Anda di halaman 1dari 35

DESAIN DATABASE MENGGUNAKAN MODEL DATA

REA
DAN
MENGIMPLEMENTASIKAN MODEL REA DALAM
DATABASE RELASIONAL

NURUL AINI1301103010009
RAUDHATUL JANNAH 1301103010037
UTARI PUTRI PRIMASARI 1301103010137

PROSES DESAIN DATABASE

PENDEKATAN REA
Pengertian Database :
Databaseadalah program komputer khusus yang mengelola
dan mengendalikan data serta peralatan lainnya, antara lain
data program aplikasi.

Proses desain databse

Dalam
sebuah
sistem
informasi
akuntansi kita harus menyediakan
database yang handal karena hal
tersebut
dapat
dijadikan
sebagai
sebuah panduan yang penting untuk
mencari informasi. Guna database yang
relevan itu untuk analisis biaya dan
perencanaan pajak yang dilakukan pada
sebuah organisasi. Berikut adalah
langkah-langkah
untuk
mendesain
database seperti gambar di bawah ini :

Analisis
sistem

Pemodelan
Data
Pemodelan data adalah : Proses
menjelaskan sebuah database, sehingga
ia dengan jujur merepresentasikan
seluruh aspek organisasi, termasuk
interaksinya
dengan
lingkungan
eksternal.

Diagram Hubungan- Entitas

Diagram
hubungan-entitas
(entityrelationship- E-R diagram)
Sebuah teknik grafis untuk menggambarkan sebuah
skema database.
o Menurut para ahli :
Brady dan Loonam (2010), diagram hubungan
entitas Teknik yang digunakan untuk memodelkan
kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh
sistem analisis dalam tahap analisis persyaratan
proyek pengembangan sistem.

Whitten and Bentley diagram hubungan


entitas adalah : sebuah diagram yang
menggambarkan data dalam bentuk entitasentitas beserta hubungan yang terbentuk antar
data tersebut.

Diagram E-R

pemasok

memas
ok

M
barang

Di
simpa
n

M
lokasi

MODEL DATA REA

Model data REA adalah data yang


digunakan
untuk
mendesain
database
SIA.
Ia
mengandung
informasi mengenai tiga jenis entitas
yang fundamental : sumber daya,
peristiwa dan agen.

Tiga Jenis Dasar Entitas

Sumber Daya (resources)


adalah
memiliki nilai ekonomis untuk organisasi.

hal-hal

yang

Peristiwa (event) adalah berbagai aktivitas bisnis


mengenai informasi apa yang manajemen ingin
kumpulkan untuk perencanaan atau tujuan pengendalian.
Agen (agents) adalah orang dan organisasi yang
berpartisipasi dalam peristiwa dan mengenai bagi siapa
informasi diperlukan bagi perencanaan, pengendalian
dan tujuan evaluasi.

Basic REA model

duality

participate

Menyusun hubungan : Rancangan REA


dasar

Pola dasar entitas ditentukan oleh sumber daya,


peristiwa dan agen. Fitur-fitur esensial dasar dari pola
tersebut adalah sebagai berikut :
Setiap peristiwa ditautkan ke setidaknya satu sumber
daya yang ia pengaruhi
Setiap peristiwa ditautkan ke setidaknya satu peristiwa
lainnya
Setiap peristiwa ditautkan ke setidaknya dua agen
yang berpartisipasi.

Aturan 1: Setiap Entitas Peristiwa


Harus Ditautkan ke Setidaknya Satu
Entitas Sumber Daya

Wajib menghubungkan peristiwa setidaknya ke satu


sumber daya yang dipengaruhi. Seperti yang terdapat
pada gambar di atas dalam beberapa peristiwa yang
dilabeli Mendapatkan Sumber Daya A, sebuah
sumber daya yang ditingkatkan kualitasnya.

Aturan 2: Setiap Entitas Peristiwa


Harus Ditautkan ke Setidaknya Satu
Entitas Peristiwa Lainnya

Pada gambar rancangan REA standard,


memperlihatkan
bahwa
peristiwa
Mendapatkan Sumber Daya A dihubungkan
dengan peristiwa Memberi Sumber Daya B,
terdapat hubungan dualisme ekonomi yang
dilabeli. Hubungan dualisme dapat dijelaskan
dengan siklus akuntansi dan biasanya
beberapa peristiwa dikaitkan dengan peristiwa
yang lainnya.

Aturan 3: setiap entitas peristiwa harus


ditautkan ke setidaknya dua agen yang
berpartisipasi

Untuk melacak tindakan para pegawai


sebuah
organisasi
harus
bersifat
akuntabilitas agar dapat mengetahui
perilaku
pegawai.
Jika
pertukaran
dualisme ekonomi dijalankan oleh pihak
luar
maka
organisasi
itu
perlu
mengawasi
status
komitmen
pegawainya.

Mengembangkan Sebuah
Diagram REA
Mengembangkan sebuah diagram REA bagi satu
siklus bisnis spesifik terdiri atas tiga langkah
berikut :
Mengidentifikasi peristiwa mengenai informasi
apa yang ingin manajemen kumpulkan.
Mengidentifikasi sumber daya yang dipengaruhi
oleh
tiap
peristiwa
dan
agen
yang
berpartisipasi dalam peristiwa tersebut.
Menemukan kardinalitas dari setiap hubungan.

Terdapat 3 (tiga) hubungan utama antara


satu entitas dengan entitas lainnya. yaitu:

Hubungan satu-ke-satu (1:1)


Sebuah hubungan antara dua entitas saat kardanalitas maksimum
untuk tiap entitas adalah 1.
Hubungan satu ke banyak (1:N)
Sebuah hubungan antara dua entitas ketika kardanalitas maksimum
bagi satu entitas adalah satu, tetapi entitas lain memiliki kardanalitas
maksimum yang banyak.
Hubungan banyak-ke- banyak (M:N)
Sebuah hubungan antara dua entitas saat maksimum kardanalitas
kedua entitas adalah banyak.

Pemecahan Masalah yang


berkaitan dengan model diagram
REA individual.

Langkah 1 : identifikasi entitas-entitas


event
Verify Avalilability / Memverifikasi
Ketersediaan.
Take Order / Menangani Pesanan.
Ship Product / Mengirimkan Barang.
Receive cash/ menerima uang.

Langkah
resource

Identifikasi

entitas-entitas

Mengidentifikasi resources yang terkait dengan events yang


sudah dipilih untuk dimodelkan. Setiap peristiwa ekonomi dalam
satu model REA harus dihubungkan minimal dengan satu entitas
sumber daya yang nilai ekonominya akan berkurang atau
bertambah akibat peristiwa tersebut.

Langkah 3 : Identifikasi entitas-entitas agen


karyawan customer service, yang terlibat dalam event Verify
Availability / Memverifikasi Ketersediaan.
karyawan sales represtative (penjualan), yang terlibat dalam
event Take Order / Menangani Pesanan.
karyawan sales represtative (penjualan), yang terlibat dalam
event Take Order / Menangani Pesanan.
karyawan pengiriman (shipping clerk), yang terlibat dalam
event Ship Product / Mengirim Barang
karyawan penerima uang/cash, yang terlibat dalam event
Receive Cash / Menerima Uang.

Langkah 4 : Menentukan asosiasi dan


kardinalitas antar entitas

Asosiasi adalah sifat dasar dari hubungan antar


entitas, seperti yang disajikan oleh garis yang
diberi label yang menghubungkan antar entitas
tersebut. Kardinalitas (derajat aosiasi antar
entitas) menjelaskan banyaknya kejadian yang
mungkin terjadi dalam satu entitas yang
terkait dengan satu kejadian tunggal dalam
entitas yang berhubungan tersebut. Empat
bentuk dasar kardinalitas yang mungkin ada:
zero or one (0,1), one and only one (1,1), zero
or many (0,M), and one or many (1,M).

MENGIMPLEMENTASIKAN MODEL REA DALAM


DATABASE RELASIONAL
MENGINTEGRASIKAN DIAGRAM REA ANTARSIKLUS
Siklus pendapatan

Siklus Pengeluaran

Siklus Penggajian

ATURAN UNTUK MENGOMBINASIKAN DIAGRAM


REA
Diagram REA Trintegrasi

Enam aturan yang harus dipenuhi


untuk mengintegrasi Diagram
REA
1. Setiap Event harus ditautkan setidaknya ke satu Resource.
2. Setiap Event harus ditautkan ke dua Agent yang berpartisipasi dalam Event tersebut.
3. Setiap Event harus melibatkan Resource yang harus ditautkan ke sebuah Event yang
melibatkan perolehan Resource. (ini merefleksikan dualitas ekonomi yang mendasari
pertukaran ekonomi give to get).
4. Setiap Resource harus ditautkan setidaknya ke satu Event yang menaikkan Resource
tersebut dan setidaknya ke satu Event yang menurunkan Resource tersebut.
5. Event A dapat ditautkan ke lebih dari satu Event lainnya, tetapi tidak dapat ditautkan
secara bersamaan ke seluruh Event lain tersebut, kemudian diagram REA harus
menunjukkan bahwa Event A ditautkan ke minimum 0 atas masing masing dari
Event lain tersebut.
6. Sebuah Event dapat ditautkan ke salah satu dari kelompok Agent, tetapi tidak dapat
ditautkan secara bersamaan ke seluruh Agent, kemudian diagram REA harus
menunjukkan bahwa Event tersebut ditautkan ke minimum 0 atas masing masing
dari Agent tersebut.

MENGIMPLEMENTASIKAN DIAGRAM REA


DALAM DATABASE RELASIONAL

Sebuah diagram yang telah dikembangkan, dapat


digunakan untuk mendesain sebuah database relasional yang
terstruktur dengan baik. Terdapat tiga langkah untuk
mengimplementasikan diagram REA pada database relasional
yaitu:
Buatlah sebuah table untuk masing masing entitas yang
berbeda dalam diagram tersebut dan untuk setiap hubungan
banyak ke banyak (many to many).
Tentukan atribut tabel yang sesuai.
Gunakan kunci asing untuk mengimplementasikan hubungan
satu ke satu (one to one) dan satu ke banyak (one
to many).

Langkah 1: Buat Tabel Untuk Setiap Entitas


Yang Berbeda Dan Tabel Hubungan M:N

Sebuah database relasional yang didesain dengan tepat


memiliki sebuah tabel untuk tiap tiap entitas yang berbeda
dan untuk setiap hubungan banyak ke banyak (many to
many) pada sebuah diagram REA.
Pada Diagram REA Terintegrasi memiliki 13 entitas yang
berbeda, tetapi satu entitas yaitu Waktu Karyawan, tidak akan
diimplementasikan dalam database tersebut karena Waktu
Karyawan hanya memiliki beberapa atribut yang relevan, dan
Waktu berbeda dari persediaan kas, Resource berwujud
lainnya, dan Resource tak berwujud seperti rahasia dagang
atau bentuk lain dari kekayaan intelektual yang tidak dapat
disimpan. Sisanya, dua belas entitas yang berbeda yang
diberada
pada
Diagram
REA
Terintegrasi
perlu
diimplementasikan sebagai tabel database relasional.

Lanjt

Tujuh tabel akan merepresentasikan entitas Event yaitu:


Memesan Persediaan, Menerima Persediaan,
Mengeluarkan Kas, Mendapatkan Waktu, Mengambil
Pesanan Pelanggan, Penjualan, Dan Menerima Kas. Ada
dua tabel untuk entitas Resource yaitu Persediaan dan
Kas. Tiga tabel dibutuhkan untuk mengimplementasikan
entitas Agent yang berbeda yaitu Karyawan, Pelanggan,
dan Pemasok (agar mudah dibaca supervisor dilabelkan
secara terpisah, tetapi supervisor juga merupakan bagian
dari Karyawan).

LANGKAH 2: MENENTUKAN ATRIBUT


UNTUK SETIAP TABEL

Untuk mengidentifikasi fakta yang perlu disertakan


dalam database tersebut, perancang database perlu
mewawancarai para pengguna dan manajemen
perusahaan.
Mengidentifikasi Kunci Utama
Menentukan Atribut Lain Ke Tabel Yang Sesuai
Data harga dan biaya
Data Kumulatif Dan Data Dapat Dihitung

LANGKAH 3: MENGGUNAKAN KUNCI


ASING UNTUK MENGIMPLEMENTASIKAN
HUBUNGAN 1:1 DAN 1:N

Sebuah kunci asing adalah atribut sebuah entitas


dan ia juga merupakkan kunci utama entitas lain.
Walaupun hubungan 1:1 dan 1:N dapat
diimplementasikan
sebagai
tabel
terpisah,
biasanya
akan
lebih
efisien
jika
mengimplementasikan hubungan 1:1 dan 1:N
dengan sarana kunci asing.

Lanjt

1.
Menggunakan
Kunci
Asing
Untuk
Mengimplementasikan Hubungan 1:1
Pada sebuah database relasional, hubungan 1:1 di antara entitas
dapat diimplementasikan dengan menyertakan kunci utama
entitas sebagai kunci asing pada tabel yang merepresentasikan
entitas lain.
2.
Menggunakan
Kunci
Asing
Untuk
Mengimplementasikan Hubungan 1:N
Sama seperti Hubungan 1:1, Hubungan 1:N juga harus
diimplementasikan
dalam
database
relasional
dengan
menggunakan kunci asing. Terdapat satu cara untuk
mengimplementasikan hubungan 1:N. Kunci utama entitas yang

Lanjt

3. Pengecekan Kelengkapan
Atribut yang dimasukkan ke dalam database oleh para
pengguna dan manajemen akan menyediakan sarana untuk
mengecek dan memvalidasi proses implementasi. Setiap
atribut dalam daftar tersebut harus muncul setidaknya pada
satu tabel, baik sebagai kunci utama maupun atribut lain.

MENGGUNAKAN DIAGRAM REA UNTUK


MEMUAT INFORMASI DARI SEBUAH
DATABASE

Sejumlah elemen yang dapat ditemukan dalam Sistem Informasi


Akuntansi tradisional, seperti jurnal, buku besar, dan informasi
mengenai utang piutang. Informasi seperti ini walaupun tidak
terdapat didalam sebuah diagram REA, informasi ini dapat
diperoleh dari query yang sesuai, query ini hanya dibuat sekali
dan yang kemudian disimpan dan dapat dijalankan kapanpun
diinginkan.
Menghasilkan Jurnal Dari Quety
Jurnal menyediakan sebuah daftar kejadian transaksi. Pada
sebuah database relasional didesain berdasarkan model data
REA, entitas Event menyimpan informasi mengenai transaksi.

Lanjt
Menghasilkan Laporan Keuangan
Diagram REA yang lengkap dapat digunakan sebagai
panduan penulisan query untuk menghasilkan informasi
yang akan dimasukkan ke dalam laporan keuangan.
Banyak akun akun dalam laporan keuangan, seperti
Kas, Persediaan, dan Aset Tetap, dipresentasikan
sebagai Resource dalam model REA.
Membuat Laporan Manajerial
Model data REA memafasilitasi pembuatan banyaknya
variasi laporan manajerial karena ia mengintegrasikan
data nonkeuangan dan keuangan.

Thank You