Anda di halaman 1dari 14

CHANGE

MANAGEMENT
Disusun oleh:
Adityo Widianto
Eka Aulia Mustikawati
Fajri Humaedi
M. Ilhamsyah
Neti Hardianti Riana P.
Nur Atmi Pertiwi

CHANGE
Perubahan merupakan sesuatu yang pasti dan akan
terjadi. Begitu juga dengan perusahaan atau
organisasi yang dituntut untuk dapat berubah dan
menyesuaikan dengan perubahan agar terus bertahan
dan menjalankan bisnisnya, sehingga organisasi harus
mempunyai strategi perubahan yang tepat dan
pelaksanaannya terus berkelanjutan sepanjang waktu.

DEFINISI CHANGE MANAGEMENT


MENURUT PARA AHLI
Menurut Worren, Ruddle dan Moore (1999) istilah
manajemen perubahan (change management) saat ini
dipakai untuk mencakup teori dan praktek yang
berhubungan
dengan
pengembangan
organisasi
(organizational development), sumber daya manusia,
majemen
proyek
(project
management),
dan
perubahan strategi organisasi.

DEFINISI CHANGE MANAGEMENT


MENURUT PARA AHLI
Definisi manajemen perubahan menurut Karen
Coffman dan Katie Lutes (Coffman dan Lutes, 2007)
menjelaskan bahwa manajemen perubahan adalah
sebuah pendekatan terstruktur untuk membantu
organisasi dan orang-orang untuk transisi secara
perlahan tapi pasti dari keadaan sekarang menuju ke
keadaan yang diinginkan.

DEFINISI CHANGE MANAGEMENT


MENURUT PARA AHLI
Definisi lain menurut Holger Nauheimer (Nauheimer,
2007) manajemen perubahan dapat digambarkan
sebagai proses, alat dan teknik untuk mengatur proses
perubahan pada sisi orang untuk mencapai hasil yang
diperlukan dan untuk merealisasikan perubahan secara
efektif melalui agen perubahan, tim dan sistem yang
lebih luas.

PENGERTIAN CHANGE
MANAGEMENT
Change Management adalah serangkaian proses
yang digunakan untuk memastikan bahwa
perubahan strategis yang signifikan dalam
organisasi dilakukan secara terkontrol dan
sistematis, untuk mengatasi resistensiterhadap
perubahan dalam rangka meningkatkan keterlibatan
dan pencapaian tujuan organisasi untuk
transformasi efektif.

TUJUAN CHANGE
MANAGEMENT
Tujuan utamanya seringkali adalah mengintegrasikan
komponen-komponen
ini,
misalnya
dengan
menciptakan kesetaraan antara penetapan tujuantujuan strategis dengan kebijakan SDM, atau
membangun infrastuktur teknologi informasi baru
untuk mendukung terciptanya kerjasama antar
kelompok.
.

FOKUS CHANGE
MANAGEMENT
Fokus dari Change Management adalah pada
hasil perubahan yang akan dihasilkan, pengaturan
baru harus bisa dipahami.

STRATEGI CHANGE
MANAGEMENT
Strategi Change Management yang komprehensif
harus mengarah ke tujuan yang diinginkan dan
menciptakan rasa kepemilikan, sehingga
memungkinkan perbaikan berkelanjutan, terukur dan
membangun kemampuan untuk menghadapi
perubahan di masa depan.

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN


PERUBAHAN

Perkembangan Teknologi
Kondisi-kondisi Ekonomi, fluktuasi suku bunga,
tingkat tenaga kerja internasional dan regulasi
pemerintah
Kompetisi global
Perubahan-perubahan Sosial dan Demografik
Tantangan-tantangan internal

LEWINS THREE STEP


MODEL

Pendekatan klasik tentang model manajemen


perubahan yang diperkenalkan oleh Kurt Lewin
mencakup tiga fase, yaitu:

Unfreezing the status qou, atau tahapan pencairan


Movement to the new state, yaitu perubahan itu
sendiri.
Refreezing, yaitu fase membekukan hasil
perubahan yang telah terjadi menjadi permanen.

8 TAHAP PROSES KOTTER'S UNTUK


MENCIPTAKAN PERUBAHAN UTAMA
1. Membangun Rasa Urgensi
2. Menciptakan Panduan Koalisi
3. Mengembangkan Visi dan Strategi
4. Mengkomunikasikan Visi Perubahan
5. Memberdayakan Aksi Broad-Based
6. Membangkitkan Kemenangan Jangka Pendek
7. Keuntungan konsolidasi dan Memproduksi Perubahan
Lagi
8. Anchoring Pendekatan Baru dalam Kebudayaan

CONTOH CHANGE MANAGEMENT


Dalam manajemen perubahan (change management)
yang berhubungan dengan pengembangan organisasi
(organizational development), sumber daya manusia,
manajemen proyek (project management),
dan
perubahan
strategi
organisasi.
Contoh
change
management dalam organisasi kampus yaitu Himpunan
Mahasiswa Teknik Industri mengalami perubahan bagan
kepengurusan tahun periode 2016-2017, dengan
merubah strategi organisasi bagan ini kepengurusan
HMTI menjadi lebih jelas struktur organisasi dan dalam
menjalankan jobsdesk lebih terperinci dibandingkan
kepengurusan sebelumnya dan mengarah ke titik positif
dalam organisasi.