Anda di halaman 1dari 4

KEPUTUSAN DIREKTUR RSIA SAMMARIE BASRA

TENTANG
KEBIJAKAN PELAYANAN
RUMAH SAKIT SAYANG IBU DAN BAYI
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK SAMMARIE BASRA
NOMOR 048.00/SI/SK/RSIA-SMB/A.01/15/11
DIREKTUR RSIA SAMMARIE BASRA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

Menimbang

: a.

b.

c.

Mengingat

Bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di
Indonesia masih cukup tinggi. Oleh karena itu upaya penurunan AKI dan AKB
serta peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi masih tetap merupakan salah
satu prioritas utama dalam pembangunan kesehatan.
Bahwa salah satu upaya penurunan Anka Kematian Ibu dan Angka Kematian
Bayi dapat di laksanakan melalui peningkatan mutu pelayana kesehatan ibu dan
bayi di fasilitas kesehatan yang terbaik melalui Program Rumah Sakit Sayang
Ibu dan Byi, termasuk rumah sakit PONEK
Bahwa dengan adanya ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang
kesehatan maka perlu diadakan revisi buku pelaksanaan Program Rumah Sakit
Sayang Ibu dan Bayi.

: 1. Undang-Undang no. 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran


2. Undang-Undang Republik Indonesia no. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
3. Peraturan Menteri Kesehatan no.159 b/Menkes/Per/II/1998 tentang Rumah
Sakit
4. Keputusan menteri kesehatan no. 237/Menkes/SK/IV/1997 tentang Pemasaran
Pengganti Air Susu Ibu
5. Keputusan menteri kesehatan no. 133/Menkes/SK/XII/1999 tentang Standar
Pelayanan Rumah Sakit
6. Keputusan Menteri kesehatan no. 450/Menkes.SK/2004 tentang Pemberian Air
Susu Ibu (ASI) secara Eksklusif pada bayi Indonesia
7. Peraturan pemerintah no. 33 tahun 2012 tentang pemberian Asir Susu IBu
Ekslusif

MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RSIA SAMMARIE BASRA
TENTANG
KEBIJAKAN PELAYANAN PROGRAM RUMAH SAKIT SAYANG IBU
DAN BAYI
KESATU

KEDUA

KETIGA

: Rumah sakit di haruskan melaksanakan 10 langkah perlindungan ibu dan bayi


secara terpadu dan paripurna dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu
dan Angka Kematian Bayi
: Kebijakan Pelayanan PROGRAM RUMAH SAKIT SAYANG IBU DAN BAYI
di RSIA SamMarie Basra sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan
ini.
: Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari
terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana
mestinya.

Ditetapkan di : Jakarta
Pada tanggal :
DIREKTUR RSIA SAMMARIE BASRA,

Dr. Dr. Hardi Yusa, SpOG, MARS

LAMPIRAN
KEPUTUSAN DIREKTUR RSIA SAMMARIE BASRA
PERIHAL
: KEBIJAKAN PELAYANAN HIV-AIDS RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK
SAMMARIE BASRA
NOMOR
: 048.00/SI/SK/RSIA-SMB/A.01/15/11

KEBIJAKAN PELAYANAN HIV-AIDS


RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK SAMMARIE BASRA
1. Rumah Sakit Ibu dan Anak SamMarie Basra mendukung pelayanan penanggulangan HIV-AIDS.
2. Rumah sakit melakukan upaya promosi kesehatan terkait HIV-AIDS kepada pasien, keluarga, dan
semua karyawan RS.
3. Rumah sakit meningkatkan fungsi pelayanan pada pasien yang dicurigai orang hidup dengan
HIV/AIDS (ODHA) dengan faktor risiko IDU.
4. Rumah sakit melakukan uji tapis HIV kepada setiap pasien yang akan melakukan tindakan operasi,
atau jika ada indikasi yang mengarah kecurigaan diagnosis HIV-AIDS.
5. Meningkatkan fungsi pelayanan penunjang, yaitu laboratorium.
6. Rumah Sakit tidak memberikan pelayanan pengobatan HIV-AIDS.
7. Rumah sakit merujuk pasien dengan HIV atau kecurigaan HIV ke RS jejaring yang ditunjuk.
8. Pelaporan hasil temuan dan hasil monitoring evaluasi disampaikan secara tertulis kepada Direktur
setiap triwulan untuk diketahui dan ditindaklanjuti.

Ditetapkan di : Jakarta
Pada tanggal : 10 November 2015
DIREKTUR RSIA SAMMARIE BASRA,

Dr. Dr. Hardi Yusa, SpOG, MARS