Anda di halaman 1dari 16

Pielonefritis

Tarida Putri Rahmadani


1310211192

Definisi
Reaksi inflamasi
akibat infeksi yang
terjadi pada pielum &
parenkim ginjal.
Inflamasi pada pelvis
ginjal & parenkim
ginjal yang
disebabkan karena
adanya infeksi dari
mikroorganisme.

Epidemiologi
Perempuan > laki-laki
280 kasus/100.000 perempuan (1849 tahun)

Klasifikasi Pielonefritis
Penatalaksanaan
1. Pielonefritis Uncomplicated (sederhana)

Anatomi & fungsi normal.


Sering pada wanita
Infeksi hanya mengenai mukosa superfisial
Jarang menyebabkan insufisiensi ginjal kronik

2. Pielonefritis Complicated

Kuman penyebab sulit diberantas


Sering terjadi bakterimia, sepsis, shock,
insufisiensi ginjal kronik

Etiologi
Bakteri

% Uncomplicated

% Complicated

Gram Negatif
Escherichia coli

70-95

21-54

Proteus mirabilis

1-2

1-10

Klebsiella spp

1-2

2-17

Citrobacter spp

<1

Enterobacter spp

<1

2-10

Pseudomonas
aeruginosa

<1

2-19

Other

<1

6-20

Etiologi
Bakteri

% Uncomplicated

% Complicated

Gram Positif
Coagulase-negative
staphylococci

5-10

1-4

Enterococci

1-2

1-23

Group B streptococci

<1

1-4

Staphylococcus
aureus

<1

1-23

Other

<1

Faktor Resiko
Jenis kelamin wanita
Aktivitas seksual
Kehamilan
Sumbatan tumor, striktura, batu,
hipertrofi prostat
5. Refluks vesikoureteral
6. Genetik
1.
2.
3.
4.

Klasifikasi
Akut
Singkat, sering terjadi
infeksi berulang
Infeksi bakteri dari
sal.kemih bawah ke
arah ginjal
Abses dapat dijumpai
pd kapsul ginjal
Atrofi & kerusakan
tubulus serta
glomerulus

Kronis
Berasal dr adanya
bakteri, dapat karena
faktor lain (obstruksi
sal.kemih & refluks
urin)
Dapat merusak
jaringan ginjal secara
permanen gagal
ginjal

Manifestasi Klinis
Demam tinggi, menggigil
Nyeri daerah perut & pinggang (flank
pain)
Mual muntah
Disuria
Hematuria
Penurunan fungsi ginjal

Diagnosis
1. Anamnesis
2. Px Fisik
Nyeri sudut kostovetrebral

3. Px Penunjang
Urinalisis : leukositosis, bakteriuria, hematuria, piuria
Darah : leukositosis, LED meningkat, C-reactive
protein meningkat, kultur darah bakteri (+)
Foto polos abdomen radio opak (jika ada batu
saluran kemih)
Pielografi Intravena (IVP) pembengkakan kaliks,
korteks menipis

Komplikasi

Hipertensi
Parut ginjal
Hidronefrosis
Gagal ginjal
Sepsis

Tatalaksana
Antibiotika spektrum luas
Keadaan klinis membaik
parenteral diteruskan sampai 1mgg
PO selama 2mgg berikutnya
48-72 jam tidak membaik kuman
tidak sensitif terhadap antibiotik

Inpatient Treatment
1. First Line
Ciprofloxacin 400mg IV q12h 10-14 hari
atau
Levofloxacin 750mg IV q24h 5 hari

2. Second Line
Sefotaksim 1-2g IV q8h atau
Seftriakson 1g IV q24h
aminoglikosida (kecuali pasien hamil)

3. Third Line
Gentamisin 3mg/kg/hari IV/IM 3 dosis
terbagi atau
Amikasin 10mg/kg/hari IV/IM 3 dosis
terbagi
ampisilin 500mg IM/IV q6h

Outpatient Treatment
1. First Line
Ciprofloxacin 500mg oral 2x/hr selama
7 hari atau
Levofloxacin 750mg oral 1x/hari selama
5 hari

2. Second Line
Cotrimoxazole 160mg/800mg oral
2x/hari selama 14 hari

Prognosis
Pengobatan segera dapat mencegah
timbulnya jaringan parut ginjal