Anda di halaman 1dari 1

Get / Be used to

By: Zurneva Rosy


Be used to
Be used to digunakan untuk menunjukkan pengalaman sebelumnya dan keterbiasaan
dengan situasi tertentu. Sebagai contoh:
I am used to living abroad (Saya sudah terbiasa tinggal di luar negeri) – Saya sebelumnya
memiliki pengalaman tinggal di luar negeri, jadi tidak sulit lagi bagi saya.
Jane isn’t used to living abroad (Jane tidak terbiasa tinggal di luar negeri) – Dia tidak
memiliki banyak pengalaman tinggal di luar negeri, atau jika sudah punya banyak
pengalaman masih terasa sulit baginya.
Paul is used to learning languages (Paul terbiasa belajar bahasa) – Paul telah belajar
bahasa sebelumnya, jadi dia sudah baik dalam menggunakan bahasa.
Carol has never studied a foreign language, so she’s not used to it. (Carol belum pernah
belajar bahasa asing, jadi dia tidak terbiasa dengannya). – Carol doesn’t have previous
experience learning a foreign language.

Get used to
Get used to digunakan untuk proses mendapatkan pengalaman dan kemampuan. Pada
awalnya kita kurang berpengalaman, kemudian kita mahir/terbiasa (get used to) terhadap
sesuatu – kita mendapatkan keterampilan melalui pengalaman. Contoh:
I wasn’t used to living abroad, but I got used to it. – Saya tidak punya pengalaman tinggal
di luar negeri, tetapi berkat pengalaman saya akhirnya senang tinggal di luar negeri.
I didn’t like banans, but I got used to them. – Pada awalnya saya tidak suka pisang, tetapi
setelah beberapa saat saya beajar untuk menyukainya.

To
Dalam struktur be / get used to, to merupakan sebuah preposisi, bukan bagian dari to-
infinitif. Contoh:
I’m used to cooking for myself. Benar
I’m used to cook for myself. Tidak benar – “to cook” merupakan bentuk to-infinitive dan
tidak bisa digunakan disini.