Anda di halaman 1dari 3

Lirik Lagu Daerah Jawa Tengah - Lir Ilir

Lir ilir lir ilir


Tandure wong sumilir
Tak ijo royo royo
Tak sengguh panganten anyar

Cah angon cah angon


Penekna blimbing kuwi
Lunyu lunyu penekna
Kanggo mbasuh dodotira

Dodotira dodotira
Kumintir bedah ing pinggir
Dondomana jrumatana
Kanggo seba mengko sore

Mumpung padang rembulane


Mumpung jembar kalangane
Sun suraka surak hiyo

Lir-ilir adalah tembang yang diciptakan dan digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk berdakwah menyebarkan
agama Islam di Pulau Jawa.[1]

Foto ini adalah foto lukisan Sunan Kalijaga yang telah menciptakan Tembang llir-llir

Dalam Bahasa Jawa

Lir-ilir, lir-ilir, tandure wes sumilir


Tak ijo royo-royo, tak sengguh temanten anyar

Cah angon, cah angon, penekno blimbing kuwi

Lunyu-lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro

Dodotiro, dodotiro, kumitir bedah ing pinggir

Dondomono, jlumatono, kanggo sebo mengko sore

Mumpung pandhang rembulane, mumpung jembar kalangane

Yo surako surak hiyo.

Makna Tembang Lir-ilir


Tembang ini diawali dengan Lir ilir yang artinya ngelilir (bangunlah), bangunlah atau bisa diartikan sebagai
sadarlah. Kita diminta bangun dari keterpurukan, bangun dari sifat malas untuk mempertebal keimanan yang
telah ditanamkan oleh ALLAH SWT dalam diri kita, karena itu digambarkan dengan Tandure wus sumilir
atau tanaman yang mulai bersemi dan pohon-pohon yang mulai menghijau bagaikan Tak ijo royo-royo.
Semua itu tergantung pada diri kita masing-masing, apakah mau tetap tidur dan membiarkan tanaman iman
kita mati atau bangun dan terus berjuang untuk menumbuhkan tanaman tersebut hingga besar dan
mendapatkan kebahagian seperti bahagianya pengantin baru atau Tak sengguh temanten anyar.[2]
Cah angon - Cah angon atau anak gembala, yang artinya kita telah diberi sesuatu oleh ALLAH SWT untuk
kita gembalakan yaitu "HATI", bisakah kita gembalakan hati kita ini dari dorongan hawa nafsu yang
demikian kuatnya, si anak gembala diminta untuk memanjat pohon belimbing atau Penekno blimbing kuwi
yang notabene buah belimbing itu bergerigi lima buah, dalam hal ini sebagai gambaran dari disuruh untuk
menjalankan Sholat 5 waktu, dan Lima Rukun Islam.[3]
Pohon belimbing itu memang licin dan meskipun dalam keadaan susah untuk melaksanakannya, kita harus
bisa memanjatnya sekuat tenaga yang artinya kita tetap berusaha menjalankan sholat 5 waktu / Rukun Islam
apapun halangan dan resikonya bagaikan Lunyu-lunyu penekno. lalu apa gunanya semua ini? semua ini
berguna untuk mencuci badan kamu atau Kanggo mbasuh dodotiro (dada kamu) yang bermakna bahwa
badan itu yang harus di bersihkan dari segala macam dosa.[4]

Dodotiro, Dodotiro yang berarti adalah badan kamu harus di bersihkan dari dosa. Namun sebagai manusia
biasa badan kamu terkadang banyak lukanya (badan yang masih banyak dosa) sehingga perlu obati bagaikan
Dondomono, Jlumatono agar menjadi badan yang sehat (bersih dari dosa). Kanggo sebo mengko sore atau
untuk menghadapi nanti sore, kata ini mempunyai makna bahwa suatu saat kita semua pasti akan mati,
karena itu kita selalu diminta untuk membersihkan badan kita dari dosa, agar kelak kita siap ketika dipanggil
menghadap kehadirot ALLAH SWT, karena kematian atas semua makhluk hidup adalah rahasia dari
ALLAH SWT, dan kita bisa dipanggil atau mati kapan saja.
Mumpung padhang rembulane, Mumpung Jembar kalangane atau selagi rembulannya masih terang dan
selagi banyak waktu luangnya atau banyak kesempatan, kata-kata ini mengandung arti bahwa ketika pintu
hidayah masih terbuka lebar, dan ketika masih banyak kesempatan karena diberi umur yang masih
menempel pada hayat kita maka pergunakanlah waktu dan kesempatan itu untuk bisa membersihkan diri
dari segala macam dosa agar senantiasa selalu bertaqwa kepada ALLAH SWT. Selanjutnya Yo surako surak
iyo atau bersoraklah dengan sorakan iya untuk menyambut seruan ini dengan sorak sorai, ketika kita masih
sehat dan mempunyai waktu luang. Jika ada yang mengingatkan, maka jawablah dengan "Iya". Setelah kita
melaksanakan semua itu maka kita akan bergembira atau senang dan bersorak.
Wikisumber memiliki naskah sumber yang berkaitan dengan artikel ini:
Tembang llir-llir

Referensi
1.
2.

^ Sunan Kalijaga karatonsurakarta.com


^ Arti dan Makna Tembang Lir Ilir reload.mwb.im

3.

^ Lir Ilir Sunan kalijaga jaist.ac.jp

4.

^ Tafsiran Tembang Lir Ilir Sunan Kalijaga elmoudy.com

Pranala luar

Dibalik Makna Lagu Lir Ilir


Makna dan Kisah di balik lagu Lir-ilir

Youtube : Tembang Ilir ilir Kyai Kanjeng-Emha Ainun Najib

Kategori:
Walisongo
Tembang

Anda mungkin juga menyukai