defensif misalnya menggunakan


pesansaya daripada aku.
3) Bersikap asertif
Bersikap asertif yaitu mengekspresikan perasaan, meminta apa
yang diinginkan dan berkata tidak untuk apa yang tidak
diinginkan. Ketika seseorang bertindak tegas maka mereka
bertindak demi kepentingan diri yang terbaik, memperjuangkan
hak yang sah, mengekspresikan pandangan secara terbuka,
bersikeras agar perilaku yang salah harus diperbaiki dan menolak
dipaksa atau dimanipulasi (Evertson dalam Santrock, 2007).
4) Keterampilan memberi ceramah yang efektif
Menurut Alverno (dalam Santrock, 2007) keterampilan memberi
ceramah yang efektif diindikasikan dengan:
Berbicara langsung dengan audien atau tidak hanya membaca
catatan.
Mengemukakan tujuan yang ingin disampaikan.
Menyampaikan ceramah dengan melibatkan kontak mata,
isyarat dan kontrol suara yang pas
Menggunakan bahasa yang tepat
Menggunakan tata ceramah, termasuk di dalamnya adalah
pendahuluan, isi ceramah dan kesimpulan
Memasukkan bukti pendukung ide ataupun gagasan
Menggunakan media secara efektif

b) Keterampilan mendengar
Keterampilan mendengar adalah kemampuan mendengar secara
aktif. Keterampilan mendengar secara aktif diindikasikan dengan:
Memberi perhatian cermat pada orang yang sedang berbicara
misalnya mempertahankan kontak mata dan mencondongkan
badan pada lawan bicara.
Parafarasa yaitu menyatakan

kembali

apa

yang

baru

saja

dikatakan oleh lawan bicara dengan kalimat sendiri, misalnya


apakah maksudmu itu berarti bahwa...
Sinteksis tema dan pola yaitu meringkas tema utama dan perasaan
lawan bicara yang disampaikan dalam percakapan yang panjang,
misalnya mari kita tinjau kembali apa yang sudah kita bicarakan
bahwa...
Memberi umpan balik atau tanggapan yang kompeten yaitu
memberi tanggapan secara cepat, jujur, jelas dan informatif.
c) Keterampilan berkomunikasi secara non verbal
Keterampilan berkomunikasi secara non verbal yaitu keterampilan
berkomunikasi melalui ekspresi wajah dan mata, sentuhan, ruang dan
sikap diam. Keterampilan komunikasi melalui ekspresi wajah misalnya
senyum, merengut, tatapan kebingungan. Komunikasi mata misalnya
mempertahankan kontak mata ketika berbicara dengan siswa.
Keterampilan

komunikasi

melalui

sentuhan

misalnya

memberi

sentuhan yang lembut ketika orang tua teman sakit atau meninggal.

Kisi-Kisi Kemampuan berkomunikasi siswa di depan umum


Aspek
Kemampua
n berbicara
Kemampua

Indikator
Keterampilan
berbicara di
depan kelas
Memberi

Ruang lingkup/batasan
Menggunakan tata bahasa dengan
benar.
Memilih kosakata yang gampang
dipahami dan tepat sasaran.
Mempertahankan kontak mata dan

Item
(+) (-)

Jml

perhatian
cermat pada
orang yang

mencondongkan badan pada lawan


bicara.

sedang
n
mendengar

berbicara
Memberi
umpan balik
atau
tanggapan

Memberi
tanggapan secara cepat, jujur, jelas

10

11

12

13

14

dan informatif.

yang
kompeten
Keterampilan
komunikasi

Senyum, merengut,

melalui
Kemampua
n
berkomunik
asi non-

ekspresi
wajah
Komunikasi
mata
Keterampilan

verbal

tatapan kebingungan

komunikasi

Mempertahankan kontak mata


ketika berbicara dengan siswa.
Memberi sentuhan yang lembut ketika
orang tua siswa sakit atau

melalui

meninggal.

sentuhan

B. PETUNJUK PENGISIAN
1) Sebelum mengisi pernyataan-pernyataan

berikut,

kami

mohon

kesediaan untuk membaca terlebih dahulu petunjuk pengisian ini.


2) Setiap pernyataan pilihlah salah satu jawaban yang paling sesuai
dengan keadaan anda, lalu bubuhkan tanda check () pada kotak
yang tersedia.
3) Setiap pernyataan dalam skala ini dilengkapi dengan empat pilihan
jawaban, yaitu:
SS
: Sangat Sesuai
KS
: Kurang Sesuai
TS
: Tidak Sesuai

NO

PERNYATAAN

SS

KS

TS

Jika sedang berbicara di depan kelas saya selalu

menggunakan kosa kata dengan benar


Saya tidak pernah memperhatikan apa yang saya
ucapkan jika saya sedang berbicara di depan

kelas
Saya selalu memilih kosa kata yang tepat jika
saya sedang berbicara supaya oranglain mudah

memahami apa yang saya sampaikan


Saya tidak peduli oranglain mengerti tentang
yang saya sampaikan pada saat saya berbicara

didepan kelas
Saya selalu memperhatikan dengan benar lawan

bicara saya
Saya merasa kurang percaya diri jika saya
memperhatikan lawan bicara apalagi jika harus

melihat kontak mata secara langsung


Saya selalu dengan cepat memberi tanggapan
kepada

lawan

bicara

saya

apabila

sedang

berbicara
Saya merasa kurang cepat merespon apa yang
disampaikan oleh teman atau guru saya apabila

sedang menerangkan
Apabila sedang berbicara di depan kelas saya

10

selalu senyum dan percaya diri


Saya merasa deg degan dan

tidak

bisa

mengontrol emosi saya apabila sedang berbicara


11

di depan kelas
Saya selalu mempertahankan kontak mata jika

12

sedang berbicara dengan lawan bicara saya


Saya selalu melirik kemana mana saat sedang
berbicara

didepan

kelas,

hal

itu

untuk

13

mengurangi kecemasan saya


Saya sangat peduli apabila ada teman saya yang

14

mengalami musibah
Saya tidak pernah mempedulikan yang terjadi di
lingkungan sekitar saya