Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN

ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK KHUSUS REMAJA


PUTRI DI DUSUN DUKUH GODEAN SLEMAN
YOGYAKARTA
Disusun untuk Memenuhi Tugas Kelompok Mata Kuliah
Keperawatan Komunitas II

Disusun Oleh:
1. Epiadiria Enggar Yesiana

(P07120113047)

2. Harsiwi Nur Hidayati

(P07120113054)

3. Khoirul Muna

(P07120113057)

4. Rizky Putri Dermawanti

(P07120113068)

5. RR. Hastari Wahyu Utami

(P07120113070)

6. Derison
7. Lawai Karmidi
8. Marissa
9. Safitriani
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN YOGYAKARTA
JURUSAN KEPERAWATAN
2016
ASUHAN KEPERAWATAN

A. Pengkajian
Hari/tanggal

: Jumat, 6 Mei 2016 Minggu, 8 Mei 2016

Jam

: 10.00 - selesai

Metode

: Observasi dan wawancara

Sumber

: Remaja Putri, Kader, & Pembina Remaja Putri

Oleh

: Kelompok 3

1. Identitas
a. Nama kelompok
: Remaja Putri Dusun Dukuh Sidokarto
b. Alamat
: Dukuh, Sidokarto, Godean, Sleman
c. Jumlah anggota kelompok : 24
d. Distribusi remaja Dusun Dukuh menurut :
1) Umur
No
1.
2.

Umur

Frekuensi

Jumlah

Persentase (%)

24

2) Tingkat Pendidikan
No. Tingkat Pendidikan
1. Tidak sekolah

Frekuensi
2

Persentase (%)

2.

Tidak tamat SD

3.

Tamat SD

4.

Tamat SLTP

Jumlah

24

100

Agama
Islam
Kristen Protestan
Katholik
Jumlah

Frekuensi
24
24

Persentase (%)
100%
100

3) Agama
No
1
2
3

e. Aspek Bio-Psiko-Sosio-Spiritual-Kultural

1) Biologis Kelompok
a) Keadaan kesehatan
Didapatkan data bahwa 5 orang selama 6 bulan terakhir pernah
mengalami batuk pilek, panas 3 orang, nyeri dada 1, sakit kepala 7
orang, pegel linu 1 orang. 8 orang remaja mengatakan kadang
merasa gatal pada daerah kewanitaan.
b) Kebersihan perorangan
Dari hasil pengkajian semua remaja mengatakan mandi 2 kali
sehari, 5 orang mengatakan mencuci rambutnya 2 hari sekali.1
orang remaja mengatakan mengganti pakaian dalam 1 kali sehari, 9
orang mengatakan ganti 2 kali sehari, 4 orang ganti lebih dari 2 kali
sehari, sedangkan 1 orang lainnya mengganti pakaian dalamnya
saat kotor.
c) Penyakit yang banyak diderita
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, penyakit yang sering
diderita oleh para remaja adalah sakit kepala. Sakit batuk pilek
menduduki peringkat kedua penyakit yang banyak diderita.
d) Penyakit kronis/menular
15 remaja mengatakan tidak ada anggota remaja yang pernah
mengalami penyakit menular atau kronis.
e) Pola makan & minum
4 remaja mengatakan selalu makan teratur, remaja yang lain
mengatakan kadang makan 2 atau 1 kali sehari. Sekali makan 1
porsi. 2 orang remaja mengatakan minum minimal 8 gelas sehari,
sedangkan 7 lainnya minum hanya saat haus (kurang dari 8 gelas
sehari).
f) Pola aktivitas istirahat dan tidur
Tujuh remaja mengatakan tidur 6-8 jam per hari, 3 remaja
mengatakan tidur <4 jam perhari, tidur >8 jam ada 3 orang, 2
lainnya mengatakan tidur 4-6 jam per hari.
g) Kecacatan
Pembina remaja mengatakan tidak ada remaja yang mengalami
kecacatan baik fisik maupun mental.
2) Psikologis kelompok
a) Keadaan Emosi
Berdasarkan keterangan pembina remaja putri Dusun Dukuh bahwa
sudah lebih dari 2 tahun kepengurusan remaja putri tidak aktif,

pembina mengatakan pernah dilakukan pembentukan pengurus


remaja putri sebanyak 2 kali, namun tidak mendapat respon yang
baik dari salah satu anggota lama. 2 orang anggota mengatakan
bahwa terjadi konflik antara ketua lama dan salah satu anggota
sehingga berimbas pada generasi selanjutnya.
b) Kebiasaan Buruk
Berdasarkan hasil wawancara 12 remaja mengatakan minum
kurang dari 8 gelas per hari. 6 remaja mengatakan jarang berolah
raga.
c) Pengambilan Keputusan
Pembina remaja mengatakan bila ada permasalahan antar remaja
akan

didiskusikan

secara

kekeluargaan

dengan

pembina,

pembimbing dan anggota remaja itu sendiri.


d) Ketergantungan Obat/Bahan
Tidak ada remaja yang memiliki ketergantungan obat.
e) Mencari pelayanan kesehatan
Remaja mengatakan bila sakit langsung ke puskesmas karena sudah
memiliki kartu jaminan kesehatan. Mereka pergi ke puskesmas
hanya bila ada keluhan saja.
f) Rekreasi
Salah satu anggota mengatakan tidak ada rekreasi yang dilakukan,
mereka mendapat hiburan dengan cara menonton televsi. 1 remaja
mengatakan, remaja di Dusun Dukuh pernah melakukan rekreasi
bersama namun sudah lama tidak diadakan kembali.
3) Pengetahuan
- 100% remaja mengatakan belum pernah mendapatkan pendidikan
kesehatan tentang remaja di Dusun.
- Sebanyak 15 remaja di Dusun Dukuh menyatakan belum pernah
mendapatkan pendidikan kesehatan mengenai kesehatan reproduksi
dan pemeriksaan payudara sendiri.
4) Kegiatan Sosial Kelompok
a) Keadaan ekonomi (rata-rata)
Sebagian besar remaja belum bekerja (80%), sedangkan 20%
lainnya sudah bekerja.
b) Hubungan di luar kelompok

Hubungan di antara remaja dengan masyarakat sekitar baik,


terbukti dengan ikut sertanya remaja saat adanya acara pernikahan
warga dusun Dukuh, menjadi pengurus Hari Ulang Tahun Republik
Indonesia, menjadi pengurus kegiatan saat Ramadhan.
c) Kegiatan organisasi sosial
Menurut hasil wawancara dengan pembina remaja, bahwa
organisasi sosial remaja bisa dikatakan vakum untuk beberapa
tahun terakhir, kegiatan hanya berjalan ketika ada acara
pernikahan, untuk kegiatan rutin tidak berjalan.
d) Hubungan antara anggota Kelompok
Tiga remaja mengatakan berusaha menjalin hubungan yang baik
dengan generasi muda dibawahnya agar kegiatan kemasyarakatan
berjalan baik dan tidak mengalami konflik seperti generasi
sebelumya.
4) Spiritual Kelompok
a) Ketaatan Beribadah
100% remaja beragama Islam, 53,3% aktif mengikuti kegiatan
keagamaan, seperti tadarus dan kegiatan hari besar keagamaan.
b) Keyakinan tentang Kesehatan
100% remaja mengatakan sakit yang diderita karena kelelahan.
5) Kultural Kelompok
a) Adat yang Mempengaruhi Kesehatan
Remaja menyatakan tidak ada adat khusus yang berhubungan
dengan penyakit.
b) Tabu-tabu
Remaja menyatakan tidak ada tabu-tabu yang dimiliki di
lingkungan dusun mereka.
6) Keadaan Lingkungan Dalam
a) Penerangan
Kondisi penerangan di tempat pertemuan (rumah kepala Dusun)
mencukupi, dapat untuk membaca tanpa lampu saat siang hari.
b) Kebersihan dan Kerapian
Keadaan rumah untuk pertemuan tampak bersih dan rapi, tidak ada
sampah berserakan di dalam ruang pertemuan.
c) Sirkulasi udara

Di rumah yang digunakan untuk pertemuan mempunyai sirkulasi


udara yang baik. Jendela yang difungsikan dengan baik. Luas
ventilasi >10 % dari luas lantai.
d) Dapur
Di area dapur, pada tempat mencuci tampak kotor.
e) Jamban
Terdapat satu WC jongkok dan satu kamar mandi. Jarak jamban
dari sumur sekitar 5 meter. jarak sumur dengan septictank lebih
dari 10 meter.
f) Sumber air minum
Pembina remaja mengatakan sumber air yang digunakan dari air
sumur, air sumur berwarna jernih, tidak berasa dan tidak berbau,
yang kemudian direbus.
7) Keadaan lingkungan halaman
a) Pemanfaatan halaman
Halaman depan digunakan sebagai taman bermain PAUD.
b) Pembuangan air kotor
Air limbah rumah tangga di alirkan di penampungan (IPAL).
c) Pembuangan sampah
Pembina remaja mengatakan sampah yang ada dikumpulkan di
tempat sampah.
d) Sanitasi
Sumber air bersih di rumah untuk pertemuan berasal dari sumur.
Pengelolaan sampah dengan cara dikumpulkan di tempat sampah
kemudian dibakar.
e) Sumber Pencemaran
Sumber pencemaran asap pembakaran sampah.

B. Analisa Data
Minggu, 8 Mei 2016
Jam 14.00 WIB
Data

Masalah

Penyebab

DO:
Ketidakefektifan
- 13,33% remaja dusun Dukuh tampak
koping
komunitas
ragu-ragu
untuk
menceritakan
remaja putri di Dusun
konflik yang terjadi di antara remaja
Dukuh,
Sidokarto
putri dusun Dukuh.
Godean
DS:
- Berdasarkan keterangan pembina

Sumber
pemecahan
masalah
adekuat

remaja putri Dusun Dukuh bahwa


sudah

lebih

dari

tahun

kepengurusan remaja putri tidak


aktif, pembina mengatakan pernah
dilakukan pembentukan pengurus
remaja putri sebanyak 2 kali, namun
tidak mendapat respon yang baik
dari salah satu anggota lama.
- 2 orang anggota mengatakan bahwa
terjadi konflik antara ketua lama dan
salah

satu

anggota

sehingga

berimbas pada generasi selanjutnya.


- Menurut hasil wawancara dengan
pembina remaja, bahwa organisasi
sosial remaja bisa dikatakan vakum
untuk

beberapa

tahun

terakhir,

kegiatan hanya berjalan ketika ada


acara pernikahan, sedangkan untuk
kegiatan rutin tidak berjalan.
- Tiga remaja mengatakan berusaha
menjalin

hubungan

yang

baik

dengan generasi muda dibawahnya


agar

kegiatan

kemasyarakatan

berjalan baik dan tidak mengalami


konflik seperti generasi sebelumya.
DO:
Defisiensi
- 86,67% remaja dusun Dukuh tidak

Kurang

tidak

mampu menjawab saat ditanyakan pengetahuan


mengenai

cara

melakukan tentang

remaja terpaparnya
kesehatan informasi

pemeriksaan payudara sendiri.


reproduksi
dan
DS:
pemeriksaan payudara
- 100% remaja mengatakan belum
sendiri
di
Dusun
pernah mendapatkan pendidikan
Dukuh,
Sidokarto
kesehatan tentang remaja di Dusun.
- Sebanyak 15 remaja di Dusun Godean

mengenai
kesehatan
reproduksi
pemeriksaan
payudara sendiri

Dukuh menyatakan belum pernah


mendapatkan pendidikan kesehatan
mengenai kesehatan reproduksi dan
pemeriksaan payudara sendiri.
- 1
orang
remaja
mengatakan
mengganti pakaian dalam 1 kali
sehari dan ada 1 remaja mengatakan
mengganti pakaian dalamnya saat
kotor.

Harsiwi, Muna, Hastari

C. Diagnosa Keperawatan
Minggu, 8 Mei 2016
Jam 14.00 WIB
1. Ketidakefektifan koping komunitas remaja putri di Dusun Dukuh, Sidokarto
berhubungan dengan sumber pemecahan masalah tidak adekuat yang
dimanifestasikan dengan
DO:
- 13,33% remaja dusun Dukuh tampak ragu-ragu untuk menceritakan
konflik yang terjadi di antara remaja putri dusun Dukuh.
DS:

- Berdasarkan keterangan pembina remaja putri Dusun Dukuh bahwa


sudah lebih dari 2 tahun kepengurusan remaja putri tidak aktif, pembina
mengatakan pernah dilakukan pembentukan pengurus remaja putri
sebanyak 2 kali, namun tidak mendapat respon yang baik dari salah satu
anggota lama.
- 2 orang anggota mengatakan bahwa terjadi konflik antara ketua lama
dan salah satu anggota sehingga berimbas pada generasi selanjutnya.
- Menurut hasil wawancara dengan pembina remaja, bahwa organisasi
sosial remaja bisa dikatakan vakum untuk beberapa tahun terakhir,
kegiatan hanya berjalan ketika ada acara pernikahan, sedangkan untuk
kegiatan rutin tidak berjalan.
- Tiga remaja mengatakan berusaha menjalin hubungan yang baik dengan
generasi muda dibawahnya agar kegiatan kemasyarakatan berjalan baik
dan tidak mengalami konflik seperti generasi sebelumya.
2. Defisiensi pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi

dan

pemeriksaan payudara sendiri di Dusun Dukuh, Sidokarto Godean


berhubungan dengan kurang terpaparnya informasi mengenai kesehatan
reproduksi pemeriksaan payudara sendiri yang dimanifestasikan dengan
DO:
- 86,67% remaja dusun Dukuh tidak mampu menjawab saat ditanyakan
mengenai cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri.
DS:
- 100% remaja mengatakan belum pernah mendapatkan pendidikan
kesehatan tentang remaja di Dusun.
- Sebanyak 15 remaja di Dusun Dukuh menyatakan belum pernah
mendapatkan pendidikan kesehatan mengenai kesehatan reproduksi dan
pemeriksaan payudara sendiri.
- 1 orang remaja mengatakan mengganti pakaian dalam 1 kali sehari dan
ada 1 remaja mengatakan mengganti pakaian dalamnya saat kotor.

Harsiwi, Muna, Hastari

D. Perencanaan
1.
Prioritas Masalah (MUKE)

No dx
1
2
2.

Sesuai

Resiko

Resiko

Potensi

Minat

peran CHN

terjadi

parah

untuk HE

masy

4
5

5
5

5
3

4
4

4
5

Sesuai

Kemung

program

kinan

pemerintah
4
5

diatasi
4
5

tempat
5
5

Tersedianya sumber
dana waktu fasilitas
5
3
3
5
3
4

Jumlah
petugas
5
5

Rencana Keperawatan

Diagnosa
Tujuan
Intervensi
Minggu, 8 Mei 2016
Minggu, 8 Mei 2016
Minggu, 8 Mei 2016
Jam 15.00 WIB
Jam 15.00 WIB
Jam 15.00 WIB
Defisiensi pengetahuan remaja tentang TUPAN
1.
Kaji pengetahuan remaja putri dusun
Setelah dilakukan asuhan keperawatan
kesehatan reproduksi dan pemeriksaan
Dukuh mengenai kesehatan reproduksi dan
selama 3 minggu diharapkan pengetahuan
payudara sendiri di Dusun Dukuh,
sadari
remaja putri dusun Dukuh meningkat.
2.
Koordinasi dengan Puskesmas untuk
Sidokarto
Godean
berhubungan
TUPEN
melakukan penyuluhan tentang ca cervix dan
dengan kurang terpaparnya informasi Setelah dilakukan asuhan keperawatan
sadari kepada remaja putri Dusun Dukuh
mengenai
kesehatan
reproduksi selama 2 kali pertemuan dalam 2 minggu
3.
Lakukan penyuluhan ca cervix dan
pemeriksaan payudara sendiri yang diharapkan remaja putri Dusun Dukuh
sadari
dimanifestasikan dengan
terpapar informasi mengenai kesehatan

51
54

DO:
reproduksi dan pemeriksaan payudara
- 86,67% remaja dusun Dukuh tidak
sendiri dengan kriteria hasil:
mampu menjawab saat ditanyakan a. Remaja putri dusun Dukuh mampu
mengenai

cara

melakukan

menyebutkan kembali cara melakukan

pemeriksaan payudara sendiri.


DS:
- 100% remaja mengatakan belum

pemeriksaan payudara sendiri


b. Remaja putri dusun Dukuh mampu

pernah mendapatkan pendidikan


kesehatan tentang remaja di Dusun.
- Sebanyak 15 remaja di Dusun
Dukuh menyatakan belum pernah

melakukan

demonstrasi

kembali

pemeriksaan payudara sendiri


c. Remaja putri dusun Dukuh mampu
menyebutkan kembali pengertian ca

mendapatkan pendidikan kesehatan

cervix
d. Remaja putri dusun Dukuh mampu

mengenai kesehatan reproduksi dan

menyebutkan kembali 5 dari 7 tanda dan

pemeriksaan payudara sendiri.


- 1 orang remaja mengatakan

gejala ca cervix
e. Remaja putri dusun Dukuh mampu

mengganti pakaian dalam 1 kali


sehari

dan

mengatakan

ada

remaja

mengganti

pakaian

dalamnya saat kotor.

menyebutkan

kembali

dari

komplikasi ca cervix
f. Remaja putri dusun Dukuh mampu
menyebutkan

kembali

dari

pengobatan ca cervix
g. Remaja putri dusun Dukuh mampu
Derison, Lawai, Muna

Derison, Lawai, Muna

menyebutkan

kembali

dari

pemeriksaan diagnostik ca cervix


h. Remaja putri dusun Dukuh mampu
menyebutkan

kembali

dari

pencegahan ca cervix
Derison, Lawai, Muna
Minggu, 8 Mei 2016
Minggu, 8 Mei 2016
Jam 15.00 WIB
Jam 15.00 WIB
Jam 15.00 WIB
TUPAN
1.
Kaji penyebab konflik pada remaja
Ketidakefektifan koping komunitas Setelah dilakukan asuhan keperawatan
putri dusun Dukuh
remaja putri di Dusun Dukuh, selama 3 minggu diharapkan koping 2.
Lakukan
pendekatan
kepada
Minggu, 8 Mei 2016

Sidokarto

dengan komunitas remaja putri di dusun Dukuh

pembina remaja putri untuk mengaktifkan

sumber pemecahan masalah tidak efektif.


TUPEN
adekuat yang dimanifestasikan dengan
Setelah dilakukan asuhan keperawatan
DO:
- 13,33% remaja dusun Dukuh selama 2 kali pertemuan dalam 2 minggu

kembali organisasi remaja putri


3.
Inventarisasi remaja putri yang ada

tampak

berhubungan

ragu-ragu

4.

di dusun Dukuh
Koordinasi dengan pembina remaja

untuk diharapkan sumber pemecahan masalah

putri dusun Dukuh untuk melakukan pertemuan

menceritakan konflik yang terjadi adekuat dengan kriteria hasil:


a. Terbentuk kepengurusan remaja putri
di antara remaja putri dusun
dusun Dukuh
Dukuh.
b. Tersusunnya program kegiatan remaja
DS:
- Berdasarkan keterangan pembina
putri Dusun Dukuh

pembentukan pengurus inti remaja putri dusun


Dukuh
5.

Lakukan pertemuan dengan remaja

putri dusun Dukuh


6.
Bantu remaja putri dusun Dukuh

remaja putri Dusun Dukuh bahwa


sudah

lebih

dari

tahun

kepengurusan remaja putri tidak


aktif, pembina mengatakan pernah
dilakukan pembentukan pengurus

untuk menyusun program kegiatan yang akan


Marissa, Hastari, Harsiwi

dilakukan
7.
8.

Libatkan organisasi remaja putri


dusun Dukuh dalam kegiatan kampung
Observasi kegiatan remaja

putri

dusun Dukuh selama 2 minggu.

remaja putri sebanyak 2 kali,


namun tidak mendapat respon yang
baik dari salah satu anggota lama.
- 2 orang anggota mengatakan
bahwa terjadi konflik antara ketua
lama

dan

salah

satu

anggota

sehingga berimbas pada generasi


selanjutnya.
- Menurut hasil wawancara dengan
pembina remaja, bahwa organisasi
sosial remaja bisa dikatakan vakum
untuk beberapa tahun terakhir,
kegiatan hanya berjalan ketika ada
acara pernikahan, sedangkan untuk
kegiatan rutin tidak berjalan.

Marissa, Hastari, Harsiwi

- Tiga remaja mengatakan berusaha


menjalin

hubungan

yang

baik

dengan generasi muda dibawahnya


agar

kegiatan

kemasyarakatan

berjalan baik dan tidak mengalami


konflik seperti generasi sebelumya.
Marissa, Hastari, Harsiwi
POA (Planning Of Action)
Nama Kelompok

Rencana kegiatan

Sasaran

: Remaja Putri Dusun Dukuh

Target

Waktu
Pelaksanaan

Tempat

Unit

Sumber

Terkait

Dana

PJ

1.

Kaji
remaja

putri

pengetahuan Remaja
dusun

- 95% remaja

Dukuh putri dusun

mengenai kesehatan reproduksi dan Dukuh


sadari

Sabtu, 7 Mei

Rumah

Pembina

putri dusun

2016- Minggu

masing-

remaja putri

Dukuh

8 Mei 2016

masing

Jam 15.00

remaja

- Pengetahuan
remaja

Koordinasi
Puskesmas

untuk

penyuluhan

tentang

reproduksi

dan

Harsiwi

Kas MHS

Muna

Kas MHS

Rizky

17.00 WIB

terkaji

Bagian KIA
2.

Kas MHS

dengan Puskesmas
melakukan Godean II

sadari

kesehatan
kepada Remaja

Terjalin

Rabu, 11 Mei

Puskesmas

TU dan

koordinasi

2016

Godean II

KIA

antara MHS dan

Jam 13.00

Puskesmas

15.00 WIB

Godean II

Puskesmas
remaja putri Dusun Dukuh
putri Dusun
3.
Lakukan penyuluhan
Dukuh
kesehatan reproduksi, NAPZA, diit
- 80% remaja
yang tepat bagi remaja dan sadari

Jumat, 20 Mei

Rumah Pak

Ketua

yang

2016

Dukuh

Dusun

diundang

Jam 19.30

Dukuh,

hadir

WIB

Pembina

75% remaja

remaja

mampu

putri,

menyebutkan

puskesmas

kembali isi
penyuluhan
1.

Kaji penyebab konflik Remaja


pada remaja putri dusun Dukuh

2.

Lakukan

pendekatan

kepada pembina remaja putri untuk


mengaktifkan kembali organisasi
remaja putri

Terkaji konflik

Sabtu, 7 Mei

Rumah

Pembina

putri dusun

pada remaja

2016-minggu,

masing-

remaja

Dukuh

putri

8 Mei 2016

masing

dusun

Jam 17.00-

pengurus

Dukuh

Inventarisasi

Pembina
remaja putri
dusun
Dukuh

remaja

putri yang ada di dusun Dukuh

Derison

17.00 WIB
Terjalin

Minggu, 8

Rumah

Pembina

hubungan yang

Mei 2016

pembina

remaja putri

baik antara

Jam 17.00

remaja putri

dusun

mahasiswa

WIB

dusun

Dukuh

dengan pembina
3.

Kas MHS

Remaja

remaja putri

putri dusun

dusun Dukuh

Marissa

Dukuh

Dukuh
4.

Koordinasi

dengan
Pembina

Tersusunnya

Minggu, 8

Rumah

Pembina

inventaris

Mei 2016

pembina

remaja putri

Kas MHS

Lawai

pembina remaja putri dusun Dukuh remaja

anggota remaja

Jam 20.00

remaja

dusun

untuk

putri dusun

WIB

dusun

Dukuh

melakukan

pertemuan dusun

pembentukan pengurus inti remaja Dukuh

Dukuh

Dukuh

putri dusun Dukuh

5.

Lakukan

Epi

pertemuan

dengan remaja putri dusun Dukuh

Remaja
dusun
Dukuh

Mendapat

Rabu, 12 Mei

Rumah

Pembina

persetujuan dan

2016

pembina

remaja

ijin dari

Jam 16.00

remaja

dusun

pembina remaja

WIB

dusun

Dukuh

untuk

Kas MHS

Dukuh

melakukan
pertemuan
Rizky
1. 90% remaja
6.

Bantu

remaja

putri Remaja

dusun Dukuh untuk menyusun putri dusun


program

kegiatan

yang

akan Dukuh

dilakukan

Jumat, 13 Mei

Rumah

Kepala

Kas MHS

dusun Dukuh

2016

pembina

Dusun,

dan kas

hadir saat

Jam 19.30

remaja

pembina

remaja putri

pertemuan

WIB

dusun

remaja putri

dusun

Dukuh

Dusun

Dukuh

2. Tersusunnya
kepengurusa
Remaja

7.

Libatkan

organisasi putri Dusun

n remaja
putri Dusun

Dukuh

Sleman, 8 Mei 2016


Koordinator Dusun Dukuh

Lawai Karmidi

E. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


No.
Dx
1

IMPLEMENTASI

EVALUASI

Jumat, 6 Mei 2016

Jumat, 6 Mei 2016

Jam 10.00 WIB

Jam 12.00 WIB

1.

S: 2 remaja mengatakan adanya

Mengkaji

penyebab konflik pada remaja perbedaan prinsip dari senior di


putri dusun Dukuh
2.
Melakukan

organisasi remaja putri


13 remaja mengatakan bersedia

pendekatan kepada pembina


remaja

putri

mengaktifkan

untuk
kembali

organisasi remaja putri


3.
Melakukan

hadir saat ada pertemuan


O:
3. 23 remaja putri terinventarisasi
4. Koordinasi

dengan

remaja putri dusun Dukuh telah

inventarisasi remaja putri yang

terjalin

ada di dusun Dukuh


4.
Melakukan

guna

pertemuan
pengurus

remaja putri dusun Dukuh

Dusun Dukuh

untuk melakukan pertemuan A:


pengurus

remaja putri dusun Dukuh

melakukan
pembentukan

koordinasi dengan pembina

pembentukan

pembina

inti

remaja

Ketidakefektifan

putri
koping

inti komunitas remaja putri di Dusun


Dukuh, Sidokarto Godean tercapai
sebagian

Epi, Harsiwi, Hastari P: Lanjutkan Intervensi


1.
Lakukan pertemuan
dengan

remaja

putri

dusun

Dukuh
2.

Bantu remaja putri


dan

pembina

pembentukan
3.

dalam

kepengurusan

remaja putri
Bantu remaja putri

dusun Dukuh untuk menyusun


program kegiatan yang akan
dilakukan

Jumat, 13 Mei 2016

Epi, Harsiwi, Hastari


Jumat, 13 Mei 2016

Jam 19.30 WIB

Jam 21.00 WIB

1.

S: 13 remaja putri mengatakan

Melakukan

pertemuan dengan remaja putri lega, kepengurusan telah terbentuk


dusun Dukuh
O:
Membantu remaja
- Ketua, wakil ketua, sekretaris,
putri dan pembina dalam
bendahara,
penghubung,
pembentukan
kepengurusan
pendamping dan pembina telah
remaja putri
terbentuk
3.
Membantu remaja
- Program
kegiatan
telah
putri dusun Dukuh untuk
terinventarisasi antara lain,
menyusun program kegiatan
arisan tiap minggu yang akan di
yang akan dilakukan
mulai pada Sabtu, 28 Mei 2016,
2.

kelas ketrampilan untuk remaja

Muna, Marissa, Derison

putri
A:

Ketidakefektifan

koping

komunitas remaja putri di Dusun


Dukuh, Sidokarto Godean tercapai
sebagian.
P: lanjutkan intervensi
1. Libatkan remaja putri dalam
kegiatan kampung
2. Observasi

kegiatan

organisasi remaja putri


Muna, Marissa, Derison

Kamis, 19 Mei 2016

Kamis, 19 Mei 2016

Jam 19.30 WIB

Jam 22.00 WIB

Melakukan penyuluhan mengenai S:


Kesehatan

Reproduksi

dan

- 2 remaja putri mengatakan tidak

NAPZA

dapat

mengikuti

penyuluhan

karena mengikuti pengajian di


Pemda Sleman.
O:
- remaja putri yang hadir saat
penyuluhan yaitu 3 dari 23
remaja yang diundang.
- Tampak 5 remaja yang sudah tiba
di depan tempat pelaksanaan
kegiatan,

kembali

pulang

ke

rumah.
- Remaja putri yang hadir tampak
antusias

mendengarkan

penyuluhan NAPZA.
- Tidak ada remaja putri yang
bertanya saat penyuluhan.
A:
Defisiensi

pengetahuan

remaja

tentang kesehatan reproduksi dan


pemeriksaan

payudara

sendiri

belum teratasi
P: ulangi intervensi
- Lakukan
Kesehatan

penyuluhan
Reproduksi

Remaja
- Lakukan
Pemeriksaan

penyuluhan
Payudara

sendiri
- Lakukan penyuluhan diit gizi
yang sesuai
Rizky P
4
5

SATUAN ACARA
PENYULUHAN

LAMPIRAN

SUSUNAN KEPENGURUSAN REMAJA PUTRI


DUSUN DUKUH XIV, SIDOKARTO, GODEAN, SLEMAN
Ketua

: Indah

Wakil Ketua : Nita


Sekretaris

: 1. Tata Rosita
2. Titi

Bendahara

: 1. Fira
2. Dinda

Penghubung : Fahra
Winda
Mala
Hani
Arum
Nurrohmah
Arisan

: 1. Asni
2. Ati

Pembina

: Ibu Sugiyarti

Pembimbing : RT 01 Tika
RT 03 Siwi
RT 04 Amin
RT 05 Lindah
Pelindung

: Ibu Eni

AGENDA KEGIATAN REMAJA PUTRI


DUKUH XIV, SIDOKARTO, GODEAN, SLEMAN
1.

Pertemuan
Pertemuan rutin akan diadakan setiap 1 minggu sekali setiap malam minggu.
Tempat pertemuan akan diadakan bergantian, disetiap RT. Pada setiap kali
pertemuan, ibu-ibu PKK akan turut bergabung ke dalam kegiatan Remaja Putri
Dusun Dukuh untuk memberikan materi mengenai pelatihan-pelatihan seperti
membuat kerajinan, cara menjadi MC, adab saat melakukan sinoman, dan lainlain.
Rencana pertemuan yang akan datang yaitu tanggal 28 Mei 2016 Jam 19.30

2.

Arisan
Setiap pertemuan akan diadakan arisan dengan memungut biaya Rp.2.000,00
setiap anggotanya.

DOKUMENTASI KEGIATAN

Gambar 1. Pembentukan Kepengurusan Remaja Putri Dusun Dukuh

Anda mungkin juga menyukai