Anda di halaman 1dari 9

BAB III

PERANCANGAN TURBIN

Proses Perencanaan Turbin Propeller Tipe Open Flume kapasitas 400 W


Pturbin

= g H Q Turbin

P
g H Q T urbin

400 W
kg
m
1000
. 9,81 .3 m . 0,7
m3
s2

= 0,01941 m3/s

Free Body Diagram Turbin Propeller


Dimana,
U

= Kecepatan keliling

(m/det)

U1

= Kecepatan keliling pada sisi masuk sudu (m/det)

U2

= Kecepatan keliling pada sisi keluar sudu

V1

= Kecepatan absolute pada sisi masuk sudu (m/det)

V2

= Kecepatan absolute pada sisi keluar sudu (m/det)

Vm1

= Kecepatan meridian pada sisi masuk sudu (m/det)

Vm2

= Kecepatan meridian pada sisi keluar sudu (m/det)

(m/det)

W1

= Kecepatan relative pada sisi masuk sudu

(m/det)

W2

= Kecepatan relative pada sisi keluar sudu

(m/det)

1. Nilai Kecepatan Aliran


c=

2. g . H = 2. 9,8 . 3 = 7,67 m/det

2. Kecepatan Spesifik
Kecepatan putaran n = 3000 rpm (asumsi)
Q
0,01941
ns = n . 4 H 3 = n .
= 241.3

4 33

Grafik Kecepatan Spesifik


Dari kurva harga perkiraan untuk menentukan ukuran-ukuran utama turbin propeller
diatas dapat diketahui jumlah sudu turbin yaitu 5 atau 6. harga U*1= 2,4 U*N= 0,78 C*m
pengarah = 0,39 dan U1 = c x U*1 = 7,67 x 2,4 = 18,408
3. Diameter propeller turbin
D1 =

60 . U 1
.n

D1 =

60 . 18,408
. 3000

D1 = 0,117 m = 11,7 cm
4. Diameter leher poros turbin (hub turbin)

UN

= c x U*N

UN

= 7,67 x 0,78
= 5,9826 m

DN

60 . U N
.n

DN

60 . 5.98
. 3000

= 0,038 m = 3,8 cm
5. Tinggi guide vane
Bo

= 0,4 D1
= 0,4 x 0,117
= 0,0468 m

6. Kecepatan meridian pada sisi masuk sudu


Vm1

Q
A

Q
2
(D 1D2N )
4
0,01941

2
2
(0,117 0,038 )
4

= 2,019 m/det
7. Kecepatan meridian pada sisi masuk sudu
Untuk perhitungan mendapatkan segitiga kecepatan masuk, persamaan diperolehan dari
persamaan dasar euler.
H=

U x (V u 1V u 2 )
T x g

Dengan V u 2 = 0 karena V2 adalah pengeluaran yang tegak lurus maka Vu1 =


T x g x H
U
Dengan U

= (U1 + UN)/2
= (18,408 +5,98)/2
= 12,195 m/det

Efisiensi untuk turbin propeller open flume diasumsikan 70%


Vu1

0,7 x 9,8 x 3
12,195

= 1,68 m/det
Vmu1

= U1 Vu1
= 18,408 1,68
= 16,28 m/det

8. Kecepatan relatif pada sisi masuk sudu (W1)


1

= tan -1

V m1
V mu1

= tan -1

2,019
16,728

= tan -1 0,12
= 6,88o
W1

V m1
sin 1

2,019
sin6,88

= 16,85 m/det
9. Kecepatan absolut masuk pada sisi masuk sudu
1

= tan

-1

Vm 1
V u1

= tan -1

2,019
1,68

= 50,11o
V1

V m1
sin 1

2,019
sin50,11

= 2,63 m/det
10. Kecepatan keliling pada sisi keluar sudu
U1=U2= 18,408
2

= 90o

11. Kecepatan absolute pada sisi keluar sudu


V2 = Vm2 = Vm1 = 2,019 m/det
12. Kecepatan relative pada sisi keluar sudu
2

= tan

-1

= tan -1

V2
U2
2,019
18,408

= 6,25o
W2

U2
cos 2

18,408
cos 6,25

= 18,51 m/det
13. Kecepatan meridian pada sisi keluar sudu
Vm2 = Vm1= 2,019 m/det
14. Perhitungan Daya Turbin
P

= .g.H.Q x t

= 998 x 9,8 x 3 x 0,01941 x 0,7


= 398,65 W
15. Perhitungan Kecepatan Sudut

2 n
60

2 x 3,14 x 3000
60

= 314 rads
16. Perhitungan perencanaan torsi
T

398,65W
314 rad /s

= 1,269 Nm

BAB IV
PEMBAHASAN

Pada praktikum operasi sistem energi mengenai mikrohidro, bertujuan dapat mendesign
turbin yang akan digunakan ketika daya keluarannya yang diinginkan sebesar 400 watt, dengan
daya tersebut dapat menghidupkan listrik untuk 1 rumah yang berukuran kecil di pedesaan ,
dengan memanfaatkan sungai, atau saluran irigasi yang dekat pemukiman. Pada daerah pedesaan
biasanya memiliki potensi air yang berlimpah dan dapat dibangun suatu pembangkit mikrohidro
besar atau kecil di sungai atau saluran irigasi dan membuat masyarakat pedesaan tersebut
menikmati listrik dan tidak bergantung pada bahan bakar fosil yang tidak dapat di perbaharui
Pada praktikum ini akan mendesgin ukuran turbin

dengan daya keluaran yang di

inginkan dari sistem mikrohidro ini sebesar 400 watt, maka dilakukan perhitungan untuk
mentukan nilai dari Head yang akan digunakan dan berapa banyak debit yang harus dibutuhkan
untuk mencapai daya keluaran yang diinginkan. Dengan memperhitungkan dengan rumus
sederhana, yaitu :
Pturbin = . g . H . Q . turbin
Dengan melihat rumus diatas untuk nilai massa jenis air () diasumsikan 1000 kg/m 3 ,
untuk nilai gravitasi (g) diasumsikan sebesar 9.81 m/s 2 , dan efisiensi dari turbin berkisar 70-90%
, untuk nilai Head dan Q dapat diatur sebagai parameter yang dapat dirubah salah satunya agar
tercapai daya keluaran sebesar 400 watt.
Untuk menentukan jenis turbin yang dapat digunakan dalam sistem mikrohidro ini, dapat
ditentukan dari gambar grafik dengan melihat head yang akan digunakan dan debit yang akan
dihasilkan dari perhitungan, awal dan didapat jenis turbin yang digunakan pada sistem
mikrohidro ini turbin propeller.

Menggunakan turbin propeller karena, jenis propeller ini cocok untuk head rendah dan
debit tidak terlalu besar dan biasanya daya keluarannya tidak lebih dari 1 kW, dari hasil
perhitungan awal ditentukan head yang akan digunakan sebesar 3 m , dan untuk debit yang
diinginkan sebesar 0.0194 m3/s . Dan kami menggunakan turbin propeller tersebut tipe open
flume atau case terbuka.
Setelah didapatkan jenis turbin yang akan digunakan, kemudian melakukan design untuk
ukuran turbin yang digunakan agar daya keluaran sesuai yang dinginkan. Dengan melakukan
beberapa tahap perhitungan dapat dilihat dari bab perhitungan design turbin. Didapat nilai
diameter poros turbin sebesar 11.7cm , diameter leher poros turbin sebesar 3.8cm, dengan tinggi
guide vane 0.0468m, Kecepatan meridian pada sisi masuk sudu 2.019 m/s, dan atau
lengkungan turbin 6.888 , dengan menggunakan 6 blade. Pada saat perhitungan kita
mengasumsikan efisiensi turbin sebesar 70% paling rendah, karena pada suatu teknologi atau alat
diprediksikan tidak akan sempurna dan minimal bekerja pada saat efisiensi terkecil.
Setelah ukuran didapatkan, maka dilakukan gambar turbin dan dapat dibentuk sesuai
dengan pengukuran yang akan menghasilkan daya keluaran sebesar 400 watt. Dengan
menggunakan turbin jenis propeller tipe open flume secara sederhana sistem dapat beruba seperti
gambar dibawah ini :