Anda di halaman 1dari 22

STEP 7 LBM 1 MODUL ENTEROHEPATIK

1.Apa embriologi dari hepar ,lien , pankreas ,


vesica fellea ?
HEPAR
Hepar dan Kantung Empedu

Primordium hati tampak pada pertengahan minggu ketiga sebagai


pertunbuhan epitel endoderm pada ujung distal usus depan(foregut).
Pertumbuhan ini yang dikenal sebagai divertikulum hepatis. Terbentuk
dari sel sel yang berproliferasi dengan cepat dan menembus septum
transversum yaitu lempeng mesoderm antara rongga pericardium dan
tangkai kuning telur. Sementara sel hati terus menembus septum
transversum, hubungan divertikulum hepatic dengan usus depan
( duodenum ) menyempit, sehingga membentuk saluran empedu.

Sebuah tonjolan kecil kearah ventral terbentuk dari saluran empedu


ini, dan pertumbuhan ini menghasilkan kantung empedu dan ductus
cyisticus. Pada perkembangan selanjutnya epitel korda hati saling
berbelit dengan vena vitelina dan vena umbilikalis membentuk
sinusoid sinusoid hati.
Ketika sel hati sudah menginvasi seluruh septum transversum
sehingga organ ini menonjol ke arah caudal ke dalam rongga
abdomen. Mesoderm septum transversum yang terletak diantara usus
hati dan usus depan, serta hati dan dinding ventral perut menjadi
membrane, sehingga masing masing menbetuk omemtum minus
ligamentum falciformis.
Mesoderm pada permukaan hati berdiferensisasi menjadi
peritoneum visceral kecuali pada permukaan kranialnya. Di daerah ini
hati tetap berhubungan dengan sisa septum transversum asli. Bagian
sekat ini terdiri atas gumpalan mesoderm yang padata dan akan
membentuk pars tendinosa diafragma. Pemukaan hati yang
berhubungan dengan diafragma definitive tidak pernah diliputi
peritoneum yang dikenal sebagai pars afiksa hepatic.
(situs abdominis FK UNDIp

PANCREAS
Pankreas
Embriologi Pankreas dibentuk oleh dua tunas yang berasal dari
lapisan endoderm duodenum. Tunas pancreas dorsal terletak didalam
mesenterium dorsal, tunas pancreas ventral terletak didekat duktus
koledokus. Ketika duodenum berputar ke kanan dan membentuk huruf
c, tunas pancreas vebtral bermigrasi ke dorsal dengan cara yang
serupa dengan bergesernya muara duktus koledokus. Akhirnya tunas
pancreas ventral berada tepat dibawah dan dibelakang tunas pancreas
dorsal. Kemudian parenkim maupun susunan salluran dalam tunas
pancreas dorsal dan ventral bersatu. Tunas

ventral membntuk

proc..uncinatus dan bagian bawah pancreas. Bag kelanjar lainya


berasal dari tunas dorsal. Duktus wirsungi terbentuk bagian distal
saluran pancreas dorsal dan seluruh saluran pancreas ventral. Bagian

proksimal sal pancreas dorsal menutup atau tetap dipertahankan


sebagai sal kecil, yaitu duktus pankreatikus minor.

Pulau pulau langerhans berkembang dari jaringan parenkim


pancreas pada bulan ke 3 kehidupan janin dan tersebar di seluruh
kelanjar tersebut. Sekresi insulin dimulai kurang lebih pada bulan ke 5.
Sumber : Embriologi Kedokteran Langman

VESICA FELLEA

2.Apa anatomi ( morfologi , vaskularisasi


,penggantung , inervasi, )dari hepar, lien ,
pankreas , vesica fellea ?
HEPAR

Lig. Falciformis

Lig triangulare

Lig teres hepatis

Omentum minus

Source:
Netters Atlas of Human Physiology; John T Hansen & Bruce M
Koeppen ; Gastrointestinal Physiology; Liver and Gallbladder; pg167

VESICA FELLEA

PANCREAS

Junqueira Basic Atlas of Histology; Chapt 16 Organ Associated with then Digestive
Tract ; Billiary tract and Gallbladder

Source:
Principles of Anatomy and Physiology; Gerard J Tortora; 14 th edition; Chapter 24;
Digestive System; Pancreas

Vaskularisasi:
Pancreas memiliki 2 sumber
utama vaskularisasi yaitu : A.
Gastroduodenalis (lanjutan dari
A. Hepatika Komunis cabang dari
Truncus Coeliacus [setinggi T12
L1]) dan A. Mesentrica
Superior; dan sebagian dari A.

LIEN

3.

Apa
histologi dari
hepar, lien , pankreas , vesica fellea ?
HEPAR

Source:
Principles of Anatomy and Physiology; Gerard J Tortora;
14th edition; Chapter 24; Digestive System; Liver and
Gallbladder
Fundamental of Human Physiology; Lauralee Sherwood 8th
edition; Chapter 15;Digestive System; Liver and Gallbladder

A. Histologi
Sel-sel di Hepar:
N
O
1

Jenis Sel

Fungsi

Hepatosit

2
3

Kupferr
Stellata (Ito)

Pit Cell (di hewan


pengerat)
Sel Endotel

Menyusun hepar; menghasilkan garam


empedu; menyimpan glukosa menjadi
glikogen; menghasilkan protein,
menghasilkan bilirubin; menghasilkan
hormone Insuline-like Growth Factor; dll
Sebagai makrofag dalam sinusoid hepar
Berperan untuk menyimpan lemak dan
diduga untuk penyimpanan vit.A
Natural Killer cell

Menyusun dinding endotel pembuluh darah

Source:
Junqueira Atlas of Histology; Chapter 16; Organ Associated with the
Digestive Tract

VESICA FELLEA

Source:
Junqueira Atlas
of Histology;
Chapter 16;
Organ
Associated with
the Digestive
Tract

PANKREAS

LIEN

4.Apa fisiologi dari hepar ,lien , pankreas , vesica


fellea ?
HEPAR

Fisiologi Hepar
Fungsi Hepar dibagi menjadi 4 macam :
-

Fungsi Pembentukan dan Ekskresi Empedu


Hati mengekskresikan empedu sekitar 1L /hari. Unsur utama
empedu adalah air(97%), elektrolit, garam empedu fosfolipid, kolestrol
dan pigmen empedu (terutama bilirubin terkonjugasi)
Fungsi Metabolik
Hati
memegang
peranan
penting
dalam
metabolisme
KH,protein,lemak,vitamin dan juga memproduksi energi dan juga
tenaga. Zat tersebut dikirim melalui vena porta setelah diabsorpsi
usus.
Peran hati dalam metabolisme KH :
Glikogenesis
Glikogenolisis
Glukoneogenesis

Peran hati dalam metabolisme protein:

Protein
ini
adalah
albumin
yang
diperlukan
untuk
mempertahankan tekanan osmotik koloid, protombin, fibrinogen
dan faktor-faktor pembekuan yang lain.

Peran hati dalam metabolisme lemak :


Hidrolisis trigliserid,kolestrol,fosfolipid,lipoprotein menjadi
asam lemak dan gliserol

Fungsi pertahanan tubuh


Fungsi detoksifikasi dan fungsi perlindungan
Fungsi detoksifikasi
Dilakukan
oleh
enzim-enzim
hati
yang
melakukan
oksidasi,reduksi,hidrolisis
atau
konjugasi
zat
yang
kemungkinan membahayakan dan mengubahnya menjadi zat
yang secara fisiologis tidak aktif.
Fungsi perlindungan
Sel kupffer pada dinding sinusoid hati mempunyai fungsi
untuk memfagosit bakteri yang ada didalam vena porta
sebelum darah menyebar melewati seluruh sinusoid. Sel
kupffer juga menghasilkan imunoglobulin yang merupakan
alat penting dalam penyelenggaraan kekebalan humoral,juga
menghasilkan berbagai macam antibodi (AMA,SMA,ANA)
Fungsi vaskular hati

Setiap menit mengalir 1200cc darah portal ke dalam hati vena


centralis vena hepatica vena cava inferior
Selain itu dari arteri hepatica mengalir masuk kira-kira 350cc
darah bercampur dengan darah portal
Hati sebagai ruang penampung dan bekerja sebagai filter.
Sumber : Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam jilid 1 edisi ke 3

Fungsi Utama hepar.


1. Pembentukan dan Exkresi empedu

a.

Metabolisme Garam Empedu : Garam empedu


penting untuk pencernaan dan absorbsi lemak serta
vitamin larut lemak dalam usus.
b.
Metabolisme Pigmen Empedu
: Bilirubin
merupakan hasil akhir pemecahan erytrosit yang sudah
tua. Proses konjugasi berlangsung dalam hati dan diekresi
kedalam empedu.
2.

3.

4.

5.
6.
7.
8.

Metabolisme Karbohidrat
a. Glicogenesis
b. Glicogenolisis
c. Gliconeogenesis
Metabolisme Protein : protein serum yang disintesis
oleh hati adalah albumin serta globulin alfa dan beta.
a. Sintesis protein : Faktor pembentukan darah
yang disintesis oleh hati adalah fibrinogen (I),
Protrombin (II), dan faktor V,VII,IX, dan X.
Vitamin K merupakan faktor yang penting
dalam sintesis semua faktor ini keculai faktor V.
b. Pembentukan urea : Urea dibentuk sematamata dalam hati dari amoniak (NH3), yang
kemudian di Ekskresi dalam urine dan
feses.NH3 dibentuk dari diaminasi asam amino
dan kerja bakteri usus terhadap asam amino
Metabolisme Lemak
a. Ketogenesis
b. sintesis kolesterol
c. penimbunan lemak
Penimbunan vitamin dan mineral
metabolisme steroid
detoksifikasi
: hati bertanggung jawab
atas biotrasformasi zat2 berbahaya (misal, obat) menjadi zat2
yang tidak berbahaya.yang kemudian di exkresi oleh ginjal.
Gudang darah dan filtrasi
: sinosoid hati merupakan depot
darah yang mengalir kembali dari vena cava (gagal jantung
kanan) : kerja fagositik sel kuupffermembuang bakteri dan debris
dari darah.

Patofiologi, Sylvia A.Price, Edisi 6

VESICA FELLEA

1. Pada saat garam empedu ada di


Vesica Fellea; epitel organ tersebut
akan me-reabsorbsi H2O; Na+; dan
Clsehingga
konsentrasi
garam
empedu akan lebih pekat
2. Garam Empedu akan dikeluarkan saat
ada rangsangan dari N.Vagus dan
mendapatkan rangsang dari hormone
CCK (Cholecystokinin)
3. Kandungan garam empedu (dibawah)

Color of Atlas Physiology; 6th edition; Stefan Sibernagl & Agamemnon


Despopoulos; Thieme ; Part XNutrition and Digestion; pg. 250-251

PANCREAS

PANCREAS:
A. Fungsi Eksokrin : diperankan oleh sel
Asinar [99%] untuk mensekresi getah
pancreas berupa enzyme dll.
Contoh enzyme: Amilase Pancreas;
Trypsin
(Chymotrypsin;
Carboxipeptidase;
Elastase)
Lipase
Pancreas;
Ribonuclease
dan
Deoxyribonuclease (Cerna DNA dan
RNA untuk jadi nucleotide

B. Fungsi Endokrin : diperankan oleh


Pulau Langerhans sebesar [1%] yang
didalamnya terdapat beberapa sel yaitu
sel Alfa (Glukagon); Sel Beta (Insulin);
Sel Delta (Somatostatin) ; Sel F
(Polypeptide Pancreas)

A. Eksokrin
- Sel sel asini menghasilkan beberapa enzim yang disekresikan
melalui ductus pankreas yang bermuara ke duodenum.
- Enzim enzim tersebut berfungsi untuk mencerna 3 jenis
makanan utama = karbohidrat, protein, dan lemak. menetralkan asam
kimus dari lambung.
- Sekresi ini juga mengandung sejumlah besar ion bikarbonat
- Enzim proteolitik = tripsin, kimotripsin, dan karboksipolipeptidase.
Tripsin dan kimotripsin : memisahkan protein yang dicerna
menjadi peptida, tapi tidak menyebabkan pelepasan asam asam
amino tunggal.
Karboksipolipeptidase : memecah beberapa peptida menadi asam
asam amino bentuk tunggal.
- Enzim proteolitik yang kurang penting = elastase dan nuklease.
- Enzim proteolitik disintesis di pankreas dalam bentuk tidak aktif
berupa = tripsinogen, kimotripsinogen, dan prokarboksipolipeptidase =
menjadi aktif jika disekresikan di tractus intestinal.
Tripsinogen diaktifkan oleh enzim enterokinase yang disekresi
mukosa usus ketika kimus berkontak dengan mukosa. Kimotripsinogen
dan prokarboksipolipeptidase diaktifkan oleh tripsin.

- Enzim pankreas untuk mencerna karbohidrat = amilase pankreas :


menghidrolisis serat, glikogen, dan sebagian besar karbohidrat (kecuali
selulosa) untuk membentuk trisakaridan dan disakarida.
- Enzim pencerna lemak = lipase pankreas : menghidrolisis lemak
netral menjadi asam lemak dan monogliserida.
Kolesterol esterase : hidrolisis ester kolesterol.
Fosfolipase : memecah asam lemak dan fosfolipid.
- Tiga rangsangan dasar yang menyebabkan sekresi pankreatik :
1. Asetikolin : disekresikan ujung n. vagus parasimpatis dan
saraf2 kolinergenik.
2. Kolesistokinin : disekresikan mukosa duodenum dan jejunum
rangsangan asam.
3. Sekretin : disekresikan mukosa duodenum dan jejunum
rangsangan asam.
B. Endokrin
sel , sel , sel , dan sel F. terdiri atas 4 sel

- Fungsi endokrin

kelenjar pankreas diperankan oleh pulau langerhans


- Sekresi sel sel ini berupa hormon yang akan langsug diangkut
melalui pembuluh darah.
Sel Hormon Target Utama Efek Hormonal Regulasi
1. (Glukagon)
Target : Hati, jaringan adiposa
Efek : merombak cadangan lipid, merangsang sintesis glukosa
dan pemecahan glikogen di hati, menaikan kadar glukosa.
Distimulasi oleh kadar glukosa darah yang rendah, dihambat oleh
somatostatin.
2. (Insulin)
Target : Sebagian besar sel
Efek : membantu pengambilan glukosa oleh sel, menstimulasi
pembentukan dan penyimpanan glikogen dan lipid, menurunkan kadar

glukosa darah.
Distimulasi oleh kadar glukosa darah yang tinggi, dihambat oleh
somatostatin.
3. (Somatostatin)
Target : Sel langerhans lain, epitel saluran pencernaan
Efek : menghambat sekresi insulin dan glukagon, menghambat
absorbsi usus dan sekresi enzim pencernaan.
Distimulasi oleh makanan tinggi-protein, mekanismenya belum
jelas.
4. F (Polipeptida pankreas)
Target : Organ pencernaan
Efek : menghambat kontraksi kantong empedu, mengatur
produksi enzim pankreas, mempengaruhi absorbsi nutrisi oleh saluran
pencernaan. Distimulasi oleh makanan tinggi-protein dan rangsang
parasimpatis.
Guyton A. C., Hall J. E., 2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran
Edisi 11. Jakarta : EGC

5.Jelaskan hubungan organ antara sistem


enterohepatik?

Anda mungkin juga menyukai