Anda di halaman 1dari 10

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

LEMBAR PENGESAHAN
Proposal Permohonan Praktek Kerja Lapangan
PT. Indominco Mandiri

Samarinda, 1 Agustus 2015


Pemohon,
Rika Endata
NIM. 1209045042
Menyetujui,
Dosen Pembimbing Praktek Kerja Lapangan
Muh. Busyairi, A.Md., S.T., M.Sc.
NIP. 19841210 200912 1 004
Mengetahui,
Ketua Program Studi Teknik Lingkungan
Budi Nining Widarti, S.T., M.Eng.
NIP. 19810703 200604 2 002

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah di Indonesia yang

memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, khusunya batubara. Cadangan
batubara yang dimiliki Kalimantan Timur cukup tinggi sehingga daerah tersebut banyak
ditemui perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Pertambangan
batubara merupakan salah satu penyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) dalam
bentuk pajak, retribusi ataupun royalti. Disamping itu, kegiatan pertambangan batubara

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

mampu meningkatkan kesempatan kerja, meningkatkan roda perekonomian sektor dan


sub sektor lain disekitarnya, dan mampu menambah penghasilan negara. Namun
demikian, kegiatan pertambangan yang tidak berwawasan lingkungan atau tidak
mempertimbangkan keseimbangan dan daya dukung lingkungan dapat menimbulkan
dampak negatif terhadap lingkungan.
Perkembangan produksi batubara di Kalimantan Timur sejak tahun 2003 terus
mengalami peningkatan. Pada tahun 2008, angka produksi batubara mencapai kisaran
118.853.758 ton. Tak dapat dipungkiri, meningkatnya aktivitas pertambangan batubara
juga diikuti oleh banyaknya produksi Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun yang
dihasilkan (B3). Sejak penghujung tahun 2013 hingga saat ini, industri pertambangan
batubara mengalami penurunan hasil produksi dan harga jual yang melemah, namun hal
tersebut tidak berdampak pada pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
yang dihasilkan karena setiap penghasil limbah B3 diwajibkan melakukan pengelolaan
limbah B3 dengan baik. Jika tidak terkelola dengan baik, limbah B3 tersebut dapat
mencemari lingkungan sehingga akan menyebabkan kerusakan lingkungan jika
langsung mengenai media lingkungan. Saat ini masih ditemukan limbah B3 yang
dibuang begitu saja ke perairan/lahan terbuka. Ada juga yang ditimbun atau ditampung
ke dalam kontainer yang mudah rusak sehingga menyebabkan limbah B3 masuk ke
dalam tanah atau terbawa oleh aliran air hujan ke sistem air permukaan dan air bawah
tanah. Sementara limbah B3 yang dibakar secara tidak terkendali akan menimbulkan
uap/gas beracun yang terkondensasi di udara. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan
yang tepat agar dampak limbah B3 yang dihasilkan terhadap lingkungan dapat
diminimalisir.
Menurut PP 101 Tahun 2004 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan
Beracun (LB3) setiap orang yang menghasilkan limbah B3 wajib melakukan
pengelolaan yang dihasilkannya. Pengelolaan tersebut mencakup atas reduksi,
pengemasan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan,
dan penimbunan limbah B3. Secara umum berdasarkan PP 101 Tahun 2014, pelaku
pengelolaan limbah B3 mencakup penghasil, pengumpul, pengangkut, pemanfaat,
pengolah, dan penimbun.
PT. Indominco Mandiri (PT. IMM) merupakan salah satu perusahaan pertambangan
batubara yang berada di Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berlokasi di Kecamatan

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

Sangatta Kabupaten Kutai Timur, Kecamatan Bontang Barat dan Bontang Selatan Kota
Bontang, dan Kecamatan Marang Kayu
aktivitasnya,

Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam

PT. Indominco Mandiri menghasilkan limbah B3 yang berasal dari

beberapa sumber, yakni bersumber dari aktivitas perbengkelan, medis dan laboratorium,
domestik, perkantoran, dan aktivitas lainnya yang menghasilkan limbah B3. Agar tidak
berdampak pada lingkungan, limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) harus dikelola
dengan tepat sejak limbah B3 tersebut dihasilkan hingga kemudian dilakukan
pengelolaan lanjutan seperti pengolahan, penimbunan, dan aktivitas daur ulang.
Pengelolaan limbah B3 disesuaikan terhadap sifat dan karakteristik limbah B3.
Penanganan limbah B3 dari aktifitas perbengkelan sebagian besar akan di kirim
ke perusahaan pengelola limbah B3, sebagian lainnya akan di musnahkan dalam
incinerator. Sebagian dari minyak pelumas bekas akan di manfaatkan sebagai campuran
ANFO untuk bahan peledak. Penanganan terhadap abu dari power plant (fly ash dan
bottom ash) akan dikelola dengan cara pembuatan batako.
Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa terutama dalam pembangunan dituntut
untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia antara lain dengan meningkatkan
intelektualitas, keterampilan, dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, maka
perlu adanya kegiatan yang terencana untuk mengerti dan mendidik Mahasiswa
sehingga menjadi intelektual muda yang berkualitas dan tanggap terhadap permasalahan
yang timbul dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam merealisasikan dan mencapai tujuan tersebut di atas, maka melalui
pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa diharapkan mampu menjawab
tantangan akan hal tersebut. Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini mahasiswa
dituntut untuk memadukan dan menerapkan ilmu yang diperoleh selama mengikuti
perkuliahan dengan kegiatan di PT. Indominco Mandiri. Kegiatan tersebut sangat
diperlukan untuk melatih mahasiswa bekerja serta menambah wawasan keilmuan dan
pengalaman sehingga mahasiswa tidak hanya terpaku pada teori saja namun bersifat
fleksibel dan realistis dengan situasi yang dihadapi dan dapat mengambil keputusan
yang sesuai dengan kondisi wilayah kerja dan kemampuannya dalam disiplin bidang
Teknik Lingkungan khusunya pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
1.2.

Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan dari pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ialah untuk :

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

1. Mengetahui, memahami, dan mempelajari, serta mengikuti kegiatan pengelolaan


limbah B3 di seluruh area kerja PT. Indominco Mandiri.
2. Mengetahui volume limbah B3 yang dihasilkan PT. Indominco Mandiri.
3. Mengetahui Karakteristik Limbah B3 Umum yang dihasilkan PT. Indominco
Mandiri.
1.3.

Ruang Lingkup
Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilakukan oleh mahasiswa program studi Teknik

Lingkungan Universitas Mulawarman pada Environment Department at Quality, Safety,


and Environment (QSE) Division PT. Indominco Mandiri kota Bontang, Kalimantan
Timur.
1.4.

Landasan Kegiatan
Adapun landasan kegiatan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini yakni

sebagai berikut :
1. Tri Dharma Perguruan Tinggi.
2. Program Fakultas Teknik Universitas Mulawarman.
3. Link and Match yang diterima dari lapangan.
4. Peraturan Pemerintah No. 2 tahun 1989 tentang pendidikan dan peraturan
pemerintah No. 30 Tahun 1990 tentang pendidikan tinggi, dinyatakan bahwa
terdapat 2 jalur pendidikan di Indonesia yaitu jalur akademik dan jalur
profesional. Pada jalur akademik bersifat pengembangan ilmu pengetahuan,
pada umumnya mencakup ilmu-ilmu murni seperti matematika, fisika, kimia,
dan sebagainya. Sedangkan pada jalur profesional yang bersifat terapan, tujuan
akhir pendidikan mengharapkan mahasiswa untuk dapat melakukan pekerjaan
(terampil) pada disiplin ilmunya masing-masing untuk dipersiapkan sebagai
tenaga siap pakai.

BAB II
PROFIL PERUSAHAAN
PT. Indominco Mandiri (PT. IMM) merupakan salah satu perusahaan pertambangan
batubara yang berlokasi di Kecamatan Sangatta Kabupaten Kutai Timur, Kecamatan
Bontang Barat dan Bontang Selatan Kota Bontang, dan Kecamatan Marang Kayu
Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

Kabupaten Kutai Kartanegara, Propinsi Kalimantan Timur. Secara geografis lokasi ini
terletak pada koordinat 1171250 1172330 BT dan 000220 001300 LU.
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 11 November 1988 dan mulai beroperasi pada
tahun 1997.
Kegiatan pertambangan PT. Indominco Mandiri merupakan PPKL2B dan telah
mendapat persetujuan dari Menteri Pertambangan dan Energi dengan surat No.
097.B.Ji/292/U/1990 tertanggal 5 Oktober 1990.
Pada tahun 1990 2000 PT. Indominco Mandiri berada di bawah kuasa Salim
Group dan di bawah koordinasi PT. Indocoal, Tbk. Kemudian pada tahun 2001 seluruh
saham yang ada pada perusahaan ini diambil alih oleh BANPU yang berpusat di negara
Thailand, di bawah koordinasi PT. Indo Tambangraya Megah, Tbk. Perusahaan ini
membawahi

beberapa

anak

perusahaan

yang

seluruhnya

bergerak

dibidang

pertambangan batubara, antara lain PT. Kitadin (Embalut), PT. Kitadin (Tandung
Mayang), PT. Trubaindo Coal Mining, PT. Jorong Barutama Grestone, PT. Bharinto
Ekatama, dan PT. Indominco Mandiri.
Area eksplorasi PT. Indominco Mandiri seluas 100.000 Ha dan yang dapat
dilakukan eksploitasi seluas 25.100 Ha. Daerah Eksploitasi PT. Indominco Mandiri
dibagi menjadi dua blok penambangan yaitu Blok Barat (West Block) yang mempunyai
luas area sebesar 18.000 Ha dengan jumlah cadangan batubara sebesar 60.000.000 ton
dan Blok Timur (East Block) yang mempunyai luas area sebesar 7.100 Ha dengan
jumlah cadangan 106.200.000 ton sedangkan sisa luasannya adalah area hutan lindung
(protection forest).
Dalam kegiatannya sebagai perusahaan pertambangan batubara, PT. Indominco
Mandiri (PT. IMM) telah menetapkan kebijakan perusahaan dalam pelaksanaan
operasional sebagai berikut :
1.

PT. IMM bertekad untuk selalu mengutamakan mutu, lingkungan serta


keselamatan dan kesehatan kerja demi menjaga kepuasan pelanggan dan kepercayaan
dari semua stakeholder lainnya.

2.

PT. IMM senantiasa berupaya mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya


batubara yang ada tanpa mengurangi prinsip-prinsip efektifitas, efisiensi dan
produktivitas, serta memenuhi semua peraturan dan perundangan terkait yang
berlaku.

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

3.

PT. IMM senantiasa berupaya untuk mencegah dan mengendalikan dampak


penting terhadap lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja di area kerja dan
sekitar perusahaan.

4.

PT. IMM senantiasa berupaya untuk meningkatkan :

a.

Kompetensi sumber daya manusia,

b.

Pemahaman terhadap mutu, lingkungan, keselamatan, dan kesehatan kerja,

c.

Sistem manajemen mutu, lingkungan, keselamatan, dan kesehatan kerja.

5. PT. IMM dalam melaksanakan semua kegiatannya senantiasa berpegang pada


prinsip-prinsip etika berbisnis yang bertanggungjawab, dan memperhatikan
pengembangan masyarakat sekitar.

BAB III
METODE PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
c.1.

Waktu dan Tempat Praktek Kerja Lapangan


Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan disesuaikan dengan kurikulum Program Studi

Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman dan disesuaikan dengan


Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

waktu yang tersedia di tempat berlangsungnya Praktek Kerja Lapangan, PT. Indominco
Mandiri. Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan diharapkan berlangsung selama 6 (enam)
minggu sejak 18 Januari 29 Februari 2016.
c.2.

Peserta Praktek Kerja Lapangan

c.2.1. Data Pribadi Peserta (terlampir)


c.2.2. Transkrip Nilai Akademik Peserta (terlampir)
c.3.

Agenda Kegiatan
Jadwal kegiatan Praktek Kerja Lapangan diharapkan dapat sesuai dengan prosedur

kerja

PT. Indominco Mandiri yakni sebagai berikut :


Tabel 3.1. Jadwal Kegiatan Praktek Kerja Lapangan
Minggu Ke -

No.

Uraian Kegiatan
I

1.

Pertemuan dan Pengarahan dari Environment


Department PT. Indominco Mandiri

2.

Pengarahan Tema Praktek Kerja Lapangan

3.

Orientasi Lapangan

4.
5.
6.

II

III

IV

VI

Pelaksanaan Kegiatan Lapangan Mengenai


Pengelolaan Limbah B3
Penyusunan Laporan Hasil Praktek Kerja
Lapangan
Presentasi/Diskusi Hasil Praktek Kerja
Lapangan pada PT. Indominco Mandiri

c.4.

Metode Praktek Kerja Lapangan

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan meliputi :


1

Observasi
Meninjau dan mengamati langsung objek di lapangan sehingga dapat diketahui jenis,
sifat, dan karakteristik limbah B3 yang dihasilkan oleh PT. Indominco Mandiri serta
kegiatan-kegiatan pengelolaan limbah B3 yang dilakukan.

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

Identifikasi
Mengidentifikasi sumber limbah B3 dan pengelolaan limbah B3 sesuai Prosedur
Operasional Standar PT. Indominco Mandiri.

Analisa
Menganalisa kegiatan pengelolaan limbah B3 PT. Indominco Mandiri sesuai literatur atau
referensi dan penelitian-penelitian yang telah dilakukan serta regulasi pemerintah yang
berkaitan.

Penyusunan Laporan
Pembuatan laporan formal terhadap seluruh kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas
Praktek Kerja Lapangan selama berada di PT. Indominco Mandiri sebagai bentuk
pertanggung jawaban akademis terhadap fakultas maupun perusahaan.

BAB IV
PENUTUP
Praktek Kerja Lapangan merupakan wahana untuk meningkatkan disiplin ilmu
yang dapat menggali wawasan mahasiswa karena mahasiswa akan mengamati dan

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

memperhatikan kegiatan secara langsung yang merupakan aplikasi dan penerapan teori
yang diterima selama berada di kampus.
Dengan dilaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan
mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik
Universitas Mulawarman, diharapkan dapat meningkatkan kualitas
sumber daya manusia yang ada, selain itu diharapkan terjalin
kerjasama yang baik antara pihak PT. Indominco Mandiri dengan
Fakultas Teknik Universitas Mulawarman.
Demikian proposal ini kami sampaikan, semoga dapat menjadi bahan pertimbangan
dan sebagai pedoman kerja dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan. Apabila ada hal
yang belum dikemukakan dan terdapat ketidaksesuaian jadwal atau hal lain maka
proposal ini dapat diubah sesuai dengan kesepakatan. Atas perhatian Saudara, diucapkan
terima kasih.
Samarinda, Agustus 2015

Rika Endata

LAMPIRAN
Profil Peserta Praktet Kerja Lapangan PT. Indominco Mandiri

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015

[PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN]

Data Diri
Nama Lengkap

: Rika Endata

Tempat, Tanggal Lahir

: Samarinda, 29 Juli 1994

Jenis Kelamin

: Perempuan

Agama

: Islam

Alamat

: Jalan K. H. Saman Hudi Gang An-Noor 1 RT. 06 No. 18,


Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Samarinda,
Kalimantan Timur.

NIM

: 1209045042

IPK

: 3.16

No. Ponsel

: 0852 5089 5058

Email

: data_rika@yahoo.com

Pendidikan Formal
2012 - sekarang

: Program Studi S1 Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik


Universitas Mulawarman

2009 - 2012

: SMA Negeri 1 Samarinda

2006 - 2009

: SMP Negeri 1 Samarinda

2000 - 2006

: SD Negeri 034 Samarinda

Pengalaman Organisasi
Periode 2013 - 2015

: Staff Departemen Pelayanan dan Hubungan Masyarakat


Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas
Mulawarman (Himateli Unmul).
2015

Sekretaris

Kongres

Nasional

Ikatan

Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia (IMTLI)

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman | 2015