Anda di halaman 1dari 27

FISIOTERAPI PADA

MANAGEMEN NYERI
OLEH:
NINIEK SOETINI,SST.FT,M.FIS

DEFINISI NYERI
McCaffery (1968) : APAPUN YANG

DIKATAKAN OLEH YANG MENGALAMINYA,


ADA DI TEMPAT MANAPUN YANG
DIKATAKAN OLEHNYA
YANG LEBIH MENGETAHUI TENTANG
NYERI ADALAH PASIEN YANG
MENGALAMINYA DAN BUKAN DOKTER
LAPORAN PASIEN ADALAH INDIKATOR
YANG PALING DIANDALKAN

IASP (1979) (international association for

the study of pain) : SUATU PENGALAMAN


SENSORIS DAN EMOSIONAL YANG TIDAK
MENYENANGKAN YANG TERKAIT DENGAN
KERUSAKAN JARINGAN YANG BENARBENAR ADA ATAU BERPOTENSI UNTUK
TERJADI, ATAU DAPAT DI DISKRIPSIKAN
SEBAGAI KERUSAKAN

LANJUTAN...
ADA ATAU TIDAKNYA KERUSAKAN, NYERI

ADALAH PENGALAMAN KOMPLEK YANG


MEMILIKI BERAGAM DIMENSI DAN
DIPENGARUHI OLEH FAKTOR: FISIK,
KOGNITIF, AFEKSI DAN LINGKUNGAN
PASIEN

LANJUTAN DEFINISI
MODEL BIOMEDIS: NYERI SEBAGAI

SINYAL PERINGATAN TERJADINYA


KERUSAKAN JARINGAN , lintasan spesifik
sbg sumber tunggal nyeri, sehingga jika
terapi konservatif gagal SOLUSI:
TEKNIK BEDAH

PERGESERAN BIOMEDIK

BIOPSIKOSOSIAL
NYERI dipengaruhi oleh SIKAP DAN
KEYAKINAN , SUASANA HATI &
KESEDIHAN , perilaku PENGHINDARAN
RIWAYAT & PENGALAMAN SEBELUMNYA
SOSIAL, SPIRITUAL, INTERPERSONAL,
PEKERJAAN, TEMPAT TINGGAL
Ada pertimbangan kuat di dunia
kedokteran untuk menjadikan nyeri
sebagai tanda vital kelima.

PATOFISIOLOGI NYERI
TRANSDUKSI : proses yg melibatkan

konversi
energi dg stimulus termal, mekanik at
kimia yg berbahaya menjadi impuls
saraf oleh reseptor sensorik (nociseptor)
yang tersebar di daerah perifer
TRANSMISI : adalah tahap berikutnya,
dimana perjalanan impuls saraf ini di
transmisi dari tempat transduksi
(tepi/perifer) ke saraf spinal dan otak

PERSEPSI : proses apresiasi sinyal yg telah

tiba di struktur yg lebih tinggi sebagai


nyeri, penentuan pengertian dan respon
perilaku, yang dipengaruhi oleh faktor
lingkungan dan sosial disekitarnya, juga
pengalaman masa lalu dan budaya.
Penyebab nyeri standar (misal :
pembedahan) dapat menyebabkan variasi
persepsi nyeri perorangan yang bermakna

MODULASI : olahan nyeri pada berbagai

tingkat dan reaksi utk penyelesaiannya


Modulasi regional/tingkat lokal :
Reaksi lokal pada regio nyeri, jaringan
kemerahan/ hiperalgesia premier,
merangsang sistem imum produksi
histamin, bradikinin, seretonin,
aksetokilin, potasium aktifasi serabut
aferen NYERI
Merupakan reaksi inflamasi kecil opiat
endogen = anti nosiseptif, oleh TENS yg

Modulasi tingkat segmental : SEGMEN

MYELOTOM, NEUROTOM, SOMATOM DAN


VISEROTOM
Contoh : Pemberian TENS pada segmen
ini berdampak lebih luas terutama
terjadinya perubahan aktivitas sel dorsal
neuron medula spinalis berupa
penurunan persepsi nyeri

modulasi tingkat sentral: Lewat jalur


hipotalamus-hipofisis efek analgesia &
homostatis
Stimulasi noxius /kuat dari daerah
perifer (kulit dibawah elektrode) akan
diteruskan ke hipotalamus dan hipofisis
yang akan mengakibatkan diskresi beta
endorfin ke pembuluh darah dan cairan
otak yang menyebabkan efek analgesia
dan homostatis pada bbrp sistem
termasuk sist imum, kardiovaskuler,
respiratory serta penyembuhan lesi

JENIS-JENIS NYERI (dalam sudut


pandang fisioterapi)
NYERI NOSISEPTIF : UJUNG SARAF

PERIFER (NOSISEPTOR) DI STIMULASI


OLEH STIMULUS BERBAHAYA: LUKA,
PANAS, MEKANIK,KIMIA, PENYAKIT,
PERADANGAN
ASPEK FISIOTERAPI: NYERI NOSISEPTIF
PADA REGIO PESENDIAN SANGAT
POTENSIAL MENYEBABKAN RETRAKSI
KAPSUL SENDI DAN SPASME OTOT
KAKU, FIBROSIS, KONTRAKTUR
MOBILISASI

NYERI NEUROPATIK : NYERI KARENA

LESI/LUKA PADA SISTEM SARAF PERIFER


AT PUSAT O/K : TRAUMA, RADANG,
METABOLIK (DM), INFEKSI, TUMOR,
TOKSIN & PENY NEUROLOGIS
PROSES SINYAL YG ABNORMAL PD
SARAF PERIFER/SENTRAL AKIBAT
PERLUKAAN/KERUSAKAN SISTEM SARAF
DISEBUT : NYERI PATOLOGIS (ALODINIA),
RESPON THD STIMULUS YG
MENYAKITKAN YG NORMALNYA TDK
MENYAKITKAN

LANJUTAN JENIS NYERI...


NYERI AKUT: RESPON BILOLOGIS

NORMAL THD LUKA & INDIKATOR


TRAUMA JARINGAN YG SEDANG/AKAN
TERJADI
NYERI FISIOLOGISPENGALAMAN
KOMPLEK YG TIDAK MENYENANGKAN
BAIK SECARA EMOSIONAL, KOGNITIF,
SENSORIK, YG TERJADI SBG RESPON
THD TERJADINYA TRAUMA JARINGAN

NYERI KRONIS (DAHULU): NYERI YG

BERKELANJUTAN HINGGA 3-6 BULAN


IASP: NYERI YG MENETAP LEBIH LAMA
DARI WAKTU YG DIHARAPKAN UTK
PENYEMBUHAN, ATAU NYERI TERKAIT DG
PENYAKIT PROGRESIF YG BUKAN
KEGANASAN
NYERI MENETAP YG MENGGANGGU TIDUR
DAN BUKAN LAGI BERFUNGSI SGB
PELINDUNG, DAN MALAH MENURUNKAN
DERAJAD KESEHATAN DAN KEMAMPUNAN
FUNGSIONAL

MANAGEMEN NYERI OLEH


FISIOTERAPI
DOMINASI PENYEBAB NYERI: IMPAIRMEN

YANG MENIMBULKAN NYERI


MODULASI NYERI OLEH FISIOTERAPI : DI
TINGKAT : PERIFER, SPINAL DAN
SENTRAL DENGAN MODALITAS : FISIKAL
AGENT, ELEKTRONIK DAN MANUAL

MODALITAS FISIOTERAPI DALAM


MANAGEMEN NYERI DENGAN
FISIKAL AGENT
KOMPRES ES : PEMAKAIAN MODALITAS

ES, TRTM PADA NYERI AKUT ,


TERLOKALISIR DAN PERDARAHAN
Dosis : 3-5 x sehari a 5-10 menit dengan
kontak langsung dan digosok agar tidak
terkonsentrasi pada satu titik yang
dapat menyebabkan beku/frostbite

KOMPRES PANAS : dapat berupa WWZ

(water warm zak) atau memakai botol


panas, kompres handuk panas.
Terutama pada nyeri kronis dan area luas
Suhu disesuaikan agar tidak terjadi burn
Durasi: 10-30 menit
Sehari bisa 3-5 x

IRR : Infra Red Radiation , penggunaan

sinar infra merah yang akan


menyalurkan panas secara induksi. Ada 2
macam IRR, visible dan invisible
Jarak : 50 cm atau disesuaikan dengan
toleransi individu, tegak lurus , durasi
15-30 menit.
Cocok untuk nyeri otot yang superfisial
dan luas

MODALITAS ELEKTROTERAPI
TENS :TRANSCUTANEUS ELECTRICAL

NERVE STIM, merupakan suatu cara


penggunaan energi listrik yang
digunakan untuk merangsang sistem
saraf dan peripheral motor yang
berhubungan dengan perasaan melalui
permukaan kulit dengan penggunaan
energi listrik dan terbukti efektif untuk
merangsang berbagai tipe nyeri.

TENS mampu mengaktivasi baik syaraf

berdiameter besar maupun kecil yang


akan menyampaikan berbagai informasi
sensoris ke saraf pusat. Efektifitas TENS
dapat diterangkan lewat teori gerbang
kontrol.
SUBMITIS : NYERI AKUT
MITIS/INTENSITAS TINGGI: NYERI KRONIK

ULTRA SOUND : PENGGUNAAN

GELOMBANG SUARA, YANG DIUBAH


MENJADI MICRO MASSAGE, MEMBUAT
REAKSI RADANG LOKAL UNTUK
MERANGSANG PRODUKSI
NOSISENSORPOLYMODALE YANG
MERUPAKAN AWALAN PROSES
PEMULIHAN

SWD : SHORT WAVE DIATHERMY, UKG,

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK YANG


MERANGSANG PENINGKATAN SIRKULASI
DARAH DAN TEMPERATUR,
MEMPENGARUHI SPASME OTOT,
MEMPERBAIKI NUTRISI LOKAL.
TERUTAMA UNTUK KONDISI RADANG DAN
TEGANG OTOT

PARAFIN : MEMAKAI PARAFIN CAIR

UNTUK PEMANASAN SECARA INDUKSI,


MENINGKATKAN SIRKULASI DARAH
LOKAL, MENINGKATKAN EKTENSIBILITAS
JARINGAN, MENINGKATKAN NUTRISI,
MENURUNKAN SPASME PENURUNAN
NYERI
MOBILISASI : MENURUNKAN SPASME
OTOT EDARAN DARAH LANCAR
NUTRISI BAGUS
NOSISENSORPOLYMODALE YANG
MERUPAKAN AWALAN PROSES

TAPING : PEMASANGAN TAPE PADA

AREAL NYERI YG AKAN MEMBUAT KULIT


MENGKERUT BERONGGA EDARAN
DARAH LANCAR NUTRISI TERPENUHI
NYERI BERKURANG
MASSAGE : PENGGUNAAN MANUAL
TERAPI DENGAN GERAKAN MENGELUS,
MEMERAS, MENGANGKAT, MENDORONG
UNTUK MELAKUKAN MANIPULASI OTOT ,
FASCIA DAN KULIT YANG BERDAMPAK
PADA PENURUNAN KETEGANGAN DAN
PENGURANGAN NYERI

SEMOGA
BERMANFAAT
TERIMAKASIH