Anda di halaman 1dari 21

Nama

Kelompok :
Alifia Risky
Alif Rahman

Instrumenal dan Kendali


Aplikasi Sistem loop terbuka dan
sistem loop tertutup

SISTEM KONTROL
Sistem Kontrol adalah proses pengaturan atau pengendalian
terhadap satu atau beberapa besaran (variabel atau
parameter) sehingga berada pada suatu harga atau range
tertentu.
Sistem kontrol dapat dipandang sebagai sistem dimana suatu
masukan atau beberapa masukan tertentu digunakan untuk
mengontrol keluarannya pada nilai tertentu, memberikan
urutan kejadian tertentu atau memunculkan suatu kejadian
jika beberapa kondisi tertentu terpenuhi.
2

Hal yang dapat dilakukan oleh


sistem kontrol

1. Mengontrol sebuah variabel untuk mendapatkan nilai yang diinginkan


SISTEM
masukan
Dengan nilai
KONTROL
yang
diinginkan
2. Mengontrol urutan kejadian
masukan
Dengan urutan
kejadian yang
diinginkan

3.

keluaran
Variabel
dengan nilai
yang
diinginkan
SISTEM

keluaran

Dengan
kejadian
dengan urutan
yang
Mengontrol apakah suatu kejadian terjadi atau tidak diinginkan

masukan
Dengan urutan
kejadian yang
diinginkan

KONTROL

SISTEM
KONTROL

keluaran
Munculnya
kejadian apabila
kondisi kondisi
yang
dipersyaratkan
terpenuhi

Sistem kontrol terdiri dari:


1. Sistem loop terbuka
2. sistem loop tertutup

SISTEM KONTROL LOOP TERBUKA


Kontrol loop terbuka
Sistem Kontrol Loop Terbuka (Open Loop) adalah sistem
pengontrolan di mana besaran keluaran tidak memberikan efek
terhadap besaran masukan, sehingga variable yang dikontrol tidak
dapat dibandingkan terhadap harga yang diinginkan.
1.

Masuka
n yang
Nilai
di
masukan

Kontrol

koreksi

Proses

Nilai
yang
diinginka
n

Contoh pengaplikasian sistem loop


terbuka klakson montor

Switch kontak

Aki

Sakel
ar
Klaks
on

Klakson

Kontrol dan Koreksi


Klakson

Aksi

1.

Proses
Suara

Reaksi

Elemen kontrol dan Elemen koreksi


Elemen kontrol dan koreksi terjadi pada klakson montor umumnya adalah saklar,
sakalar memberikan aksi pada aki atau arus listrik sehingga memberikan sinyal berupa
arus listrik (DC) pada sistem

2.

Proses
Bunyi dari klakson sebagai hasil reaksi sistem

Kelebihan dan kekurangan sistem loop terbuka

Sistem loop terbuka memiliki keuntungan


berupa sistem yang relatif sederhana sehingga
murah dengan reliabilitas yang umumnya
cukup baik.
Akan tetapi sistem ini seringkali tidak akurat
karena seringkali tidak ada koreksi yang
dilakukan terhadap error-error yang terjadi
pada sinyal keluaran yang berasal dari
gangguan-gangguan tambahan.

SISTEM KONTROL LOOP TERTUTUP


2. Kontrol loop tertutup
adalah sistem pengontrolan dimana besaran keluaran memberikan
efek terhadap besaran masukan, sehingga besaran yang dikontrol
dapat dibandingkan terhadap harga yang diinginkan.

Masuka
n
Nilai yang
di
masukan

Kontrol

koreksi

Pengukuran
Sinyal umpan balik
yang merupakan
ukuran dari variabel
yang di kontrol

Proses

Keluaran

Pengaplikasian loop tertutup ABS


Anti-lock braking system (ABS) atau Sistem rem anti terkunci merupakan
sistem pengereman pada mobil agar tidak terjadi penguncian roda ketika terjadi
pengereman mendadak/keras.
ABS bekerja apabila pada pengereman keras sehingga sebagian atau semua roda
berhenti sementara mobil masih melaju, ini membuat kendaraan tidak terkendali
sama sekali.

komponen dari abs:


1.

Sensor (kecepatan)

2.

Katup Pengereman (modulator)

3.

Pompa

4.

Kontroler/komputer

1.

Sensor kecepatan
Sensor ini berfungsi untuk membaca kecepatan putaran roda, terdapat di
setiap roda atapun di diferensial (tergantung pabrik).

2.

Katup Pengereman
Di setiap jalur minyak rem terdapat katup, dan katup ini dikendalikan
oleh komputer / kontroler ABS. Secara umum, katup rem memiliki dua
posisi yang berbeda.

3.

1.

Katup Posisi Satu: Dalam posisi ini, katup dalam posisi terbuka penuh,
sehingga tekanan minyak rem secara penuh, langsung diteruskan ke rem.

2.

Katup Posisi Dua: Dalam posisi ini, katup akan menghalangi tekanan minyak
rem, sehingga tekanan tidak akan diteruskan ke rem walaupun pengemudi
menekan rem.

Pompa
Fungsi dari pompa ini adalah mengembalikan tekanan pada jalur
pengereman yang dilepaskan oleh katup ke rem.

4.

Kontroler / Komputer
Fungsi dari alat ini adalah otak yang mengendalikan katup dan mengolah
data dari sensor kecepatan.

Video Kerja ABS

Cara kerja ABS


Sensor akan membaca kecepatan mobil setiap saat, dan menyampaikan data
kecepatan tersebut
ke pada kontroler.
Pengontrol
Ketika pengemudi menekan rem, sebuah piston yang ada di silinder master akan
bergerak dan mengalirkan fluida bertekanan
menuju kaliper rem.
Modular,
Keluaran
Masuka
katup
Ketika roda terkunci kecepatan akanYaitu
berubah
dan ini akan dimonitor oleh sensor,
n
sehingga
sinyal umpanKontrol
balik dari sensor akan
berubah.
Rem
Koreksi
Kontroler yang mendapat sinyal umpan balik dari sensor memerintahkanRoda
katupyang
untuk
Data yang
menghalangi tekanan, dengan cara mengambil katup posisi 2 atau 1, sesuai
tidak peritah
disimpan
kontroler.
Pengukuran
tergelincir
dalam
memori
Setelah putaran roda terdeteksi
oleh sensor kecepatan, kontroler akan
Sensor
pengontrol
memerintahkan katup untuk mengambil
posisi satu, yang membuat tekanan minyak
kerepatan
rem kembali dan diteruskan ke rem.roda

Detail komponen ABS


Sensor ABS

Detail komponen ABS


Letak Sensor
ABS

Sensor ABS pada

Sensor ABS pada


Gardan

Detail komponen ABS


Pompa ABS

Posisi Pompa ABS

Detail komponen ABS


ECU ABS

Lokasi ECU
Actuator/KontrolerABS
berbeda tenggantung
pabrikan