Anda di halaman 1dari 5

SKENARIO ROLE PLAY DISCHARGE PLANNING

1.
Pelaksanaan Kegiatan :
Topik
: Discharge planning perawatan klien dengan diagnosa
medis Diabetes Melitus dengan Luka Gangren
Mekanisme kegiatan
Tahap
Persiapan

Pelaksana
an

Kegiatan
Waktu
1)
Karu
mengucapkan
salam 10 menit
kemudian
menanyakan
bagaimana
persiapan Ketua Tim untuk pelaksanaan
discharge planning
2)
Ketua Tim sudah siap dengan status
klien dan format discharge planning
3)
Menyebutkan masalah-masalah
klien
4)
Menyebutkan hal-hal yang perlu
diajarkan pada klien dan keluarga.
5)
Karu memeriksa kelengkapan
discharge planning
1)
Karu membuka acara discharge 30 menit
planning
2)
Ketua
Tim
dibantu
PA
menyampaikan pendidikan kesehatan,
dan menjelaskan tentang :
a. Memotivasi pasien untuk mematuhui
diet yang sudah ditetapkan yaitu rendah
lemak, rendah glukosa, tinggi serat
sebagai cara efektif untuk mengendalikan
lemak darah, gula darah dan kolesterol.
b. Menjelaskan tanda-tanda hipoglikemi
(kadar gula darah turun) seperti
mengantuk, binggung, lemas, keringat
dingi, mula muntah.
c. Menjelaskan pentingnya merawat
kaki dan mencegah luka seperti tidak
memakai sepatu yang sempit harus
memakai alas kaki, hindari kulit yang
lembab.
d. Jaga luka tetap bersih dan kering
e. Hindari penekanan yang lama pada
kaki yang luka
f. Menganjurkan tetap untuk kontrol
gula darah secara rutin
g. Menjelaskan jangan menghentikan
terapi obat tanpa konsultasi dengan

Tempat
Ruamg
karu

Pelaksana
Karu
Katim
Katim
Katim
Karu

Bed
pasien

Karu
Katim
PA

dan

Penutup

dokter
h. Minum obat secara teratur
i.
Informasi kepada klien tentang
perawatan kaki

Anjurkan pada klien dan keluarga


untuk membersihkan kaki dengan sabun
terutama disela-sela jari

Potong kuku jari kaki mengikuti


lekukkan jari kaki jangan memotong
kuku berbentuk lurus pada tepinya karena
dapat menyebabkan tekanan pada jari-jari
yang berdekatan

Hati-hati saat mengikir tepi kuku


yang kasar untuk mencegah kerusakan
kuku

Hindari merendam kaki berlamalama dan mengunakan air panas

Gunakan pelembab untuk kulit


yang kering

Pakai kaos kaki yang terawat dari


bahan kualitas baik

Anjurkan klien untuk melakukan


latihan kaki untuk mempertahankan
sirkulasi
j.
Informasi kepada klien mengenai
alas kaki

Hindari berjalan tanpa alas kaki

Anjurkan klien untuk memakai


sepatu yang pas, tidak sempit

Periksa sepatu dari benda asing


setiap hari

Hindari memakai kaos kaki yang


sempit

Gunakan sepatu yang terbuat dari


bahan yang menyerap

Ganti sepatu bila sudah rusak


3)
Ketua Tim menanyakan kembali
kepada klien dan keluarga tentang materi
yang telah disampaikan
4)
Ketua Tim mengucapkan terima
kasih
5)
Pendokumentasian
6)
Timbal balik antara Karu, Ketua
Tim, PA dengan keluarga klien
Karu memberikan pujian dan masukan 2 menit
atau saran kepada Ketua Tim dan PA

Karu,
katim, PA

Ruang
karu

Karu

DIALOG SKENARIO ROLE PLAY DISCHARGE PLANNING

Pada tanggal 10 November 2015 datang seorang pasien bernama Tn. W di Ruang
Penyakit Dalam melati RS Rajawali Bandung, dengan diagnosa medis Diabetes
melitus dengan luka Gangren di tungkai kaki sebelah kiri.
Karu
Pasien
Karu

: selamat pagi pak ?


: pagi sus
: saya perawat Octavi kepala ruangan di ruangan ini dan ini perawat

dea yang bertugas pada pagi ini, mohon maaf dengan Bapak siapa ?
Pasien
: Pak W
PP
:baik pak w, apa yang anda keluhkan pada pagi hari ini ?
Pasien
:lemas, dan pusing sekali sus
PP
: ada lagi selain
Pasien
: tidak ada sus
Karu
:o.. gitu ya pak, nanti dokter yang akan menangani Bapak akan
segera datang. Sambil menunggu dokter, karena disini Bapak baru datang perawat
siti akan mengenalkan Bapak dengan keluarga mengenai peraturan dan fasilitas
yang ada di ruangan ini. Tujuannya untuk menjaga kenyaman Bapak selama
dirawat disini, apakah Bapak bersedia?
Pasien
:iya, boleh
PP
:baiklah bapak, waktunya tidak lama sekitar 10 menit saja, bapak
bisa dengan tetap berbaring di tempat tidur
PP

:sebelumnya saya akan membacakan peraturan untuk ruangan ini

terlebih dahulu, pertama mengenai jam kunjung, di RS ini, jam kunjungan dibatasi
karena untuk menjaga kenyamanan klien. Jam kunjungan pagi jam 09.00 samapai
jam 11.00, kunjungan sore dari jam 14.00 sampai jam 17.00, pengunjung yang
masuk ruangan maksimal 2 orang, jadi apabila ada kerabat keluarga Bapak yng
berkunjung lenih dari 2 orang disediakan ruangan untuk bergantian menjenguk.
Sebelum dilanjutkan ada yang ingin ditanyakan ?
Pasien
: sementara tidak ada sus
PP
:baiklah kalau begitu kita lanjut ya Pak. Selanjutnya saya akan
mengenalkan lingkungan dan fasilitas yang ada diruangan ini. Tempat tidur ini

bisa dinaikkan bagian atas dan bawahnya, ini ada pemutarannya yang sebelah
kanan untuk menaikkan bagian kaki dan yang kiri untuk menaikkan bagian
kepala. Disebelah kanan TT ada lemari kecil disana nanti bisa dipakai untuk
menyimpan pakaian ganti untuk bapak dan keluarga. Dibagian kiri dekat pintu ada
kamar mandi, jadi nanti bapak bisa mandi atau buang air disini. Diatas TT ada bel,
jika bapak membutuhkan sesuatu atau jika pada keadaan darurat silahkan
menekan bel. Selain itu diruangan ini tidak diperkenankan merokok dan mohon
bantuananya untuk menjaga kebersihan ruangan untuk kenyamanan bersama.
Bagaimana ada yang ingin ditanyakan ?
Pasien
:tidak ada sus, sudah cukup jelas
PP
:baiklah kalau begitu Bapak istirahat dulu, nanti 10 menit lagi dokter
akan kesini untuk memeriksa keadaan Bapak
Pasien
:iya sus, terima kasih
PP
;sama-sama pak, terima kasih atas kerjasamanya. Saya permisi dulu ya
pak?
Pasien

:iya sus

Setelah 10 menit kemudian dokter visite memeriksa pasien W. Setelah selesai


diperiksa

PP menyampaikan: kemungkinan penyakit pasien, perkiraan lama

pasien dirawat, intervensi keperawatan/medis yang biasa dilakukan di ruangan,


biaya perawatan,
PP
Pasien
PP
Pasien
PP

:selamat pagi Pak W?


:selamat pagi sus
:bagaimana perasaan bapak setelah diperiksa dokter?
:baik sus, pusingnya sedikit berkurang
: o. Gitu ya Pak. Baik pak W disini saya akan meyampaikan

kemungkinan penyakit bapak yaitu DM, perkiraan perawatan bapak diruangan ini
selama 1 minggu, kemudian untuk tindakan yang biasanya dilakukan untuk pasien
seperti kondisi bapak adalah rawat luka karena luka dikaki bapak apabila tidak
dirawat akan semakin parah dan sulit sembuh. Untuk biaya keperawatan dan lainlain seperti obat dan alat nanti akan direkap diruangan dan diserahkan ke keluarga
bapak untuk dilunasi, bagaimana Pak W, apakah sudah jelas?
Pasien
:iya sus sudah cukup jelas

PP

:baik pak W, selain saya nanti juga ada perawat Febi yang

akan merawat bapak selama diruangan ini. Untuk perawat Febi nanti akan
merawat bapak pada dinas sore, nanti akan saya perkenalkan ya pak
Pasien
:iya sus
PP
:baik pak w, silahkan istirahat kembali, dan terima kasih atas
kerjasamanya
Pasien
:baik sus
Sebelum dinas sore dimulai, PP merencanakan dan mendelegasikan tindakan
keperawatan kepada PA untuk dinas siang.
Setelah 6 hari dirawat pasien Wahyu diperbolehkan pulang karena kondisinya
sudah membaik. Untuk itu Karu beserta TIM di Ruang Melati akan melakukan
tindakan Discharge Planning.
Tahap Persiapan di ruang Karu
Karu

:selamat pagi rekan-rekan, agenda kita pagi hari ini untuk pasien W

adalah melakukan Discharge Planning karena kondisi pasien sudah membaik dan
memungkinkan untuk perawatan dirumah, Bagaimana persiapan katim dari pasien
w?
Katim

:baik, untuk persiapan discharge lanning pada pasien w sudah siap.

Status pasien dan format discharge planning sudah dipersiapkan.


Untuk masalah pada pasien saat ini adalah luka pada kaki sebelah kiri pasien yang
memungkinkan untuk kambuh kembali sehingga perlu diinformasikan kepada
pasien dan keluraga mengenai diet, tempat kontrol, cara perawatan kaki dirumah,
dan tanda-tanda terjadi kekambuhan dan kegawatan pada pasien
Karu
:baik, terima kasih untuk katim. Untuk coba berkas2nya saya periksa
dulu
KATIM

:baik bu ini berkas2nya beserta format discharge planningnya

Setelah Karu memeriksa kelengkapan berkas, Karu beserta TIM ke ruangan


pasien untuk melakukan discharge planning