Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAYANAN LAYANAN

BIMBINGAN DAN KONSELING

I.

IDENTITAS
A. Satuan Pendidikan

: SMP N 1 BOJONG

B. Tahun Ajaran

II.

: 2015-2016/ Semester II

C. Sasaran Pelayanan

: Siswa dalam Kelas IX D

D. Pelaksana

: Khairuzaki

E. Pihak Terkait

: Siswa

WAKTU DAN TEMPAT


A. Tanggal

: 29 MEI 2016

B. Jam Pembelajaran/Pelayanan : Sesuai jadwal

III.

C. Volume Waktu (JP)

: 1 (satu ) JP (@ 40 menit

D. Spesifikasi Tempat Belajar

: Di ruang kelas IX D

MATERI PEMBELAJARAN
A. Tema/Subtema

: a. Tema
b. Subtema

: Tata krama dikalangan remaja


: membiasakan diri mengucapkan
kata maaf, tolong, dan
terimakasih

B.
IV.

Sumber Materi

: Buku dan Internet

TUJUAN/ARAH PENGEMBANGAN
A. Pengembangan KES

1. Agar siswa memahami pentingnya menggunakan atau menerapkan


kata maaf,tolong dan terimakasih di kehidupan sehari-hari
2. Dapat menyampaikan kepada teman-teman sejawatnya untuk lebih
menghargai perasaan orang lain.
B. Penanganan KES-T

Untuk menghindari/menghilangkan dan mencegah ketidaktahuan,


kebingungan dan ketidakpedulian peserta didik untuk tidak menggunakan
tiga kata istimewa ini ( maaf,tolong dan terimakasih ).

V.

METODE DAN TEKNIK


A. Jenis Layanan

: Layanan penguasaan konten


(Format Klasikal)

B. Kegiatan Pendukung

VI.

VII.

: -

SARANA
A. Media

: Jadwal kelas dan pelayanan siswa

B. Perlengkapan

: Lcd, Proyektor, Laptop, RPL

SASARAN PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN


Diperolehnya hal-hal baru oleh siswa terkait KES (Kehidupan Efektif
Sehari-hari) dengan unsur-unsur AKURS (Acuan, Kompetensi, Usaha,
Rasa, Sungguh-sungguh).
A. KES

1. Acuan (A): Adanya pengetahuan peserta didik tentang pentingnya


mengucapkan maaf, tolong dan terimakasih
2.

Kompetensi (K): kemampuan peserta didik untuk menerapkan tiga

kata ini di kehidupannya


3. Usaha (U): mampu menerapkan dan mampu mengungkapkan
kepada
teman-temanya untuk berani dan ikhlas mengucapkannya
4.

Rasa (R): Bagaimana siswa merasa setelah mengetahui dan

memahami tentang adanya dampak yang positif dari mengucapkan tiga


kata ini.
5.

Sungguh-sungguh (S): bersungguh-sungguh dalam mengamalkan


dan

mengucapkan kata maaf, tolong dan terimakasih


B. KES-T

Menghindarkan dan mencegah ketidaktahuan, ketidakpedulian


peserta didik dalam mengucapkan kata maaf,tolong danterimakasih.
C. Ridho Tuhan, Bersyukur, Ikhlas dan Tabah

Memohon Ridho Tuhan Yang Maha Esa untuk keikhlasan peserta


didik untuk mengucapkan maaf,tolong dan terimakasih.

VIII.

LANGKAH KEGIATAN
A. LANGKAH PENGANTARAN
1. Mengucapkan salam dan mengajak siswa berdoa.

2. Mengecek kehadiran siswa, dan mengajak mereka untuk


berempati kepada
siswa yang tidak hadir.
3. Mengajak siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan
penuh
perhatian, semangat dan penampilan dengan melakukan kegiatan berpikir,
merasa, bersikap, bertindak dan bertanggung jawab (BMB3) berkenaan
dengan materi pembelajaran yang akan dibahas
4. Menyampaikan arah materi pokok pembelajaran, yaitu dengan judul
membiasakan diri mengucapakan kata maaf, tolong, dan
terimakasih
5. Menyampaikan tujuan pembahasan yaitu dipahaminya oleh siswa
tentang
adanya pelayanan BK untuk membantu sesuai kebutuhan mereka.

B. LANGKAH PENJAJAKAN
1. Menanyakan kepada peserta didik siapa yang sudah tahu tentang
arti kata maaf,tolong,dan terimakasih.
2. Meminta respon siswa tentang kata maaf, tolong, terimakasih,
Bagaimana cara mengungkapkannya dengan rasa ikhlas.
C. LANGKAH PENAFSIRAN
1. Pembahasan tentang makna kata maaf,tolong dan terimakasih
2. Siswa diminta merespon tanggapan dari temannya, dengan pola
penyampaian pikiran yang positif

3. Siswa yang direspon temannya agar bisa merespon kembali


secara positif

D. LANGKAH PEMBINAAN
1. Penjelasan

secara

menyeluruh

tentang

pentingnya mengucapkan
katamaaf,tolong dan terimakasih ,khususnya dalam kehidupan
bersosialisasi
2. Siswa

diminta

merespon

tanggapan

dari

temannya, dengan pola


penyampaian pikiran yang positif
3. Siswa yang direspon temannya agar bisa
merespon kembali secara positif
4. Kegiatan selingan untuk penyegaran berbentuk
ice breaking
5. Apa yang perlu disampaikan siswa kepada
teman-temannya setelah
mendapatkan materi ini ?

E. LANGKAH PENILAIAN DAN TINDAK LANJUT


1. Penilaian Hasil
Di akhir proses pembelajaran siswa diminta merefleksikan (secara lisan
dan atau tertulis) apa yang mereka peroleh dengan pola BMB3 dalam
unsur-unsur AKURS:

a.

Berfikir: Apa yang mereka pikirkan tentang adanya dan manfaat

mengucapkan dengan ikhlas kata maaf,tolong dan terimakasih


dalam bersosialisasi baik di lingkungan sekolah maupun di rumah
(unsur A).
b.

Merasa: Apa yang mereka rasakan dengan adanya penyampaian


materi ini (unsur R)

c.

Bersikap: Bagaimana mereka bersikap dan akan melakukan tiga

kata ajaib ini baik dengan teman sejawatnya atau dengan orang
yang lebih muda atau yang lebih tua darinya (unsur K dan U).
d.

Bertindak: Bagaimana menyampaikan atau bertindak lebih


sopan

dan menghargai orang lain dengan mengawali kalimatnya dengan


kata maaf,tolong dan terimakasih (unsur K dan U)
e. Bertanggung Jawab: Bagaimana mereka bersungguh-sungguh
dalam menggunakan kata maaf,tolong dan terimakasih (Unsur S).

2. Penilaian Proses
Melalui pengamatan dilakukan penilaian proses pembelajaran
untuk memperoleh gambaran tentang aktivitas siswa dan efektifitas
pembelajaran/pelayanan.
3. LAPELPROG dan Tindak Lanjut

Setelah kegiatan pembelajaran atau pelayanan selesai disusun


Laporan Pelaksanaan Program Layanan (LAPELPROG) yang memuat
data penilaian hasil dan proses, dengan disertai arah tindak lanjutnya.
Tegal, 28 Mei 2016

Mengetahui
Dosen Pengampu

Pelaksana

Naning Dwi Setyo Astuti, M.Pd

Khairuzaki
NPM. 1111500148

BIASAKAN MENGUCAPKAN MAAF, TOLONG, DAN TERIMAKASIH


( TIGA KATA ISTIMEWA )

Tiga kata yang tak pernah usang. Kata-kata ringan yang kadang
terasa berat untuk diucapkan, tiga kata itu pula yang mempermudah
banyak urusan.
MAAF.
Kata yang paling ringan namun paling berat untuk diucapkan
karena memiliki makna yang sangat dalam. Dengan kata maaf akan
membuat hati orang yang terluka menjadi sembuh. Kesalahan sekecil
apapun yang kita perbuat kadang mampu membuat seorang sangat terluka,
dan bisa jadi membuat hubungan silaturahim kita terganggu.
Jika orang bertemu saling tidak menyapa satu sama lain.
Kuncinya adalah kata maaf. Jika kemudian seseorang dianggap bersalah
oleh orang lain, namun dia tidak tahu/menyadari apa kesalahannya,
sangatlah bijak jika orang itu meminta maaf. Karena permintaan maaf itu
akan membuat orang yang menilai salah, merasa lega. Pun sebaliknya,
orang yang merasa disalahi tak harus menuntut dimintai maaf. Memaafkan
sebelum dimintai maaf jauh lebih baik. Jangan segan-segan untuk
mengucapkan maaf. Mungkin sebagian orang merasa pantang untuk
mengucapkan kata ini, karena banyak anggapan bahwa orang yang
meminta maaf akan dianggap lemah, kalah, atau tidak berdaya. Kata maaf
dapat memunculkan sifat rendah hati, Maaf membuat kita bisa
menerima keadaan diri kita.. sebagai seorang manusia biasa, yang nggak
mungkin luput dari kesalahan. Setiap orang, termasuk kita, tahu betapa
pentingnya meminta maaf atas kesalahan yang kita dan kekeliruan yang
pernah kita buat, atau memaafkan kesalahan yang pernah orang lain
lakukan kepada kita. Memaafkan memang merupakan satu karakter dasar
yang dimiliki manusia,
Didalam ajaran Agama Islam diajarkan bahwa Allah Swt
memberikan maaf kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, sekiranya

orang tersebut memohon maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi
perbuatanya. Itulah sekilas pandangan agama mengenai maaf dan
memaafkan, dari sini dapat kita petik dan senantiasa kita jadikan pegangan
didalam berhubungan dengan sesama adalah Maaf memiliki nilai dan arti
lebih jika diberikan kepada orang-orang yang bersalah kepada kita dan
maaf akan memberikan kedamaian dan ketentraman didalam hidup kita.
lebih mudah menderita penyakit fisik serta mental dibandingkan mereka
yang tidak memiliki prilaku pendendam, ini disebabkan orang yang
mendendam memiliki stok emosi yang banyak jika berada dekat dengan
objek kemarahan mereka dan mereka juga akan kehilangan emosi positif
mereka ketika dendam mereka mulai mendera. Jadi tunggu apa lagi mulai
dari sekarang biasakanlah kita berkata maaf dengan tulus, karena satu kata
maaf dapat menghapuskan semua dendam, dengan satu kata maaf dapat
mendamaikan perasaan, dan dengan satu kata maaf dapat membersihkan
amarah

dan

benci

dihati

kita

semua.

Maaf dapat membantu kita dalam proses mengampuni diri sendiri


yang pada akhirnya dapat membawa ke proses mengampuni orang lain.
Maaf bukan berarti kalah, sebaliknya, maaf membuat kita belajar
menghargai orang lain yang pada akhirnya akan membawa kemenangan
tak terduga pada diri kita Maaf memberi pelajaran bahwa kebenaran
adalah hak bagi semua orang. ) adalah suatu perbuatan yang sangat
membutuhkan

keberanian

dan

kesadaran

yang

tinggi.

Bahkan, kadangkala maaf dapat membuat musuh-musuh kita malu,


malu akan dirinya sendiri, malu akan kesombongan dan keangkuhan yang
selalu ia pegang selama ini (Apalagi kalau dia betul-betul tahu bahwa
sebenarnya

kesalahan

ada

pada

dirinya

sendiri).

Dan jangan takut untuk meminta maaf !!! dan jangan pernah khawatir
Maaf-mu tidak diterima.Tidak perlu merasa gengsi untuk meminta maaf.
Karena sekecil apapun amalan pasti ada buah manisnya. Dengan sikap
lapang untuk meminta maaf dan memaafkan maka akan terbentuk budaya

memaafkan yang memperkuat ukhuwah. Tapi ingat, dengan kata maaf


bukan berarti kita berhak mengulang kesalahan yang sama dan tetap pada
sikap sebelumnya. Dengan kata maaf itu seharusnya menjadi kunci
perbaikan.Tolong. Pasti kita tidak mungkin bisa melakukan/memenuhi
kebutuhan kita sendiri, tentu membutuhkan orang lain. Satu kata tolong
kata yang di pergunakan di awal kalimat ketika kita membutuhkan
bantuan orang lain akan membuat orang tersebut merasa senang hati
membantu, tanpa merasa diperintah.
TOLONG
Setiap orang tahu, kalau kita adalah makhluk sosial makhluk yang tak
mungkin mampu hidup sendiri tanpa orang lain. So.. kata Tolong adalah
kata

yang

sangat

wajar

diucapkan.

Tolong membuat kita menyadari keterbatasan-keterbatasan yang ada


dalam diri kita.. tolong membuat kita lebih mampu menerima diri kita
sendiri secara apa adanya. Tolong membuat kita lebih mampu untuk
melihat secara jernih.. apa yang bisa dan apa yang tidak bisa kita lakukan
dan dalam proses lebih lanjut hal ini dapat membantu kita untuk
menerima

setiap

kekurangan

yang

ada

dalam

diri

kita.

Sebagian orang merasa malu untuk berkata tolong ..kenapa ? karena


secara tidak sadar kita memang terdidik untuk menjadi mandiri.
Mandiri bukan berarti kita tidak membutuhkan orang lain, mandiri bukan
berarti menjadi egois dan tidak pernah melibatkan orang lain. Mandiri
adalah sebuah proses penemuan jati diri dan kata Tolong akan sangat
dibutuhkan untuk menuju kemandirian.. dan jika tidak anda akan tersesat
kepada

keegoisan

semata.

Jangan ragu-ragu untuk meminta tolong kepada seseorang.. So.. hargailah


orang lain dengan meminta tolong kepada dia.. Jangan malu untuk
meminta tolong kepada orang lain
TERIMA KASIH

adalah kata-kata yang mungkin sering dilupakan saat kita menerima


bantuan dari orang lain. Memang, bagi sebagian orang sangat sulit untuk
mengucapkan ini. Kenapa? karena terima kasih membutuhkan
ketulusan, terima kasih membutuhkan tatapan mata yang hangat,
terima

kasih

membutuhkan

sentuhan

kasih

Kita harus menyadari, bahwa sebenarnya bantuan yang diberikan orang


lain kepada kita apapun itu tidak akan bisa tergantikan. Banyak orang
berusaha membalas budi kepada orang lain.. tetapi seringkali hal ini
malah

melahirkan

kekecewaan

bahkan

permusuhan.

Kenapa ? karena tidak akan ada budi yang bisa terbalaskan.. mata tidak
mungkin diganti dengan mata gigi tidak mungkin digantikan dengan gigi
dan hidup tidak akan mungkin digantikan dengan hidup !.
..Terima kasih. Kata itu membuat orang yang usai membantu kita merasa
dihargai. Sering sekali kita lupa mengucapkan terima kasih pada orang
yang

sudah

membantu.

Mungkin

karena

kita

merasa

bantuan/pemberiannya terlalu kecil. Padahal itu bisa menyinggung orang


tersebut. Sebagaimana yang seringkali kita lakukan kepada Allah,
melupakan banyak nikmat yang telah dianugerahkan Nya kepada kita.