Anda di halaman 1dari 1

PENYIMPANAN PERBEKALAN FARMASI

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

RSJ-SPO-FAR-017

03

1/1

RUMAH SAKIT JIWA
PROVINSI BALI

Ditetapkan 27 Mei 2016
STANDAR

Tgl. ditetapkan

Direktur RS. Jiwa Provinsi Bali

PROSEDUR
OPERASIONAL

27 Mei 2016
dr. Gede Bagus Darmayasa, M.Repro

Pengertian

NIP. 19610726 198803 1 004
Merupakan kegiatan penyimpanan perbekalan farmasi didalam
ruang penyimpanan sesuai dengan karakteristik dari masing-masing

Tujuan
Kebijakan

sediaan obat.
Sebagai acuan langkah dalam Penyimpanan Perbekalan Farmasi.
SK Direktur No. 188.4/2353/ RS. Jiwa tentang Kebijakan

Prosedur

Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali.
1.
Penyimpanan perbekalan farmasi disesuaikan dengan
bentuk

sediaan

dan

jenisnya,

suhu

penyimpanan

dan

stabilitasnya,sifat bahan dan ketahanan terhadap cahaya.
2.

Obat disusun secara alfabetis

3.

Penyimpanan dilakukan sesuai dengan prinsip FIFO dan
FEFO

4.

Obat-obatan dan bahan kimia yang digunakan untuk
mempersiapkan obat diberi label, isi, tanggal kadaluwarsa dan
peringatan.

5.

Elektrolit pekat konsentrat dilarang disimpan di unit
pelayanan

6.

Unit tertentu yang menyimpan elektrolit pekat, dilengkapi
SPO khusus mencegah penatalaksanaan yang kurang hati-hati.

Unit Terkait

7.

Obat High alert diberi stiker High Alert

8.

Obat NORUM / LASA diberi stiker LASA.

9.

Barang yang berbahaya dan mudah terbakar disimpan pada

tempat khusus dan diberi label sesuai jenis barang.
Instalasi Farmasi, Petugas Ruangan