Anda di halaman 1dari 9

AKPER HUTAMA ABDI HUSADA PEMKAB.

TULUNGAGUNG
UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2003/2004
Mata Ajaran
Hari / tanggal
Tingkat / Semester
Waktu
Dosen

: ASKEP MATERNITAS
: Rabu, 28 Juli 2004
: II / IV
: 07.30 09.30
: 1. Anis Safaroh, SST
2. Nurhidayati, SST
3. Ketjuk Herminaju, SST, SPd, MM
4. Suciati, SKep, Ners
5. Leny Indrawati, AMK

I. PILIHLAH SALAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT


I. PILIHLAH :
A. JIKA 1, 2 DAN 3 BENAR
2.
JIKA 1 DAN 3 BENAR
3.
JIKA 2 DAN 4 BENAR
D. JIKA 4 SAJA YANG BENAR
E. JIKA SEMUA BENAR / SALAH
Kode Soal : Anis Safaroh, SST
1.

Yang dimaksud dengan persalinan buatan adalah :


a. Bila persalinan yang sudah waktunya tetapi bayi belum juga lahir terus dibuat agar lahir
dengan memberikan rangsangan oxitocin drip
b. Bila persalinannya dibantu dengan tenaga dari luar, misal vaccum extractie, forceps
ectractie, sectio caesaria
c. Bila persalinan tidak dimulai dengan sendirinya tetapi baru berlangsung setelah tindakan
pemecahan ketuban
d. Biasanya persalinan dimulai pada saat yang tepat untuk ibu dan janin
e. Bila persalinan yang berlangsung dibuat agar ibu dengan kekuatan sendiri

2.

Teori sebab-sebab terjadinya persalinan adalah dari faktor-faktor :


1. Faktor hormonal
3. Faktor perubahan otot dasar panggul
2. Faktor distensi uterus
4. Keadaan jalan lahir

3.

Estrogen menyebabkan irritability miometrium pada teori rangsangan estrogen dari penyebab
terjadinya persalinan. Hal tersebit tergantung dari konsentrasi :
1. Actin
3. ATP
2. Myosin
4. Kontraksi uterus

4.

Interaksi biokimia, effisiensi kontraksi miometrium tergantung pada sistem :


1. Substansi actin dan miocin
3. Perubahan eletrolit cel
2. Sumber energi
4. Rangsangan endokrin

5. Tahapan dalam persalinan, pada kala II yaitu dimulainya pembukaan lengkap sampai dengan
lahirnya bayi yaitu :
1. Pada primi para selama 2 jam
3. Pada multi para selama 1 jam
2. Pada primi para selama 12 14 jam
4. Pada multi para selama 8 jam
6. Tanda-tanda pembukaan lengkap adalah :
1. Interval his 2 3 menit, durasi 50 100 detik
2. Sirkulasi darah yang menuju ke uterus sangat lancar
3. Ibu mengejan tidak dapat dikendalikan karena tekanan bagian terendah dari janin
4. Semuanya berjalan karena tenaga mengejan ibu
7.

Faktor power dari tenaga mengejan ibu, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :
1. Kekuatan mengejan ibu itu sendiri dari cara mengejan yang benar
1

Askep Maternitas

2. Posisi dan saatnya mengejan yang betul


3. Mengejan seperti BAB
4. Mengejan terus dengan kekuatan maximal agar kepala cepat lahir
8.

Perubahan-perubahan yang terjadi pada bagian lunak terutama pembukaan cervix terjadi karena :
1. Pada SAR terjadi kontraksi dan retraksi
2. Gelembung ketuban akibat kontraksi uterus akan mendelatasi cervix
3. Pada SBR terjadi relaxasi dan delatasi
4. Akibat ketuban pecah, maka bagian terendah janin lebih mendelatasi cervix

9.

Passanger / bayi yang melewati jalan lahir pada Palpasi Leopold I ditemukan rabaan yang keras
dan melenting. Hasil palpasi tersebut berarti :
a. Kehamilan tunggal / ganda
d. Letak lintang
b. Letak kepala
e. Letak dahi
c. Letak sungsang

10. Pada soal No. 9 berarti pada Palpasi Leopold III akan teraba :
a. Keras dan melenting
c. Ball foet
b. Lunak dan sulit digerakkan
d. Lentingan
11. Kesimpulan dari soal No. 10 berarti letak :
a. Letak kepala
b. Letak bokong
c. Letak dahi

d. Letak muka
e. Letak lintang

12. Apabila dilakukan VT / Vagina Toucher maka soal No. 11 bisa teraba :
1. Vertex
3. Bahu
2. Bokong
4. Kaki
13. Terjadinya fase descent pada mekanisme persalinan tergantung pada faktor-faktor :
1. Tekanan air ketuban
2. Tekanan langsung kontraksi uterus terhadap bagian terendah janin
3. Pada kala II kontraksi diafragma dan kontraksi dinding perut
4. Bagian terendah janin mendapat tahanan dari cervix
14. Yang dimaksud Ansinclintismus Posterior mekanisme persalinan pada letak kepala adalah :
a. Diameter biparietal sejajar PAP, sutura sugitalis terletak antara os sacrum dan os pubis
b. Diameter biparietal sejajar PAP, sutura sagitalis terletak antara os sacrum dan os pubis, os
parietal depan dan belakang sama tinggi
c. Kepala mengadakan flexi sedikit, sutura sagitalis mendekati sacrum / pubis
d. Kepala mengadakan flexi sedikit, sutura sagitalis mendekati sacrum
e. Kepala mengadakan flexi sedikit, sutura sagital mendekati os pubis
15. Sebab-sebab terjadinya putar paksi dalam pada mekanisme persalinan letak kepala adalah :
1. Bahu depan lewat arcus pubis sebagai hipomoclion
2. Distantia spinarum terlalu sempit untuk dilewati kepala
3. Kepala janin menempel perineum
4. Adanya tekanan dari tulang panggul dan musculo levator ani
16. Pada penilaian durasi kontraksi uterus yang diperhatikan adalah :
a. Saat dimulainya his yang satu hingga dimulainya his berikutnya
b. Diukur dari gerakan yang kuat sampai hilangnya gerakan
c. Diukur dengan cara meletakkan tangan ke perut ibu
d. Diukur mulai saat mengencangnya perut hingga kekecangan tersebut hilang
e. Diukur untuk menilai penurunan janin
17. Pada pemeriksaan vaginal toucher yang diperiksa adalah :
1. Keadaan portio tentang penipisan dan pembukaan cervix
2. Keadaan selaput ketuban dan derajat penurunan bagian terendah janin / hogde
3. Sikap / habitus janin
4. Respon ibu terhadap persalinan
2

Askep Maternitas

18. Pada pengamatan kondisi janin perlu diadakan pemeriksaan detik jantung janin ( DJJ ).
Pengamatan DJJ pada akhir kala I dilakukan setiap :
a. Setiap jam / 1 kali
d. Setiap 15 menit / 1 kali
b. Setiap 45 menit / 1 kali
e. Setiap 10 menit / 1 kali
c. Setiap 30 menit / 1 kali
19. Indikasi dilakukan placenta manual apabila :
1. Perdarahan 400 cc sampai dengan 500 cc
2. Terjadinya retensio placenta atau bersamaan dengan tindakan narkose
3. Adanya riwayat perdarahah habitualis
4. Adanya permukaan placenta yang baik
20. Bidang hodge adalah pedoman untuk menentukan sampai dimanakah bagian terendah janin pada
proses persalinan. Yang dimaksud bidang hodge II adalah :
a. Bidang dari PAP dengan bagian atas sympisis
b. Bidang dari PAP dengan bagian atas sympisis dan promontorium
c. Bidang sejajar H I terletak pertengahan sympisis
d. Bidang sejajar H I terletak setinggi bagian bawah sympisis
e. Bidang sejajar H I terletak setinggi spina ischiadica kanan dan kiri
KASUS :
Ibu Nita usia 25 tahun GR II P10001 hamil 24 minggu. Pada pemeriksaan fisik KU baik, T 160 / 90
mm Hg, suhu : 36 C, RR : 20 kali / menit, Nadi : 80 kali / menit. Saat bangun tidur mengalami
perdarahan per vaginam, warna merah kehitaman yang jumlahnya agak banyak dengan perut sangat
nyeri walaupun tidak his. Bu Nita dibawa ke Bu Bidan Ani. Hasil pemeriksaan palpasi, rahimnya
terasa keras dan bagian janin sulit diraba dan DJJnya sulit di dengar.
21. Dari kasus tersebut diatas, kasus Bu Nita adalah :
a. Placenta Praevia
d. Placenta Acreta
b. Solotio Placenta
e. Placenta Increta
c. Retensio Placenta
22. Dari kasus diatas perkiraan etiologinya adalah :
a. Pre Eclamtia
d. Trauma
b. Eclamtia
e. Tali pusat pendek
c. HT
23. Kasus soal No. 21 tujuan penatalaksanaan secara obstetric adalah mempercepat persalinan tidak
6 jam. Alasan tersebut adalah :
1. Mencegah perluasan terlepasnya placenta
3. Mencegah anemia lebih berat
2. Mencegah bertambahnya perdarahan
4. Mencegah kematian janin
24. Data fokus yang harus ada pada alasan masuk rumah sakit dan keluhan utama adalah :
1. Ibu mengalami perdarhan per vaginam yang warnanya kehitaman
2. Ibu hamil 24 minggu
3. Ibu nyeri hebat saat dipalpasi
4. Rahim tidak keras pada waktu ibu nafas panjang

KASUS :
Ny. Ida umur 40 tahun GR V P40004 hamil aterem datang ke BKIA dengan keluhan sudah beberapa
hari kepalanya terasa pusing. Hasil pemeriksaan fisik T : 190 / 100 mm Hg, Nadi : 80 kali / menit,
suhu 37 C, RR : 20 kali / menit. Hasil laboratorium pemeriksaan kencing proteinuria +++, palpasi
kaki oedema ++/++.
25. Kasus Ny. Ida diatas diagnosanya adalah :
a. Ibu Ida hamil aterem
3

Askep Maternitas

b.
c.
d.
e.

Ibu Ida GR V P40004 hamil aterem


Ibu Ida GR V P40004 hamil aterem dengan Pre Eclamtia
Ibu Ida GR V P40004 hamil aterem dengan Pre Eclamtia ringan
Ibu Ida GR V P40004 hamil aterem dengan Pre Eclamtia berat

26. Tujuan utama perawatan Pre Eclamtia ialah :


1. Untuk mencegah kejang
2. Untuk mencegah perdarahan intra kranial
3. Untuk mencegah gangguan fungsi organ vital
4. Untuk melahirkan bayi yang sehat
27. Yang dimaksud kelainan kekuatan mengejan pada distocia meliputi :
1. Daya mengejan yang lemah menyebabkan hambatan persalinan
2. Daya mengejan yang terlalu kuat dapat menyebabkan robekan jalan lahir dan trauma pada
bayi
3. Daya mengejan yang tidak terkoordinir dapat menyebabkan hambatan persalinan
4. Daya mengejan yang terus menerus agar bayi segera lahir
28. Yang dimaksud situs janin adalah :
a. Menunjukkan hubungan antara sumbu janin dan sumbu rahim / jalan lahir
b. Menunjukkan sikap / kedudukan janin dalam rahim
c. Menunjukkan bagian terendah janin pada waktu melewati jalan lahir
d. Menunjukkan dimana penurunan bagian terendah janin dalam jalan lahir
e. Menunjukkan satu bagian janin terhadap kanan, kiri, muka, atau belakang ibu
29. Data penunjang untuk menentukan diagnosa adanya kasus KPD adalah :
1. Adanya anamnesa tentang keluarnya ketuban meliputi kapan keluarnya, warna, bau
2. Hasil inspeksi, adanya keluar cairan per vaginam
3. Hasil VT : adanya cairan dalam vagina dan adanya selaput ketuban sudah negatif
4. Pada pemeriksaan reaksi kertas laksmus berwarna merah
30. Komplikasi yang bisa terjadi pada ibu yang mengalami KPD adalah :
1. Infeksi intra uterin
3. Kelainan prematur
2. Tali pusat menumbung
4. Adanya kelainan bawaan
ESSAY :
1. Jelaskan 7 fase mekanisme persalinan normal!
2. Sebutkan apa saja manifestasi klinik yang ada pada kasus Bu Nita ( Soal No. 21 )!

Kode Soal : Suciati, SKep, Ners


1.

Perdarahan yang tidak teratur dan tidak ada hubungan dengan haid dinamakan :
a. Oligomenarhoe
d. Metrorhagia
b. Hipomenarhoe
e. Polimenorhoe
c. Menorhagia

2.

Disminorhoe primer disebabkan :


1. Anemia
2. Psikologis

3.

Amenorhoe fisiologis terjadi pada :

3. Kelelahan
4. Serviks yang sempit

Askep Maternitas

1. Sebelum pubertas
2. Kehamilan

3. Menopause
4. Laktasi

4.

Produksi ASI bisa diperbanyak dengan cara :


1. Perawatan payudara
2. Memberikan suasana yang nyaman

5.

Tujuan perawatan buah dada pada masa nifas adalah :


1. Memperbanyak produksi ASI
2. Mencegah terjadinya lecet pada putting susu
3. Menjaga kebersihan dan kesehatan buah dada
4. Agar payudara tetap bagus

6.

Lochea alba yaitu lochea yang keluar pada hari :


a. 1 3 hari
c. 7 10 hari
b. 4 7 hari
d. lebih dari 10 hari

7.

Faktor-faktor yang mempengaruhi involosi uteri antara lain :


1. Persalinan yang lama
3. Sisa hasil konsepsi
2. Multipara
4. Kandung kencing yang penuh

8.

Kembalinya uterus pada ukuran normal pada ibu nifas yaitu :


a. 1 minggu post partum
d. 4 minggu post partum
b. 2 minggu post partum
e. 6 minggu post partum
c. 3 minggu post partum

9.

Waktu yang tepat untuk melakukan penyuluhan pada ibu post partum adalah :
a. Segera setelah melahirkan
d. Hari ketiga
b. Hari pertama
e. Setelah masa nifas berlalu
c. Hari kedua

3. Makanan yang bergizi


4. Menyusui sesering mungkin

10. Post Partum Blus adalah :


a. Kegagalan seorang ibu post partum melakukan adaptasi psikologis
b. Kegagalan seorang ibu post partum melakukan adaptasi sistem reproduksi
c. Kegagalan seorang ibu post partum melakukan adaptasi sistem GIT
d. Kegagalan seorang ibu post partum melakukan adaptasi sistem indokrin
e. Kegagalan seorang ibu post partum melakukan adaptasi saluran kemih
ESSAY :
1. Sebutkan langkah-langkah perawatan buah dada pada ibu nifas!
Kode Soal : Leny Indrawati, SPd
1. Efek samping dari kontrasepsi hormonal adalah :
a. Kejang rahim
d. Endometritis
b. Perdarahan
e. Perforasi uterus
c. Nyeri pelvic
2. KB dengan sistem kontap salah satunya dengan Mop seperti tersebut berikut ini :
a. Ovarectomy
d. Tubectomy
b. Hysterectomy
e. Fibrioteksi
c. Vasectomy

3. Teknik pembrian injeksi norigest intervalnya tidak boleh lebih dari :


a. 1 bulan
d. Hari ke 7 post partum
b. 3 bulan
e. Hari ke 5 menstruasi
c. 12 minggu
4. Indikasi penggunaan AKDR adalah :
a. Usia minimal 25 tahun
b. Resiko terjadi cacat bawahan herediter
c. Melindungi dari PMS

d. Ca mammae
e. Panjang rongga rahim lebih dari 5 cm

5. KB sistem kalender sebaiknya tidak dilakukan pada klien :


a. Penderita ca mammae
d. Siklus haid tak teratur
5

Askep Maternitas

b. Post tubectomy
c. Perdarahan pervagina

e. Kelainan cardiovaskuler

Kode Soal : Nurhidayati, SST


1.

Penyebab dari bartolinitis adalah :


1. Gonorhoe
2. Streptokokus

2.

Yang harus dikaji pada pasien dengan bartolinitis untuk data obyektif antara lain :
1. Pembesaran pada glandula bartolinitis
3. Merah pada orifisium vulva
2. Nyeri pada waktu coitus
4. Sakit bila berjalan

3.

Gejala klinis dari servicitis antara lain :


1. Erosi pada porsio
2. Flour hebat
3. Selaput lendir tampak merah dan kadang berbintik-bintik putih
4. Daerah porsio tampak merah menyala

3. Basil Coli
4. Stapilococus

4. Adneksitis adalah radang pada :


a. Tuba falopi dan ovarium terjadi bersamaan
b. Uterus dan cervix terjadi bersamaan
c. Radang pada daerah perineum

d. Radang pada vagina


e. Radang pada daerah vulva

5.

Data obyektif yang didapat pada pengkajian pasien dengan adnesitis adalah :
1. Muka merah
3. Portio nyeri bila digoyang
2. Nyeri tekan pada daerah adnexa
4. Tampak sakit berat

6.

Ada 4 teori tentang terjadinya endometriosis :


1. Regurgitasi transtuba
2. Disseminasi limfatik

3. Hematogen
4. Adanya kuman pathogen

7.

Penyebab dari perdarahan masa nifas :


1. Sisa placenta
2. Kuretase

3. Perlukaan jalan lahir


4. Kurangnya personal hygien

8.

Tanda-tanda psikosa post partum :


1. Depresi
2. Regresi

3. Adanya waham
4. Disorientasi

9.

Penyebab dari infeksi post partum :


1. Escherchia coli
2. Clostridium welchii

3. Stapilococcus aureus
4. Droplet infection

10. Infeksi payudara atau mastitis biasanya terjadi pada :


a. Minggu ke I
d. Minggu ke IV
b. Minggu ke II
e. Segera setelah melahirkan
c. Minggu ke III

Kode Soal : Ketjuk Herminaju, SST, SPd, MM


1.

Penurunan berat badan pada bayi baru lahir dianggap normal bila :
a. 5 % dari berat baru lahir
c. Kurang dari 10 % berat lahir
b. Lebih dari 10 % berat baru lahir
d. 15 % dari berat lahir

2.

Tujuan pemberian salep antibiotika pada mata bayi baru lahir, dimaksud untuk :
a. Membersihkan mata
c. Mencegah kebutaan
b. Mencegah trachoma
d. Mencegah blenorhoe

3.

Cara memeriksa adanya atresia ani adalah :


a. Dengan menggunakan thermometer
6

Askep Maternitas

b. Cukup dengan memasukkan jari telunjuk


c. Dengan menggunakan jari kelingking
d. Dengan menggunakan thermometer anus yang sudah diolesi dengan pelumas
4.

Reflek bayi diantaranya tonick neck reflek adalah :


a. Reflek yang apabila mulut bayi ditempelkan pada buah dada si ibu bayi akan
mencari
b. Reflek terkejut apabila bayi mendapat rangsangan
c. Reflek apabila ada rangsangan telapak kaki langsung ditarik
d. Reflek duduk

5. Edy usia 12 bulan, lahir ditolong dukun, nafsu makan berkurang, immunisasi belum lengkap sering
dibawa ke posyandu. Anak kurang diperhatikan ibunya. Anak tersebut dikatakan gizi baik bila
berat badannya
a. 2 kali berat bayi lahir
d. 5 kali berat bayi lahir
b. 3 kali berat bayi lahir
e. Lingkar lengan 14 cm
c. 4 kali berat bayi lahir
6.

Kebutuhan tidur bayi adalah :


a. 12 24 jam / hari
b. 10 12 jam / hari
c. 16 18 jam / hari

d. 9 10 jam / hari
e. 6 jam / hari

7. Seorang ibu usia 25 tahun melahirkan bayi berat badan 3000 gram, bayi sesehat usia kehamilan ibu
39 minggu, namun penurunan berat badan pada minggu I lebih dari 10 % berat badan waktu lahir.
Masa neonatus ialah :
a. Ibu hamil sampai dengan melahirkan
b. Kehamilan 28 minggu sampai dengan usia kelahiran 28 hari
c. Bayi baru dilahirkan sampai dengan usia 28 minggu
d. Bayi baru dilahirkan sampai usia 28 hari
e. Bayi baru dilahirkan sampai dengan 28 bulan
8.

Bayi yang sehat akan mempunyai reflek moro yang positif adalah :
a. Reflek terkejut apabila bayi mendapat rangsangan
b. Reflek kuduk
c. Reflek mencari
d. Reflek menggenggam

9.

Beda caput sucsedanium dengan cephal haematome adalah


1. Caput sucsedanium berisikan darah
3. Cephal berisi cairan
2. Cephal haematome berisi darah
4. Caput sucsedanium berisikan cairan

10. Pentingnya pengukuran lingkar kepala pada bayi baru lahir, hal ini disebabkan karena :
a. Anak balita mudah terkena hydrocephalus
b. Bila ukuran membesar segera dapat dideteksi karena membahayakan
c. Untuk mengetahui perubahan dalam pertumbuhan otak
d. Anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan cepat
11. Untuk mengukur diameter Franto Occypitalis ( F.O. ) adalah
a. Jarak antara dagu dengan bregmatica
b. Jarak antara pangkal hidung dengan bregmatica
c. Jarak antara bregmatica dengan occypitalis
d. Jarak antara pangkal hidung dengan occypitalis
12. Perubahan spesifikasi pada masa transisi bayi baru lahir :
1. Sistem kardiovaskular
3. Suhu tubuh
2. Traktus respiratorius
4. Aktifitas
13. Pada perubahan aktifitas terjadi :
1. Tonus otot meningkat dengan gerakan yang makin aktif
2. Membuka mata dan melakukan gerakan explorasi
3. Ekstrimitas atas dalam keadaan flexi erat dan exarimitas bawah dalam keadaan extensi
4. Anak menangis lemah
14. Panas tubuh bayi akan hilang dengan jalan :
1. Radiasi
2. Evaporasi

3. Konduksi
4. Konveksi

15. Methoda yang pertama kali dalam mengkaji BBL adalah dengan apgar score sistem. Diatas
pengumpulan melalui skore observasi nadi, respirasi, kekuatan otot, respon reflek, warna kulit
7

Askep Maternitas

dengan setiap item di beri skore 0, 1 atau 2 dilakukan pada satu dan lima menit pertama setelah
kelahiran. Kriteria apgar adalah sebagai berikut :
1. Nilai apgar skore 7 10 asphexia berat
3. Nilai apgar skore 0 3 asphexia normal
2. Nilai apgar skore 4 6 asphexia sedang
4. Kriteria apgar tersebut diatas salah semua
16. Maksud pemeriksaan bayi baru lahir adalah untuk :
1. Membedakan bayi yang normal dengan bayi yang beresiko
2. Menentukan tempat rawan ( gabung atau khusus )
3. Melaksanakan tindakan keperawatan dari kolaborasi
4. Bukan salah satu yang tersebut diatas
17. Refleks yang tersebut dibawah ini adalah reflek yang terdapat pada keadaan bayi normal :
1. Reflek ratting ( reflek mencari )
3. Reflek muntah ( reflek GAG )
2. Reflek sucking ( reflek menghisap )
4. Reflek batuk
18. Tujuan umum perawatan bayi baru lahir :
1. Mempertahankan jalan nafas
2. Mempertahankan suhu tubuh tetap stabil

3. Melindungi dari infeksi dan injun


4. Pemberian nutrisi yang adekuat

19. Icterus fisiologis adalah :


a. Kekuningan yang terjadi pada BBL
b. Kekuningan yang terjadi pada BBL hari ke 1
c. Kekuningan yang terjadi pada BBL hari ke 2
d. Kekuningan yang terjadi karena bayi kurang minum saja
20. Sedangkan icterus pattologis adalah :
a. Kekuningan yang terjadi pada BBL
b. Kekuningan yang terjadi pada BBL hari ke 1
c. Kekuningan yang terjadi pada BBL hari ke 2
d. Kekuningan yang terjadi karena bayi kurang minum saja
ESSAY :
1. Jelaskan dengan tepat dan jelas arti A.P.G.A.R Score!
A : ..
A : ..
artinya
artinya
P : .
R : .
artinya
artinya
G : .
artinya ..
Kode Soal : Suciati, SKep, Ners

1. Perdarahan yang tidak teratur yang tidak ada hubungannya dengan siklus haid dinamakan:
A. Menorhagia
D. Polimenorhoe
B. Metrorhagia
E. Hypomenorhoe
C. Oligomenorhoe
2. .Sedangkan perdarahan yang banyak yang terjadi pada siklus Haid dinamakan
A. Menorhagia
D. Polimenorhoe
B. Metrorhagia
E. Hypomenorhoe
C. Oligomenorhoe
3 . Amenorhe fisiologis terjadi pada:
1. Kehamilan
2. Menopouse

3. Laktasi
4. Pubertas

4. Dysmenorhoe primer bisa disebabkan:


1. Psikologis
2. Anemia

3. Kelelahan
4. Endometriosis

5 . Sedangkan pada Dysmenorhoe skunder apabila didapatkan nyeri yang bersifat kolik biasanya
disebabkan:
A. Infeksi
D. Psikologis
B. Adanya Myoma
E. Anemia
C. Endometriosis
6. .Disfungsionsl Uterin Bleeding biasa terjadi pada:
1. Sebelum pubertas
3. Fase Reproduksi
2. Awal pubertas
4. Fase klimakterium
8

Askep Maternitas

7.Terjadinya ovulasi pada wanita bisa dideteksi dengan berbagai cara antara lain:
1. Pemeriksaan suhu basal
3. Uji lendir servix
2. Nyeri pada pertengahan siklus
4. Biopsi lapisan dalam rahim
8. Sedangkan pada uji lendir servix didapatkan lendir encer dikarenakan:
A. H. Estrogen menurun
C. H. Progesteron menurun
B. H. Estrogen meningkat
D. H Progesteron meningkat
9. Ibu nifas dimulai setelah ibu melahirkan sampai dengan
A. 1 Minggu
B. 2 Minggu
C. 3 Minggu

D. 4 Minggu
E. 6 Minggu

10. Faktor yang mempengaruhi involusi Uteri


1. Partus lama
2. Sering melahirkan

3. sisa plasenta
4. Kandung kencing penuh

11. Untuk pelaksanaan harus dilakukan:


1. mengeluarkan semua hasil konsepsi
2. menyusui sesegera mungkin
12. Ciri khas dari Lochea Serosa adalah:
warna merah muda
banyak darah bekuan

3.
4.

ambulasi dini
makan bergizi

3. berbau agak anyir


4. meningkat bila menetek

13. Lochea yang keluar pada hari ke 10 adalah:


A Lochea Serosa
B Lochea Alba
C Lochea Rubra
14. Post Partum Blus terjadi apabila klien tidak mampu melakukan :
A adaptasi Endokrin
D adaptas GIT
B adaptas Sal. Kemih
E adaptas Psikologis
C adaptas Sibling
15.Penyuluhan ibu nifas paling tepat dilakukan pada hari:
A ke 1
B ke 2
C ke 3

D ke 7
E ke 10

ESSAY
1. Intervensi apa yang bisa anda lakukan pada klien dismenorhe dengan gangguan rasa nyaman nyeri

SELAMAT MENGERJAKAN

Askep Maternitas