Anda di halaman 1dari 3

Telaah Ceramah Ramadhan

Bapak Syarip Hidayat 1


IMAN YANG MENBUAHKAN TAQWA
Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan ramadhan, suatu bulan yang
diberkahi. Allah telah mewajibkan kepadamu berpuasa, dibulan Ramadhan
dibukakan semua pintu surga, ditutup pintu neraka, dan pada bulan itu semua
syetan dibelenggu. Didalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan,
barangsiapa yang diharamkan kebajikannya, maka pasti ia terhalang (H.R Ahmad
dan An Nasai)
Hai orang-orang yang beriman! telah diwajibkan kepadamu puasa sebagaimana
puasa itu telah diwajibkan kepada orang-orang sebelummu, supaya kamu
bertakwa,
(Qs. Al Baqarah 183)
Rasulullah Saw bersabda;
Barangsiapa yang datang kepadanya bulan Ramadhan, lalu ia berpuasa pada
siangnya, ia shalat pada malamnya, ia menundukan penglihatannya, ia memelihara
kemaluannya, lidah dan tangannya. Ia menjaga shalatnya didalam berjamaah dan
ia cepat-cepat kepada shalat jumat, maka sesungguhnya ia telah berpuasa sebulan
penuh dan sempurnalah ganjarannya dan mendapati Lailatul Qadar serta
mendapatkan pemberian dari Allah. (H.R Abu Jafar Al Baqir
Allah memberi kepercayaan kepada orang yang beriman untuk melaksanakan tugas
puasa itu sebab selalu :
1. Mempersiapkan diri untuk menyongsong bulan Ramadhan/ dengan
cara :
- Mempersiapkan dengan mempelajari ilmu tentang puasa sebanyakbanyaknya
- Mepersiapakan Ikhlas hati semata-mata hanya karena Allah.
- Meningkatkan semangat untuk dapat melaksanakan puasa dengan
sempurna, agar mencapai sasaran yang ditujunya.
- Memohon kepada Allah agar Ia memberi kesehatan, kekuatan, kelapangan
dan kesempatan untuk mengerjakan puasa dengan baik
- Selalu berdoa Ya Allah selamatkanlah aku untuk bulan Ramadhan dan
selamatkanlah bulan Ramadhan untukku, serta selamatkanlah ia dariku,
terimalah (segala amal ibadahku)
2. Mereka itu niscaya akan menerima dan melaksanakannya dengan
gembira, ikhlas, penuh harapan dan penuh rasa tanggung jawab
sebab mereka mempunyai prinsip kuat :
- Perintah Puasa adalah Kasih Sayang Allah, Pemeliharaan Allah, Perhatian
Allah
- Mempunyai harapan Besar dengan usaha secara Maksimal
- Menjaga Hati tidak Keluh kesah, putus asa, berburuk sangka kepada Alloh
- Selalu memcari hikmah dari semua perintah Allah untuk disukurinya
3. Orang yang beriman adalah orang yang Paling cinta kepada Allah
dan Rasul-Nya karena :
- Nikmat dari Allah yang begitu banyak untuk kita tapi belum bisa kita sukuri
- Rosul sangat cinta kepada umatnya dengan memberikan contoh bagaimana
cara menghadapi Nikmat dan cobaan supaya menjadi orang mulia.
4. Bahwa orang yang beriman itu lebih mementingkan akhirat daripada
dunia dengan :
- Berusaha mencari Magfiroh dan Rahmat Allah
- Berusaha setiap langkah harus bernilai ibadah dan membuahkan Rahmat
Allah
- Berusaha tidak melanggar berulang ulang aturan Alloh dengan Istigfar
- Berusaha mencari ilmu supaya mengetahui cara mendapatkan Rahmat dan
magfiroh Allah.
5. Mereka yakin bahwa puasa pada bulan Ramadhan itu sangat
menguntungkan lahir dan batin, dunia dan akhirat.

Telaah Ceramah Ramadhan


Bapak Syarip Hidayat 2

Karena selalu tafakur yang menghasilkan rasa Syukur, Sabar, Tawakal, tidak
sombong, iri, dengki, takabur, egois, keras kepala dan mendapat memetik
mutiara Hikmah dalam puasa.

6. Orang yang beriman adalah orang yang beritikad baik dan


senantiasa taat kepada Allah.
- Niat ibadah dalam segala tindakan, mengharap rido Allah, tidak buruk sangka
kepada Allah
- Selalu ingin lidah dan tanganya bermamfaat bagi yang lain
7. Orang beriman pandai memetik mutiara Hikmah dibalik perintah
Puasa maka selalu mempersiapkan diri menjadi orang Takwa
dengan :
a.

Berusaha menjadi manusia yang terhormat di sisi Allah.


- Harta, jabatan, Keturunan, Ilmu hanya titipan Allah tidak menjadi sombong
dan putus asa
- Susah senang adil Allah berikan kesemua manusia

b.

Berusaha menjadi manusia yang selalu berpedoman kepada Al quan


dan sunnah.
- Al Quran adalah Nikmat dan anugrah terbesar dari Allah bagi manusia
- Selalu menyempatkan diri untuk mencari kunci- kunci dan Mutiara hikmah
dalam Al Quran
dan selalu mencari ciri-ciri manusia pilihan Allah yaitu nabi dan para Rosulnya

c.

Berusaha menjadi manusia yang sabar dan mampu mengendalikan


hawa nafsunya.
- Melatih memilah mana yang bermamfaat dan mana yang tidak bagi kita

d.

Berusaha menjadi manusia memiliki iman yang tangguh, sanggup


hidup dalam situasi apapun, sehingga syetan juga tidak bisa berkutik
apa-apa.
- Benci kepada kedurhakaan, Kekafiran, Kefasikan.
- Harta, Jabatan, Ilmu, Musibah, Ujian diarahkan menuju kebahagian dunia
aherat tidak menjadi putus asa, sombong selalu bersyukur ,berbaik sangka
kepada alloh

e.

Berusaha menjadi manusia yang berdedikasi tinggi dalam


mengabdikan dirinya kepada Allah.
- Allah telah memberikan Nikmat, Kasih sayang, Perlindungan, Pemeliharaan
ini adalah Jaminan dari Allah bagi orang yang bertakwa maka mereka akan
bertekat Sesungguhnya Solatku ibadahku hidup dan matiku untuk allah.

f.

Berusaha menjadi manusia yang suka mendirikan shalat, sehingga


shalatnya itu dapat mewarnai cara hidupnya, semua kejahatan dan
kemunkaran tertolak karenanya.
- Solat tempat mengadu, memohon dan keluh kesah
- Solat menjadi sikap hidup

g.

Berusaha menjadi manusia yang dermawan dengan melalui amal,


zakat wajib, shadaqah, infak, hibah, waqaf dan amal baik lainnya.
- Memberikan contoh tauladan , senang dan terbiasa menolong sesame

h.

Berusaha Menjadi manusia yang beriman kepada kitab-kitab Allah,


agar mereka dapat menyadap dan mengambil butir-butir mutiara
tuntunan dari kitab itu sebagai pelita hidupnya.
- Haus mencari ilmu untuk membuahkan rahmat bagi lingkungan
- Al qur,an adalah bocoran soal kehidupan, berita baik untuk manusia yang
bisa merubah ahlak menjadi baik

i.

Berusaha Menjadi manusia yang mempunyai yang mempunyai


keyakinan terhadap hari akhirat, sehingga mereka dalam hidupnya di
dunia ini selalu ingat akan nasibnya di akhirat nanti.
- Iklas, gembira, penuh harapan, lapang dada, bersungguh-sungguh karena
Hina dan Mulyanya kita tergantung dirikita mengarahkanya

Telaah Ceramah Ramadhan


Bapak Syarip Hidayat 3

j.
-

Mengharap selamat dunia aherat dengan pelajari, cari kebenaran kemudian


pauthi
Berusaha Menjadi manusia yang sehat rohani dan jasmaninya.
Akan sehat karena selalu mengadu kepada Allah
karena akan memelihara drinya dengan berdoa, berusaha untuk sehat
Selalu mensukuri semua karunia Allah

Tidak ada artinya kita meninggalkan makan dan minum dan hubungan suami istri
jika perbuatan dosa terus dilakukan dan segala amal kebajikan diabaikan serta tidak
ada perubahan sikap yang mengarah kepada ketaqwaan.