Anda di halaman 1dari 8

Sekilas Tentang Panduan Menulis Essay dengan Baik

Sekilas Tentang Panduan Menulis Essay dengan Baik


Sekilas panduan menulis essay dengan baik akan dibahas dalam artikel ini. Menulis sebauh
essay bisa menjadi sebuah latihan bagi seorang penulis untuk bisa menulis sebuah karya yang
lebih besar lagi. Penulis memiliki kesempatan untuk mengungkapkan pendapatnya terhadap
sebuah topik yang diangkat dalam essaynya.
Pendapat tersebut juga didasarkan pada data dan fakta tersebut. Keberanian untuk berpendapat
ini bisa melatih kemampuan seseorang untuk bisa mengeksplorasi kemampuan menulisnya
dengan pemikiran yang kritis tetapi membangun. Menulis essay juga tidak bisa dipandang
sebelah mata karena memerlukan kemampuan menulis yang baik serta cara berpikir yang logis
dan berhubungan dengan apa yang sedang dibahas. Oleh karena itu, dibutuhkan panduan
menulis essay dengan baik untuk membuat tulisan essay yang berkualitas.

Sekilas Tentang Panduan Menulis Essay dengan Baik


Sistematika Penulisan Sebuah Essay
Essay, seperti halnya karya tulis yang lain, memiliki sistematika penulisannya sendiri. Setiap
orang yang menulis essay juga perlu untuk mengetahui dan memahami cara penyusunan
penulisan essay. Penulis essay tidak bisa menulis isi essay seenaknhya saja tanpa data dan fakta
yang jelas.
Essay memang berisi pendapat dari penulis, akan tetapi data akurat, fakta, dan informasi yang
berhubungan degan topik pembahasan harus tetap ada. Sistematika penulisan essay di antaranya
adalah pendahuluan, tubuh atau isi dari essay, dan juga kesimpulan essay. Berikut penjelasan
lebih detai panduan menulis essay mengenai sistematika penulisan essay.
1. Pendahuluan. Pendahuluan merupakan bagian awal yang terdapat di dalam essay. Isi dari
pendahuluan di antaranya adalah pemaparan latar belakang dari pemilihan topik atau tema essay
dan permasalah yang akan dibahas di dalam essay. Pendahuluan juga berisi pendapat dari penulis
essay tersebut.
2. Tubuh Essay. Tubuh essay adalah bagian terpenting dari sebuah essay. Isi dari essay adalah
pemaparan data-data yang berhubungan dengan tema yang dibahas. Adanya data-data ini sebagai
salah satu tanda bahwa apa yang dibahas oleh penulis merupakan sesuatu yang nyata dan tidak
dibuat-buat. Pemaparan data tersebut juga diiringi oleh pendapat penulis tentunya berhubungan
dengan pembahasan. Selain data-data yang berhubungan dengan tema yang dibahas, bagian isi
dari essay juga berisi informasi yang erat hubungannya dengan tema yang diangkat.
3. Kesimpulan dari essay. Sebuah tulisan biasanya akan memilik bagian akhir ayng bernama
kesimpulan (untuk jenis tulisan nonfiksi). Begitu juga dengan essay yang memiliki kesimpulan
pada bagian akhirnya. Kesimpulan ini berisi ringkasan keseluruhan isi essay ayng dibutil oleh
penulis itu sendiri. Ada juga poin-poin observasi serta pendapat penulis mengenai pembahasan
pada essay.

Penulisan sistematika essay tersebut sebaiknya dilakukand engan rapi. Selain itu juga harus tepat
sasaran, dalam arti tidak ada penyimpangan jauh dari pembahasan dalam isi dan juga pendapat
penulis. Pemaparan pendapat pun sebaiknya sesuai dengan data tema yang diambil.

Menulis Essay dengan Baik


Panduan Menulis essay dengan baik akan banyak membantu terutama bagi para penulis pemula.
Di dalam essay, penulis diberi kesempatan untuk memaparkan pendapatnya berdasarkan data
akurat dari tema atau objek yang ia jadikan essay. Penulisan essay juga perlu sesuai dengan
susunannya seperti sudah diutarakan dalam bagian sebelumnya dalam artikel ini. Dalam
penulisan essay sendiri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal-hal tersebut di antaranya
adalah sebagai berikut.
1. Memilih tema atau objek yang akan dibahas dalam essay yang ditulis. Pemilihan tema tersebut
harus dipikirkan dengan baik dan diolah dengan matang. Langkah pertama ini akan menentukan
pada proses penulisan essay berikutnya. Pemilihan tema essay yang matang juga harus diimbangi
dengan pengembangan dalam bentuk judul dan juga uraian pembahasan tema.
2. Penulis membuat outline terlebih dahulu setelah penentuan tema. Outline merupakan bagianbagian secara umum atau garis besar dari essay yang akan dibuat. Outline ini akan memudahkan
penulis pada saat proses penulisan berlangsung. Pembuatan outline juga dibuat sistematis dan
rapi serta jelas setiap isi poinnya.
3. Penulis mengutarakan atau menulis tesis yang menjadi pendapat dari penulis secara singkat
dan jelas erat hubungannya dengan tema yang diangkat. Pada bagian tesis ini sebaiknya penulis
secara serius menguraikan pendapatnya tetapi dengan bahasa yang menarik.
4. Menuliskan paragraf pertama. Seperti sudah dijelaskan dalam poin sebelumnya, paragraf
pertama merupka pendahuluan yang berisi latar belakang dari pemilihan tema. Pendapat penulis
juga diuraikan dalam paragraf pertama ini.
5. Menulis bagian isi dari essay. Bagian ini tentunya bersifat sangat penting dan harus bisa
menarik keinginan pembaca untuk membaca essay tersebut. Tentunya keahlian dalam merangkai
kata dan kalimat seorang penulis sangat dibutuhkan dalam bagian ini. Isi dari essay sendiri bisa
dibuat poin-poin atau bagian-bagian tema yang kemudian aka lebih memudahka penulisan untuk
mengembangkan bagian-bagian tema tersebut.
6. Menulis kesimpulan pada bagian akhir essay. Kesimpulan menjadi penutup yang harus bisa
membuat pembaca merasa puas dengan isi essay yang dibaca. Pada bagian kesimpulan ini,
penulis harus bisa merangkum seluruh isi essay dalam beberapa kalimat. Pada bagian ini pun
penulis bisa kembali mengutarakan pendapatnya tentang tema yang dibahas setelah seluruh isi
essay selesai.
Semoga pembahasan mengenai sekilas panduan menulis essay dengan baik dalam artikel ini bisa
bermanfaar untuk pembaca. Bagi yang berminat mengetahui lebih banyak tentang dunia
kepenulisan, maka situs penulispro.com adalah jawabannya. Jangan ragu untuk berkunjung dan
meyerap banyak pengetahuan menulis di dalamnya. Selamat menulis!

Panduan Menulis Essay yang Baik dan


Benar

Posted In Cara Menulis


Tweet
Seorang penulis setidaknya harus mengetahui panduan menulis essay yang baik dan benar.
Dalam KBBI, Essay disebut esai adalah prosa yang didalamnya membahas tentang sesuatu
berdasarkan topik namun dalam sudut pandang yang menulisnya. Cara menulisnya dapat anda
lihat di surat-surat kabar yang ada dan beredar.
Publikasi Essay bisa melalui macam-macam media seperti di halaman opini koran atau sebuah
majalah. Kolom essay disediakan di koran-koran dan anda bisa menuliskan opini anda di sana
melalui persetujuan dari redaksinya. Essay tidaklah sama dengan opini, opini adalah isi dari
sebuah tulisan, sedangkan essay adalah karya tulis. Oleh karena itulah, dalam menulis sebuah
tulisan essay, dibutuhkan panduan menulis essay yang baik agar tulisannya pun dapat
bermanfaat.

Panduan Menulis Essay yang Baik dan Benar


Struktur Essay
Untuk membuat sebuah essay yang baik pertama seorang penulis harus megetahui struktur essay.
Penulis harus memiliki kemampuan menulis yang baik, untuk memperbaiki tulisan, penulis bisa
berlatih terus menerus dalam membut Essay. Adapun struktur essay adalah sebagai berikut.
1. Pengantar atau pengenalan. Biasanya terdiri dari 1 2 paragraf yang berisikan: definisi
masalah, pembatasan asumsi, istilah-istilah teknis yang digunakan dan tujuan penulisan, yang
bisa menjelaskan secara seksama sebuah dalil yang kita ungkapkan. Umumnya total pengantar
hanya 5% dari total essay.
2. Pembahasan atau argumentasi adalah bagian utama dari sebuah essay yang ditujukan untuk
mengungkapkan bukti-bukti dalam bentuk logika penalaran pribadi, teori-teori yang ada, atau
secara empiris melalui penelitian, yang relevan dengan masalah yang kita bahas. Dalam bagian
ini kita memerlukan contoh-contoh, logika, teori, hasil penelitian yang masuk akal dan relevan
dengan pernyataan-pernyataan yang tegas. Karena bagian ini adalah bagian utama dari essay
maka total pembahasan adalah 85-90% dari essay.
3. Penuntup atau Kesimpulan memiliki persentase sebanyak 5%-10% dari total essay.
Panjangnya penutup atau kesimpulan tergantung dari bagaimana penulis menjawab pertanyaanpertanyaan yang diungkapan dalam bagian definisi masalah pada bagian pembukaan. Jawabanjawaban ini sebenarnya berkaitan dengan bukti-bukti yang dibahas pada bagian argumentasi atau
pembahasan yang masih dalam kerangka tujuan penulisan. Lebih baik lagi, kalau ada penekanan
terhadap argumentasi yang paling kuat yang paling dikuasai pada bagian pembahasan.
Dalam panduan menulis essay tersebut, struktur penulisan essay merupakan hal pertama yang
harus diketahui. Hal ini bertujuan agar dalam penulisan, sistematika penulisan essay dibuat
dengan benar.

Menulis Essay yang Baik


Menulis Essay yag baik adalah dengan menyesuaikan materi topik dengan kemampua penulis.
Gaya tulisan bisa lugas, tidak perlu menggunakan kata-kata personifikasi yang rumit sehingga

tidak bisa di pahami. Intinya adalah memaparkan dengan cara yang di mengerti oleh banyak
orang, tulislah essay yang dapat menarik minat dan empati pembaca.
Tulisan ini akan memuat panduan menulis essay yang baik, langkah-lagkah untuk membuat
essay yang baik di antaranya sebagai berikut.
1. Memilih Topik, saat memilih topik pikirkanlah terlebih dahulu tipe naskah yang akan ditulis.
Apakah akan menulis berupa tinjauan umum atau analisi topik secara khusus. Pilihlah topik yang
disukai, karena jika topik sudah ditentukan, susah untuk merubah kembali.
2. Tentuk tujuan essay yang akan ditulis. Apakah untuk meyakinkan orang agar mempercayai apa
yang anda percayai?, Menjelaskan bagaimana melakukan hal-hal tertentu?,Mendidik pembaca
tentang seseorang, ide, tempat atau sesuatu?. Tujuan essay harus sesuai dentan topik.
3. Tuliskan Minat. Jika telah menetapkan tujuan essay a, tuliskan beberapa subyek yang menarik
minat anda. Semakin banyak subyek yang anda tulis, akan semakin baik. Jika anda memiliki
masalah dalam menemukan subyek yang anda minati, coba lihat di sekeliling anda.
4. Evaluasi Potensial Topik, Jika telah ada bebearpa topik yang pantas, pertimbangkan masingmasing topik tersebut. Jika tujuannya mendidik, anda harus mengerti benar tentang topik yang
dimaksud. Jika tujuannya meyakinkan, maka topik tersebut harus benar-benar menggairahkan.
5. Membuat Outline. Tujuan dari pembuatan outline adalah meletakkan ide-ide tentang topik
anda dalam naskah dalam sebuah format yang terorganisir.
6. Menuliskan Tesis, Suatu pernyataan tesis mencerminkan isi essay dan poin penting yang akan
disampaikan oleh penulis.
7. Menuliskan Tubuh Essay. Biasanya bagian ini adalah bagian paling menyenangkan dalam
peulisan sebuah essay. Penulis dapat menjelaskan, menggambarkan dan memberikan
argumentasi dengan lengkap untuk topik yang telah dipilih.
8. Menulis Paragraf Pertama, pada paragraf ini mulailah dengan menarik perhatia pembaca
melalui sebuah informasi yang menarik, nyata dan terpercaya.
9. Menuliskan Kesimpulan. Kesimpulan merupakan rangkuman dari poin-poin yang telah anda
kemukakan dan memberikan perspektif akhir anda kepada pembaca. Tuliskan dalam tiga atau
empat kalimat.
10. Memberikah Sentuhan Akhir, teliti urutan paragraf mana yang paling kuat. Letakkan paragraf
terkuat pada urutan pertama, dan paragraf terlemah ditengah. Namun, urutan tersebut harus
masuk akal. Jika naskah anda menjelaskan suatu proses, anda harus bertahan pada urutan yang
anda buat. Teliti format penulisan. Telitilah format penulisan seperti margin, spasi, nama,
tanggal, dan sebagainya kemudian teliti kembali penulisan dan tata bahasa Anda.
Semoga pembahasan mengenai panduan menulis Essay yang baik dalam tulisan ini bisa
bermanfaat untuk pembaca. Terus berlatih menulis dan tidak pernah bosan untuk memperbaiki
kesalahan yang dibuat sebelumnya, bisa menjadi kunci seseorang untuk menjadi penulis yang
lebih baik lagi. Untuk mengetahui lebih banyak tentang dunia menulis, Anda bisa mengunjungi
situs penulispro.com dan dapatkan banyak manfaat dan ilmu menulis dari situs tersebut. Ayo
terus semangat dan belajar menulis lebih dan lebih baik lagi!

Panduan Menulis Essay dengan Baik


Posted In Cara Menulis
Tweet

Pembahasan dalam artikel ini adalah panduan menulis essay dengan baik. Essay bisa menjadii
sebuah tulisan untuk megungkapkan pendapat seseorang. Akan tetapi essay tidak bisa
sembarangan ditulis. Topik essay juga harus jelas dengan data-data akurat yang berhubungan
dengan topik yang dibicarakan.
Essay bisa dijadikan sebuah tulisan untuk melatih keterampilan menulis seseorang dan juga
menjadi sebuah hobi yang akan meningkatkan kekritisan seseorang terhadap suatu pembahasan.
Essay tidak hanya ditulis begitu saja. Essay memiliki sistematika penulisan yang rapi. Oleh
karena itulah, dibutuhkan panduan menulis essay sebelum seseorang menulis sebuah tulisan
essay yang baik.

Panduan Menulis Essay dengan Baik


Sistematika Penulisan Essay
Dalam menulis sebuah essay, seorang penulis perlu mengetahui sistematika penulisannya.
Sistematika penulisan essay tidak begitu jauh berbeda dengan beberapa jenis tulisan lainnya.
Hanya saja, di dalam isi essay ada perbedaan dengan isi tulisan jenis lain. Berikut sistematika
penulisan essay yang baik.
1. Pendahuluan
Bagian pendahuluan merupakan pembuka yang akan menjadi jalan bagi pembaca untuk
mengetahui gambaran seperti apa isi dari essay tersebut. Dalam pendahuluan sebuah essay,
terdapat beberapa hal yang perlu dituliskan. Isi pendahuluan tersebut adalah latar belakang
pemilihan topik essay dan juga pendapat dari penulis.
Pendahuluan yang merupakan wajah kedua setelah judul dari sebuah essay, harus ditulis dengan
bahasa yang menarik. Akan tetapi, penulisan pendahuluan dengan bahasa yang menarik tersebut
tidak berarti mengurangi esensi penggunaan bahasa yang baik dan benar.
2. Isi essay
Dalam panduan menulis essay yang baik, terdapat bagian essay yang harus diperhatikan dengan
baik. Bagian tersebut adalah bagian isi.Isi essay adalah bagian yang paling penting dalam sebuah
essay. Pada isi atau tubuh essay ini terdapat beberapa pembahasan. Pembahasan dalam isi essau
di antaranya adalah pemaparan tentang topik yang diambil oleh penulis, pemaparan data-data
tentang topik tersebut, informasi-informasi yang berhubungan dengan topik essay, serta pendapat
dari penuls essay itu sendiri.
Pemilihan bahasa yang baik dan menarik untuk menjabarkan isi essay adalah hal yang penting.
Pembaca akan semakin tertarik ketika penulis bisa membawa pembaca masuk ke dalam
pembahasan essay tanpa mereka harus merasa pusing dengan bahasa yang disajikan.
3. Kesimpulan
Bagian terakhir dari essay ini adalah kesimpulan. Kesimpulan berisi ringkasan dari keseluruhan
isi essay, mulai dri pendahuluan sampai pada isi essay. Penulis harus bisa meringkas dengan baik
sehingga pembaca pun bisa mengetahui kesimpulan yang baik dari essay tersebut.
Penulis essay sebaiknya menulis essay berdasarkan sistematika penulisan yang sudah ditentukan.
Pemilihan kata, penyusunan kalimat, serta penyusunan paragraf harus tertata rapi. Hubungan
antarkalimat dan antarparagraf juga harus terlihat dan saling menyambung.

Menulis Essay dengan Baik

Setelah mengetahui dan memahami tentang sistematika penulisan essay, penulis sudah mulai
menulis essay miliknya. Panduan menulis essay dengan baik adalahs ebagai berikut.
1. Memilih topik atau objek yang akan diangkat menjadi essay. Topik yang dipilih adalah topik
yang menarik dan mampu membuat pembaca penasaran. Topik-topik yang terbaru dan terhangat
bisa menjadi pilihan penulis sehingga pembaca akan jauh lebih tertarik lagi.
2. Menentukan judul untuk essay ayng dibuat. Judul adalah wajah utama dari sebuah tulisan
begitu juga dengan essay. Pembaca akan melihat dan membaca judul terlebih dahulu sebelum
kemudian membaca isi dari essay. Buatlah judul essay sebaik mungkin, menarik, dan unik.
3. Membuat pendahuluan essay. Pendahuluan menjadi bagian awal essay yang berisi latar
belakag pemilihan topik serta pendapat dari penulis sendiri.
4. Membuat isi essay. Isi dari essay adalah pemaparan topik, pemaparan data-data mengenai
topik yang dibahas, informasi ayng berhubungan dengan topik, dan pendapat dari penulis. Dalam
membuat isi essay seperti sudah dibahas dalam poin sebelumnya, penulis harus bisa menulis isi
yang menarik dan mampu membuat pembaca memahami dengan mudah apa yang dimaksud oleh
penulis di dalam essay tersebut. Data yang disuguhkan di dalam essay adalah data yang akurat,
benar, dan tepat. Pastikan sebelum proses penulisan essay, data yang didapatkan adalah data yang
benar dan tepat.
5. Membuat kesimpulan essay. Kesimpulan merupakan tahapan akhir dalam penulisan essay
yang juga perlu ditulis dengan serius. Kesimpulan essay berisi ringkasan dari seluruh isi essay.
Ringkasan ini harus bisa mencakup keseluruhan isi. Kesimpulan ditulis dengan singkat tetapi
harus padat isi. Selain berisi ringkasan, kesimpulan juga berisi beberapa poin observasi serta
pendapat dari penulis mengenai topik tersebut.
6. Review essay. Penulis membaca kembali essay ayng telah ditulisnya untuk diedit apabila ada
kesalahan penulisan. Selain itu, review ini juga dilakukan agar penulis mengetahui bagian mana
saja yang masih memiliki kekurangan dan bagian mana yang masih banyak kesalahannya.
Bagi penulis pemula, penulisan essay yang sebenarnya tidak terlalu panjang ini bisa menjadi
sebuah kegiatan yang memicu semangat untuk menulis. Hal tersebut karena essay harus
memiliki data yang lengkap serta informasi yang berhubungan dengan topik ayng diangkat. Jadi
bukan hanya sekadar tulisan biasa.
Semoga pembahasan mengenai panduan menulis essay dengan baik dalam artikel ini bisa
bermanfaat untuk pembaca. Pembahasan lebih banyak dan lebih dalam lagi mengenai kegiatan
menulis bisa didapatkan di situs penulispro.com. Selamat menulis!

Cara Menulis Judul Karya Ilmiah dengan


Mudah
Posted In Cara Menulis
Tweet
Tahukah Anda bagaimana cara menulis judul karya ilmiah? Para pelajar, mahasiswa, guru dan
karyawan di bidang tertentu kerap kali diharuskan untuk menulis karya ilmiah. Karya ilmiah ini
menjadi salah satu syarat untuk kelulusan bagi para pelajar dan mahasiswa serta kenaikan
pangkat atau jabatan bagi guru dan karyawan.
Karya ilmiah ini memaparkan pemikiran sesuai dengan bidang keilmuan yang ditekuni.

Pemikiran yang ditulis dalam karya ilmiah tersebut merupakan hasil penelitian yang selanjutnya
diuraikan berdasarkan fakta-fakta yang muncul.
Penelitian dan penyajian hasil penelitian dalam sebuah karya ilmiah pada umumnya
menggunakan metode tertentu. Karya ilmiah ini harus ditulis dengan menggunakan bahasa yang
baku, mudah dipahami, ringkas dan jelas sehingga tidak menimbulkan menafsiran yang berbedabeda.
Nah berkaitan dengan penulisan karya ilmiah ini selain memperhatikan kaidah penulisan isi
karya ilmiah, penulisan judul karya ilmiah pun harus diperhatikan. Untuk itu artikel ini mencoba
menjabarkan cara menulis judul karya ilmiah yang benar.

Cara Menulis Judul Karya Ilmiah dengan Mudah


Judul memegang peranan penting pada sebuah karya ilmiah. Judul adalah bagian yang pertama
kali dilihat oleh para pembaca dan penilai karya ilmiah. Tetapi sayangnya, penulis karya ilmiah
biasanya menganggap enteng pembuatan judul ini dan membuatnya dengan pertimbangan yang
kurang matang.
Cukup banyak karya ilmiah yang mengangkat topik yang menarik dan memaparkan hal-hal yang
menarik namun kurang tepat dalam menuliskan judul.
Akibatnya, karya ilmiah tersebut kurang menarik minat penilai atau pembaca. Nah, untuk
menghasilkan judul karya ilmiah yang menarik sebaiknya ikutilah cara menulis judul karya
ilmiah berikut ini.
Pertama-tama bacalah ulang karya ilmiah yang sudah ditulis agar bisa mendapat gambaran
judul yang bisa mewakili keseluruhan isi karya ilmiah.
Kemudian pikirkanlah sebuah judul yang mampu menggambarkan topik yang diulas pada
karya ilmiah. Untuk merangsang pikiran menemukan ide pembuatan judul, cobalah untuk
mengamati judul-judul karya ilmiah yang telah dipublikasikan di perpustakaan ataupun di
internet.
Judul ini sebaiknya tak lebih dari 12 kata.
Dalam penulisan judul ini hindari penggunaan singkatan
Pilihlah kata-kata yang tepat dan efektif.
Pastikan judul yang dibuat mampu menggugah minat penilai atau pembaca untuk membaca
karya ilmiah tersebut hingga tuntas.
Pastikan judul memiliki keterkaitan yang kuat dengan topik yang diangkat dalam karya ilmiah.
Setelah sebuah judul berhasil dibuat, cobalah untuk meminta pendapat dari teman, dosen atau
pembimbing penulisan karya ilmiah. Dengan cara ini, judul yang dibuat akan mendapatkan
masukan-masukan sehingga pada akhirnya bisa menghasilkan sebuah judul yang benar-benar
menarik.

Halaman Judul Karya Ilmiah


Bila judul telah berhasil dibuat dengan mengikuti cara menulis judul karya ilmiah di atas,
selanjutnya judul tersebut siap dituliskan pada halaman judul.
Halaman judul pada sebuah karya ilmiah adalah halaman yang sama dengan halaman sampul
karya ilmiah. Pada halaman judul karya ilmiah ini terdapat empat elemen yang tersusun
berurutan yakni:
Judul karya ilmiah

Bagian judul karya ilmiah ini ditulis pada seperempat bagian halaman paling atas
Maksud penulisan karya ilmiah
Bagian maksud penulisan karya ilmiah ini ditulis pada seperempat bagian halaman kedua dari
atas atau setelah bagian judul karya ilmiah.
Maksud penulisan karya ilmiah ini berbeda-beda berdasarkan tujuan pembuatannya. Misalnya
saja untuk mahasiswa, maksud penulisan karya ilmiah dituliskan sebagai syarat untuk
memperoleh gelar sarjana pada bidang dan jurusan tertentu.
Nama penulis karya ilmiah
Bagian nama penulis karya ilmiah ini ditulis pada seperempat bagian halaman ketiga dari atas
atau sesudah bagian maksud penulisan karya ilmiah.
Untuk mahasiswa atau pelajar, nama penulis karya ilmiah ini dilengkapi dengan nomor induk
mahasiswa atau nomor induk siswa. Sedangkan untuk pegawai, nama penulis karya ilmiah
dilengkapi dengan nomor induk pegawai.
Nama lembaga dan tahun pembuatan karya ilmiah
Bagian nama lembaga dan tahun pembuatan karya ilmiah ini dituliskan pada seperempat bagian
halaman paling bawah. Untuk mahasiswa, nama lembaga meliputi nama program pendidikan
yang ditempuh, nama jurusan dan fakultas.
Pada penulisan judul karya ilmiah ini, judul sebaiknya menggunakan huruf besar dan ditebalkan
serta berada di posisi tepat di tengah halaman. Pada penulisan judul karya ilmiah ini, judul tidak
perlu ditambahkan dengan tanda kutip, titik, garis bawah atau pun tanda kurung.
Sedangkan ukuran kertas dan margin yang digunakan pada halaman penulisan judul karya ilmiah
ini sama seperti ukuran kertas dan margin yang dipakai pada halaman isi karya ilmiah.
Pada umumnya penulisan karya ilmiah menggunakan jenis kertas HVS dengan ukuran kuarto,
jenis huruf times new roman atau arial dengan ukuran 12 pt. Sedangkan khusus untuk penulisan
judul karya ilmiah, ukuran font yang digunakan adalah 14 pt atau 16 pt.
Seperti halnya pada penulisan karya ilmiah, penulisan judul juga harus memperhatikan ejaan,
tanda baca dan pemilihan kata yang baku.
Sebagai referensi cara menulis judul karya ilmiah yang benar, kunjungilah situs Penulispro.com.
Situs ini berisi referensi penulisan ilmiah dan referensi EYD yang cocok digunakan untuk
penulisan judul karya ilmiah yang benar.
Sumber : www.lintas.me/go/penulispro.com
Diposkan oleh Iwan di 20.26
Label: jurnalistik