Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH

PERBANDINGAN PENDIDIKAN DI NEGARA IRAN


Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Perbandingan
Pendidikan Islam
Dosen Pengampu : H. Wuryantoro, S.Pd.I, M.Pd.

Disusun oleh :
M. Nurul Haq (213377)
Kelas E Semester VI PAI E

UNIVERSITAS ISLAM NAHDLATUL ULAMA (UNISNU) JEPARA


FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
TAHUN AKADEMIK 2015 / 2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami haturkan kehadirat Allah SWT yang
telah memberikan

rahmat dan hidayah-Nya

kepada

kami,

sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada


waktunya.
1

Makalah ini dibuat sedemikian rupa untuk melengkapi


tugas Mata

Kuliah Perbandingan Pendidikan Islam dengan

materi Perbandingan Pendidikan di Negara Iran.


Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak
yang

telah

membantu

dalam

proses

penyusunan

dan

penyelesaian makalah ini.


Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari
sempurna. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang sifatnya
membangun sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah
serupa di lain waktu.
Jepara, 12 Mei 2016
Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUSL..............................................................................................i
KATA PENGANTAR..............................................................................................ii
DAFTAR ISI..........................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1
A.

Latar Belakang.....................................................................................1

B.

Rumusan Masalah...............................................................................1

C.

Tujuan......................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................3
A.

Sekilas tentang Iran...........................................................................3

B.

Sistem Pendidikan Di Iran.........................................................................4

C.

Perbandingan Pendidikan di Iran dan Indonesia.....................8

BAB III PENUTUP...............................................................................................11


A.

Kesimpulan..........................................................................................11

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................12

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam perkembangan sejarah Islam, bangsa Iran
mempunyai peranan dan andil yang sangat besar baik dari
sisi penyebaran agama Islam, perluasan wilayah, peradaban
Islam, dan pendidikan. Dari daerah ini muncul tokoh-tokoh
atau pakar dari berbagai macam keahlian, di antaranya alBiruni, Muhammad Musa al-Khawarizmi, Umar Khayam, dan
lain-lain.1
Iran pernah menjadi perhatian dunia dengan program
nuklirnya yang dianggap kontroversial. Terlepas dari itu
semua, kemampuan yang dimiliki Iran pada hakikatnya
adalah buah dari hasil kemajuan pendidikan yang diperoleh
bangsa Iran pascarevolusi 1979.
Revolusi yang terjadi pada 1979 tidak hanya dalam
aspek pemerintahan, tetapi juga dalam bidang pendidikan,
yaitu Islamisasi ilmu pengetahuan. Banyak perguruan tinggi
yang ditutup dan dibuka kembali secara berangsur-angsur
mulai 1982-1983 dengan menggunakan kurikulum yang
Islami (Islamisasi ilmu pengetahuan).
Sangat perlu rasanya untuk mengkaji pengalaman
yang dicapai oleh bangsa Iran terutama dalam bidang
pendidikan meliputi pendidikan Islam, dan sistem pendidikan.
Berkaitan dengan hal tersebut kami akan membahas
mengenai Perbandingan Pendidikan di Negara Iran.
B. Rumusan Masalah

1 Binti Maunah, Perbandingan Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Penerbit Teras,


2011), hlm.168
1

Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat


dirumuskan permasalahan yang akan dibahas dalam makalah
ini sebagai berikut :
1. Bagaimana kilasan sejarah tentang Iran ?
2. Bagaimana Sistem Pendidikan Di Iran ?
3. Bagaimana Perbandingan Pendidikan

di

Iran

dan

Indonesia ?
C. Tujuan
Tujuan penyusuanan makalah ini sebagai berikut :
1. Menjelaskan kilasan sejarah tentang Iran
2. Menjelaskan Sistem Pendidikan Di Iran
3. Menjelaskan Perbandingan Pendidikan di Iran dan
Indonesia.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Sekilas tentang Iran


Iran merupakan salah satu Negara Islam di Timur
tengah yang beribu kota di Teheran. Negeri ini terletak di
sebelah Barat Daya Asia. Luasnya mencapai 1.648.000 km2.
Masuknya agama Islam ke Iran sejak abad ketujuh
Masehi, menandai dimulainya upaya baru bangsa iran untuk
mengembangkan budaya mereka dan awal dari lahirnya
sebuah peradaban baru. dengan mengkaji berbagai masalah
yang saling berkaitan antara Islam dan iran, memberikan
gambaran tersendiri bagi keduanya. Islam sebagai sebuah
agama dengan ajarannya yang kaya pantas berbangga
karena berhasil menarik hati bangsa yang cerdas dan
berperadaban tinggi, dan kebanggaan bagi iran adalah
karena

bangsa

yang sejak

dahulu

memiliki jiwa

cinta

kebenaran dan cinta budaya sendiri, tampil sebagai bangsa


yang paling tunduk kepada kebenaran dan siap berkorban
untuknya.2
Masuknya

Islam

ke

iran

telah

menyebabkan

peningkatan dan koreksi yang lebih besar dalam masyarakat


negeri ini, sehingga sejarah iran semakin menemukan arah
pembaharuan. Menurut catatan para ahli sejarah, diantara
bangsa-bangsa yang memeluk agama Islam, bangsa iran
memiliki

tempat

meninggalkan

yang

pemikiran

khusus.
dan

Mereka

ideologi

dengan

mudah

sebelumnya,

dan

dengan sungguh-sungguh berupaya andil dalam penyebaran


agama ini.

2Rasidin, Pendidikan Islam di Republik Islam Iran, http://ejournal.iainjambi.ac.id/index.php/mediaakademika/article/view/64/57 diakses


pada 12 Mei 2016
3

B. Sistem Pendidikan Di Iran


Sejak Revolusi Islam Iran tahun 1979, sistem pendidikan Iran
mengalami perubahan yang sangat mendasar, dan semua upaya pendidikan
dan pengajaran harus sesuai dengan prinsip-prinsip islam.
Pada tahap awal, pemerintah Republik Islam Iran berusaha membuka
peluang sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat untuk bisa mengenyam
pendidikan formal, dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi.
Pasal 30 UUD Republik Islam Iran menyatakan, Pemerintah
berkewajiban menyediakan pendidikan dan pengajaran gratis bagi seluruh
rakyat hingga akhir tingkat pendidikan menengah dan mengembangkan
pendidikan tinggi secara gratis pula hingga semampunya.3
1. Tujuan Pendidikan
Menurut dokumen yang disetujui oleh supreme council of education
(Dewan Tertinggi Pendidikan) pada 1998, bahwa tujuan utama pendidikan
adalah meningkatkan produktivitas, mencapai integrasi sosial dan
nasional, mengelola nilai-nilai sosial, moral dan spiritual dengan
penekanan utama pada memperkuat dan mendorong keimanan terhadap
Islam. 4
Rumusan tujuan yang disetujui Dewan juga menekankan peran
pendidikan pada pengembangan sumberdaya manusia untuk peningkatan
ekonomi, sehingga pendidikan dipandang sebagai investasi masa depan.
2. Anggaran Pendidikan
Anggaran kementrian pendidikan pada tahun 1996 adalah 6.130
miliyar riyal (RI), merupakan 3,8% dari anggaran belanja Negara.
Anggaran yang disetujui adalah RI 5.455,6 milyar riyal, tetapi untuk
menyediakan

dana

talangan

bagi

kementrian

pendidikan,

telah

dialokasikan dan anggaran pendidikan bertambah menjadi RI 6.130 milyar


riyal. Selain itu, untuk meningkatkan anggaran, beberapa kesepakatan
telah disetujui selama dua tahun terakhir untuk memberikan sumber dana
baru bagi kementerian pendidikan. Pada tahun 2003, total pembiayaan
3 Rasidin, Op.Cit
4 Ibid
4

pendidikan (termasuk pendidikan dasar hingga pra universitas) berjumlah


RI 39, 880 miliyar riyal atau 12% dari total anggaran belanja Negara.5
3. Kebijakan Pemerintah
Sistem sekolah berada

di

bawah

yurisdiksi Kementerian

Pendidikan dan Pelatihan. Selain sekolah, kementerian ini juga memiliki


tanggung jawab untuk beberapa pelatihan guru dan beberapa lembaga
teknis. Departemen Pendidikan mempekerjakan jumlah tertinggi pegawai
negeri sipil 42% dari jumlah total pegawai dan menerima 21% dari
anggaran nasional. Pada tahun akademik 1990-1991, sebanyak 15.018.903
siswa telah bersekolah dengan 87.024 kelas di seluruh negeri. Dengan
rincian sebagai berikut: 509 sekolah untuk anak-anak cacat, 3.586 TK,
59.280 Sekolah Dasar, 15.580 Sekolah Menengah Pertama, 4.515 Sekolah
Menengah Atas, 380 Sekolah Teknik, 405 Studi Bisnis dan sekolahsekolah kejuruan, 64 Sekolah Pertanian, 238 kota dan 182 guru sekolah
dasar pedesaan akademi pelatihan, tujuh kejuruan dan profesional latihan
guru dan 19 lembaga perguruan tinggi teknologi. Ada juga 2.259 sekolahsekolah pendidikan orang dewasa.
4. Kurikulum Pendidikan
Berbeda dengan

sistem

pendidikan

di

Indonesia

sekarang ini, pendidikan di Iran masih bersifat sentralistik


terdiri

dari

pendidikan

dasar

dan

menengah

serta

pendidikan tinggi. Pendidikan dasar dan menengah di


bawah

naungan

Departemen

Pendidikan

(ministry

of

education), sedangkan pendidikan tinggi di bawah naungan


dan pengawasan Departemen Ilmu dan Teknologi.
Jenjang pendidikan di Iran meliputi :6
a.
Pendidikan Pra Sekolah
Pada jenjang pra sekolah murid diajarkan mengenai
belajar bahasa, pengantar matematika, dan konsep
5 Binti Maunah, Op. Cit hlm.170
6 Binti Maunah, Op. Cit, hlm.172

sains,

lebih-lebih

pada

nilai-nilai

agama

dan

kepercayaan. Selain itu juga meliputi tentang kegiatan


ketrampilan seperti kerajinan tangan,
mancetak,

menggambar,

bercerita,

menggunting,
bermain,

dan

adalah

pada

berolahraga.
b.

Pendidikan Dasar
Fokus kurikulum pendidikan

dasar

pengembangan ketrampilan dasar baca dan berhitung,


studi lingkungan dalam tema fisik dan fenomena social,
dan pembelajaran agama. Semua mata pelajaran dan
buku pelajaran untuk sekolah dasar diputuskan dan
disiapkan pada level pusat.
c.

Pendidikan Menengah
1) Pendidikan menengah rendah
Kelompok agama minoritas melakukan pembelajaran
khusus mereka dan terdapat daftar bacaan khusus
untuk kelompok sunni. Diwajibkan untuk lulus semua
mata

pelajaran

pada

jurusan

yang

berbeda.

Pembelajaran digunakan dengan bahasa Persia pada


semua level. Untuk daerah bilingual, maka diadakan
kursus satu bulan untuk mengajarkan kunci-kunci
konsep bahasa sebelum tahun ajaran baru di mulai.
Ujian dilakukan pada akhir kelas III yang diadakan
oleh level kabupaten dan propinsi.
2) Pendidikan menengah atas
Sekolah menengah atas diperuntukkan bagi siswa
yang telah lulus sekolah menengah dasar. Mata
pelajaran yang ditawarkan dikelompokkan dalam
jurusan sebagai berikut:
a) Jurusan akademik

tujuan

jurusan

ini

adalah

mempromosikan

pengetahuan umum dan budaya. Tedapat ujian


akhir yang dikelola oleh tingkat nasional dan bagi
siwa yang lulus mendapat ijazah diploma.
b) Jurusan teknik dan pendidikan kejuruan
Jurusan ini terdiri dari tiga bidang:
pertanian dan kejuruan.
c) Jurusan kar-danesh (knowledge skill):
Tiap kar-danesh mempunyai
silabi

teknik

yang

dikembangkan di bawah secretariat pendidikan


menengah proses pendidikan ini mencakup 400
ketrampilan, berbeda dengan jurusan yang lain.
Pendidikan ini bersifat berbasis kompetensi. Siswa
yang berhasil dianugrahi ijazah terampil tingkat
II, dan diploma.
Sebelum masuk melanjutkan ke perguruan tinggi atau
universitas, setiap siswa diharuskan mengikuti persiapan
masuk ke perguruan tinggi (Konkoor) selama satu tahun.
Setelah

lulus

persiapan

masuk

perguruan

tinggi,

mahasiswa dapat melanjutkan ke program perguruan tinggi


dengan tahapan sebagai berikut: 7
a. Teknik/vocational school (Fogh-e-Diplom atau Kardani)
lama pendidikan dua tahun.
b. Univesitas/bachelor degree (Karsenase atau licence)
lama pendidikan empat tahun.
c. Master degree (karsenase-ye Arsyad atau Fogh Lisence)
lama pendidikan dua tahun.
d. Program doktor/PhD (Karsenasi-Arshad-napayvasteh atau
Doktoral) lama pendidikan tiga tahun.
Disamping
pendidikan
formal

sebagaimana

dideskripsikan di atas, di Iran juga memiliki lembaga


pendidikan nonformal seperti masjid dan lainnya yang
7 Rasidin, loc.cit
7

diberdayakan

untuk

membantu

mempercepat

pemberantasan buta aksara di kalangan manusia lanjut


usia. Sejauh ini Iran bekerjasama dengan UNESCO dan
UNDP.
Kalender

pendidikan

di

Republik

Islam

Iran

berlangsung selama 10 bulan dari bulan September sampai


dengan bulan Juni. Hari belajar sabtu sampai dengan
kamis.
C. Perbandingan Pendidikan di Iran dan Indonesia
1. Jenjang pendidikan formal iran secara garis besar
adalah :
a. Pendidikan Prasekolah
Pendidikan prasekolah umumnya dilaksanakan oleh
lembaga-lembaga swasta. Tujuan umum pendidikan awal
ini adalah untuk mempersiapkan anak-anak memasuki
pendidikan formal. Kegiatan-kegiatan pada prasekolah ini
antara lain permainan bersama, membacakan ceritacerita, bernyanyi, permainan aktivitas dan pekerjaan
tangan yang perlengkapannya sangat sederhana seperti
kertas, papan tulis dan pena.
b. Pendidikan Dasar
Pendidikan dasar dimulai pada anak berumur enam
tahun dan berlangsung selama lima tahun dan kemudian
diikuti dengan bimbingan atau orientasi selama 3 tahun.
Pendidikan orientasi dimaksudkan bagi anak-anak yang
bercita-cita untuk melanjutkan pendidikannya di masa
depan atau mencari pekerjaan.
c. Pendidikan Menengah
Pendidikan menengah

diselenggarakan

selama

tahun dan dibagi dalam 2 jalur yang telah lama dan lebih
besar adalah jalur akademik yang terbagi dalam dua

bidang yaitu sains dan humaniora. Jalur kedua yaitu jalur


pendidikan

teknik

dan

kejuruan

yang

kurang

berkembang dan terdiri dari dua bidang, industri dan


pertanian.
d. Pendidikan Tinggi
Pendidikan tinggi
pendidikan

guru

terbagi

yang

dalam

tidak

sekolah

menuntut

tinggi

tamatan

pendidikan menengah sebagai persyaratan masuk dan


berbagai sekolah tinggi lain dan universitas. Tetapi
banyak mahasiswa yang belajar di luar negeri.
Jenjang pendidikan Iran pada awal dekade 1990
membuka kesempatan luas bagi siswa-siswi untuk belajar
sesuai dengan bakat dan interesnya. Juga terbuka pintu
bagi siswa-siswi tamatan pendidikan menengah atas untuk
melanjutkan pendidikannya ke tingkat pendidikan tinggi.
Lembaga-lembaga tinggi mencakup universitas, pusatpusat pendidikan guru dan fakultas-fakultas teknik.
2. Jenjang Pendidikan di Indonesia
Berdasarkan Undang-undang

Pendidikan

Nasional

tahun 2003. Jalur, jenjang dan jenis pendidikan dapat


diwujudkan

dalam

bentuk

satuan

pendidikan

yang

diselenggarakan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah,


dan/atau masyarakat. Adapun jenjang pendidikan tersebut
antara lain:8
a. Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum
jenjang

pendidikan

diselenggarakan

dasar.

melalui

Pada

jalur

PAUD

formal,

ini
non

dapat
formal

dan/atau inforamal. Pendidikan anak usia dini pada jalur


formal berbentuk Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul
8 Pendidikan di Indonesia. https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_di_Indonesia.
diakses pada 12 Mei 2016
9

Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat. Pendidikan


anak

usia

dini

pada

jalur

pendidikan

non

formal

berbentuk kelompok bermain (KB), Taman Penitipan Anak


(TPA), atau bentuk lain yang sederajat.

b. Pendidikan Dasar
Pendidikan Dasar merupakan jenjang pendidikan yang
melandasi jenjang pendidikan menengah. Pendidikan
dasar berbentuk Sekolah Dasar (SD) dan MAdrasah
Ibtidayah (MI) atau bentuk yang sederajatserta Sekolah
MEnengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah
(MTs). Akhir kelas enam siswa harus mengikuti Ujian
Nasional sebagai syarat untuk mengikuti SMP/MTs.
c. Pendidikan Menengah
Pendidikan menegah merupakan lanjutan pendidikan
dasar. Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan
menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan.
Pendidikan menengah berbentuk Sekolah Menengah Atas
(SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menegah Kejuruan
(SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), atau bentuk
lain yang sederajat.
d. Pendidikan Tinggi
Pendidikan Tinggi

merupakan

jenjang

pendidikan

setelah pendidikan menengah yang mencakup program


pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis dan
doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.

10

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan dalam makalah ini maka
dapat disimpulkan bahwa :
1. Masuknya Islam ke iran telah menyebabkan peningkatan
dan koreksi yang lebih besar dalam masyarakat negeri ini,
sehingga

sejarah

iran

semakin

menemukan

arah

pembaharuan.
2. Sejak Revolusi Islam Iran tahun 1979, sistem pendidikan Iran harus
sesuai dengan prinsip-prinsip islam.
3. Antara jenjang pendidikan formal Iran dengan Indonesia
ada persamaan dan perbedaan

DAFTAR PUSTAKA
Binti Maunah. 2011. Perbandingan Pendidikan Islam.Yogyakarta :
Penerbit Teras.

11

Rasidin. 2011. Pendidikan Islam di Republik Islam Iran, http://ejournal.iainjambi.ac.id/index.php/mediaakademika/article/vie


w/64/57 diakses pada 12 Mei 2016 jam 18.00 wib
Anonim. Pendidikan di Indonesia.
https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_di_Indonesia.
diakses pada 12 Mei 2016 jam 17.00 wib

12