Anda di halaman 1dari 1

Peran:

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Asmaul Mufidah, sebagai siswa pribumi


Cindy Ayudhika Ratna Della, sebagai siswa pribumi yang agak pemberani
Dia Mei Linda Putri, sebagai narrator
Dwi Yuniati, sebagai siswa pribumi
Endang Puspitasari, sebagai siswa pribumi
Kiky Ermawati, sebagai Guru
Lilis Sugiarti, sebagai Dewi. Siswa baru tersombong
Nadia Suci, sebagai siswa baru yang sombong
Puji Astutik, sebagai siswa baru yang 1 club dengan siswa baru lainnya,
tetapi dia juga ingin membaur
10.Widya Yulianingsih, sebagai siswa baru yang sombong

Kejujuran yang Berakhir Indah


Disebuah kota kecil terdapat SMK yang kedatangan 4 murid baru. Dia
adalah Dewi, Widya, Nadia, dan Puji. Mereka adalah anak- anak yang
sombong. Enggan untk berbaur dengan siswa pribumi. Mereka pun tidak mau
diajak berkenalan oleh siswa pribumi. Tetapi salah satu dari mereka, yaitu
Puji, dia ingin berbaur dengan semuanya. Kesombongan teman- temannya
telah menghalanginya.
Dalam rangka memperingati bulan bahasa, sekolahnya akan
mengadakan seleksi pembacaan puisi untuk mengikuti perlombaan tingkat
kota. Wali kelasnya memberitahukan bahwa diadakan kompetisi untuk
perwakilan tiap- tiap kelas. Dan hal itu akan diadakan besok. Saat berdiskusi,
mereka gaduh karena siswa-siswa baru tadi tidak mau bekerjasama.
Keesokan hariya, mereka siap dengan naskahnya masibg- masing.
Namun, tanpa disadari, Dwi keliru membawa naskah. Bukan puisi tepatnya.
Saat Cindy dkk pergi mengambil tas, Dewi dkk melaukan sabotase dengan
cara mengambil puisinya Cindy.
Begitu mereka datang, Cindy dan kawan-kawannya kebingungan mencari
naskah puisinya. Sementara Dewi dan komplotannya mengaku tidak tahu.
Akhirnya hanya Cindy yang tampil. Itu pun sesuai yang ia hafal dari puisi itu.
Alhasil, saat pembacaan puisi, ia lupa di tengah- tengahnya. Bagaimana
dengan Dewi dkk? Hahahaha!!!! Semua tertawa dengan yang dibacanya.
Babak penentuan telah tiba. Dan pemenangnya adalah kelompoknya
Dewi. Karena Kelompok Cindy terdiskualifikasi. Tiba- tiba Puji mengakui
sabotase yang dilakukannya bersama yang lainnya karna ia merasa
kemenangan bukan haknya.
Akhirnya, semua bermaafan dan kelompoknya Cindy lah yang mewakili
seleksi itu.