Anda di halaman 1dari 13

Matakuliah : PBB, BPHTB, BEA METERAI DAN PAJAKPAJAK DAERAH

Tahun
: 2009

PAJAK-PAJAK DAERAH
Pertemuan 10

Learning Outcomes
Pada akhir pertemuan ini, mahasiswa diharapkan
akan mampu menerangkan dasar hukum,
pengertian Daerah dan Keuangan Daerah,
pengertian Pajak Daerah, jenis-jenis pajak daerah
dan tarifnya.

C2

Bina Nusantara
University

Outline Materi
Dasar Hukum
Pengertian Daerah dan Keuangan Daerah
Pengertian Pajak Daerah
Jenis-jenis pajak daerah: Pajak Propinsi dan
Pajak Kabupaten/Kota
Tarif Pajak Daerah

Bina Nusantara
University

Dasar Hukum
Undang-undang RI Nomor 34 Tahun 2000 tentang
Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 18 Tahun
1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
Peraturan Pemerintah RI Nomor 65 Tahun 2001
Tentang Pajak Daerah
Peraturan Pemerintah RI Nomor 66 Tahun 2001
Tentang Retribusi Daerah
Bina Nusantara
University

Pengertian-pengertian
Daerah Otonom yang selanjutnya disebut
daerah adalah kesatuan masyarakat hukum yang
mempunyai batas Daerah tertentu berwenang
mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat
setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan
aspirasi masyarakat dalam ikatan Negara
Kesatuan RI.
Kepala Daerah adalah Gubernur bagi Daerah
Propinsi atau Bupati bagi Daerah Kabupaten atau
Walikota bagi Daerah Kota.
Bina Nusantara
University

Pengertian-pengertian
Keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban Daerah
dalam rangka penyelenggaraan Pemerintah Daerah yang
dapat dinilai dengan uang termasuk di dalamnya segala
bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan
kewajiban daerah tersebut.
Ruang Lingkup Keuangan Daerah:
a. Hak Daerah untuk memungut Pajak Daerah dan retribusi
daerah serta melakukan peminjaman;
b. Kewajiban daerah untuk menyelenggarakan urusan
pemerintahan daerah dan membayar tagihan pihak ketiga;
c. Penerimaan daerah;
d. Pengeluaran daerah;
e. Kekayaan daerah yang dikelola sendiri atau oleh pihak lain
berupa uang, surat berharga, piutang, barang, serta hakhak lain yg dapat dinilai dengan uang, termasuk kekayaan
yg dipisahkan pada Perusahaan Daerah;
f. Kekayaan pihak lain yang dikuasai oleh pemerintah daerah
dalam rangka penyelenggaraan tugas pemerintahan daerah
dan/atau
Bina
Nusantarakepentingan umum.
7
University

Pengertian-pengertian
Pajak Daerah adalah iuran wajib yang dilakukan
oleh orang pribadi atau badan kepada Daerah tanpa
imbalan langsung yang seimbang, yang dapat
dipaksakan berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku, yang digunakan untuk
membiayai penyelenggaraan pemerintah Daerah
dan pembangunan Daerah.
Retribusi Daerah adalah pungutan Daerah sebagai
pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu
yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh
Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi
atau badan.
Bina Nusantara
University

Jenis-jenis Pajak Daerah


Pajak Propinsi

a. Pajak Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di Atas Air


b. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di At
c. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor
d. Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah
dan Air Permukaan
Pajak Kabupaten/Kota
a. Pajak Hotel;
b. Pajak Restoran;
c. Pajak Hiburan;
d. Pajak Reklame;
e. Pajak Penerangan Jalan;
f. Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C;
g.Bina
Pajak
Parkir.
Nusantara
University

Kriteria Jenis Pajak Kabupaten/Kota yang dapat


ditetapkan dengan Peraturan Daerah:
Bersifat pajak dan bukan retribusi;
Objek pajak terletak atau teradapat di wilayah Daerah
Kabupaten/Kota yang bersangkutan dan mempunyai
mobilitas yang cukup rendah serta hanya melayani
masyarakat di wilayah Kabupaten/Kota ybs;
Objek dan Dasar Pengenaan Pajak tidak bertentangan
dengan kepentingan umum;
Objek pajak bukan merupakan objek pajak Propinsi
dan/atau objek Pajak Pusat;
Potensinya memadai;
Tidak memberikan dampak ekonomi yang negatif;
Memperhatikan aspek keadilan dan kemampuan
masyarakat; dan
Menjaga kelestarian lingkungan.
Bina Nusantara
University

10

Tarif Pajak Propinsi


Tarif Pajak Kendaraan Bermotor:
1,5% untuk kendaraan bermotor bukan umum
1% untuk kendaraan umum
0,5% untuk kendaraan bermotor alat-alat berat
dan alat-alat besar
Tarif Pajak Kendaraan di atas air : 1,5%

Tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor: 5%


Tarif Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah
Tanah dan Air Permukaan:
20% untuk Air Bawah Tanah
10% untuk Air Permukaan
Bina Nusantara
University

11

Tarif Pajak Propinsi


Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atas penyerahan pertama:
10% untuk kendaraan bermotor bukan umum
10% untuk kendaraan umum
3% untuk kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar
Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atas penyerahan kedua
dan selanjutnya:
1% untuk kendaraan bermotor bukan umum
1% untuk kendaraan umum
0,3% untuk kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar
Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atas penyerahan karena
warisan:
0,1% untuk kendaraan bermotor bukan umum
0,1% untuk kendaraan umum
0,03% untuk kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat
besar
Bina Nusantara
University

12

Tarif Pajak Kabupaten/Kota


Tarif Pajak Hotel ditetapkan paling tinggi sebesar 10%
Tarif Pajak Restoran ditetapkan paling tinggi sebesar 10%

Tarif Pajak Hiburan ditetapkan paling tinggi sebesar 35%


Tarif Pajak Reklame ditetapkan paling tinggi sebesar 25%

Tarif Pajak Penerangan Jalan ditetapkan paling tinggi


sebesar 10%
Tarif Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C
ditetapkan paling tinggi sebesar 20%
Tarif Pajak Parkir ditetapkan paling tinggi sebesar 20%
Bina Nusantara
University

13