Anda di halaman 1dari 63

Teori Model Keperawatan

MK: FN
Program S1 Keperawatan
Ns. Heri Kristianto, SKep.,MKep.,Sp.Kep.MB

Pengantar

Teori adalah sekumpulan konsep yang saling


berhubungan yang memberikan gambaran
secara sistematik dari suatu fenomena
(pengamatan nyata) yang bersifat
menjelaskan dan prediksi secara alami.
Komponennya meliputi konsep, definisi,
model, dalil dan didasarkan pada asumsi
Menurut Wesley (1995), teori dan model
keperawatan mencakup:
1.Definisi keperawatan dan praktek
keperawatan
2.Prinsip bentuk praktek dasar
3.Tujuan dan fungsi keperawatan

Konsep Model - Dalil

Konsep adalah kata kata yang menguraikan obyek


atau peristiwa, merupakan komponen dasar teori
Mengamati masalah dalam
praktek
Analisa pengalaman pribadi
Analisa pengalaman orang
lain

Nyata/ konkret/ gagasan, sesuatu


yang tidak tampak atau abstrak
manusia/klien (individu, keluarga,
kelompok atau komunitas)
Lingkungan (internal dan eksternal)
Kesehatan
Keperawatan

Persepsi

Refleksi dari
pemikiran

Direkam Model
Kasus

Pengembangan Konsep

Analisis Konsep

Derivasi Konsep

Strategi mengidentifikasi karakteristik penting


Definisi diambil dari teori disiplin ilmu yg telah ada

Sintesa Konsep

Proses penguraian dan pemberian nama yg belum


ada

Bagaimana konsep dibangun??


Abstrak konkrit
Konstruk konsep variabel
Teori

Keluhan panas badan


Menggigil
Rasa tidak nyaman

dianalisa

Peningkata
n suhu
badan

diteliti

Temperatur
badan

Konstruk

Konsep

Mempunyai sifat yang abstrak


Lebih mengarah asumsi seseorang
Secara abstrak menguraikan nama obyek atau
fenomena yg memberikan indentitas dan arti

Variabel

Sesuatu yg dapat diukur


Nilai numerik dari istilah yg berbeda

Konsep Keperawatan

Sangat penting
Sangat mempengaruhi
Sangat menentukan

TEORI KEPERAWATAN

Format Keperawatan

Praktek
Keperawata
n

SAK dan SOP

Konsep Keperawatan

Human / Individu

Enviroment / Masyarakat

Manusia berada dan ikut menentukan kondisi


lingkungan yg penuh dg penyebab stresor

Kesehatan (sehat sakit)

Makhluk bio-psiko-sosio-spiritual-kultural
Komprehensif
Suatu sistem dan berjenjang

Sesuai definisi sehat UU. No 23 th 1992 dan WHO


Sehat sakit mrpk suatu rentangan

Keperawatan

Lokakarya Nasional PPNI di Jakarta Th. 1983


Para tokoh keperawatan

Dalil adalah kalimat yang menyatakan


hubungan antara konsep
Model adalah hubungan antar konsep dan
atau beberapa konsep yang membentuk
suatu pola rumusan pernyataan.

Teori
Menurut Roy & Robert: sebuah sistem yang
saling berhubungan digunakan untuk:
1. Merinci
2. Memprediksi
3. Menjelaskan
4. Memahami
5. Mengontrol dari dunia empirik
. Tidak hanya bermanfaat bagi 1 disiplin ilmu
. Menurut Adam nursing theory akan
bermanfaat bagi disiplin ilmu lain

Karakteristik teori (Elliot & Crogh, 2007):

Menghubungkan antar beberapa konsep sehingga


memunculkan bentuk yang berbeda dari suatu
fenomena
Logis secara alami
Dapat digeneralisasi
Berdasarkan hipotesa yang dapat diuji
Meningkatkan body of knowledge dalam suatu disiplin
ilmu dan diterapkan dalam riset untuk divalidasi
Dipakai oleh praktisi untuk meningkatkan keahliannya
Bersifat konsisten apabila divalidasi oleh teori lain,
hukum dan prinsip-prinsip tetapi masih terbuka untuk
diselidiki

Hubungan Konsep & Teori


Serangkaian asumsi manusia
ttg
fenomena
Hubungan Berbagai
KONSEP

KONSEP

KONSEP

TEORI

KONSEP

Level Teori Keperawatan

TEORI/MODEL

MicroTheo
ry
Middle RangeTheory

KONSEP

KONSEP

PARADIGMA

Aplikasi Konsep

KONSEP

Abstrak

Pandangan

Grand Theory
FALSAFAH

MethaTheory

Dasar

Keterangan
Falsafah keperawatan adalah keyakinan dasar tentang
pengetahuan keperawatan yang mengandung pokok
pemahaman biologis manusia dan perilakunya dalam
keadaan sehat dan sakit, serta terutama berfokus pada
respon mereka terhadap suatu situasi
Contoh:
Perawat meyakini bahwa pasien mempunyai hak untuk
mendapatkan kenyamanan, dari individu yang berkompeten
mulai terjadi gangguan sampai dengan sehat kembali

keyakinan dasar keperawatan meliputi 4 komponen yaitu klien


(pasien, keluarga dan komunitas), lingkungan, keperawatan dan
sehat, dimana antar komponen tersebut saling mempengaruhi dan
menjadi dasar keyakinan dalam pengembangan ilmu keperawatan
(Mary, 2004)

Model

Model memberikan jalan pola pikir dari suatu


kenyataan agar lebih sederhana dan mudah
dimengerti.
Model konseptual menunjukkan bagaimana
berbagai konsep adalah saling berhubungan
Model konseptual menunjukkan bagaimana
mengaplikasikan teori untuk meramalkan atau
mengevaluasi konsekwensi tindakan pilihan
Model hanya berguna untuk 1 disiplin ilmu
saja konsep dari Model
perawatan
konseptual
yaitu
sebuah
abstraksi, cara pandang terhadap
sesuatu, sebuah penemuan oleh akal

Gambaran model konseptual (Adam)


Pengetahuan
(pengalaman,
intuisi,
kreatifitas
Praktek
keperawatan s.d
Proses
Keperawatan

Model
Konseptual
Gambaran
Mental
Abstraksi
Model dgn
Realita

Hubungan
Pertolongan

Model Dikembangkan

Utk memberi makna pd keterkaitan konsep

Memungkinkan bagi pemakai u/ melihat bgmn


su/ konsep scr logis berpengaruh &
berhubungan satu sama lain.

Model konsep

rangkaian konstruksi yang sangat abstrak dan


berkaitan yang menjelaskan secara luas fenomenafenomena, mengekspresikan asumsi dan
mencerminkan masalah

Model konsep keperawatan berfungsi untuk :

Mengklarifikasi ide/pola pikir tentang keperawatan


dan kaitannya dengan praktek keperawatan
Meningkatkan pola pikir kreatif perawat untuk
membantu mengembangkan profesi
Memberi arahan bagi pelayanan klien
Memberi corak/warna pada pelayanan yang diberikan

Essensi
Nilai penting model konseptual adalah
Memberikan nilai beda antara ilmu
keperawatan dengan ilmu lain
Memberikan identitasi dan batasan
yang jelas terhadap ilmu
keperawatan
In the mid 1800s, Nightingale wrote that nursing
knowledge is distinct from medical knowledge. She
proposed that care of the sick is based on knowledge of
persons and their surroundings

Model konseptual untuk suatu disiplin ilmu


sangatlah luas, sebuah cara pandang global dari
sebuah disiplin ilmu
Model konseptual terbentuk dari:
1. Teori-teori
2. Pengalaman praktek profesionalism
Mengapa perkembangan praktek dan disiplin ilmu
perawatan terhambat?

dak memiliki dasar konseptual yang jelas buka


arena kurangnya ilmu perawatan

Conceptual Model
Fawcett(2005) & Evelyn Adam
Memberikan

batasan karakteristik dalam


mengamati dan interpretasi fenomena yang
khas
Diturunkan dari teoriTerdiri dari teori
teori
Bukan sebuah realitas, tetapi sebuah
gambaran mental dari realita atau cara
mengkonsepsikan sebuah realita
Contoh: Teori bahwa manusia sebagai sistem
adaptive Model Adaptasi Roy

Perbedaan model konseptual


dengan teori
Jika tujuannya untuk menggambarkan,
merinci, memahami, menjelaskan, atau
memprediksi serta mengontrol fenomena
tertentuteori (Alligood & Tomey Ch 5,
p.54)
Jika tujuannya untuk memberikan makna
pengetahuan yang berbeda untuk disiplin
keperawatan model konseptual

Model Konseptual Praktek, Pendidikan &


Riset

Model Konseptual & Praktik Keperawatan

Konsep
Sentral

Ners

Klien

7 elemen
Utama
Proses
keperawata
n

Model Konseptual & Praktik Keperawatan


Deskripsi konsep sentral : Manusia,
Lingkungan, Sehat, Keperawatan
Tujuh elemen utama : tujuan askep, klien,
peran ners, masalah keperawatan, fokus
Intervensi, metode intervensi,
konsekwensi intervensi
Proses keperawatan: pengkajian, diagnosis,
perencanaan, implementasi, evaluasi

Evaluasi Model Konseptual


(Dorothy Johnson)

Social significance
apakah pelayanan yang diberikan
memberikan pengaruh yang
signifikan bagi klien?
Social congruence
apakah pelayanan yang diberikan
sesuai dengan yang diharapkan
oleh klien?
Social utility
Apakah model konseptual
memberikan arahan yang berguna
bagi perawat dalam bidang
pendidikan, riset dan praktek?

Ekstrinsik

Isi
Logika
Kriteria lain
yang
membantu
perawat
dalam
memilih
model
tersebut

Intrinsik

Apakah rekan-rekan
sejawat semua sudah
mencoba dan atau
menerapkan model
konseptual keperawatan
di lingkungan kerja anda
semua?

Paradigm

A pattern of shared understanding and


assumptions about reality and the world

Include notions of reality that are largely


unconscious or taken for granted

Derived from cultural beliefs

Examples: time, space

Masterman (1970) mendefinisikan paradigma


sebagai pandangan fundamental tentang
persoalan dalam suatu cabang ilmu pengetahuan.
Paradigma merupakan suatu diagram konseptual
yang dapat berupa suatu struktur besar yang
digunakan untuk mengorganisasikan teori (Ann
Mariner,2001)
Cara pandang keperawatan dalam melihat
fenomena tersebut disebut dengan
metaparadigma yang mencakup manusia,
lingkungan, sehat dan keperawatan (Conie, 2007).

Metaparadigm

Concepts that can be superimposed on other


concepts

Four major metaparadigms in nursing

Person
Environment
Health
Nursing

Contoh
Level
Struktur
Metaparadigm
a
Filosofi
Model
Konseptual
Teori
Middle Range
teory

Contoh
Manusia-Lingkungan-SehatKeperawatan
Nightingale
Neuman sistem model
Neuman teori: optimal client
stability
Mempertahankan stabilitas klien
secara optimal dengan
memperhatikan aktivitas struktur
dalam setting komunitas untuk

Nursing theory

Stevens (1981)

usaha untuk menguraikan dan menjelaskan


berbagai fenomena dalam keperawatan. Teori
keperawatan berperan dalam membedakan
keperawatan dengan disiplin ilmu lainnya dan
bertujuan untuk menggambarkan, menjelaskan
memperkirakan dan mengontrol hasil asuhan
keperawatan yang dilakukan

TINGKATAN TEORI
META-THEORY

Meta-theory adalah tingkatan yang paling abstrak


dari semua level teori. Isu dari teori ini
berhubungan dengan mengarahkan pada
pencarian jawaban dari sebuah pertanyaan ilmiah
(Higgins& Moore, 2004).
Meta-theory berhubungan dengan isu isu ilmiah
dan di kenal dengan filsafat ilmu, yang
menfokuskan pada penggujian dari sebuah ilmu,
prosesnya dan produk. Teori ini menghasilkan
dasar dari ilmu pengetahuan.

TINGKATAN TEORI
GRAND THEORY

Teori keperawatan grand theory adalah paradigma umum


tentang ilmu keperawatan ( Higgins & Moore,2004). Teori ini
bersifat formal, merupakan system teori yang bersifat
abstrak dari kerangka disiplin keilmuan. Konsep dan
propositions (asumsi-asumsi)nya melebihi kondisi yang
spesifik dan populasi pasien.

Grand theory memerlukan spesifikasi lebih lanjut dalam


banyak kasus, serta pemisahan pernyataan-pernyataan
teoritisnya supaya bisa diuji dan dibuktikan secara teoritis.

TINGKATAN TEORI
MIDDLE RANGE THEORY
Menurut

Higgins & Moore (2004) sejarah perkembangan dari middle theory


termasuk baru dalam ilmu keperawatan. Sama halnya dengan grand theory,
middle-range theory menjelaskan mengenai dunia empiris dalam keperawatan,
tetapi hal itu lebih spesifik dan sedikit formal dibanding grand teory yang lebih
abstrak. Middle range theory membutuhkan diskusi tentang what it is dan what
comes before and after in its range.

Middle

range theory memiliki kriteria, lingkup, tingkat abstraksi, dan kestabilan


penerimaan secara luas.

MICRO THEORY (PRACTICE THEORY)


Micro

range theory merupakan tingkatan teori yang tidak formal dan bersifat
sementara dibandingkan tingkatan teori lainnya. dan sangat terbatas dalam hal
waktu dan lingkup aplikasinya (Higgins & Moore 2004). Meskipun biasanya
menggunakan pendekatan penilaian, para ilmuan dan praktisi selalu memberikan
gambaran, mengorganisir dan melakukan test terhadap ide-ide mereka. Micro
range theory memiliki dua tingkatan, yaitu higher level dan lower level.

Struktur Teori
Kriteria

Unit yang membedakan

1. Komponen struktur

a) Asumsi - asumsi
b) Konsep-konsep
c) Proposisi

2. Komponen fungsi

d)
e)
f)
g)
h)
i)
j)
k)

Fokus
Klien
Keperawatan
Kesehatan
Interaksi perawat-pasien
Lingkungan
Masalah keperawatan
Keperawatan terapeutik

Karakteristik dasar teori keperawatan


Torrest (1985) dan Chinn & Jacob (1983)

Teori keperawatan mengidentifikasikan dan mendefinisikan


sebagai hubungan yang spesifik dari konsep-konsep
keperawatan seperti hubungan antara konsep manusia,
konsep sehat-sakit, konsep lingkungan dan keperawatan
Teori keperawatan bersifat ilmiah, artinya teori keperawatan
digunakan dengan alasan atau rasional yang jelas dan
dikembangkan dengan menggunakan cara berpikir yang
logis
Teori keperawatan bersifat sederhana dan umum, artinya
teori keperawatan dapat digunakan pada masalah
sederhana maupun masalah kesehatan yang kompleks
sesuai dengan situasi praktek keperawatan
Teori keperawatan berperan dalam memperkaya body of
knowledge keperawatan yang dilakukan melalui penelitian
Teori keperawatan menjadi pedoman dan berperan dalam
memperbaiki kualitas praktek keperawatan

Perkembangan teori keperawatan


Tahun

Nama

Penekanan

1952

Hildergerad E.
Peplau

1960

Faye G. Abdellah

Masalah pasien menentukan perawatan


yang dibutuhkan

1961

Ida Jean Orlando

Proses interpersonal menghilangkan


distress

1964

Ernestine
Weidenbach

Proses pemberian bantuan untuk


memenuhi kebutuhan dengan
menggunakan seni perawatan individu

1966

Lydia E. Hall

Asuhan keperawatan sebagai


pengarahan orang untuk dapat
mencintai diri sendiri

Proses interpersonal merupakan


dorongan pendewasaan kepribadian

Tahun

Nama

1967

Joyce Travelbee

1970

Martha E. Rogers

1971

Dorothea E. Orem Perawatan diri mempertahankan


keseluruhan/ keutuhan
Imogine M. King

1974

Sister Calista Roy

Penekanan
Pemahaman tentang arti sakit
menentukan bagaimana orang
merespon
Manusia-lingkungan merupakan medan
energi yang menghasilkan kondisi
negentrop

Transaksi memberikan kerangka untuk


mencapai tujuan
Hubungan stimulus dengan system
adaptif

Tahun

Nama

Penekanan

1976

Josephine G.
Paterson

Keperawatan merupakan pengalaman


dalam mempedulikan orang/

1978

Madeline M.
Leininger

Caring bersifat universal dan bervariasi


secara budaya

1979

Jean Wats

Caring sebagai moral ideal : akal,


pikiran, jia terkait satu sama lain

Margaret A.
Newmanon

Penyakit sebagai bukti bagi pola hidup


yang belum terjadi

1980

Dorothy E.
Johnson

Subsistem berada pada stabilitas yang


dinamis

1981

Rosemarie Rizzo
Parse

Manusia dan lingkungan sehat yang


konkrit

Nursing Theory

General Theory

Systems theories

Nightingales environment theory


Hendersons definition of nursing
Rogers science of unitary human beings
Orems self care deficit theory
Roys adaptation model
Kings goal attainment theory
Neumans health care systems model
Johnsons behavioral system model

Interpersonal/ caring theories

Peplaus psychodynamic nursing theory


Liningers transcultural care theory
Watsons philosophy and science of caring

Purposes of Nursing Theory

Link among nursing theory, education,


research, and clinical practice

Contributes to knowledge development

May direct education, research, and practice

The Living Tree of Nursing


Theories

Theory in the Sciences and


Practice Disciplines

Natural Sciences

Theories provide a foundation and direction for


research
Often produce tangible results
Examples: knowledge that can be used
to control nature, disease, and foreign threats

Theory in the Sciences and


Practice Disciplines

Practice Disciplines

Theories work like lenses to interpret the world of


interest
Usefulness comes from helping to
interpret phenomenon from unique
perspectives
Building new understandings, relationships,
possibilities

Use of Theory to Understand


Clinical Practice

Debates about the role of theory in


practice provide evidence that nursing is
maturing

Teori dan model keperawatan konseptual


DOROTHEA OREM

Teori Orem dikenal dengan teori keperawatan


self care deficit. Teori ini disusun berdasarkan
tiga teori yang berhubungan yaitu : self care,
self care deficit dan sistem-sistem
keperawatan.

Teori dan model keperawatan konseptual


BETTY NEUMAN

Filosofi dari perkembangan teori sistem Neuman adalah


berdasarkan pendekatan perorangan total untuk
memandang masalah pasien disekolah perawat di
University of California, Los Angeles.

Variabel interaksi mencakup semua aspek yaitu


fisiologis, psikologis, sosio kultural, perkembangan dan
spiritual. Sistem Neuman terbentuk dari individu,
keluarga, kelompok dan komunitas yang berinteraksi
secara konstan dengan stressor di lingkungan secara
dimensional.

Model fokus pada klien terhadap stress serta faktor


pemulihan (adaptasi).

Teori dan model keperawatan konseptual


CALLISTA ROY

Teori Roy dikenal dengan Model Adaptasi Roy.


Teori ini merupakan model dalam keperwatan yang
menguraikan bagaimana individu mampu meningkatkan
kesehatannya dengan cara mempertahankan perilaku
secara adaptif serta mampu merubah perilaku yang
maladaptif.
Manusia (Person) sebagai individu yang holistik memiliki
sistem adaptif yang selalu beradaptasi secara
keseluruhan.
Dalam memahami Konsep Model ini, Callista Roy
mengemukakan konsep keperawatan dengan model
adaptasi yang memiliki beberapa pandangan atau
keyakinan serta nilai yang dimilikinya

REFERENSI

Barnum, B.S. (1998). Nursing theory: analysis, application,


evaluation. (5th ed). Philadelphia: Lippincott.

Fawcett,Jacqueline (2005). Contemporary nursing


knowledge:Analysis and evaluation of nursing models and theories.
(2nd ed). Philadelphia: F.A. Davis Company.

Higgins,Patricia.A & Moore,Shirley.M (2000). Perspective on nursing


theory: Level of theoretical thinking. edited by Pamela G.Reed et.al
(2004). (4th ed). Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.

Leddy.S & Pepper,J.M (1993). Conceptual bases of professional


nursing. (3rd ed). Theoritical nursing:Development and progress.
(3rd ed). Philadelphia: Lippincott.

Meleis, Ibrahim.A. (1997). Theoritical nursing : development and


progress. (3rd ed). Philadhelpia : Lippincott.

Peterson,Sandra.J & Bredow,Timothy.S (2004). Middle range


theories; Aplication to nursing research. Philadelphia: Lippincott
William & Wilkins.

Tomey, Ann Marriner. (1994). Nursing theorist and their work. (3rd
ed). St.Louis: Mosby

Nursing Models
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Levine
Rogers
Orem
King
Neuman
Roy
Johnson

Myra Estrine Levine


Myra

Estrine Levine (1921-1996)


Diploma (1944), BSN (1949), MSN
(1962), Associate Professor (1974),
Professor (1987) Univ. Illinois @
chicago: Medical Surgical Nursing
The Conservation Model
Wholeness (holism)
Adaptation
Conservation

Martha E Rogers
Martha

E Rogers (1914-1994)
Professor (1975)
Unitary Human Being
Energy

field
Open system
Pattern
Pandimensionality

Dorothea E Orem (1914-2007)


Self

Care
Self Care Model

Imogene King

Interacting Systems Framework & Middle


Range theory of Goal Attainment

Health
Nursing
Self
Dynamic interacting system

Tujuan perawat?
Fungsi perawat?
Meningkatkan pengetahua n perawat?

Betty Neuman

System Model

Sistem klien adalah gabungan hubungan yang


dinamik antara faktor fisiologi, psikologi,
sosiokultural, perkembangan, dan spiritual
Lingkungan : faktor internal dan eksternal yang
berada disekeliling manusia dan berinteraksi
dengan manusia dan klien.
Stresor adalah kekuatan yang secara potensial
dapat mengakibatkan gangguan pada system yang
stabil
Struktur inti atau sentral terdiri dari faktor dasar
kelangsungan hidup [suhu normal, struktur genetik,
pola respon, kekuatan atau kelemahan organ,
struktur ego] (Neuman, 2002).

Calista Roy (1939


Adaptasi Grand Theory
Model Adaptasi Conceptual Model
Teori

Dorothy E. Johnson : Behavior System Model


Goal-----Set---Choice of Behavior
---Behavior
Affiliation
Dependency
Sexuality
Aggression
Elimination
Ingestion
Achievement

Referensi

Tomey, A. M. & Alligood, M. R. (2006). Nursing Theory : utilization & application.


Missouri : Mosby

Anonymous. 2008. Nursing Phillosophy.http:www.aku.edu


/AKUH/Medical Professional/nursingphilo.shtml)

Anonymous. 2008. Development of Nursing Theories.Current Nursing: a Portal for


Nursing Professional.http://currentnursing.com/nursing_theory/
development_of_nursing_theories.htm. diakses tanggal 12 Oktober 2008

Anonymous. 2008. Nursing Theories.


http://currentnursing.com/nursing_theory/nursing_theories_overview.htm. diakses
tanggal 12 Oktober 2008

Connie Limon. 2007. Nursing Theory Development.


http://ezinearticles.com/?Nursing-Theory-Development&id=930498. diakses
tanggal 12 oktober 2008

Connie Limon. 2007. The Components of the Metaparadigms in Nursing.


http://www.camelotarticles.com/articles/27114/1/The-Components-of-theMetaparadigm-for-Nursing/Page1.html. diakses tanggal 12 oktober 2008

Elliot, Craigh. 2008. Introduction to Nursing Theory.


http://www.articlesbase.com/online-education-articles/introduction-to-nursing-theo
ry-360867.html
. diakses tanggal 12 Oktober 2008

Mary, Tod, Gray. 2004. Philosophical inquiry in nursing: An argument for radical
empiricism as a philosophical framework for the phenomenology of addiction. Vol.
14, Iss. 8; pg. 1151.http://proquest.umi.com/pqdweb?

Tugas Pendalaman Materi

Membuat rangkuman singkat topik Teori


Model Keperawatan
Syarat: minimal 5 referensi (buku atau jurnal),
dilarang menggunakan blog
Jumlah halaman: 3-4 lembar, kertas folio,
ditulis tangan
Tuliskan nama, NIM dan Kelas pada halaman
paling depan
Dikumpulkan 1 minggu setelah perkuliahan

SEKIAN & TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai