Anda di halaman 1dari 21

MATERI 6

PELAKSANAAN
PERGERAKAN

DISUSUN OLEH :
RAHMAT WAHAB
IRENA IVANIA
SHEILA WIDI AGUSTIN
PUTRI RATNA SARI
RIZKY MAULIDIANA
HANNA ELA MONNICA

25010115130187
25010115130207
25010115140209
25010115130248
25010115140261
25010115130263

DEFINISI PERGERAKAN
PERGERAKAN ADALAH SUATU WUJUD KEGIATAN MULAI DARI
PERENCANAAN , MEMBERI BIMBINGAN, MEMOTIVASI, MEMBERI
ARAHAN, MEMPENGARUHI, DAN MEMBERI PERINTAH AGAR
ORANG-ORANG LAIN MAU DAN BERSEDIA DENGAN SENANG HATI
DAN IKHLAS UNTUK MENJALANKAN PEKERJAANNYA SESUAI
DENGAN PERAN, TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB YANG
DIBEBANKAN PADANYA.

FUNGSI PERGERAKAN
MENCIPTAKAN KERJA SAMA YANG LEBIH EFISIEN
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN DAN KETRAMPILAN STAF
MENUMBUHKAN RASA MEMILIKI DAN MENYUKAI PEKERJAAN
MENGUSAHAKAN SUASANA LINGKUNGAN KERJA YANG MENINGKATKAN
MOTIVASI DAN PRESTASI KERJA STAF
MEMBUAT ORGANISASI BERKEMBANG SECARA DINAMIS

CIRI-CIRI SUATU PERGERAKAN


UPAYA YANG BERLANDASKAN PENGETAHUAN TENTANG
KEPEMIMPINAN YANG BAIK.
MENGACU PADA PERENCANAAN YANG TELAH DI BUAT.
ADANYA KEMAMPUAN UNTUK MEMIMPIN SEMUA ANGGOTA
ORGANISASI.
SEMUA KEGIATAN-KEGIATAN ORAGANISASI DI ATUR DENGAN
BAIK.
PEMBERIAN BIMBINGAN, MOTIVASI DAN PENGARAHAN YANG
BAIK

KEPEMIMPINAN
KEPEMIMPINAN DIARTIKAN SEBAGAI PROSES MEMPENGARUHI
ORANG LAIN UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN TUJUAN
ORGANISASI YANG RELEVAN
KEPEMIMPINAN MELIBATKAN SEPERANGKAT PROSES PENGARUH
ANTAR ORANG.
PROSES TERSEBUT BERTUJUAN MEMOTIVASI BAWAHAN,
MENCIPTAKAN VISI MASA DEPAN, DAN MENGEMBANGKAN
STRATEGI UNTUK MENCAPAI TUJUAN.

UNSUR-UNSUR POKOK KEPEMIMPINAN :


1. ADANYA PEMIMPIN
ADANYA SESEORANG YANG MENDORONG ATAU MEMPENGARUHI
SEKELOMPOK ORANG SEHINGGA TERCIPTA HUBUNGAN KERJA YANG SERASI
2. ADANYA PENGIKUT
YAITU SEORANG ATAU SEKELOMPOK ORANG YANG MENDAPAT DORONGAN
ATAU PENGARUH UNTUK BERSEDIA MELAKUKAN BERBAGAI AKTIVITAS UNTUK
MENCAPAI TUJUAN YANG TELAH DITETAPKAN
3. ADANYA SIFAT DAN ATAUPUN PERILAKU TERTENTU
YAITU ADANYA SIFAT ATAUPUN PERILAKU YANG DIMILIKI PEMIMPIN YANG
DAPAT MEMPENGARUHI ATAU MENDORONG SESEORANG ATAU SEKELOMPOK
ORANG
4. ADANYA SITUASI DAN KONDISI TERTENTU
ADANYA SITUASI ATAU KONDISI TERTENTU YANG MEMUNGKINKAN
TERLAKSANANYA KEPEMIMPINAN

TEORI KEPEMIMPINAN :
1. TEORI THE GREAT MAN
MERUPAKAN TEORI KLASIK KEPEMIMPINAN. TEORI INI MENGATAKAN BAHWA
PEMIMPIN HANYA LAHIR DARI ORANG-ORANG DENGAN GARIS KETURUNAN
PEMIMPIN.
2. TEORI PERILAKU
PENDEKATAN INI MENCOBA MENGINDENTIFIKASI PERBEDAAN DALAM POLA
PERILAKU ANTARA PEMIMPIN YANG EFEKTIF MAUPUN YANG TIDAK EFEKTIF.

ADA 4 GAYA KEPEMIMPINAN :

PROMOTER
SUPPORTER
CONTROLLER
ANALYST

3.

TEORI SITUASI

PADA TEORI INI TIDAK ADA SATUPUN GAYA KEPEMIMPINAN


YANG PALING BAIK. GAYA KEPEMIMPINAN SESEORANG
DITENTUKAN OLEH SITUASI TERTENTU SEPERTI BESAR
ORGANISASI, JUMLAH POWER ATAU AUTHORITY YANG DIMILIKI
PEMIMPIN, KOMPLEKSITAS TUGAS, DAN ATAU KEMATANGAN
PENGIKUTNYA.

KOMUNIKASI
KOMUNIKASI ADALAH BENTUK INTERAKSI MANUSIA YANG SALING

MEMENGARUHI SATU SAMA LAIN, SENGAJA ATAU TIDAK DISENGAJA


DAN TIDAK TERBATAS PADA BENTUK KOMUNIKASI VERBAL, TETAPI
JUGA DALAM HAL EKSPRESI MUKA, LUKISAN, DAN TEKNOLOGI.
- DALAM ADMINISTRASI, KOMUNIKASI SANGAT PENTING :
MENYEMPURNAKAN PEKERJAAN ADMINISTRASI
MENIMBULKAN SUASANA KERJA YANG MENGUNTUNGKAN

UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI

- SUMBER (PENGIRIMAN BERITA ATAU KOMUNIKATOR)


- PESAN (BERITA), YAITU RANGSANGAN (STIMULASI) YANG DISAMPAIKAN
OLEH SUMBER KEPADA SASARAN
- MEDIA (ALAT PENGIRIM PESAN ATAU SALURAN PESAN)
- SASARAN, YAITU PENERIMA PESAN
- UMPAN BALIK (FEED BACK), YAITU REAKSI DARI SASARAN TERHADAP
PESAN YANG DISAMPAIKAN
- AKIBAT (IMPACT), YAITU HASIL DARI SUATU KOMUNIKASI, YAKNI
TERJADINYA PERUBAHAN PADA DIRI SASARAN

PROSES KOMUNIKASI

BERBAGAI TEORI PERNAH DIKEMUKAKAN TENTANG PROSES KOMUNIKASI .


SECARA UMUM TEORI-TEORI INI DAPAT DIKELOMPOKKAN DALAM DUA MACAM,
YAITU:
MODEL LINIER
=> PROSES KOMUNIKASI TERJADI MENURUT SUATU URUTAN TERTENTU
MODEL SISTEM
KARENA KELEMAHAN MODEL LINIER, MAKA SAAT INI DIKEMBANGKAN
KOMUNIKASI MENURUT MODEL SISTEM

MOTIVASI
MOTIVASI BERASAL DARI BAHASA LATIN MOVERE YANG BERARTI
DORONGAN, DAYA PENGGERAK, MENIMBULKAN PERGERAKAN
JADI MOTIVASI MERUPAKAN KEADAAN DALAM PRIBADI SESEORANG
YANG MENDORONG KEINGINAN INDIVIDU UNTUK MELAKUKAN
KEGIATAN-KEGIATAN GUNA MENCAPAI SUATU TUJUAN

TUJUAN MOTIVASI

- MENURUT HASIBUAN (2003), BEBERAPA TUJUAN PEMBERIAN MOTIVASI


ANTARA LAIN :
MENINGKATKAN MORAL DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN
MEMPERTAHANKAN KESTABILAN KARYAWAN PERUSAHAAN
MENINGKATKAN KEDISIPLINAN KARYAWAN
MENGEFEKTIFKAN PENGADAAN KARYAWAN
MENCIPTAKAN SUASAN DAN HUBUNGAN KERJA YANG BAIK
MENINGKATKAN LOYALITAS, KREATIVITAS, DAN PARTISIPASI KARYAWAN
MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN
MEMPERTINGGI RASA TANGGUN JAWAB KARYAWAN TERHADAP TUGASTUGASNYA
MENINGKATKAN EFISIENSI PENGGUNAAN ALAT-ALAT DAN BAHAN BAKU

ASAS MOTIVASI
1. ASAS MENGIKUTSERTAKAN
ASAS INI BERARTI MENGAJAK SESEORANG UNTUK TURUT IKUT SERTA ATAU
BERPARTISIPASI DALAM BERBAGAI PENGAMBILAN KEPUTUSAN, DENGAN CARA
MEMBERIKAN MEREKA KESEMPATAN UNTUK MENGUTARAKAN IDE-IDE DAN REKOMENDASI
YANG MEREKA MILIKI
2. ASAS KOMUNIKASI
SEMAKIN JELAS INFORMASI YANG DITERIMA OLEH SESEORANG, MAKA SEMAKIN BESAR
PULA MINAT DAN PERHATIANNYA TERHADAP HAL TERSEBUT.
3. ASAS PENGAKUAN
PENGAKUAN YANG DIMAKSUDKAN DISINI ADALAH PEMBERIAN PENGHARGAAN (AWARDS)
YANG TEPAT DAN WAJAR TERHADAP PRESTASI YANG TELAH DICAPAI OLEH SESEORANG

4. ASAS WEWENANG YANG DIDELEGASIKAN

MENDELEGASIKAN SEBAGIAN WEWENANG SERTA MEMBERIKAN


KEBEBASAN KEPADA SESEORANG ATAU KARYAWAN UNTUK
MENGAMBIL KEPUTUSAN DAN MENGEMBANGKAN KREATIVITASNYA
DALAM MELAKSANAKAN TUGAS-TUGAS DENGAN BAIK.
5. ASAS PERHATIAN TIMBAL BALIK
ADALAH MEMOTIVASI SESEORANG DENGAN MENGEMUKAKAN
KEINGINAN ATAU HARAPAN SUATU PERUSAHAAN ATAU ORGANISASI
TERHADAPNYA

ALAT-ALAT MOTIVASI
MENURUT HASIBUAN (2003), YANG MERUPAKAN ALAT-ALAT MOTIVASI
ADALAH SEBAGAI BERIKUT:
1. MATERIAL INCENTIVE
ADALAH MOTIVASI YANG BERSIFAT MATERIIL SEBAGAI IMBALAN ATAS
PRESTASI SESEORANG. YANG TERMASUK KE DALAM MATERIAL INCENTIVE
(INSENTIF MATERIAL) ADALAH YANG BERBENTUK UANG DAN BARANG-BARANG.
2. NON MATERIAL INCENTIVE
ADALAH MOTIVASI YANG TIDAK BERBENTUK MATERI, MISALNYA ADALAH
PENEMPATAN YANG TEPAT, PEKERJAAN YANG TERJAMIN, PIAGAM
PENGHARGAAN, PERLAKUAN YANG WAJAR, BINTANG JASA, DAN LAIN-LAIN.

JENIS-JENIS MOTIVASI :
1.

MOTIVASI POSITIF

YAKNI DENGAN MENGAPRESIASI MEREKA YANG MEMILIKI PRESTASI DI


ATAS PRESTASI STANDAR,
MISAL : DENGAN MEMBERIKAN PENGHARGAAN BERUPA HADIAH ATAU
INSENTIF LAINNYA.
2.

MOTIVASI NEGATIF

MOTIVASI NEGATIF DISINI BERARTI MEMOTIVASI SESEORANG SESUAI


DENGAN STANDAR KERJA YANG DIMILIKI. SEHINGGA APABILA SESEORANG
BEKERJA DI BAWAH STANDAR KERJA YANG TELAH DISEPAKATI, MAKA IA AKAN
DIBERIKAN HUKUMAN
JENIS MOTIVASI INI KURANG BAIK DITERAPKAN DALAM JANGKA PANJANG.

PROSES MOTIVASI
DALAM MELAKSANAKAN MOTIVASI DIPERLUKAN BEBERAPA PROSES SEBAGAI
BERIKUT :
1. TUJUAN
DALAM MEMOTIVASI SESEORANG, PERLU DITETAPKAN TERLEBIH DAHULU HAL
YANG MENJADI TUJUAN YANG AKAN DICAPAI. SEHINGGA NANTINYA DALAM
MEMOTIVASI, DAPAT LANGSUNG DIARAHKAN KE TUJUAN TERSEBUT.
2. MENGETAHUI KEPENTINGANNYA
SETELAH MENENTUKAN TUJUAN YANG HENDAK DICAPAI, MAKA SELANJUTNYA
PERLU DIANALISIS LEBIH LANJUT TENTANG SEBERAPA PENTING TUJUAN YANG AKAN
DICAPAI.
3. KOMUNIKASI EFEKTIF
KOMUNIKASI YANG BAIK HARUS TERJALIN ANTARA SATU ORANG DENGAN YANG
LAIN. SEHINGGA MASING-MASING INDIVIDU DAPAT MEMPEROLEH INFORMASI YANG
JELAS DAN MEREKA DAPAT MELAKUKAN UPAYA YANG TERBAIK UNTUK MERAIH
TUJUANNYA

4. INTEGRASI TUJUAN
DIPERLUKAN ADANYA PENYESUAIAN MOTIVASI DENGAN MENYATUKAN
TUJUAN SUATU PERUSAHAAN ATAU ORGANISASI DENGAN TUJUAN MASINGMASING INDIVIDU DI DALAMNYA, SEHINGGA KEPENTINGAN ORGANISASI
MAUPUN KEPENTINGAN MASING-MASING INDIVIDU DAPAT TERPENUHI DENGAN
BAIK DAN TIDAK TERJADI KESENJANGAN.
5. FASILITAS
MEMBERIKAN SESEORANG FASILITAS YANG MENDUKUNG IA UNTUK
MELAKSANAKAN TUGASNYA DENGAN BAIK.
6. TEAMWORK
TEAMWORK DIANGGAP PENTING KARENA BIASANYA DI DALAM SUATU
ORGANISASI TERDAPAT BEBERAPA DIVISI ATAU BAGIAN. SEHINGGA PERLU
DIBENTUK TEAMWORK YANG SALING BERKOORDINASI DENGAN BAIK AGAR
DAPAT MENCAPAI TUJUAN BERSAMA.