Anda di halaman 1dari 2

LEMAK dg Kanker

Pola makan dengan kadar lemak tinggi berhubungan dengan peningkatan resiko terkena
penyakit kanker, tak peduli jenis lemak mana yang lebih dominan. Lemak tak jenuh
cenderung untuk menjadi busuk, dengan penguraian produknya (radikal bebas) yang terbukti
bersifat kanker. Pada saat lemak-lemak ini mengalami hidrogenasi, seperti yang diuraikan
sebelumnya, susunan tak alami dari trans-asam lemak yang terbentuk juga memiliki sifat
kanker. Lemak hewan pada umumnya, yang dipenuhi oleh kolesterol dan asam lemak jenuh,
menyebabkan peningkatan hormon yang berhubungan dengan penyakit tumor tertentu
(seperti payudara, saluran indung telur, dan prostat). Maka sumber yang paling tidak
membahayakan adalah lemak monounsaturated yang berasal dari tumbuhan (khususnya
minyak zaitun, dan minyak kacang) yang tidak begitu tak-jenuh sehingga tidak mudah
menjadi busuk, namun tetap bebas dari trans-asam lemak, kolesterol dan memiliki asam
lemak jenuh berkadar rendah. Tapi bagaimanapun, mereka masih tetap mengandung 9 kkal
per gram. Tidak ditemukan bukti yang menunjukkan bahwa pemakaian lemak ini tidak lebih
baik atau bahkan sama baiknya dengan pola makan rendah lemak secara keseluruhan.

Nutrisi yang tepat untuk penderita Tumor Otak


Pasien penderita Tumor Otak harus menjalani pengobatan yang sangat panjang. Tenaga dan
hati yang kuat sangat dibutuhkan dalam menjalani setiap pengobatan yang telah dirancang
sedemikian rupa agar pasien bisa sembuh. Dalam menghadapi semuanya itu, seorang pasien
harus mengkonsumsi nutrisi yang tepat. Nutrisi yang dikonsumsi tidak hanya menjadi sumber
tenaga, beberapa makanan juga dapat membantu tubuh melawan sel-sel kanker.
1. Makanan Yang Baik Dikonsumsi
Berikut adalah makanan-makanan yang baik dikonsumsi oleh para penderita brain tumor and
cancer berserta penjelasan singkat alasan penderita harus mengkonsumsinya:
a. Minyak zaitun, biji rami dan ikan terutama salmon, tenggiri, lemuru (sarden), mackerel
dan hering memiliki lemak tak jenuh yang dapat membantu tubuh karena lemak tak jenuh ini
bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu lemak tak jenuk ini juga bisa
mengurangi peradangan dan pembengkakan. Asam lemak omega 3 dalam dalam mereka juga
dapat mengurangi perlawanan tumor terhadap terapi. Selain ke-3 makanan ini, lemak baik
juga bisa ditemukan pada alpukat, bayam dan kacang -kacangan.
b. Serat merupakan salah satu asupan yang harus terus dikonsumsi oleh penderita brain
tumor and cancer. Serat bisa menurunkan tingkat sembelit, kolesterol dan gula darah. Selain

sayur dan buah, serat bisa juga ditemukan di roti gandum dan oatmeal. Serat dari roti
gandum, sereal, buah segar, sayur dan suku kacang-kacangan membantu Anda mengatur
tingkat gula. Sel kanker cenderung mengkonsumsi gula 10-15 kali lipat daripada sel normal
sehingga semakin meradang. Agar bisa mengatur gula dengan baik, disarankan
mengkonsumsi 4-5 porsi sayur dan 1-2 porsi buah segar. Selain mengatur kadar gula, serat
dapat menurunkan peluang sembelit.
c. Vitamin dan mineral tidak kalah penting. Beta-karoten(-Karoten), selenium, vitamin C
dan E merupakan konsumsi yang sangat diperlukan oleh pasien kanker dan tumor otak.
Sumber semua ini bisa ditemukan pada bayam, wortel, ubi jalar, ikan dan buah.
d. Omega-3 yang dapat ditemukan di ikan (salmon, tuna dan tenggiri) bermanfaat dalam
menguransi resistensi tumor pada terapi. Omega-3 juga membantu mempertahankan dan
menaikan daya tahan tubuh dalam menghadapi proses pengobatan tumor otak seperti
kemotrapi.
e. Omega-9 yang ada di minyak zaitun pun dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
sekaligus mengurangi pembengkakan dan menguransi sakit saat pengobatan tumor otak.
f. Folic acid yang dikenal sebagai vitamin B9 atau Bc bisa mencegah menyebarnya sehinga
bisa membantu pengobatan tumor otak atau bagian lainnya. Vitamin B9 dapat ditemukan di
sayuran dengan daun hijau tua (bayam, asparagus dan daun selada), kacang polong, kuning
telur dan biji bunga matahari.
g. Antioksidan memang dikenal sebagai salah satu senjata untuk membantu pengobatan
tumor otak. Antioksidan dapat di temukan di keluarga beri (strawberi, rasberi dan blueberi),
anggur, tomat, brokoli, jeruk, persik, apricot, bawang putih, gandum, telur, ayam, kedelai dan
ikan.
2. Makanan Yang Perlu Dihindari Pasien Tumor Otak
Selain asupan nutrisi yang tepat seperti di atas, Anda harus menghindari beberapa makanan
untuk membantu proses pengobatan brain tumor and cancer. Beberapa makanan yang diharus
dihindari adalah:
1. Gula dan karbohindrat, harus dihindari karena mereka merupakan makanan utama sel
kanker. Pada saat pengobatan brain tumor and cancer, sel-sel kanker yang ada di dalam
tubuh akan mengkonsumsi 10-15 kali lipat gula. Gula yang dikonsumsi akan menjadi energy
para sel kanker yang mempercepat perkembangan mereka.