Anda di halaman 1dari 19

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah

: SMK Negeri 4 Madiun

Paket Keahlian

: Jasa Boga

Mata Pelajaran

: Sanitasi, Hygiene dan

Keselamatan Kerja
Kelas / Semester
Topik

Alokasi Waktu

: X JB 2 / 1 dan 2
: Menganalisis resiko hygiene terkait
kerusakan makanan dan bakteri
penyebab
kerusakan makanan
: 2 x 45 menit x 3 pertemuan

A. KOMPETENSI INTI:
KI - 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI - 2 : Mengembangkan

perilaku

(jujur,disiplin,

tanggung

jawab,

peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama,


cinta damai, responsive dan proaktif) dan menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan
alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
KI - 3 : Memahami,

menerapkan

dan

menganalisis

pengetahuan

faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin


tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan
masalah.
KI - 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan
ranah abstrak
dipelajarinya

terkait dengan pengembangan dari


di

sekolah

secara

mandiri,

dan

yang

mampu

melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.


B. KOMPETENSI DASAR

1.1

Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa, melalui menjaga

dan melestarikan keutuhan jiwa, raga manusia serta lingkungan


kerja

sebagai

tindakan

pengamatan

menurut

agama

yang

dianutnya.
2.1
Memiliki motivasi internal dan menunjukkan rasa ingin tahu
dalam menemukan dan memahami berbagai aspek terkait dengan
resiko hygiene terkait dengan pemahaman sanitasi, hygiene dan
keselamatan kerja.
2.2
Menunjukkan perilaku amaliah (jujur , disiplin, tanggung
jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong)

dalam

aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam


melakukan pekerjaan.
2.3
Menunjukan perilaku cinta damai

dan toleransi dalam

membangun kerjasama dan tanggungjawab dalam

implementasi

kesehatan dan keselamatan kerja.


3.4
Menganalisis resiko hygiene terkait kerusakan makanan..
3.5
Memahami bakteri penyebab keracunan makanan.
4.4
Menilai kerusakan makanan.
4.5
Menyimpulkan bakteri yang menjadi penyebab keracunan
makanan.
C. INDIKATOR
1.1.1 Mewujudkan sikap bersyukur kepada Allah karena mendapat
kesempatan untuk mempelajari ilmu pengetahuan mengenai
resiko hygiene terkait kerusakan makanan.
2.1.1 Menunjukkan motivasi yang tinggi ketika mengikuti kegiatan
pembelajaran.
2.1.2 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam menemukan dan memahami
berbagai aspek terkait dengan resiko hygiene terkait kerusakan
makanan.
2.2.1 Menunjukkan sikap jujur dan disiplin dalam mengerjakan tugas
sebagai bagian dalam kegiatan pembelajaran.
2.2.2 Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam kegiatan diskusi
kelompok saat kegiatan pembelajaran.
2.2.3 Menunjukkan sikap peduli dan ramah lingkungan saat mengikuti
kegiatan pembelajaran.
2

2.2.4 Menunjukan sikap santun dan gotong royong ketika diberikan


tugas kelompok.
2.3.1 Menunjukkan sikap saling menghargai dan bekerjasama dalam
mengerjakan tugas kelompok.
3.4.1 Menjelaskan pengertian keracunan makanan.
3.4.2 Menjelaskan macam-macam keracunan makanan.
3.4.3 Menjelaskan jenis racun biologi yang ada pada bahan makanan.
3.4.4 Menjelaskan gejala keracunan makanan.
3.4.5 Menjelaskan cara mencegah keracunan makanan.
3.5.1 Menjelaskan pengertian bakteri penyebab keracunan makanan.
3.5.2 Mengklasifikasikan bakteri penyebab keracunan makanan.
3.5.3 Menjelaskan peraturan hygiene untuk penanganan makanan.
4.4.1 Mengevaluasi keracunan makanan.
4.5.1 Menyimpulkan bakteri penyebab keracunan makanan.
D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Pertemuan I
Setelah melaksanakan pembelajaran :
3.4.1 Siswa dapat menjelaskan pengertian keracunan makanan
sesuai dengan modul sanitasi. (C2)
3.4.2 Siswa dapat menjelaskan macam-macam keracunan makanan
sesuai dengan modul sanitasi. (C2)
3.4.3 Siswa dapat menjelaskan jenis racun biologi yang ada pada
bahan makanan sesuai dengan modul sanitasi. (C2)
3.4.4 Siswa dapat menjelaskan gejala keracunan makanan sesuai
dengan modul sanitasi. (C2)
3.4.5 Siswa dapat menjelaskan cara mencegah keracunan makanan
4

sesuai dengan modul sanitasi. (C2)


Pertemuan II
Setelah melaksanakan pembelajaran :
3.5.1 Siswa dapat menjelaskan bakteri

penyebab keracunan

makanan dengan sesuai dengan modul sanitasi. (C2)


3.5.1.1
Siswa dapat menjelaskan 3 tipe bakteri penyebab
3.5.2

keracunan makanan sesuai dengan modul sanitasi. (C2)


Siswa dapat menyebutkan jenis bakteri penyebab keracunan
makanan tipe toksin dan Intoksikasi sesuai dengan modul
sanitasi. (C1)
3

3.5.2.1 Siswa dapat menyebutkan gejala

keracunan bakteri

Salmonella sesuai dengan modul sanitasi. (C1)


3.5.2.2 Siswa dapat menyebutkan bahan makanan
kontaminasi
sanitasi. (C1)
3.5.2.3 Siswa dapat

bakteri

Salmonella

menjelaskan

cara

sesuai

sumber

dengan

mencegah

modul

terjadinya

keracunan bakteri Salmonella sesuai dengan modul sanitasi.


(C2)
3.5.2.4 Siswa

dapat

menyebutkan

gejala

keracunan

bakteri

Clostridium perfringens sesuai dengan modul sanitasi. (C1)


3.5.2.5 Siswa dapat menyebutkan bahan makanan sumber
kontaminasi bakteri Clostridium perfringens sesuai dengan
modul sanitasi. (C1)
3.5.2.6 Siswa dapat menjelaskan

cara

mencegah

terjadinya

keracunan bakteri Clostridium perfringens sesuai dengan


modul sanitasi. (C2)
3.5.2.7 Siswa dapat menyebutkan

gejala

keracunan

Essherchia coli sesuai dengan modul sanitasi. (C1)


3.5.2.8 Siswa dapat menyebutkan bahan makanan
kontaminasi bakteri Essherchia coli
sanitasi. (C1)
3.5.2.9 Siswa dapat

menjelaskan

cara

keracunan bakteri Essherchia coli


4

bakteri
sumber

sesuai dengan modul


mencegah

terjadinya

sesuai dengan modul

sanitasi. (C2)
Pertemuan III
4.5.1.1 Siswa dapat menyebutkan gejala keracunan bakteri Bacillus
cereus sesuai dengan modul sanitasi. (C1)
4.5.1.2 Siswa dapat menyebutkan bahan makanan
kontaminasi bakteri Bacillus cereus
sanitasi. (C1)
4.5.1.3 Siswa dapat

menjelaskan

cara

sumber

sesuai dengan modul


mencegah

terjadinya

keracunan bakteri Bacillus cereus sesuai dengan modul


sanitasi. (C2)
4.5.1.4 Siswa dapat

menyebutkan

gejala

keracunan

bakteri

Clostridium botulinum sesuai dengan modul sanitasi. (C1)


4.5.1.5 Siswa dapat menyebutkan bahan makanan sumber
kontaminasi bakteri Clostridium botulinum sesuai dengan
modul sanitasi. (C1)
4

4.5.1.6 Siswa

dapat

menjelaskan

cara

mencegah

keracunan bakteri Clostridium botulinum


modul sanitasi. (C2)
4.5.1.7 Siswa dapat menyebutkan

gejala

terjadinya

sesuai dengan

keracunan

bakteri

Staphilococcus aureus sesuai dengan modul sanitasi. (C1)


4.5.1.8 Siswa dapat menyebutkan bahan makanan sumber
kontaminasi bakteri Staphilococcus aureus sesuai dengan
modul sanitasi. (C1)
4.5.1.9 Siswa dapat menjelaskan

cara

mencegah

terjadinya

keracunan bakteri Staphilococcus aureus sesuai dengan


modul sanitasi. (C2)
4.5.2 Siswa
dapat
menjelaskan

peraturan

Hygiene

untuk

penyimpanan makanan dingin sesuai dengan modul sanitasi.


(C2)
4.5.2.1
Siswa dapat menjelaskan peraturan Hygiene untuk
penyimpanan makanan beku sesuai dengan modul sanitasi.
(C2)
4.5.2.2
Siswa dapat menjelaskan peraturan Hygiene untuk
penyimpanan makanan kering sesuai dengan modul sanitasi.
(C2)
4.5.2.3
Siswa dapat menjelaskan peraturan Hygiene untuk
pemanasan ulang sesuai dengan modul sanitasi. (C2)
4.3.1 Diberikan tugas untuk mengerjakan studi kasus, siswa dapat
mengevaluasi keracunan makanan sesuai dengan materi yang
diajarkan . (C3)
4.4.1 Diberikan tugas untuk mengerjakan studi kasus, siswa dapat
menyimpulkan bakteri yang menjadi penyebab terjadinya
keracunan makanan sesuai dengan materi yang diajarkan.C2)
E. MATERI PEMBELAJARAN
1. Pertemuan I
3.4.1 Pengertian keracunan makanan.
3.4.2 Macam-macam keracunan makanan.
3.4.3 Jenis racun biologi yang ada pada bahan makanan.
3.4.4 Gejala keracunan makanan.
3.4.5 Cara mencegah keracunan makanan.
2. Pertemuan II
5

3.5.1 Pengertian bakteri penyebab keracunan makanan.


3.5.2 Bakteri penyebab keracunan makanan tipe infeksi.
4.4.1 Mengevaluasi keracunan makanan.
3. Pertemuan III
4.4.2 Bakteri penyebab keracunan makanan tipe intoksikasi.
4.4.3 Peraturan hygiene untuk penanganan makanan.
4.5.1 Menyimpulkan bakteri penyebab keracunan makanan.

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Pertemuan I: ( 2 jam pelajaran)
No
A.

B.

Jenis Kegiatan
Kegiatan Pendahuluan
1. Guru memberi salam.
2. Guru mengkondisikan
kesiapan sarana
prasarana.
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
4. Guru mengaitkan materi pembelajaran dengan
pengalaman peserta didik.
5. Guru menjelaskan KI, KD dan Indikator.
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
7. Guru menyampaikan metode pembelajaran.
8. Guru
menyampaikan
rencana
kegiatan
misalnya, tugas individu dan kelompok.
Kegiatan Inti
1. Mengamati :
Siswa diminta mengamati gambar dan
memberikan tanggapan terhadap gambar
tersebut.
2. Menanya :
Siswa diminta mengajukan pertanyaan terkait
dengan pengertian, macam-macam keracunan,
dan jenis racun biologi yang ada pada bahan
makanan.
3.
Mengumpulkan informasi/mencoba:
a. Guru Membentuk 5-6 kelompok dengan cara
sbb.:
1) Siswa diminta berhitung secara urut 1 ... 5
mulai dari paling depan kanan hingga
paling belakang.
2) Siswa diminta bergabung sesuai dengan
urutan hitungan, dengan diberi waktu 2
menit.
b. Masing-masing kelompok memilih satu orang
yang ditunjuk sebagai ketua kelompok.
c. Masing-masing ketua kelompok maju ke
depan
kelas
untuk
mengambil
satu
pertanyaan,
kemudian
didiskusikan
jawabannya.
d. Masing-masing jawaban dari setiap kelompok
ditulis di papan tulis.
4. Menalar/mengasosiasi:
Mengolah, dan menganalisis data hasil diskusi
kelompok dan tugas kelompok.
5. Mengomunikasikan:
a. Membahas hasil diskusi bersama-sama.

Alokasi
Waktu
15
menit

5 menit
5 menit

30
menit

10
menit
15
menit

b.

Mengumumkan hasil kerja kelompok yang


terbaik.
c. Memberikan penghargaan untuk kelompok
terbaik.
C.

10
menit

Kegiatan Akhir:
1. Menanyakan kesan peserta didik selama
pembelajaran
2. Peserta didik membuat kesimpulan
pembelajaran
3. Memotivasi peserta didik untuk
mengembangkan diri dengan membaca atau
mencari informasi tambahan setelah pulang
kerumah.
4. Memberi tugas untuk mengerjakan studi kasus
di LKS.
5. Menginformasikan materi yang akan dibahas
pada minggu berikutnya.
6. Peserta didik diminta mengkondisikan
kebersihan dan kerapihan sarana prasarana
kelas.
7. Mengakhiri pembelajaran dengan berdoa.

D.

90
menit

Jumlah

2. Pertemuan II: ( 2 jam pelajaran)


No
A.

B.

Jenis Kegiatan
Kegiatan Pendahuluan
1. Guru memberi salam.
2. Guru mengkondisikan
kesiapan sarana
prasarana.
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
4. Guru menyuruh mengumpulkan tugas individu.
5. Guru mengaitkan materi pembelajaran dengan
pengalaman peserta didik.
6. Guru menjelaskan KI, KD dan Indikator.
7. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
8. Guru menyampaikan metode pembelajaran.
9. Guru
menyampaikan
rencana
kegiatan
misalnya, tugas individu dan kelompok.
Kegiatan Inti
1. Mengamati :
Siswa diminta mengamati gambar dan
memberikan tanggapan terhadap gambar
tersebut.
2. Menanya :
a. Siswa diminta mengajukan pertanyaan terkait

Alokasi
Waktu
15
menit

5 menit
5 menit

dengan pengertian bakteri penyebab


keracunan makanan.
b. Siswa diminta mengajukan pertanyaan terkait
dengan bakteri penyebab keracunan
makanan tipe infeksi.
3. Mengumpulkan informasi/mencoba:
a. Secara bergantian siswa disuruh membaca
per paragraf tentang materi pengertian
bakteri penyebab keracunan makanan dan
bakteri penyebab keracunan makanan tipe
infeksi.
b. Setelah siswa membaca, guru menjelaskan
untuk memberi penguatan.
c. Kerja
kelompok
untuk
menentukan
mikroorganisme
penyebab
keracunan
makanan berdasarkan kasus yang diberikan
guru.
4. Menalar/mengasosiasi:
Mengolah, dan menganalisis data hasil diskusi
kelompok dan tugas kelompok.
5. Mengomunikasikan:
Siswa memaparkan hasil kerja kelompok di
depan kelas.
C.

Kegiatan Akhir:

35
menit

10
menit
10
menit

10
menit

1. Menanyakan kesan peserta didik selama


pembelajaran
2. Peserta didik membuat kesimpulan
pembelajaran
3. Memotivasi peserta didik untuk
mengembangkan diri dengan membaca atau
mencari informasi tambahan setelah pulang
kerumah.
4. Memberi tugas untuk membuat peta konsep
tentang materi bakteri penyebab kerusakan
makanan.
5. Memberi tugas untuk membaca materi minggu
depan.
6. Menginformasikan materi yang akan dibahas
pada minggu berikutnya.
7. Peserta didik diminta mengkondisikan
kebersihan dan kerapihan sarana prasarana
kelas.
8. Mengakhiri pembelajaran dengan berdoa.
D.

Jumlah

90
menit

3. Pertemuan III: (2 jam pelajaran)


9

No
A.

B.

C.

Jenis Kegiatan
Kegiatan Pendahuluan
1. Guru memberi salam.
2. Guru mengkondisikan
kesiapan sarana
prasarana.
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
4. Guru menyuruh mengumpulkan tugas individu.
5. Guru menjelaskan KI, KD dan Indikator.
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
7. Guru menyampaikan metode pembelajaran.
Kegiatan Inti
1. Mengamati :
Siswa diminta mengamati gambar tentang
bakteri penyebab keracunan makanan.
2. Menanya :
a. Siswa diminta mengajukan pertanyaan terkait
dengan bakteri penyebab keracunan
makanan tipe intoksikasi.
b. Peraturan hygiene untuk penanganan
makanan.
3. Mengumpulkan informasi/mencoba:
a. Secara bergantian siswa disuruh membaca
per paragraf tentang materi pengertian
bakteri penyebab keracunan makanan dan
bakteri penyebab keracunan makanan tipe
intoksikasi.
b. Setelah siswa membaca, guru menjelaskan
untuk memberi penguatan.
c. Guru membentuk kelompok masing-masing
5-6 orang.
c. Kerja kelompok untuk mengerjakan kasus di
LKS.
4. Menalar/mengasosiasi:
Mengolah, dan menganalisis data hasil diskusi
kelompok dan tugas kelompok.
5. Mengomunikasikan:
Siswa memaparkan hasil kerja kelompok di
depan kelas.
Kegiatan Akhir:

Alokasi
Waktu
15
menit

5 menit
5 menit

35
menit

10
menit
10
menit

15
menit

1. Menanyakan kesan peserta didik selama


pembelajaran.
2. Mengapresiasi kepada kelompok yang
kerjasamanya baik.
3. Peserta didik membuat kesimpulan
pembelajaran.
4. Memotivasi peserta didik untuk
mengembangkan diri dengan membaca atau
10

mencari informasi tambahan setelah pulang


kerumah.
5. Peserta didik diminta mengkondisikan
kebersihan dan kerapihan sarana prasarana
kelas.
6. Mengakhiri pembelajaran dengan berdoa.
D.

90
menit

Jumlah

G. Penilaian
No
.
1.

2.

Aspek

Jenis/Teknik

Kognitif

Tes :
Memberi soal
dalam game.

Afektif

Non Tes:
Observasi

Instrumen*)
Soal pilihan ganda
pilihan
Lembar
sikap

penilaian

*) terlampir
H. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan

: Scientific

Model

: Kooperatif TGT

Metode

: Ceramah, diskusi, dan tanya jawab

I. MEDIA/AlAT DAN SUMBER BELAJAR


1. Media/alat :
a. Modul
b. Job sheet
c. Gambar bahan makanan
d. Power Point
2. Sumber belajar :
Modul Siswa Sanitasi, hygiene dan keselamatan kerja bidang
makanan

2,

Kementerian

Pendidikan

Dan

Kebudayaan

Direktorat Pembinaan Menengah Kejuruan Tahun 2013.

Mengetahui,
Guru Mata Pelajaran,

Madiun, 13 September 2014


Guru PPL,

11

Zahrotul Fitri, S.Pd


NIP. 19741016 200312 2 005

Sri Wahyuni
NIM 115544207

12

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP


Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Tahun Pelajaran
Waktu Pengamatan
Materi Pelajar

: Sanitasi, Hygiene dan Keselamatan Kerja


: X/2
: 2014/2015
:
: Menganalisis resiko hygiene terkait kerusakan makanan
dan bakteri penyebab kerusakan makanan
Taat Menjalankan
Agama

No.

NIS

NamaSiswa

Teliti
1

Tanggung Jawab
4

Kreatif
1

Kerjasama
4

Jml.
Skor

HARIZT ALFATAH
INTAN PERMATASARI
IRWAN HANDRIYANTO
IVORY REZZA GARERA
JOKO SAMMODRO
KARTIKA NUR
KHAIFAH
KHUSNUL KHOTIMAH
KRISDIYAN TRI
NURYANTI
LUKMAN CATUR
MAHARDIKA
LUTHFI ITA'UI
MAULIDA
13

MARIA VIOLITA REINA


CRISANTYA
MEGO SASMITO AJI
MERLINDA KRISTIANA
MILA KURNIA
MITA INDAH SARI
MOHAMMAD ROHMAD
FAJAR OKTOVIAN
NADYA KUSUMADANI
NOFA KURNIA MARTHA
EKA DILLA

14

Mengetahui,
Guru Mata Pelajaran,

Dra. Fitri
NIP. 19640524 199512 1
001

Madiun, 13 September 2014,


Guru PPL,

Sri Wahyuni
NIM. 115544207

15

RUBRIK PENSKORAN PENILAIAN SIKAP

Aspek

: Taat menjalankan agama

No Indikator Ketaatan Menjalankan

Penilaian Ketaatan Menjalankan

.
1

Agama
Disiplin (selalu tepat waktu)

Agama
Skor 1 jika terpenuhi satu indikator

dalam menjalankan agamanya


Teratur dalam menjalankan

Skor 2 jika terpenuhi dua indikator

agamanya
Bersungguh-sungguh

Skor 3 jika terpenuhi tiga indikator

menjalankan ajaran agama


Berakhlak/berperilaku santun

Skor 4 jika terpenuhi semua

dan menghargai orang lain


Skor
20
15-19
10-14
5-9

Aspek

Sikap Siswa
SangatBaik
Baik
Cukup
Kurang

indikator

: Kecermatan

No Indikator Kecermatan

Penilaian Kecermatan

.
1.
2.

Mengerjakan tugas dengan teliti Skor 1 jika 1 indikator muncul


Berhati-hati dalam
Skor 2 jika 2 indikator muncul

3.

menggunakan peralatan
Memperhatikan keselamatan

Skor 3 jika 3 indikator muncul

4.

diri
Memperhatikan keselamatan

Skor 4 jika 4 indikator muncul

lingkungan
Aspek
: Kerjasama
No Indikator Kerjasama
.
1.

Penilaian Kerjasama

Terlibat aktif dalam bekerja

Skor 1 jika 1 atau tidak ada

kelompok

indikator yang konsisten

2.

Kesediaan melakukan tugas

ditunjukkan peserta didik


Skor 2 jika 2 indikator kosisten

3.

sesuai kesepakatan
Bersedia membantu orang lain

ditunjukkan peserta didik


Skor 3 jika 3 indikator kosisten

dalam satu kelompok yang

ditunjukkan peserta didik

mengalami kesulitan
Rela berkorban untuk teman

Skor 4 jika 4 indikator konsisten

4.

16

lain

ditunjukkan peserta didik

17

Aspek

: Tanggung jawab

No Indikator Tanggung jawab


.
1.

Penilaian Tanggung jawab

Melaksanakan tugas individu

Skor 1 jika 1 atau tidak ada

dengan baik

indikator yang konsisten

2.

Menerimaresiko dari tindakan

ditunjukkan peserta didik


Skor 2 jika 2 indikator kosisten

3.

yang dilakukan
Mengembalikan barang yang

ditunjukkan peserta didik


Skor 3 jika 3 indikator kosisten

4.

dipinjam
Meminta maaf atas kesalahan

ditunjukkan peserta didik


Skor 4 jika 4 indikator konsisten

yang dilakukan

ditunjukkan peserta didik

Aspek

: Kreativitas

Indikator Kreativitas

Penilaian Kreativitas

o.
1.

Dapat menyatakan pendapat

Skor 1 jika 1 sampai 2 indikator

dengan jelas (ideational

muncul

fluency)
Dapat menemukan ide baru

Skor 2 jika 3 sampai 4 indikator

yang belum dijelaskan guru

muncul

(originality)
Mengenali masalah yang perlu

Skor 3 jika 4 sampai 5 indikator

dipecahkan dan tahu

muncul

2.

3.

bagaimana memecahkannya
4.

5.

(critical thinking)
Senang terhadap materi

Skor 4 jika 6 sampai 7 indikator

pelajaran dan berusaha

muncul

mempelajarinya (enjoyment)
Mempunyai rasa seni dalam
memecahkan masalah

6.

(aesthetics)
Berani mengambil risiko untuk
menemukan hal-hal yang baru

7.

(risk-taking)
Mencoba berulang-ulang untuk
menemukan ide yang terbaik
18

(cyclical procedure)

19