Anda di halaman 1dari 30

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk lebih dari dua ratus juta
jiwa dan termasuk dalam salah satu negara berkembang di dunia. Kependudukan
yang besar berarti bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang melimpah.
Sumber daya manusia yang melimpah berbanding terbalik dengan ketersediaan
lapangan kerja. Lapangan kerja di Indonesia sangat terbatas, sedangkan masyarakat
memerlukan pekerjaan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Saat ini
persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin sulit, dikarenakan dunia kerja
lebih selektif dalam memilih tenaga kerja. Tenaga kerja yang memiliki keunggulan
secara akademik memang baik akan tetapi hal hal yang berhubungan dengan
softskill seperti leadership, kerjasama tim, kedisiplinan, rasa tanggung jawab dan
sebagainya juga tak kalah penting agar dapat bersaing dan tetap bertahan dalam dunia
kerja saat ini.
Universitas Katolik De La Salle Manado merupakan salah satu universitas yang
ternama di Sulawesi Utara karena telah menghasilkan lulusan-lulusan yang ahli dan
dapat bersaing dibidangnya. Fakultas pertanian merupakan salah satu fakultas
unggulan di Universitas Katolik De La Salle, Fakultas ini memiliki Program Studi
Agribisnis dengan akreditasi B. Program Studi Agribisnis De La Salle memiliki visi
untuk menjadikan mahasiswanya unggul dalam kualitas dan produktivitas secara
nasional dan internasional dan dapat bertindak cerdas serta ahli dibidangnya. Menurut
Uguy (2015) dalam mata kuliah investasi agribisnis menjelaskan bahwa agribisnis
sebagai suatu kesatuan sistem yang terdiri dari Upstream agribusiness, On-farm
agribusiness dan Down-stream agribusiness, selain itu terdapat juga subsistem
penunjang. Subsistem penunjang dalam agribisnis diantaranya Lembaga keuangan
dan non-keuangan. Pentingnya peranan lembaga keuangan seperti lembaga
perkreditan atau perbankan sebagai penunjang pelaku pelaku agribisnis melalui
program kredit yang ditawarkan. Lembaga non keuangan seperti lembaga penyuluh

pertanian, koperasi, lembaga riset dan pengembangan pertanian juga berperan dalam
menunjang pelaku agribisnis dari sektor eksternal. Maka dari itu Program Studi
Agribisnis di Universitas Katolik De La Salle Manado memberikan mata kuliah wajib
perbankan dan institusi keuangan non-bank lainnya. Mata kuliah ini diberikan dengan
maksud agar mahasiswa tidak hanya mengetahui tentang agribisnis tetapi juga
mengetahui lembaga lembaga yang menjadi penunjang dalam agribisnis.
Berdasarkan hal tersebut penulis memiliki ketertarikan untuk melakukan
program magang atau kerja praktek di salah satu Badan Usaha Milik Negara yang
bergerak dalam dunia keuangan yakni PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Cabang Manado. Bank BNI merupakan satu satunya bank dari Indonesia yang
memiliki 5 cabang di luar negeri (Singapura, Hongkong, Tokyo, London dan New
York). Program magang atau kerja praktek yang dilakukan bertujuan agar penulis
mengetahui dan mendapat pengetahuan tentang dunia perbankan serta menerapkan
teori yang telah didapatkan selama proses perkuliahan di Universitas, khususnya di
dalam mata kuliah perbankan dan institusi keuangan non-bank lainnya ke dalam
dunia kerja praktek.
Program magang atau kerja praktek yang dilakukan oleh mahasiwa semester
delapan merupakan salah satu syarat kelulusan bagi setiap mahasiswa di Universitas
Katolik De La Salle Manado. Program magang atau kerja praktek yang dilakukan
oleh mahasiswa diharapkan agar mahasiswa dapat menerapkan teori perkuliahan yang
telah didapatkan selama proses perkuliahan di Universitas ke dalam dunia kerja yang
nyata. Sehingga pada saat lulus, mahasiswa akan dapat menyelesaikan segala bentuk
tantangan serta dapat bersaing dan bertahan didalam dunia kerja.

1.2 Tujuan Kerja Praktek


Adapun tujuan kegiatan kerja praktek ini adalah sebagai berikut:

1. Menerapakan teori yang telah dipelajari selama proses perkuliahan ke dalam


dunia kerja yang nyata.
2. Mengasah dan meningkatkan kemampuan hardskill dan softskill peserta
magang dalam dunia kerja nyata.
3. Membangun kerjasama yang baik antara perusahaan tempat magang dengan
fakultas pada khususnya dan universitas pada umumnya.
1.3 Manfaat Kerja Praktek
Manfaat dari program magang yang telah dilaksanakan ialah menambah
pengetahuan, keterampilan serta pengalamanan kerja pada unit UMC di Kantor
Cabang Utama Manado dan di BNI Kantor Layanan Nasabah Universitas Sam
Ratulangi Manado serta meningkatkan pembelajaran penulis mengenai tanggung
jawab, kewajiban, dan kedisiplinan yang dapat dijadikan panduan dan bekal untuk
menghadapi dunia kerja.

BAB II
PROFIL PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Perusahaan


PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk atau BNI didirikan pada tanggal 5 Juli
1946, menjadi bank pertama milik negara yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia.
BNI lahir pada masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia dan sempat
berfungsi sebagai bank sentral serta bank umum sebagaimana tertuang dalam
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/1946, sebelum akhirnya
beroperasi sebagai bank komersial sejak tahun 1955. Pada tanggal 30 Oktober 1946,
BNI mencetak dan mengedarkan Oeang Republik Indonesia atau ORI sebagai alat
pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia.
De Javache Bank merupakan warisan dari Pemerintah Belanda sebagai bank
sentral pada tahun 1949, Pemerintah membatasi peran BNI sebagai bank sentral. BNI
lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan dan diberikan hak untuk bertindak sebagai
bank devisa pada tahun 1950 dengan akses langsung untuk transaksi luar negeri.
Kantor cabang BNI pertama di luar negeri dibuka di Singapura pada tahun 1955.
Peranan BNI untuk mendukung perekonomian Indonesia semakin strategis
dengan munculnya inisiatif untuk melayani seluruh lapisan masyarakat dari Sabang
sampai Merauke pada tahun 1960-an dengan memperkenalkan berbagai layanan
perbankan seperti Bank Terapung, Bank Keliling, Bank Bocah dan Bank Sarinah.
Tujuan utama dari pembentukan Bank Terapung adalah untuk melayani masyarakat
yang tinggal di kepulauan seperti di Kepulauan Riau atau daerah yang sulit dijangkau
dengan transportasi darat seperti Kalimantan. BNI juga meluncurkan Bank Keliling,
yaitu jasa layanan perbankan di mobil keliling sebagai upaya proaktif untuk
mendorong masyarakat menabung.
Sesuai dengan UU No.17 Tahun 1968 sebagai bank umum dengan nama Bank Negara
Indonesia 1946, BNI bertugas memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam
pembangunan ekonomi nasional.
Segmentasi nasabah juga telah dibidik BNI sejak awal dengan dirintisnya
bank yang melayani khusus nasabah wanita yaitu Bank Sarinah di mana seluruh

petugas bank adalah perempuan dan Bank Bocah yang memberikan edukasi kepada
anak-anak agar memiliki kebiasaan menabung sejak dini. Pelayanan Bank Bocah
dilakukan juga oleh anak-anak. Bahkan sejak 1963, BNI telah merintis layanan
perbankan di perguruan tinggi saat membuka Kantor Kas Pembantu di Universitas
Sumatera Utara (USU) di Medan. Saat ini BNI telah memiliki kantor layanan hampir
di seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta terkemuka di Indonesia.
Dalam masa perjalanannya, BNI telah mereposisi identitas korporatnya untuk
menyesuaikan dengan pasar keuangan yang dinamis. Identitas pertama sejak BNI
berdiri berupa lingkaran warna merah dengan tulisan BNI 1946 berwarna emas
melambangkan persatuan, keberanian, dan patriotisme yang memang merefleksikan
semangat BNI sebagai bank perjuangan. Pada tahun 1988, identitas korporat berubah
menjadi logo layar kapal & gelombang untuk merepresentasikan posisi BNI sebagai
Bank Pemerintah Indonesia yang siap memasuki pasar keuangan dunia dengan
memiliki kantor cabang di luar negeri. Gelombang mencerminkan gerak maju BNI
yang dinamis sebagai bank komersial Negara yang berorientasi pada pasar.
Setelah krisis keuangan melanda Asia tahun 1998 yang mengguncang
kepercayaan masyarakat terhadap perbankan nasional, BNI melakukan program
restrukturisasi termasuk diantaranya melakukan rebranding untuk membangun &
memperkuat reputasi BNI. Identitas baru ini dengan menempatkan angka 46 di
depan kata BNI. Kata BNI berwarna tosca yang mencerminkan kekuatan,
keunikan, dan kekokohan. Sementara angka 46 dalam kotak orange diletakkan
secara diagonal untuk menggambarkan BNI baru yang modern.(http://bni.co.id)

2.2 Visi dan Misi Perusahaan


Berikut ini adalah Visi dan Misi dari PT. Bank Negara Indonesia:
1. Visi
Menjadi bank yang unggul, terkemuka, dan terdepan dalam layanan dan kinerja.

2. Misi
a. Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada
seluruh nasabah, dan selaku mitra pilihan utama (the bank choice).
b. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.
c. Menciptakan kondisi terbaik sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya
dan berprestasi.
d. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan dan
sosial.
e. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang
baik.

2.3 Nilai-Nilai Perusahaan


Nilai-nilai yang dijunjung oleh PT. Bank Negara Indonesia yaitu Kenyamanan
dan Kepuasan.

2.4 Budaya Perusahaan


Budaya Kerja BNI PRINSIP 46 merupakan tuntutan perilaku Insan BNI,
Terdiri dari :
4 (Empat) Nilai Budaya Kerja
1) Profesionalisme
2) Integritas
3) Orientasi Pelanggan
4) Perbaikan Tiada Henti
6 (Enam) Nilai Perilaku Utama Insan BNI Meningkatkan Kompetensi dan
Memberikan Hasil Terbaik
1) Jujur, Tulus dan Ikhlas
2) Disiplin, Konsisten dan Bertanggungjawab
3) Memberikan Layanan Terbaik Melalui Kemitraan yang Sinergis
4) Senantiasa Melakukan Penyempurnaan

5) Kreatif dan Inovatif


Setiap Nilai Budaya Kerja BNI memiliki Perilaku Utama yang merupakan acuan
bertindak bagi seluruh Insan BNI, 6 (enam) Perilaku Utama Insan BNI adalah :

4 NILAI
BUDAYA KERJA BNI

6 NILAI PERILAKU UTAMA


INSAN BNI

Profesionalisme
(Professionalism)

Meningkatkan Kompetensi dan


Memberikan Hasil Terbaik

Integritas
(Integrity)

Jujur, Tulus dan Ikhlas

Disiplin, Konsisten dan


Bertanggungjawab

Orientasi Pelanggan
(Customer Orientation )

Memberikan Layanan Terbaik


Melalui Kemitraan yang Sinergis

Perbaikan Tiada Henti


(Continuous Improvement)

Senantiasa Melakukan
Penyempurnaan

Kreatif dan Inovatif

Tabel 1. 4 Nilai Budaya Kerja BNI dan 6 Nilai Perilaku Utama Insan BNI

2.5 Logo Perusahaan

Berikut ini adalah Logo PT. Bank Negara Indonesia:

Gambar 1. Logo PT Bank Negara Indonesia(Persero) Tbk.

Filosofi Logo Baru:


Identitas baru BNI, dasar pembuatan desain identitas baru BNI merupakan
hasil desain ulang untuk menciptakan suatu identitas yang tampak lebih segar,
modern, dinamis, serta menggambarkan posisi dan arah organisasi yang baru.
Identitas tersebut merupakan ekspresi brand yang baru yang tersususn dari
simbol 46 dan kata BNI yang selanjutnya dikombinasikan dalam satu bentuk
logo baru BNI.
Huruf BNI:
Huruf BNI dibuat dalam warna Turquoise baru, untuk mencerminkan
kekuatan, otoritas, kekokohan, keunikan, dan citra yang lebih modern. Huruf
tersebut secara khusus untuk menghasilkan struktur yang original dan unik.
Simbol 46:
Merupakan simbolisasi tanggal kelahiran BNI sekaligus mencerminkan
warisan sebagai bank pertama di Indonesia. Dalam logo ini angka 46
diletakkan

secara

diagonal

menembus

menggambarkan BNI baru yang modern.

Ballet Warna:

kotak

warna

jingga

untuk

Ballet warna korporat telah didesain ulang, namun tetap mempertahankan


warna korporat yang lama yakni turquoise dan jingga. Warna turquoise yang
digunakan ppada logo baru ini lebih gelap kuat mencerminkan citra yang lebih
stabil dan kokoh. Warna jingga yang baru, yang lebih cerah dan kuat,
mencerminkan citra lebih percaya diri dan segar.
Logo 46 dan BNI mencerminkan tampilan yang modern dan dinamis.
Sedangkan penggunaan warna korporat yang baru memperkuat identitas
tersebut. Hal ini akan membantu BNI melakukan diferensiasi di pasar
perbankan melalui identitas yang unik, segar, dan modern.

2.6 Struktur Organisasi


Struktur organisasi merupakan bagian penting dalam suatu perusahaan.
Perusahaan memerlukan struktur organisasi yang jelas agar masing-masing baik
karyawan maupun atasan sadar akan tempatnya masing-masing sehingga mereka juga
sadar akan tugas dan tanggung jawab dalam Perusahaan sehingga pengelolaan
perusahaan dapat berjalan dengan baik. Berikut ini Struktur PT. Bank Negara
Indonesia Cabang Utama Manado:
1. Pemimpin Cabang Utama Manado
2. Pemimpin Pembinaan Bidang KLN I
a) Pemimpin KLN Bitung
b) Pemimpin KLN Unsrat
c) Pemimpin KK Paniki
d) Pemimpin KLN Bandara
e) Pemimpin KK Girian
f) Pemimpin KLN Airmadidi
g) Pemimpin KLN Wanea

: Loudryans Arison SE., M.Si


: Ribka Sompotan
: Syahrul Hulima
: Robert Kewas
: Michael Sompotan
: Yolanda Wongkar
: Mercylia Doranggi
: Thommy Wijaya
: Gracia Karamoy

3. Pemimpin Pembinaan Bidang KLN II


a) Pemimpin KLN Tomohon
b) Pemimpin KLN Tondano
c) Pemimpin KK Calaca
d) Pemimpin KK Paal Dua
e) Pemimpin KLN Kanaka
f) Pemimpin KLN Kawangkoan

: Bela Adji Surjawan


: Djefry Karaseran
: Franklin Kumokong
: Treesje Runtukahu
: Neskens Mandey
: Maria Pamikiran
: Ruddy Rumetor

10

g) Pemimpin KLN Amurang


4. Pemimpin Bidang Pelayanan Nasabah
5. Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis
a) Penyelia Adm. Umum
b) Penyelia ADC/ DNK
c) Pemimpin KLN Bahu
d) Pemimpin KLN Megamas
e) Pemimpin KLN Ranotana
f) Pemimpin KLN Mantos

: Aldrien Sekeon
: Johanis T. Kirikanang
: Olga Tamba
: Gamar Bin Smith
: Steven Rantung
: Sandra Johanis
: Jeane Kaunang
: Michael Korua
: Grace Sumampouw

2.7 Kerjasama Lembaga


BNI sebagai salah satu bank yang terkemuka di Indonesia, senantiasa ingin
mengembangkan diri dan menjalin relasi yang baik dengan pihak luar. Hal tersebut
juga bisa dilihat dari kepercayaan dari pihak luar yang mau mengadakan kerjasama
dengan BNI. Berikut ini adalah kerjasama yang dilakukan BNI dengan lembagalembaga:
1. BNI menjadi satu-satunya bank di Indonesia yang menjadi anggota signatory
UNEP Finance Initiative tahun 2005.
2. BNI dan WWF menandatangani kerjasama pelestarian penyu dan kerjasama
mutual lainnya. Penandatangan dilakukan di Manado pada saat event WOC bulan
Mei 2009.
3. BNI menjadi satu-satunya bank yang mendapatkan pelatihan dari YPB (Yayasan
Pembangungan Berkelanjutan) yang didukung oleh British Embassy tentang tema
DEVELOPING SUSTAINABLE BUSINESS: Linking Banking Sector to
Sustainable Development. Pelatihan dilakukan Mei dan Juni 2009.
4. July 2009, BNI menandatangani MOU dengan Green Works Asia dan Climate
Change Capital Limited (London, UK) untuk mendukung Program CDM (Clean
Development Mechanism).

11

5. September 2009 BNI memberikan kredit sindikasi senilai US 103 juta bagi
proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal) di Jawa Barat.
6. Sejak Oktober 2009 BNI menjadi partner dialog WWF dalam inisiatif RSPO
(Roundtable Sustainable Palm Oil Discussion).
7. BNI beberapa kali diundang oleh Bank Indonesia untuk memaparkan apa
dan bagaimana konsep Green Banking itu, Februari 2010.
8. BNI bekerjasama dengan beberapa pakar dari DNPI (Dewan Nasional Perubahan
Iklim) dan Praktisi Carbon Trading untuk pelatihan CDM bagi Analis Kredit, RM,
dan AVP. Peserta pelatihan merupakan perwakilan beberapa Divisi, SKM, SKK
dan SKC. Pelatihan dilakukan tanggal 04 05 Februari 2010 di LPN.
9. BNI bekerjasama dengan ECO-ASIA/ICED yang merupakan pelaksana programprogram Clean Energy yang didanai oleh USAID.
10. BNI Bekerjasama dengan Pemerintah Kota/Daerah, LSM dan Komunitas lokal
untuk membangun hutan-hutan Kota di berbagai daerah antara lain: Banda Aceh,
Medan, Solo, Palangkaraya dan Universitas Udayana.
11. BNI Bekerjasama dengan LSM Domestik dan International untuk penyediaan
akses listrik buat masyarakat lokal di berbagai daerah melalui Energi
Terbaharukan (Pico Hydro dan Biogas).
12. BNI adalah satu dari enam pendiri Indonesian Business Council for Sustainable
Development Association (IBCSD) yang merupakan bagian dari WBCSD (World
Business Council for Sustainable Development). IBCSD didirikan pada 27 April
2011 dan disahkan dalam akta pendirian perkumpulan pada 06 Oktober 2011.

12

13. BNI mendukung kegiatan organisasi English Debating Club Universitas Sultan
Ageng Tirtayasa (EDC Untirta) melalui program Go Green di Pulau Tunda
Banten dengan menanam 1.000 pohon mangrove pada 4 6 september 2015.
14. BNI juga telah mendukung program pelestarian lingkungan lainnya yang
dilaksanakan oleh sejumlah universitas di Indonesia ; antara lain pembuatan
mobil ramah lingkungan IPB, penanaman pohon program ITS, pembuatan Taman
Rektorat ITS, pembuatan gudang limbah B3 ITB, pelestarian terumbu karang
berupa pembuatan Taman Bawah Laut UNDIP, pengembangan Kebun Herbal dan
Jati Silin UGM, Taman Matoa UI, penanaman 1.000 Mangrove UIN Jakarta,
pembangunan shelter sepeda UM Malang, Arboretum Unri Riau, Hutan dan
Taman Kampus Unesa Surabaya, penghijauan kampus unpad dan UPI Bandung,
pengembangan Kacang Koro Pedang Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Yogyakarta, penghijauan sungai Bengawan Solo, pengembangan Keripik Tempe
UNS,serta Taman Unsri Palembang.

2.8 Penghargaan BNI 2014


Dalam mempertahankan dan membuktikan eksistensinya di dunia perbankan,
BNI telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Hal tersebut bisa dilihat dari
banyaknya penghargaan yang di dapatkan oleh BNI dalam satu tahun terakhir.
Berikut ini penghargaan-penghargaan yang didapatkan oleh BNI pada tahun 2014:
1. Meraih 2 medali emas untuk katagori Best Analys Contact Center dan Best
Contact Center Support HR serta medali perak untuk Best Customer Service in
Mid- Size Inhouse dan Medali Perunggu untuk Best Help Desk dalam ajang
Contact Center World tingkat dunia yang diselengarakan di Las Vegas, Amerika
Serikat pada tanggal 10-15 November 2014.
2. The Most Reliable Bank untuk kategori bank Konvensional dengan aset diatas Rp
100 triliun dari Tempo Group dan Indonesia Banking School (IBS), Jakarta, 17
Oktober 2014.

13

3. Peringkat Atas Annual Report Award (ARA) 2014 bagi BNI sebagai BUMN
Keuangan Listed dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI untuk kategori Dana
Pensiun, Jakarta, 16 Oktober 2014.
4. The Best Local Cash Management Bank in Indonesia, The Best Local Cash
Management Bank in Indonesia, The Best Overall Domestic Cash Management
Service menurut polling, dan The Best Overall Cross Border Management
Service dari Majalah Asia Money di Hong Kong, Kamis (25 September 2014).
5. Gold Achievement OpexCon Award dalam acara Awarding Ceremony Best
Project: Indonesia Best Continuous Improvement Project 2014 di Jakarta, Senin
(19 September 2014).
6. The Global 2000, The Worlds Largest Public Companies 2014 dari Majalah
Forbes, Jakarta, Selasa (19 Agustus 2014).
7. Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE) dari Indonesia MAKE Study 2014,
Jakarta, Rabu (16/7/2014).
8. Emiten Terbaik Sektor Keuangan Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari
Busnis Indonesia Award 2014, Jakarta, 24 Juni 2014.
9. Tujuh penghargaan bergengsi dari 8 kategori kompetisi Contact Center World seAsia Pacific di Singapura bagi BNI Contact Center Contact, 2-6 Juni 2014, 4
diantarnya memperoleh Peringkat Gold, yaitu Best Analyst, Best Contact Center
Support Professional HR, Best Help Desk, dan Best in Costumer Service.
10. Peringkat Kedua terbaik pada penghargaan Banking Service Excellence
Monitor (BSEM) 2014. Sebuah ajang penghargaan yang diberikan oleh
Marketing Research Indonesia (MRI) Jakarta, 13 Juni 2014.
11. The Best Trade Finance Bank in Indonesia & The Leading Counterparty Bank in
Indonesia dari The Asian Banker Transaction Banking Awards tahun 2013 dan
2014, Kuala Lumpur, 21 Mei 2014.
12. The Best Emiten Sektor Perbankan dari Majalah Investor, Jakarta, 8 Mei 2014.
13. Memperoleh Sertifikat Akreditasi A atau ISTIMEWA dari Arsip Nasional
Republik Indonesia (ANRI), Jakarta, 5 Mei 2014. BNI menjadi bank pertama
yang mendapatkan akreditasi tersebut.
14. Best Cash Management Bank for Indonesia dalam Asia-Pacific Country
Transaction Bank Awards dari The Corporate Treasurer 2013, Singapura, 2 April
2014.

14

15. Indonesia Best Overall Corporate Governance, Indonesia Best for Disclosure &
Transparency, Indonesia Best for Investor Relations, Indonesia Best for
Shareholder's Right and Equitable Treatment, serta Indonesia Best for
Responsibilities and Ethical Behaviour of Management and The Board of
Director dari majalah Asiamoney Hongkong, 27 Februari 2014.
16. Gatot M. Suwondo CEO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk untuk
kategori Most Inspirational CEO BUMN dari Mens Obsession Awards 2014 di
Jakarta, 14 Februari 2014.
17. The Best Remittances Provider of the Year in Southeast Asia lima tahun berturutturut dan Best Cash Management Solution of The Year in Southeast Asia tiga
tahun berturut-turut dari Alpha Southeast Asia Magazine, di Kualalumpur, 23
Januari 2014.

BAB III
DESKRIPSI KEGIATAN MAGANG

15

Kegiatan magang mulai dilaksanakan pada hari senin 4 Januari sampai dengan
4 Maret 2016 di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Utama Manado.
Kegiatan magang dilaksanakan seusai dengan peraturan dan tata tertib yang berlaku
pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Utama Manado. Hari kerja
berlangsung pada hari Senin sampai dengan Kamis, pukul 08.00 dan berakhir pada
pukul 17.00 WITA. Sedangkan hari Jumat jam kerja dimulai pukul 07.30 dan
berakhir pada pukul 17.00 WITA. Dengan waktu istirahat satu jam yaitu pukul 12.00
sampai pukul 13.00. Selama kegiatan magang mahasiswa magang menggunakan
pakaian putih lengan panjang dan celana panjang kain berwarna hitam serta sepatu
kerja pantovel berwarna hitam pada hari senin sampai kamis dan pada hari jumat di
tanggal ganjil memakai pakaian bebas rapih sedangkan pada hari jumat di tanggal
genap memakai pakaian batik.
Pada senin 4 Januari sampai 8 Januari 2016 penulis ditempatkan pada Unit
UMC (Unit Umum Cabang) dimana penulis ditugaskan untuk membantu Asisten
Kepegawaian mengarsip data karyawan KLN Kantor Cabang Utama Manado,
mengarsip SK, membantu Asisten Adimisntrasi Umum mengunduh laporan transaksi
teller cash dan non-cash, mengunduh laporan neraca, mengunduh laporan laba rugi,
mengarsip nota pengeluaran sesuai KLN, membantu Asisten Logistik mengarsip surat
yang masuk dan keluar, mengarsip faktur pajak. Pada hari jumat tanggal 8 Januari
2016 penulis ditugaskan membantu Asisten Kepegawaian bersama dengan pegawai
ODP (Office Development Program) untuk membuat pernak pernik yang akan
memeriahkan acara pertemuan BNI Wilayah SULUTENGGO. Pernak pernik
tersebut akan digunakan oleh pegawai perwakilan BNI Wilayah Manado.
Kemudian pada tanggal 11 Januari sampai 04 Maret 2016 penulis di tempatkan
di BNI Kantor Layanan Nasabah Universitas Sam Ratulangi. Penulis bertemu dengan
dua orang mahasiswa magang yang berasal dari Universitas Negeri Manado. Di BNI
Kantor Layanan Nasabah Universitas Sam Ratulangi memiliki sedikit perbedaan jam
datang dengan Kantor Cabang Utama, jam datang dimulai pada pukul 07.30 pagi.
Jam datang lebih awal 30 menit dikarenakan setiap pagi sebelum memulai aktifitas
dilakukan Morning Briefing dan doa pagi. Morning Briefing adalah pertemuan yang
dilakukan antara pimpinan Kantor Layanan dengan seluruh pegawai dimana

16

bertujuan untuk membahas hal-hal yang diperlukan untuk meningkatkan pelayanan


kepada nasabah. Setiap senin pagi pukul 07.20 diadakan ibadah yang dipimpin oleh
salah satu pegawai, tujuan dari ibadah ini adalah sebagai ujud syukur, permohonan
sekaligus untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pada saat di BNI KLN Unsrat penulis ditempatkan pada bagian pelayanan
nasabah (Customer Service) khusus untuk pelayanan kartu mahasiswa Smartcard.
Kartu Smartcard adalah kartu identitas dari mahasiswa atau KTM ( Kartu Tanda
Mahasiswa) yang sekaligus dapat digunakan sebagai alat transaksi keuangan, mulai
dari menerangkan kepada mahasiswa mengenai prosedur pembuatan kartu Smartcard,
dan melayani pengambilan kartu smartcard mahasiswa, menginput data mahasiswa
yang telah membuat smartcard, mengarsip data nasabah yang telah membeli produk
produk dari BNI seperti deposito, taplus bisnis, taplus mahasiwa, taplus muda,
tabungan pendidikan nasional, mengarsip data nasabah yang menutup rekening,
membuat ban uang tunai pecahan Rp.2000, Rp.50.000,serta Rp.100.000 dan mencap
slip pembayaran SPP mahasiswa.
Penulis diterima dengan baik oleh pimpinan dan pegawai BNI, dikarenakan
penulis senantiasa diberikan arahan, bimbingan serta ilmu-ilmu yang berharga seputar
dunia perbankan. Ilmu yang telah penulis dapatkan selama kegiatan praktek dapat
penulis gunakan sebagai bekal saat terjun langsung di dunia kerja yang sebenarnya.

BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 Deskripsi Umum Unit UMC (Unit Umum Cabang)
Salah satu unit yang berperan penting dalam mendukung kelancaran kegiatan
Kantor Cabang Utama (KCU) adalah UMC atau Unit Umum Cabang. Unit ini

17

bertugas untuk bertugas untuk mengelola Logistik KCU dan KLN (Kantor Layanan
Nasabah), menyelenggarakan administrasi Umum KCU dan KLN, mengelola
administrasi kepegawaian KCU dan KLN, mengelola sistem otomasi di cabang utama
dan KLN, mengelola kebenaran sistem trx keuangan KCU dan KLN, mengelola
laporan harian sistem di KCU dan KLN, mengendalikan transaksi pembukuan KCU
dan KLN.
Unit UMC terdiri dari 13 pegawai dengan satu orang Penyelia Administrasi
Umum, satu orang Asisten Administrasi Keuangan, 7 orang Asisten Logistik, satu
orang Asisten Kepegawaian/ SDM, satu orang pelayanan PGDS, dan 2 orang satpam.
Berikut ini nama-nama pegawai yang ada pada unit UMC:
Penyelia Administrasi Umum

: Gamar Bin Smith

Asisten Administrasi Keuangan

: Gunawan Adrian

Asisten Logistik

: Daniel Sumual
Levi Patiasina
Christoven Lasut
Chriyani Tuju
Ifke Walangitan
Marlin Ijon
Helmi M. Tompah

Asisten Kepegawaian/SDM

: Lidya Suwaro

Pelayanan PGDS

: Yan Pangemanan

Satpam

: Marti H Sumangando
Abdul H. Salasa

4.2 Job Description Unit UMC pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk. Cabang Utama Manado
Berikut ini adalah Job Description unit UMC:
1. Mengelola Administrasi Kepegawaian KCU dan KLN.
a. Mengelola perencanaan SDM (Stafing model formasi, rotasi, mutasi)
KCU dan KLN.

18

b. Mengelola Database Pegawai KCU dan KLN.


c. Mengelola dan mengkoordinasikan program

pelatihan

dan

pengembangan pegawai.
d. Mengelola pembayaran gaji, tunjangan, bonus, pinjaman/piutang
pegawai, lembur, dan uang cuti.
e. Memproses bantuan/fasilitas untuk

pegawai

(uang

kacamata,

bersalin/KB, sakit/operasi, check up, UMG, persekot gaji).


f. Mengelola jadwal cuti dan pendidikan pegawai.
g. Memproses administrasi serah terima jabatan.
2. Mengelola Kebenaran Sistem Trx (Transaksi) Keuangan KCU dan KLN.
a. Meminta unit pembuat yang menginput voucher untuk melakukan
pembukuan koreksi jika terjadi kesalahan pada tingkat normatif.
b. Mencetak dan melakukan verifikasi edit jurnal.
c. Memeriksa dan mengklarifikasi trx yang menyimpang dari parameter.
d. Membuat laporan aktivitas cabang bulanan.
3. Mengelola Logistik KCU dan KLN
a. Mengelola penyediaan alat tulis, formulir, perabot/ perlengkapan,
kantor lainnya.
b. Mengelola penyediaan alat transportasi.
c. Mengelola urusan kerumahtanggaan Kantor Cabang Utama, Kantor
Layanan.
d. Memelihara hubungan dengan pihak luar (rekanan, instansi,
pemerintah, koperasi, dll).
e. Mengupdate kartu hadir pegawai KCU dan KLN.
f. Mengelola pembayaran gaji dan pinjaman pensiunan BNI.
g. Memproses bantuan/ fasilitas untuk pensiunan (uang kacamata, sakit/
operasi, klaim, dll).
4. Mengendalikan Transaksi pembukuan KCU dan KLN.
a. Mencetak mutasi yang digenerate oleh sistem otomasi.
b. Memantau rekening yang bersaldo janggal.
c. Menilai kewajaran keberadaan angka pada rekening penampungan
administrasi dan memorial.
d. Menyiapkan laporan ke BI dan pihak ketiga lainnya yang tidak
ditandatangani oleh sentra.
5. Menyelenggarakan Administrasi Umum KCU dan KLN
a. Mengelola admisnistrasi pengiriman, penerimaan, dan pendistribusian
dokumen/ surat.
b. Mengelola kearsipan dan file sentral yang bersifat umum (surat masuk
keluar, voucher pembukuan dll).

19

c. Membuat/menyusun vouchers/nota-nota pembukuan intern (aktifitas


umum) KCU dan KLN.
d. Menyusun laporan gabungan logistik, material, dan kepegawaian.
e. Memproses
permohonan
ijin,
dispensasi,
dan
surat
rekomendasi/referensi.
f. Menyelenggarakan administrasi harta tetap/bergerak KCU dan KLN.
g. Mengkoordinasikan administrasi rencana kerja dan anggaran KCU dan
KLN.
6. Mengelola Laporan Harian sistem di KCU dan KLN.
a. Mencetak laporan financial harian dan mendistribusikan pada unit
pemakai.
b. Menyimpan laporan financial harian sesuai retensi.
c. Menyiapkan laporan yang tidak tersedia di sistem.
d. Mencetak laporan keuangan/ output harian.
7. Mengelola sistem otomasi di KCU dan KLN.
a. Menginformasikan ke KB-TEK (Kepala Bagian Teknologi) bahwa
penggunaan sistem informasi cabang telah selesai.
b. Mengelola dan memelihara sistem yang dipergunakan KCU dan KLN
agar tetap berfungsi.
c. Mengelola database pegawai Cabang Utama dan Kantor layanan.

4.3 Deskripsi Umum Kantor Layanan Nasabah Universitas Sam Ratulangi


Manado
Kantor Layanan Nasabah merupakan salah satu bagian yang ada di PT. Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Utama Manado. Kantor Layanan Nasabah
tersebar diberbagai tempat yang dianggap strategis di Sulawesi Utara dimana
bertujuan untuk menjangkau dan memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi,
sehingga nasabah tidak perlu mendatangi Kantor Cabang Utama yang terletak di
pusat perniagaan empat lima Manado. Kantor Layanan Nasabah atau biasa disingkat
dengan KLN bertugas memberikan pelayanan yang ramah, mendengar dan
memberikan solusi atas pengeluhan dari para nasabah. Kantor Layanan Nasabah
Universitas Sam Ratulangi kesehariannya berhadapan langsung dengan nasabah yang
sebagian besar adalah mahasiswa dari Universitas Sam Ratulangi Manado. Kantor

20

Layanan Nasabah Universitas Sam Ratulangi juga dilengkapi fasilitas mesin untuk
mengambil uang otomatis (ATM) dengan pecahan Rp.20.000,- Rp.50.000,- dan
Rp.100.000. Setiap hari kurang lebih 200 nasabah yang terdiri dari nasabah umum
maupun mahasiswa melakukan transaksi di BNI KLN Unsrat.
Kantor Layanan Nasabah Universitas Sam Ratulangi memiliki 13 pegawai
yang terdiri dari satu Pemimpin Kantor Layanan Nasabah, empat orang pegawai
untuk bagian pelayanan nasabah ( Customer Service ), empat orang pegawai dibagian
pelayanan uang tunai ( Teller), dua orang bagian keamanan ( security) dan dua orang
bagian kebersihan ( cleaning service ). Berikut ini adalah struktur kepegawaian BNI
Kantor Layanan Nasabah Universitas Sam Ratulangi Manado :
Pemimpin Kantor Layanan Nasabah

: Robert Kewas

Pelayanan Nasabah (Customer Service)

: Reinhard Sandag
: Reggy J.Gobel
: Clandy A. Mamesah
: Dewina Talumepa

Pelayanan Uang Tunai (Teller)

: Alfian Poluan
Cindy Gonie
Melissa Ulaan
: Putri Rasuh

Keamanan (Security)

: Syahreza A. Buluran
: Jeanne Saranaung

Kebersihan (Cleaning Service)

: Jusuf Mohamad
: Fabian Vorscal Budiman

4.4 Job Description Kantor Layanan Nasabah Universitas Sam Ratulangi


Berikut ini adalah Job Description dari KLN Unsrat:
1. Setoran DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan).
2. Monitoring Surounding (memantau berita atau pesan antar bank untuk
transaksi incoming transfer dan outgoing transfer).
3. Pencairan Beasiswa Pemerintah.

21

4. SPC (Student Payment Center)


5. Pembuatan BNI Smartcard.
6. Pembayaran kliring.
7. Pembayaran deposito, taplus, kartu kredit, tabunganku dan lain lain.
8. Pembayaran SPP
9. Pembayaran BPJS
10. Melayani KUR ( Kredit Usaha Rakyat).
11. Pembayaran tagihan telepon.
12. Pembayaran tagihan listrik.
4.5 DPLK ( Dana Pensiun Lembaga Keuangan)
BNI Simponi atau Simpanan Pensiun BNI adalah tabungan pensiun yang
diselenggarakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI (DPLK BNI), yang
khusus dipersembahkan untuk dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat luas yang
menginginkan kesejahteraan di masa depan. Nasabah yang menjadi peserta BNI
Simponi berasal dari berbagai latar belakang profesi, masyarakat dapat mengunjungi
Kantor Cabang BNI terdekat dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
serta membayar iuran minimal sebesar Rp. 50.000,Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh jika menjadi peserta BNI
Simponi diantaranya :
a. Dengan penghasilan terbatas berpeluang memperoleh pembayaran
Manfaat Pensiun secara berkala bulanan seumur hidup
b. Dapat membayar iuran secara fleksibel, baik jumlah maupun
frekuensinya.
c. Iuran yang disetorkan berikut hasil pengembangannya mendapat
fasilitas pajak (pajak tertunda) selama dalam masa kepesertaan,
namun pada saat peserta menerima manfaat pensiun, tunduk pada
ketentuan pajak yang berlaku.
d. Dapat menentukan arah investasi dananya serta memperoleh return
yang optimal, sehingga dana peserta akan tumbuh lebih cepat dan
pada gilirannya peserta akan menikmati penerimaan manfaat pensiun
dalam jumlah memadai.
e. Pesera juga dapat mengatur dan mengontrol besarnya manfaat
pensiun yang akan diterima.

22

f. Dana peserta akan dikembangkan dan hasil pengembangannya


diperhitungkan secara harian.
Hak yang didapat oleh peserta BNI Simponi :
a. Menetapkan sendiri usia pensiunnya, minimal usia 45 tahun.
b. Menetapkan arah investasi dananya sesuai pilihan yang tersedia.
c. Memperoleh informasi perkembangan dananya melalui Buku Peserta
BNI Simponi.
d. Memperoleh pembayaran manfaat pensiun pada saat memasuki usia
pensiun sesuai ketentuan yang berlaku.
e. Memperoleh Buku Peserta BNI Simponi.
f. Memperoleh copy aplikasi Peserta BNI Simponi.
g. Memperoleh Buku Peraturan BNI Simponi.
Manfaat pensiun peserta BNI Simponi terdiri dari pensiun normal, pensiun
dipercepat dan pensiun cacat atau pensiun kerena peserta meninggal dunia sebelum
usia pensiun normal. Manfaat pensiunnya akan dibayarkan secara berkala atau
sekaligus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
a. Pensiun Normal
Manfaat Pensiun diberikan kepada peserta pada saat mencapai
usia

pensiun

yang

ditetapkan

peserta

pada

awal

masa

kepesertaannya.
b. Pensiun Dipercepat
Manfaat pensiun diberikan kepada peserta yang minimal berusia
10 (sepuluh) tahun sebelum usia pensiun normal dan berhenti dari
kepersertaan.
c. Pensiun Cacat
Manfaat Pensiun cacat dibayarkan kepada peserta yang
mengalami cacat tetap dan tidak dapat melanjutkan iurannya.
d. Peserta Meninggal Dunia
Apaila peserta meninggal dunia sebelum Usia Pensiun Normal,
manfaat Pensiun dibayarkan kepada janda / duda atau ahli waris
peserta.
4.6

BNI Student Payment Center

23

BNI Student Payment Center/ BNI SPC muncul karena dilihat dari latar
belakang besarnya antrian di Universitas/Teller pada periode pembayaran, mahasiswa
hanya dapat melakukan pembayaran di Universitas, kesulitan dalam memonitor,
kesulitan dalam rekonsiliasi, laporan dilakukan secara manual. Sehingga BNI SPC
muncul sebagai cara untuk memudahkan pembayaran bagi mahasiswa.
4.6.1
1
2
3
4

Fleksibel Pembayaran (variasi Channel dan waktu).


Proses aman, mudah dan cepat (Based on Billing no/Biller Id).
Variasi layanan ( Cash, Transfer, Auto Debit).
Variasi Channel distribusi:
Teller, ATM, Internet Banking, SMS Banking.
4.6.2

1
2
3
4
5
6
7

Keuntungan BNI SPC bagi Mahasiswa

Keuntungan BNI SPC bagi Universitas

Laporan diterima secara periodik (kemudahan memonitor status).


Mudah mengitegrasi dengan sistem internal (transfer file).
Pengembangan internal sistem minimal.
Biaya investasi tidak mahal.
Fleksibel mekanisme pembayaran.
Pelayanan lebih baik.
Citra yang baik bagi Universitas.
4.7

BNI Transfer Online, Kliring, dan RTGS

BNI Transfer online digunakan untuk melakukan transfer dari BNI ke


rekening bank yang tergabung dalam anggota ATM Bersama, seperti Bank BRI,
Mandiri, CIMB Niaga, OCBC NISP, Permata Bank, Standard Chartered, BRI
Syariah, HSBC, Citibank, Danamon, BII, Commonwealth, Bukopin, Bank Mega,
Panin, BTN, termasuk juga bank-bank daerah (BJB, Jatim, dll). Total ada 79 bank.
(BCA tidak termasuk) . Sistem antar bank yang terintegrasi, membuat waktu transfer
untuk sampai ke rekening tujuan adalah realtime online atau langsung masuk saat itu
juga.

24

Kliring (juga disebut LLG atau SKN) digunakan untuk transfer ke semua
rekening bank nasional, termasuk jaringan ATM Prima (BCA salah satunya) dan
jaringan ATM Bersama.Waktu transfer 2-3 hari kerja, tapi bisa juga dalam satu hari
jika transfer pagi hari sebelum jam 11. RTGS (Real-Time Gross Settlement) sama
seperti kliring, namun waktu pengiriman lebih cepat sampai, sekitar 1-3 jam di hari
yang sama setelah transfer.
4.8 BNI Smartcard
BNI Smartcard adalah Kartu Tanda Mahasiswa yang dapat digunakan sebagai
ATM. BNI Smartcard merupakan bentuk kerja sama antara BNI dengan Universitas
Sam Ratulangi untuk mempermudah mahasiswa melakukan aktivitas perkuliahan
maupun traksaksi keuangan serta untuk mendukung cashless society seperti yang
disosialisasikan olek Otoritas Jasa Keuangan.
4.8.1 Syarat Pendaftaran BNI Smartcard
1. Mahasiswa program strata satu berstatus aktif di Universitas Sam Ratulangi.
2. Membawa Fotocopy Tanda Pengenal ( Kartu Tanda Penduduk, SIM, Paspor,
atau Surat Keterangan Domisili).
3. Membawa foto berwarna ukuran 3cm x 4cm.
4. Mahasiswa mengisi aplikasi pendaftaran smartcard dengan melampirkan
fotocopy tanda pengenal, serta foto berwarna ukuran 3cm x 4cm.
4.8.2 Keuntungan BNI Smartcard
1. Mempermudah mahasiswa untuk melakukan aktifitas perkuliahan dan
transaksi keuangan.
2. Mendapatkan buku tabungan dengan biaya administrasi rendah.
3. Mahasiswa dapat melakukan transaksi keuangan di semua ATM BNI maupun
ATM Bank yang tergabung dalam ATM Bersama.
4.9. BNI KUR ( Kredit Usaha Rakyat)

25

BNI KUR adalah kredit modal kerja dan atau investasi yang diberikan kepada
UMKM yang feasible namun belum bankable dalam rangka mendukung pelaksanaan
Program Pemerintah. Sektor yang dapat dibiayai adalah seluruh usaha di sektor
Pertanian, Perikanan, Industri Pengolahan dan Perdagangan dengan jangka waktu tiga
sampai lima tahun dan bunga 9 % per tahun.
Usaha feasible adalah usaha yang dinilai layak untuk dibiayai yang dilihat dari
kemampuan debitur/calon debitur dalam melaksanakan kewajiban tepat waktu.
Belum bankable adalah kondisi debitur dilihat dari sisi persyaratan administrasi dan
agunan masih kurang.
Debitur baru adalah debitur debitur yang tidak sedang mendapat Kredit
modal kerja dan atau investasi dari perbankan yang wajib dibuktikan dengan hasil
Bank Indonesia Cheking pada saat permohonan kredit diajukan dan atau belum
pernak memperoleh fasilitas kredit program dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan
dalam PMK nomor 135 tahun 2008 yang telah diubah dengan PMK Nomor 10 tahun
2009.
4.9.1 Persyaratan BNI KUR
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Warga Negara Indonesia (WNI).


Usaha telah berjalan minimal 6 bulan.
Foto Copy KTP dan KK.
Pas Foto 3x4 suami dan istri.
Foto Copy Surat Nikah (bagi yang sudah menikah)
Surat Ijin Usaha (SIUP,TDP,SITU,HO) atau minimal Surat Keterangan Usaha

dari Kelurahan/ Kecamatan.


7. Foto Copy NPWP
8. Foto Copy dokumen jaminan (Bukti kepemilikan tanah, IMB dan PBB)
9. Bukti pembayaran listrik, telepon dan PAM 3(tiga) bulan terakhir.
10. Membuat surat permohonan kredit
11. Foto Copy buku tabungan / rekening Koran minimal 6 bulan terakhir.
4.9.2 Jaminan versi BNI Cf PGV No. PGV/2/2068 Tanggal 22-12-2015
1. Agunan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Ritel, diatur sebagai berikut :

26

a) Jenis agunan :
1.
Agunan Pokok
Kelayakan Usaha dan atau obyek yang dibiayai.
2.

Agunan Tambahan
a. Kredit Modal Kerja (KMK)
Agunan tambahan ditetapkan minimal taksasi 75% sld <
100% dari maksimum kredit, dapat berupa fixed asset dan
atau non fixed asset lainnya, dan telah dilakukan penilaian
sesuai ketentuan yang berlaku serta evaluasi atau analisa
risiko yang menjamin kepentingan bank.
b. Kredit Investasi (KI)
1. Maksimal KI yang dapat diberikan setinggi tingginya
sebesar 70% dari nilai transaksi obyek yang dibiayai.
2. Agunan Pokok Kredit Investasi adalah obyek yang

dibiayai bank.
3. Agunan tmabahan tidak dipersyaratkan.
b) Bukti kepemilikan agunan yang dapat diterima :
1. Tanah atau tanah dan bangunan
2. Kendaraan : BKPB
3. Mesin mesin : Faktur
c) Pengikatan :
1. Tanah atau tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan
SHM/SHGB/SHGU/SHMSRS/SHPTU

diikat

sesuai

dengan

ketentuan yang berlaku.


2. Kendaraan dengan bukti kepemilikan BPKB, diikat Fidusia dibawah
tangan dan dilengkapi dengan Surat Kuasa Untuk Menjual
(SKUM).
3. Mesin mesin dengan bukti kepemilikan berupa Faktur, diikat
dengan Fidusia dibawah tangan dan dilengkapi dengan Surat Kuasa
Untuk Menjual (SKUM).
d) Agunan yang dapat diterima adalah agunan milik debitur atau milik
pihak ketiga sesuai ketentuan yang berlaku.
4.9.3 Jaminan Fidusia
Lembaga jaminan fidusia merupakan lembaga jaminan yang secara yuridis dan
formal diakui sejak berlakunya Undang undang No. 42 Tahun 1999 Tentang

27

Jaminan Fidusia. Fidusia berdasarkan pasal 1 angka 1 UUF adalah pengalihan hak
kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang
hak kepemilikannya dialihkan tetap dalam penguasaan pemilik benda.
Fidusia sebagai jaminan diberikan dalam bentuk perjanjian memberikan
pinjaman uang, kreditur mencantumkan dalam perjanjian itu bahwa debitur harus
menyerahkan barang-barang tertentu sebagai jaminan pelunasan hutangnya, sehingga
dalam perjanjian fidusia kreditur memperjanjikan kuasa/kewenangan mutlak dalam
arti bias ditarik kembali dan tidak akan berakhir atas dasar sebab-sebab sebagaimana
disebutkan dalam Pasal 1813 KUH Perdata untuk dalam hal ini debitur wanprestasi.
1. Mengambil sendiri benda fidusia ditangan debitur/pemberi fidusia jika
debitur/ pemberi jaminan atas tuntutan dari kreditur tidak secara sukarela
menyerahkan benda fidusia kepada kreditur.
2. Menjual benda tersebut sebagai haknya sendiri, baik secara di bawah tangan
maupun di depan umum, dengan harga dan syarat-syarat yang dianggap baik
oleh lembaga pembiayaan.
3. Dalam hal ada penjualan, menandatangani akta perjanjiannya menerima hasil
penjualan tersebut, menyerahkan benda fidusia kepada pembeli dan
memberikan tanda penerimaannya.
4.10 Aplikasi Teori Dengan Kerja Praktek
Pada saat menjalani kegiatan magang atau kerja praktek di PT. Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk baik itu saat di Kantor Cabang Utama maupun di Kantor
Layanan Nasabah Universitas Sam Ratulangi, penulis mendapat tambahan ilmu
tentang dunia perbankan sekaligus pengalaman yang berharga. Penulis menjadi lebih
mengetahui tentang produk produk dari Bank, bagaimana menginformasikan
produk tersebut kepada nasabah agar nasabah tertarik dan dapat membeli atau
menggunakan produk yang telah diinformasikan seperti yang telah dijelaskan dalam
mata kuliah Perbankan dan Institusi Keuangan Non Bank lainnya mengenai dunia
perbankan dan juga dalam Menejemen Pemasaran, dengan demikian penulis dapat
mengaplikasikan teori tersebut ke dalam dunia kerja nyata.

28

Pengertian dari manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses


menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer
dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan
demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Saat penulis melakukan kerja praktek di
Unit UMC, penulis mendapat tambahan ilmu manajemen sumber daya manusia,
karena penulis dapat mengamati secara langsung proses kerja, dan penulis mendapat
tugas untuk membantu Asisten Kepegawaian mengarsip data data kinerja dari para
karyawan.
Hal yang sama penulis temukan saat ditugaskan di KLN Unsrat, penulis
diberikan kesempatan untuk mengamati dan terjun langsung dalam proses kerja di
KLN Unsrat, mulai dari keikutsertaan penulis dalam Morning Briefing yang
dilakukan setiap pagi sampai kepada penulis diberikan pengetahuan tentang cara
untuk melayani nasabah yang benar. Penulis juga mengamati proses pembukaan
rekening baru nasabah, pembayaran SPP mahasiswa unsrat, proses kliring, pembuatan
dan pengambilan kartu Smartcard, serta proses pemindah bukuan. Beberapa hal yang
terjadi dalam proses kerja di Unit UMC maupun KLN Unsrat pada dasarnya telah
dipelajari secara teori pada mata kuliah perbankan dan institusi keuangan non bank
lainnya dan manajemen sumber daya manusia. Kegiatan magang atau kerja praktek
yang telah dilakukan bertujuan agar penulis dapat melihat secara langsung dan
menerapkan teori yang telah di dapat selama perkuliahan ke dalam dunia kerja
perbankan yang nyata.
Pada saat melakukan kegiatan magang penulis juga menemukan fakta bahwa
minat masyarakat untuk mengambil produk KUR (Kredit Usaha Rakyat) masih
kurang. Produk KUR ini merupakan salah satu program yang diusung oleh
pemerintah untuk menciptakan serta membangun minat masyarakat untuk
berwirausaha sehingga dapat menopang pembangunan nasional. Masyarakat juga
masih kurang menyadari akan pentingnya menabung serta asuransi.

29

BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Kegiatan kerja praktek yang dilakukan pada PT. Bank Negara Indonesia
(Persero)Tbk. selama 9 minggu baik di Kantor Cabang Utama pada minggu pertama
dan Kantor Layanan Nasabah Universitas Sam Ratulangi pada minggu kedua sampai
ke sembilan memberikan manfaat dan pengalaman yang berharga bagi penulis.
Penulis dapat menerapkan teori yang telah didapat selama perkuliahan mengenai
perbankan dan institusi keuangan non bank lainnya, manajemen pemasaran,
manajemen sumber daya manusia ke dalam dunia kerja yang nyata. Penulis juga
dapat melihat secara langsung proses kerja dari bank, serta bertemu dengan berbagai
macam orang dengan latar belakang yang berbeda saat melayani nasabah.

5.2 Saran
Penulis mendapatkan banyak manfaat, ilmu dan pengalaman yang berharga
seputar dunia perbankan. Namun sebagai saran untuk perusahaan sebaiknya
mahasiswa magang ditempatkan pada bagian disesuaikan dengan ilmu yang sedang
dipelajari oleh mahasiswa yang bersangkutan agar tujuan dari kerja praktek dapat
tercapai dengan baik.

30

DAFTAR PUSTAKA
Bank BNI. www.bni.co.id. Diakses pada tanggal 18 Februari 2016. Pukul 19.08.10
Sumber : Wawancara dan data yang di dapat langsung dari PT. Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama Manado dan Kantor Layanan
Nasabah Universitas Sam Ratulangi.
Sinergi46. 2015. BNI Go Green Edisi 84/IX/2015.
Uguy W. 2015. Handout Investasi Agribisnis.