Anda di halaman 1dari 5

Subjek Pajak

Andrew, James, Joel, Joshua, Patricia, Valerie
X IPS 2

Seseorang atau suatu badan merupakan subjek pajak. Kalau dalam peraturan perundangundangan perpajakan tertentu seseorang atau suatu badan dianggap subjek pajak dan mempunyai atau memperoleh objek pajak. untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum. . maka orang atau badan itu jadi punya kewajiban pajak dan disebut wajib pajak. tapi bukan berarti orang atau badan itu punya kewajiban pajak.  Subjek pajak adalah istilah dalam peraturan perundangundangan perpajakan untuk perorangan (pribadi) atau organisasi (kelompok) berdasarkan peraturan perundangundangan perpajakan yang berlaku.Pajak & Subjeknya  Pajak adalah iuran wajib dari rakyat kepada negara dengan tidak menerima imbalan jasa secara langsung berdasarkan undangundang.

atau orang pribadi yang dalam suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat untuk bertempat tinggal di Indonesia.Pajak Perorangan  Pajak perseorangan adalah pajak yang harus dibayar oleh diri wajib pajak.  Contoh (PPh). pajak perorangan adalah pajak penghasilan . subjek pajak pribadi yaitu orang pribadi yang bertempat tinggal di Indonesia.  Menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008. orang pribadi yang berada di Indonesia lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan.

badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah dengan nama dan dalam bentuk apa pun.Pajak Badan  Pajak badan adalah pajak yang harus dibayar oleh badan atau organisasi.   Subjek Pajak Badan dibedakan menjadi : Subjek pajak badan dalam negeri .  Subjek pajak Badan tersebut dikenai pajak penghasilan apabila menerima atau memperoleh penghasilan jadi kalau tidak menerima penghasilan tidak akan dikenakan pajak penghasilan.  Badan yaitu sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha. apabila sudah mempunyai NPWP hanya mempunyai kewajiban pelaporan pajak saja.

orang yang diperbantukan kepada mereka yang bekerja pada dan bertempat tinggal bersama mereka dengan syarat bukan warga negara indonesia dan negara yang bersangkutan memberikan perlakuan timbal balik. Contoh: WTO. Pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat atau pejabat . UNICEF. 3. Organisasi internasional yang ditetapkan oleh keputusan menteri keuangan dengan syarat Indonesia ikut dalam organisasi tersebut dan organisasi tersebut tidak melakukan kegiatan usaha di Indonesia.pejabat lain dari negara asing dan orang . Pejabat perwakilan organisasi internasional yang ditetapkan oleh keputusan menteri keuangan dengan syarat bukan warga negara indonesia dan tidak memperoleh penghasilan dari Indonesia. 2. FAO.Bukan Subjek Pajak  Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2000 menjelaskan tentang apa yang tidak termasuk objek pajak sebagai berikut: 1. 4. Badan perwakilan negara asing. .