Anda di halaman 1dari 9

Nama : Lusi Lustiana

NPM : 200110090227

A. Analisis Likuiditas
1) NWC-TA (Modal kerja neto)
Merupakan perbedaan antara aktiva lancar dengankewajiban lancar. Modal
kerja neto menunjukan, secara kasar, potensi cadangan kas dari perusahaan. Dapat
dirumuskan:

NWCTA=

Modal Kerja Neto


Total Aktiva

Perhitungan NWC-TA Koperasi Ternak Makmur dari


adalah sebagai berikut:

tahun 2005 s/d 2007

Tahun 2005 =

175.378 .847,9
190.916 .350 = 90%

Tahun 2006 =

184.047 .310,9
204.801.788

= 90%

Tahun 2007 =

305.332 .600,9
345.710 .453

= 90%

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungan tersebut


akan disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 1 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007
No

Tahun

Modal Kerja Neto

Total Aktiva

NWC-TA

2005

Rp175.378.847,9

Rp 190.916.350

90%

2006

Rp184.047.310,9

Rp 204.801.788

90%

2007

Rp305.332.600,9

Rp 345.710.453

90%

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.

2) Current Ratio

Menunjukkan kemampuan membayar utang dengan aktiva lancar perusahaan.


Dapat dirumuskan sebagai berikut:
Current Ratio =

Aktiva Lancar
Hutang Lancar

Perhitungan Current Ratio Koperasi Ternak Makmur dari tahun 2005 s/d 2007
adalah sebagai berikut:
Tahun 2005 =

Tahun 2006 =

Tahun 2007 =

188.050 .800
12.671 .950,1
203.503 .738
19.456 .427,1

= 14, 8 = 1. 480,0%

= 10, 5 = 1. 050,0%

343.751 .803
=9,8= 890, 0%
38.419 .202,1

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungan tersebut


akan disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 2 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007
No

Tahun

Aktiva Lancar

Hutang Lancar

Current Ratio

2005

Rp 188.050.800

Rp 12.671.950,1

1.480,0%

2006

Rp 203.503.738

Rp 19.456.427,1

1.050,0%

2007

Rp 343.751.803

Rp 38.419.202,1

890,0 %

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.

3) Quick ratio
Menunjukan kemampuan untuk membayar kewajiban yang harus segera
dipenuhi dengan aktiva lancar yang lebih liquid. Dapat dirumuskan:
Quick Ratio =

Aktiva LancarPersediaan
Hutang Lancar

Hutang Lancar
Perhitungan Quick Ratio Koperasi Ternak Makmur dari tahun 2005 s/d 2007
adalah sebagai berikut:

Tahun 2005 =

Tahun 2006 =

Tahun 2007 =

188.050 .80015.300.000
12.671 .950,1
203.503 .73829.742.000
19.456 .427,1

= 13,6 = 1.360,0%

= 8,9 = 890,0%

343.751 .803 22.550 .000


38.419 .202,1

= 8,4 = 840,0%

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungan tersebut


akan disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 3 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007

Tahu
n

Aktiva Lancar

Persediaan

Hutang Lancar

Quick
Ratio

2005

Rp188.050.8
00

Rp
15.300.000

Rp
12.671.950,1

1.360,0%

2006

Rp203.503.7
38

Rp
29.742.000

Rp
19.456.427,1

890,0%

2007

Rp343.751.8
03

Rp
22.550.000

Rp
38.419.202,1

840,0 %

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.

B. Analisis Leverage (Solvabilitas)


1) Debt to Equity Rasio (DER)
Debt to total Equity Rasio atau rasio hutang atas modal, di mana rasio ini
menggambarkan sampai sejauh mana modal pemilik dapat menutupi hutang-hutang
kepada pihak luar.
DER =

Total Kewajiban
Modal Sendiri

Perhitungan DER Koperasi Ternak Makmur dari tahun 2005 s/d 2007 adalah sebagai
berikut:

Tahun 2005 =

92.671.950,1
98.244 .397

= 0,9 = 90%

Tahun 2006 =

89.456 .427,1
115.345 .360,9

= 0,8 = 80%

198.419 .202,1
147.291 .250,9

= 1,3 = 130%

Tahun 2007 =

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungan tersebut


akan disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 4 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007
No
1

Tahun
2005

Total Hutang
Rp 92.671.950,1

Modal Sendiri
Rp 98.244.397,9

90%

DER

2006

Rp 89.456.427,1

Rp 115.345.360,9

80%

2007

Rp198.419.202,1

Rp 147.291.250,9

130 %

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.

2) Time Interest Earned


Rasio ini mengukur seberapa banyak laba operasi (kadang juga ditambah
dengan penyusutan) mampu membayar bunga hutang.

Laba operasi
Bunga

TIE =

Perhitungan TIE Koperasi Ternak Makmur dari tahun 2005 s/d 2007 adalah
sebagai berikut:
Tahun 2005 =

5.341 .150
16.002 .350

= 0,3 = 30%

Tahun 2006 =

11.374 .650
16.000 .200

= 0.7 = 70%

Tahun 2007 =

22.385 .780
29.809 .550 = 0.8 = 80%

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungan tersebut


akan disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 5 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007
N
o
1

Tahun

Laba Operasi

Bunga

TIE

2005

Rp 5.341.150

Rp 16.002.350

30%

2006

Rp 11.374.650

Rp 16.000.200

70%

2007

Rp22.385.780

Rp 29.809.550

80 %

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.

3) Rasio hutang
Perhitungannya berdasarkan atas hutang jangka panjang (termasuk kewajiban
membayar sewa guna atau leasing).

Hutang Jangka Panjang+ SewaGuna


Hutang Jangka Panjang + Modal sendiri

Rasio Hutang =

Perhitungan Rasio Hutang Koperasi Ternak Makmur dari tahun 2005s/d 2007
adalah sebagai berikut:
Tahun 2005 =

80.000 .000+0
80.000.000+ 0+98.244 .397,9

Tahun 2006 =

70.000.000+ 0
70.000 .000+0+ 155.345.360,9

= 0,4 = 40%

Tahun 2007 =

160.000.000+ 0
16.000 .000+0+ 147.291.250,9

= 0,5 = 50%

= 0.4 = 40%

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungan tersebut


akan disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 6 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007
No

Tahun

2005

Hut.jk.pjg+Sewa
guna
Rp 80.000.000

2006

Rp 70.000.000

Hut.jk.pjg+Modal Sendiri

Rasio hutang

Rp 178.244.397,9

40%

Rp 185.345.360,9

40%

2007

Rp160.000.000

Rp 307.290.250,9

50 %

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.

C. Analisis Profitabilitas
1) Rentabilitas Ekonomi
Rasio ini mengukur kemampuan aktiva perusahaan memperoleh laba dari
operasi perusahaan. Semakin tinggi rasio ini berarti semakin baik pula kemampuan
perusahaan dalam mencetak laba dengan menggunakan aktiva yang dimilikinya,
demikian pula sebaliknya.
Rentabilitas Ekonomi =

Laba Operasi
( rata rata ) aktiva

x 100%

Perhitungan Rentabilitas Ekonomi Koperasi Ternak Makmur daritahun 2005 s/d


2007 adalah sebagai berikut:
Tahun 2005 =

5.341 .150
190.916 .350

x 100% = 2,8%

Tahun 2006 =

11.374 .650
204.801 .788

x 100% = 5,6%

Tahun 2007 =

22.385 .780
385.710 .453

x 100% = 5,8%

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungantersebut


akan disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 7 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007
No

Tahun

Laba Operasi

Rata-rata Aktiva

RE

2005

Rp 5.341.150

Rp 190.916.350

2,8%

2006

Rp 11.374.650

Rp 204.801.788

5,6%

2007

Rp22.385.780

Rp 385.710.453

5,8%

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.

2) Return On Equity
Rasio ini menunjukkan kemampuan dari modal sendiri untuk menghasilkan
keuntungan bagi pemegang saham preferen dan saham biasa.
Return On Equity =

Laba setelah pajak


( ratarata ) modal sendiri x 100%

Perhitungan Return On Equity Koperasi Ternak Makmur dari tahun2005 s/d 2007
adalah sebagai berikut:
Tahun 2005 =

Tahun 2006 =

Tahun 2007 =

5.341.150
98.244 .397,9

x 100% = 5,4%

11.374 .650
115.345 .360 x 100% = 9,9%
22.385 .780
147.291 .250

x 100% = 15,2%

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungan tersebut akan
disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 8 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007
No

Tahun

Laba stelah pjk

Rata-rata Modal Sendiri

ROE

2005

Rp 5.341.150

Rp 98.244.397,9

5,4%

2006

Rp 11.374.650

Rp 115.345.360,9

9,9%

2007

Rp22.385.780

Rp 147.291.250,9

15,2%

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.

3) Return On Investment
Rasio ini menunjukkan berapa banyak laba bersih yang bisa diperoleh dari
seluruh kekayaan yang dimiliki perusahaan.
Return On Investment =

Laba Setelah Pajak


( ratarata ) kekayaan

x 100

Perhitungan Return On Investment Koperasi Ternak Makmur dari tahun 2005


s/d 2007 adalah sebagai berikut:

Tahun 2005 =

5.341.150
98.244 .397,9

x 100% = 5,4%

Tahun 2006 =

11.374 .650
155.345 .360,9

x 100% = 9,9%

Tahun 2007 =

22.385 .780
147.291 .250,9

x 100% = 15,2

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungan tersebut


akan disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 9 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007
N
o
1

Tahun

Laba stelah pjk

Rata-rata aktiva

ROI

2005

Rp 5.341.150

Rp 98.244.397,9

5,4%

2006

Rp 11.374.650

Rp 115.345.360,9

9,9%

2007

Rp22.385.780

Rp 147.291.250,9

15,2%

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.

4) Profit Margin
Rasio ini mengukur seberapa banyak keuntungan operasional bisa diperoleh
dari setiap rupiah penjualan.
Profit Margin =

Laba Operasi
Penjualan

x 100%

Perhitungan Profit Margin Koperasi Ternak Makmur dari tahun 2005 s/d 2007 adalah
sebagai berikut:
Tahun 2005 =

5.341.150
59.614 .691

x 100% = 9,0%

Tahun 2006 =

11.374 .650
66.775 .603

x 100% = 17,0%

Tahun 2007 =

22.385 .780
109.981 .780

x 100% = 20,4%

Setelah dilakukan perhitungan tersebut di atas maka hasil perhitungan tersebut


akan disajikan ke dalam tabel berikut :
Tabel VI. 10 Koperasi Ternak Makmur Tahun 2005-2007
N
o
1

Tahun

Laba Operasi

Penjualan

Profit Margin

2005

Rp 5.341.150

Rp 59.614.691

9,0%

2006

Rp 11.374.650

Rp 66.775.603

17,0%

2007

Rp22.385.780

Rp 109.981.780

20,4%

Sumber : Koperasi Ternak Makmur Kauman, Desa: karanganyar.